Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

KONSUMSI ZAT GIZI MAKRO, MIKRO DAN KUALITAS DIET PADA ANAK USIA 1-5 TAHUN DI DESA SUMAMPIR, KABUPATEN BANYUMAS : STUDI DESKRIPTIF Macro and Micro-Nutrients Consumption among 1-5 Year-Old-Children in Sumampir Village, Banyumas District : Descriptive Study Agustia, Friska Citra; Sitasari, Almira
Pembangunan Pedesaan Vol 13, No 1 (2013)
Publisher : Pembangunan Pedesaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat Indonesia khususnya di Daerah Jawa Tengah saat ini tengah menghadapi masalah gizi terkait masalah gizi ganda. Anak usia prasekolah merupakan salah satu kelompok yang rawan terhadap masalah tersebut. Sebanyak 47 anak berusia 1-5 tahun turut serta dalam penelitian. Studi ini bertujuan untuk mengetahui/mengeksplorasi rekomendasi kebutuhan energi, protein, vitamin A, Fe, serta untuk mengetahui kualitas makanan yang dikonsumsi. Data konsumsi makanan dikumpulkan dengan metode recall makanan 24 jam sebanyak 1 hari. Kualitas diet dinilai dengan penghitungan skor Healthy Eating Indeks untuk anak (YHEI). Diketahui bahwa sebagian besar anak memenuhi rekomendasi pemenuhan zat gizi dan kualitas diet dikategorikan sebagai “perlu peningkatan”. Data menunjukkan bahwa diperlukan upaya untuk meningkatkan perilaku makan anak dengan pemilihan makanan yang sehat guna memenuhi rekomendasi pemenuhan zat gizi.
Intervensi media video berpengaruh pada pengetahuan dan sikap remaja putri dalam mencegah kurang energi kronik Waryana, Waryana; Sitasari, Almira; Febritasanti, Danissa Wulan
AcTion: Aceh Nutrition Journal Vol 4, No 1 (2019): AcTion Vol 4 No 1 Tahun 2019
Publisher : Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (711.033 KB) | DOI: 10.30867/action.v4i1.154

Abstract

Community-based interventions to overcome chronic energy malnutrition among women of childbearing age and pregnant women can be done with communication, education, and information. Video can be useful for education purpose. The goal of this study was to determine whether video may have different effect to knowledge and attitude on preventing energy malnutrition among teenage girls compared to food model intervention. The Research a quasi experiment with pre-post test with control group design was conducted in Tridadi Village, Sleman in May 2018. Teenage girls in intervention group were asked to view video specifically developed for the study. Knowledge and attitude on energy malnutrition was assessed right after the intervention. Data were analyzed using paired and independent t-test. The results a total of 54 teenage girls completed the study. The pretest average score on knowledge was 7,09 in the control group, and 7,70 in the intervention group. The pretest average score of attitudes was 24,11 in the control group and 25,00 in the intervention group. While the post test average score on knowledge was 7,37 in the control group and 8,44 in the intervention group. The average post test score of attitude was 26,70 in the control group and 28,38 in the treatment group. The results showed that video intervention has different effect on knowledge (p= 0,00) and attitude (p= 0,01) on chronic energy malnutrition prevention compared to education with food model. Conclusion, there are difference knowledge and attitude between video intervention group and food model education group on chronic energy malnutrition prevention among teenage girls. Intervensi melalui pendekatan komunitas untuk penanggulangan kekurangan energi kronis (KEK) pada wanita usia subur dan ibu hamil dapat dilakukan melalui komunikasi, informasi, dan edukasi. Intervensi video dapat menjadi alternatif pemecahan masalah tersebut khususnya untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap pencegahan KEK pada remaja putri. Penelitian bertujuan untuk mengetahui  perbedaan  pengetahuan dan sikap remaja putri  dalam pencegahan kurang energi kronik (KEK)  antara yang diintervensi penyuluhan dengan media  video dan dengan   food model. Penelitian ini adalah eksperimen semu dengan menggunakan rancangan pre-post test with control group design. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei 2018. Remaja putri pada kelompok intervensi diberikan perlakuan menonton video yang sebelumnya telah dikembangkan untuk studi ini. Pengetahuan dan sikap dinilai setelah proses menonton video Analisis data menggunakan independent sample t- test. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh pemberian media video terhadap perubahan pengetahuan (p= 0,00) namun tidak pada sikap pencegahan kurang energi kronis (p= 0,01). Kesimpulan, terdapat perbedaan pengetahuan dan sikap remaja putri antara grup media  video dan grup media food model dalam edukasi tentang pencegahan kurang energi kronik pada remaja putri.
BROLIGNAM: MEDIA UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN D2AN SIKAP TENTANG INDEKS GLIKEMIK SISWA SMA Anita Kurniasari; Agus Wijanarka; Almira Sitasari
Media Gizi Pangan Vol 28, No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.51 KB) | DOI: 10.32382/mgp.v1i1.1963

Abstract

Background : The role of glycemic index on foods is very important especially in influencing diabetes mellitus because each kind of foods has specific glycemic index. Nowadays, teenagers can be susceptible to diabetes type 2 if they are not following healthy lifestyle. Research Objective : The purpose of this research is to investigate the effect on giving BROLIGNAM (brochure of nutrition education) about foods glycemic index towards knowledge and attitude among high school students. Method : This was quasi experimental design with pre test and post test with control group. T-test is used  analyze data before and after media intervention and also the difference between control and intervention group. Result : There was significant difference of knowledge scores before and after media intervention (p=0,001) and there was significant difference attitude scores before and after media intervention (p=0,002). BROLIGNAM has significant effect on knowledge (p=0,001) but has no significant effect on attitude (p=0,877). Conclusion : The result suggest Brolignam may be a useful format to improve knowledge regarding to glycemic index among high school students
Pengetahuan Dan Keberagaman Konsumsi Pangan Tokoh Masyarakat di Kecamatan Jetis Kabupaten Bantul Slamet Iskandar; Almira Sitasari; Diana Andriyani Pratamawati; Endah Martati
JURNAL NUTRISIA Vol 24 No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29238/jnutri.v24i1.259

Abstract

Peran tokoh masyarakat sebagai edukator dibutuhkan untuk meningkatkan keberagaman konsumsi pangan masyarakat, sehingga tokoh masyarakat harus mempunyai pengetahuan yang baik tentang keberagaman konsumsi pangan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan tokoh masyarakat tentang keberagaman konsumsi pangan. Untuk mengetahui capaian keberagaman konsumsi pangan tokoh masyarakat serta hubungan antara pengetahuan dengan keberagaman konsumsi pangan tokoh masyarakat. Penelitian ini menggunakan desain crossectional. Lokasi penelitian di Kecamatan Jetis Kabupaten Bantul. Sampel diambil secara proporsional random sampling. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah pengetahuan dan variabel terikatnya adalah keberagaman konsumsi pangan tokoh masyarakat. Data dianalisis dengan korelasi product moment. Rata-rata skor pengetahuan tokoh masyarakat adalah 44.85±13,71. Rata-rata skor keberagaman konsumsi pangan tokoh masyarakat adalah (50.87±13,58)%. Analisis korelasi product moment menunjukkan p=0,019. Ada hubungan antara pengetahuan dengan keberagaman konsumsi pangan tokoh masyarakat. Ahli gizi puskesmas diharapkan dapat memberikan penyuluhan atau pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan tentang keberagaman konsumsi pangan kepada tokoh masyarakat.
Substitusi Tepung Kacang Koro Pedang (Canavalia ensiformis (L.) DC.) pada Pie Susu Ditinjau dari Sifat Organoleptik, Kandungan Gizi dan Unit Cost Clariza Arwi Nursalma; Setyowati Setyowati; Almira Sitasari
PUINOVAKESMAS Vol. 2 No. 1 (2021): April
Publisher : Pusat Unggulan Iptek (PUI) Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.666 KB) | DOI: 10.29238/puinova.v2i1.1061

Abstract

An effort to reduce dependence on wheat flour is to use wheat flour made from local commodities. Koro bean flour can be used in making milk pies because it has a high nutritional content so that it can support community nutrition, and has a high economic value. The research method used is pure experiment. Organoleptic test data were analyzed using the K-Independent sample test (Kruskall-Wallis). If there is a difference, continue with Mann Whitney. The nutritional content data were analyzed using the Anova test while the Unit Cost data were analyzed descriptively. The results of the organoleptic test showed that there was a significant difference in the level of preference for the color, aroma, taste, and texture of the milk pie with the substitution of Jack bean flour. The results of the nutritional content test showed that the higher the substitution of koro bean flour, the higher the protein content. The result of unit cost analysis shows that the more substitutions of Jack bean flour, the higher the unit cost. The substitution of Jack Bean flour affects the organoleptic properties (color, aroma, taste, and texture), protein content of milk pie, and unit cost of milk pie. However, it has no effect on the energy, fat, and carbohydrate content of milk pie.
Effect of mHealth based intervention on Maternal Knowledge and Practices of Child Care: A quasi-experimental study Siswati, Tri Siswati; Sitasari, Almira; Paramashanti, Bunga Astria; Tjaronosari, Tjaronosari; Nurhidayat, Nurhidayat; Wijanarka, Agus; Waris, Lukman
Public Health of Indonesia Vol. 10 No. 1 (2024): January - March
Publisher : YCAB Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36685/phi.v10i1.756

Abstract

Background:Child malnutrition contributes to elevated rates of mortality and morbidity, profoundly affecting child welfare. Maternal childcare knowledge and practices play a pivotal role in addressing this issue. Objective:This study aims to evaluate the impact of the mHealth App on maternal knowledge and practices in child care. Method:A randomized controlled trial was conducted in Yogyakarta, Indonesia, from May to August 2022. Mother-child pairs were assigned to either the intervention (n=100) or control (n=100) groups. Data on maternal knowledge and practices were collected at baseline, follow-up 1, and follow-up 2. Maternal knowledge was assessed using a structured questionnaire covering child growth and development, while feeding practices were evaluated using a yes-no checklist. The analysis of maternal knowledge and practices involved mean difference, t-test, and general estimating equations in STATA-15. Result:The results revealed a consistent increase in knowledge and practice scores between follow-ups 1 and 2. The mHealth application significantly enhanced maternal knowledge about child growth, development, and feeding at follow-up 2 compared to baseline, with improvements of 1.42 (CI 95% 1.34-1.89), 1.32 (CI 95% 1.22-1.72), and 1.45 (CI 95% 1.34-2.42), respectively. Additionally, growth and development monitoring practices increased by 0.80 (CI 95% 0.08-0.99) and 0.98 (CI 95% 0.21-0.99). Conclusion:The mHealth application significantly enhances maternal knowledge and practices related to child growth, development, and feeding. Key words: mHealth; maternal; knowledge; practices; children
EDUKASI IBU BALITA SEBAGAI UPAYA PENGABDIAN MASYARAKAT UNTUK MENCEGAH STUNTING DAN OBESITAS Damayanti, Deliana Sufi; Deza, Chiquitita Lativa; Suhardi, Choirani Nur Fadhillah; Labiba, Sabita Busain; Sitasari, Almira; Kurdanti, Weni; Hidayat, Nur
ADIMAS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/adi.v7i2.5775

Abstract

Kegiatan gizi mengabdi kepada ibu-ibu PAUD ini dilatarbelakangi oleh sebagian dari ibu PAUD Cahaya Pelangi Bayumeneng RT 10 RW 04, Gamping, Sleman masih ada yang belum tahu tentang Stunting dan Obesitas . Pengetahuan terkait Stunting dan obesitas ini sangatlah penting bagi orangtua dikarenakan dapat dijadikan tonggak untuk memperbaiki atau mempertahankan status gizi anak. Oleh karena itu, pengabdian ini menggunakan metode pemberdayaan masyarakat. Metode ini telah dilakukan dengan teknik ceramah yang dimana materinya dijelaskan oleh narasumber dengan melibatkan para ibu-ibu balita. Tidak hanya menggunakan teknik ceramah, penyuluhan yang telah dilakukan juga mengadakan Pre-test dan Post-test untuk mengetahui persentase mengenai tingkat pengetahuan ibu tentang stunting dan obesitas yang sudah diketahui. Penyuluhan ini di awali dengan pemberian link Pretest , ceramah pemaparan materi dan diselingi dengan pertanyaan langsung dari peserta kepada pemateri, setelah itu adanya diskusi tanya jawab antara peserta dan pemateri, lalu diberikan link Post-Test untuk peserta. Target yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah peningkatan terhadap pemahaman pengetahuan Stunting dan Obesitas bagi ibu-ibu balita. Target tersebut telah tercapai yang dapat dilihat dari persentase hasil pre-test dan hasil dari post-test.
Telegram Chatbot as DASH Diet Education Media for Employees Salsabila, Annisa; Wirawan, Susilo; Sitasari, Almira
Window of Health : Jurnal Kesehatan Vol 7 No 2 (April 2024)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woh.vi.1250

Abstract

Hypertension and prehypertension are a unity of diseases caused by various risk factors that can be experienced by employees. A diet known for patients who have high blood pressure is the DASH diet with one of the efforts to prevent the incidence of hypertension is through education. Research objectives: Determine the effect of providing nutrition education through Telegram Chatbot on increasing knowledge of the DASH diet in employees with hypertension. This type of research is Quasi Experimental research. Pre-test and post-test research design with control group design. Results of study, the number of male respondents was more, namely 18 people (58%), compared to female respondents, as many as 13 people (42%). The average post-test score was greater at 92.12, while the pre-test was 70.61. The difference between the average pre-test and post-test was 21.51. The results of the t-test analysis obtained a p-value of 0.000 (less than 0.05). Conclusions: There is an influence of Telegram Chatbot media on changes in DASH dietary knowledge in employees with hypertension in Padukuhan Purbosari.
PENGARUH TEPUNG KACANG MERAH (PHASEOLUS VULGARIS L) DAN TEPUNG SUKUN (ARTOCARPUS COMMUNIS) TERHADAP KARAKTERISTIK ORGANOLEPTIK, KADAR PROKSIMAT, SERAT PANGAN, DAN KADAR PATI RESISTEN PADA SNACK BAR SEBAGAI PANGAN FUNGSIONAL PADA DIABETISI Astuti, Rini Wuri; Sitasari, Almira; Widyawati, Herni Endah; Rooiqoh, Qothrunnadaa Fajr
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 18, No 4 (2023)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/mr.v18i4.910

Abstract

Latar belakang: Penatalaksanaan penderita Diabetes Melitus (DM) salah satunya yaitu terapi gizi. Pangan fungsional  yang dapat dijadikan pelaksanaan terapi gizi bagi penderita DM  adalah  kacang merah dan buah sukun. Kedua bahan tersebut dikombinasikan untuk dikembangkan menjadi makanan selingan yaitu snack bar yang, tinggi protein, rendah lemak dan tinggi serat. Tujuan: Dihasilkan formula/resep produk pangan fungsional diabetisi snack bar yang diterima secara fisik, organoleptik, proksimat, kadar serat pangan, dan kadar pati resisten. Metode: Penelitian ini menggunakan metode eksperimental semu dan dilaksanakan di Laboratorium Ilmu Bahan Makanan dan Uji Cita Rasa Jurusan Gizi Poltekkes. Peneliti memberikan perlakuan dengan membuat 4 variasi pencampuran tepung kacang merah  dan tepung sukun  yang terdiri dari; A (kontrol ), B (75% : 25%), C (50% : 50%), dan D (25% : 75%) pada snack bar.  Setelah itu, dampak yang akan diamati dan diukur serta hasilnya dianalisis, meliputi sifat fisik, organoleptik, uji proksimat, kadar serat pangan dan kadar pati resisten pada snack bar. Hasil: Berdasarkan hasil uji statistik menggunakan uji ANOVA didapatkan hasil bahwa, adanya perbedaan yang signifikan (p<0,05) antara kadar air:0,000, abu: 0,016, protein: 0,000, karbohidrat: 0,000, serat pangan: 0,001, energi: 0,000 dan pati resisten: 0,002 pada snack bar pencampuran t epung kacang merah dan tepung sukun. Kesimpulan: Formula produk yang direkomendasikan adalah B snack bar (tepung kacang merah 75% : tepung sukun 25%).
THE RELATIONSHIP BETWEEN ULTRA-PROCESSED (UPF) AND CARDIOVASCULAR DISEASE AMONG ADULT: A SCOPING REVIEW Sitasari, Almira; Putri, Qorina Rizkia; Wulandari, Adinda Maesa; Siswati, Tri; Wijanarka, Agus
Mandala Of Health Vol 18 No 1 (2025): Mandala of Health: A scientific Journal
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.mandala.2025.18.1.14961

Abstract

Background: The global increase in ultra-processed food (UPF) consumption has raised significant public health concerns due to its association with cardiovascular disease (CVD). UPFs are typically high in sodium, saturated fats, added sugars, and artificial additives, which contribute to metabolic disturbances and increase CVD risk. This scoping review aims to synthesize the current evidence on the relationship between UPF consumption and CVD risk in adults. Methods: A systematic search was conducted using PubMed and Google Scholar for studies published between 2019 and 2024. Eligible studies included observational research assessing UPF consumption and its impact on cardiovascular health. A total of 172 articles were initially identified, and after applying inclusion criteria, nine relevant studies were selected for review. Results: The findings consistently indicate that high UPF consumption is linked to an increased risk of hypertension, obesity, dyslipidemia, and elevated triglyceride levels—key contributors to CVD. Several studies also highlight a significant association between frequent UPF intake and higher rates of cardiovascular mortality, particularly among high-risk populations. Conversely, diets rich in minimally processed foods, such as whole grains, fruits, and vegetables, demonstrate protective effects against CVD. Conclusions: There is a strong positive correlation between UPF consumption and heightened CVD risk. Public health interventions should focus on reducing UPF intake while promoting healthier dietary patterns to mitigate cardiovascular disease burden. Further longitudinal studies are needed to explore the long-term effects of UPF consumption on cardiovascular health