Nugraheni Tri Lestari
Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Aplikasi nutri diabetic care sebagai media konseling untuk meningkatkan kepatuhan diet diabetes mellitus Winaningsih Winaningsih; Setyowati Setyowati; Nugraheni Tri Lestari
Ilmu Gizi Indonesia Vol 3, No 2 (2020): Februari
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.164 KB) | DOI: 10.35842/ilgi.v3i2.134

Abstract

Latar Belakang: Transisi epidemiologi ditandai dengan meningkatnya kematian dan kesakitan akibat penyakit tidak menular, salah satunya adalah diabetes mellitus (DM). Perlu adanya suatu usaha pengendalian untuk mencegah peningkatan angka kejadian tersebut antara lain dengan memberikan edukasi berupa konseling gizi pada pasien dengan memanfaatkan media. Pemanfaatan sistem android dapat dijadikan alternatif dalam pembuatan media konseling, antara lain berupa aplikasi Nutri Diabetic Care. Tujuan: Mengetahui pengaruh aplikasi Nutri Diabetic Care terhadap kepatuhan diet DM. Metode: Jenis penelitian kuasi eksperimental, dengan rancangan one group pretest-postest. Sebanyak 20 responden yaitu pasien DM tipe 2 di Puskesmas Gamping I dinilai kepatuhan dietnya menggunakan food recall 1x24 jam dan Food Frequency Questionnaire (FFQ) sebelum dan sesudah diberikan konseling dengan media aplikasi Nutri Diabetic Care. Konseling dilakukan sebanyak dua kali dalam rentang waktu satu minggu. Ada tidaknya pengaruh kepatuhan diet diketahui dari hasil uji Wilcoxon. Hasil: Terjadi peningkatan kepatuhan diet jumlah, jadwal, dan jenis (3J) sebesar 25%. Setelah dilakukan konseling menggunakan media aplikasi Nutri Diabetic Care, ada perbedaan bermakna antara kepatuhan diet sebelum dan sesudah diberikan konseling menggunakan media aplikasi Nutri Diabetic Care dengan nilai p=0,025 (p<0,05). Kesimpulan: Ada pengaruh media aplikasi Nutri Diabetic Care terhadap kepatuhan diet DM.
Optimalisasi Peran Kader melalui Pelatihan Integrasi Layanan Primer di Kabupaten Sleman Tri Siswati; Nugraheni Tri Lestari; Ismi Izaz Ainun Najmi; Yustiana Olfah; Idi Setiyobroto; Agus Sarwo Prayogi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Cendikia Jenius Vol. 2 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : CV. CENDIKIA JENIUS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70920/pengabmaskes.v2i2.163

Abstract

Strengthening the capacity of health cadres is a key element in supporting the transformation of primary health services in Indonesia. This activity aims to improve the knowledge and skills of Posyandu cadres in implementing Primary Service Integration (ILP) at the Sleman Health Center. The training was conducted in Nogotirto Village, Gamping, Sleman Regency, using a practice-based approach, which involved providing training materials, simulations, and evaluations before and after the training. This method is designed to improve cadres' knowledge and skills about primary service integration through hands-on experience in the field. Most of the cadres involved in the training are between 41-50 years old (64%), with a background in the housewife profession (80%), and have experience as cadres for 1-10 years (48%). This characteristic indicates that the trainees have sufficient expertise to understand the needs in the field, although they still need to strengthen the technical and managerial aspects. The training results showed an increase in the knowledge and skills of cadres by 42,1% and 32.1%, respectively. The most significant improvement was seen in the management skills of Posyandu and health services for adults and the elderly, by 35.7% each. However, challenges are still found, especially in simple technology-based recording and reporting, as well as the need to improve skills in every aspect, including Posyandu management, health services for infants and toddlers, school children and adolescents, pregnant and postpartum women, as well as adulthood and the elderly. Cadre capacity is important in improving the overall health status of the community, thereby contributing to the transformation of primary health services in Indonesia. To support the successful implementation of ILP, technical assistance is still needed so that the implementation of the program is in accordance with the guidelines that have been determined by the Ministry of Health.
Tatara Planner Book sebagai Media Bantu Peningkatan Pengetahuan dan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) dalam Upaya Pencegahan Anemia pada Remaja Putri Naya Zahira Alya Putri; Muhammad Primiaji Rialihanto; Almira Sitasari; Nugraheni Tri Lestari
Health Educational Laboratory Vol. 1 No. 2
Publisher : Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29238/helab.v1i2.2999

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuai efektivitas penggunaan Tatara Planner Book terhadap pengetahuan dan kepatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) dalam upaya pencegahan anemia pada remaja putri. Penelitian ini menggunakan quasi ekesperimen dengan desain penelitian yaitu pre-test dan post-test with control gorup design. Pengukuran variabel pengetahuan dan kepatuhan dilakukan 2 kali yaitu pre-test dan post-test (minggu ke-4). Total sampel terdiri dari 84 remaja putri, dengan masing masing perlakuan yaitu 42 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan google form. Data dianalisis secara univariat dan bivariat untuk membandingkan hasil pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan yang signifikan pada kedua kelompok perlakuan dan kontrol setelah 4 minggu pengamatan. Kelompok perlakuan menunjukkan peningkatan lebih tinggi (17,62%) dibandingkan kontrol (13,02%). Pada variabel kepatuhan kelompok perlakuan menunjukkan peningkatan lebih tinggi (42,80%) dibandingkan kontrol (14,82%). Temuan ini mengindikasikan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan dan kepatuhan yang signifikan pada kelompok perlakuan dan kontrol. Tatara Planner Book lebih efektif dibandingkan CERIA dalam meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan remaja putri dalam upaya pencegahan anemia. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan media pembelajaran inovatif di bidang pendidikan kesehatan serta membuka peluang untuk penelitian lanjutan yang menguji efektivitas pembelajaran secara kuantitatif dan jangka panjang.