Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

EUROPEAN GREEN DEAL: INSTITUSIONALISM UNI EROPA DALAM MENGHADAPI ISU PERUBAHAN IKLIM Fithriana, Arin; Dewi, Estefania Santika
Dinamika Global : Jurnal Ilmu Hubungan Internasional Vol 8 No 2 (2023): Dinamika Global : Jurnal Ilmu Hubungan Internasional
Publisher : Universitas Jenderal Ahmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36859/jdg.v8i2.1885

Abstract

his research analyzes the efforts of the European Union (EU) in overcoming climate change through the European Green Deal (EGD). Neoliberalism perspectives, Neoliberal institutionalism theory, and sustainable development are used to further analyze energy transitions and sustainability in EGD. The importance of EGD to the EU climate policy sustainability shows the expansion of sector coverage and progress in achieving the goal, being climate neutral by 2050. Through EGD, the EU is carrying out an energy transition with a wider sector coverage, such as buildings, industry, food, and agriculture. In order to achieve common goals, it is necessary to implement EGD as the European Union's foreign policy. EU efforts through EGD policies and strategies are renewable energy, REPowerEU, Farm to Fork strategy, deforestation strategy, New European Bauhaus, and the European Sustainable Investment Plan to support the sustainability of EGD on financial allocation with a just transition mechanism
Generating Digital Literacy Website: Upgrading the Understanding of Digital Literacy at SMA Yuppentek 1 Tangerang Fithriana, Arin; Puspitasari, Anggun; Samsinar, Samsinar
Poltanesa Vol 24 No 2 (2023): December 2023
Publisher : P3KM Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/tanesa.v24i2.2958

Abstract

This community service initiative introduces a website and Android-based application system to enhance digital literacy among educators at SMA Yuppentek 1, Tangerang. The prevailing issue pertains to the misuse of digital media, which significantly impacts societal well-being. Adolescents, being prolific users of digital platforms, face heightened vulnerability to various crimes stemming from their social media engagements. To address this, preventive measures necessitate an elevation of the partners' proficiency and comprehension in digital literacy. The initiative emphasizes social humanities and information systems, channeling efforts into fostering literacy and constructing website and Android applications to fortify the practice of digital literacy. The implementation strategy encompasses meticulous stages of preparation, execution, and reporting. The primary focus during the implementation phase centers on comprehensive solutions, comprising educating on digital literacy, providing insights into applications pertinent to digital literacy, crafting digital literacy applications, and formulating a digital literacy module. This program aims to foster a sustained understanding of digital literacy in youngsters, empowering educators to navigate and mitigate challenges posed by digital media misuse among adolescents. By equipping them with the requisite tools, it strives to fortify the capacity of educators in addressing the complexities inherent in adolescent digital engagement.
Pengembangan Ketahanan Masyarakat Melalui Ekonomi Sirkuler pada Kelompok Ibu-Ibu dan Karang Taruna RT 13 Pondok Betung Pondok Aren Tangerang Selatan fithriana, Arin; Naufal, Muhammad Iqbal; Putri, Eliza Rahmalia; Fadilah, Muhammad Yogi; Salsabila, Dhaifina
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 4 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i4.1072

Abstract

Ekonomi sirkuler merupakan bentuk solusi penanganan masalah lingkungan hidup. Lingkungan hidup merupakan hal penting dalam tujuan pembangunan berkelanjutan. Masalah sampah identik pada wilayah perkotaan yang memerlukan partisipasi aktif warga. Masalah lingkungan juga berimplikasi pada ketahanan masyarakat. Solusi dapat dilakukan berupa edukasi ekonomi sirkuler, pentingnya komunikasi sebagai bentuk partisipasi warga dalam penyelesaian masalah lingkungan dan sampah, pentingnya pengembangan ketahanan masyarakat dan pemanfaatan IPTEKS sederhana. Metode dilakukan dalam beberapa tahap dengan fokus penyelesaian ada pada tahap pelaksanaan yang meliputi edukasi tentang ekonomi sirkuler untuk meningkatkan pemahaman penyelesaian masalah sampah, edukasi tentang pentingnya komunikasi yang mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menyelesaikan masalah sampah, pemahaman tentang ketahanan masyarakat yang mendorong kemandirian dan keberlanjutan, dan penerapan IPTEKS sederhana sebagai bentuk penyesuaian teknologi yang mudah diakses. Oleh karena itu, program diharapkan meningkatkan pemahaman mitra tentang ekonomi sirkuler dengan mendorong peningkatan komunikasi sebagai bentuk partisipasi warga untuk mewujudkan ketahanan masyarakat melalui pemanfaatan media sosial. Berdasarkan kuesioner yang disampaikan menunjukkan bahwa sharing knowledge yang dilakukan telah peningkatan pemahaman dua kali lipat pada mitra tentang pentingnya pengelolaan sampah melalui ekonomi sirkuler bagi ketahanan masyarakat. Diperlukan recalling untuk menggerakkan kesadaran masyarakat untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi sebagai bentuk ketahanan berkelanjutan secara mandiri.