Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : KUANTUM

Perbedaan Hasil Belajar Fisika Dengan Menggunakan Media Komputer Berbasis Visual Dan Tanpa Menggunakan Media Komputer Berbasis Visual Pada Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 1 Sanana Kabupaten Kepulauan Sula endang fitria
KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika Vol 1 No 1 (2020): KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar fisika kelas X MA Negeri 1 Sanana Kabupaten Kepulauan Sula yang diajar dengan menggunakan media visual dan tanpa menggunakan media visual pada konsep Hukum Newton. Variabel dalam penelitian ini adalah (1) variabel bebas yaitu pembelajaran dengan menggunakan media visual yang dilambangkan dengan X1 (2) variabel terikat yaitu hasil belajar fisika peserta didik yang dilambangkan dengan X2. Hasil dalam penelitian ini dengan menggunakan media komputer berbasis visual dan tanpa menggunakan media komputer berbasis visual diperoleh diperoleh thit=2,75 dan ttab =2,00 atau 2,75 > 2,00 pada taraf signifikan (α =0,05) dan Dk 70, hasil perhitungan data menunjukan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik antara menggunakan media pembelajaran barbasis visual dan tanpa menggunakan media pembelajaran berbasis visual yaitu sebesar 509 atau 14,68 %
Peningkatan Hasil Belajar IPA Dengan Menerapkan Metode Problem Solving Pada Peserta Didk Kelas VIIA SMP Negeri 13 Tidore Kepulawan Asyhari Usman; Endang Fitria
KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika Vol 2 No 1 (2021): KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.4862864

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA pada konsep kalor dengan menggunakan metode problem solving di kelas VIIA SMP Negeri 13 Tidore Kepulawan. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Clasroom Action Research. Model penelitian tindakan kelas ini merujuk pada model Kemmis & MC Taggart yang menguraikan bahwa tindakan yang digambarkan sebagai suatu proses yang dinamis dari aspek perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VIIA SMP Negeri 13 Tidore Kepulawan yang berjumlah 25 orang peserta didik laki-laki. Teknik pengumpulan data yang dilakukan peneliti adalah sebagai berikut: observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes hasil belajar peserta didik. Analisis data dalam penelitian ini dengan analisis deskriptif. Hasil belajar yang diperoleh peserta didik pada siklus I menunjukkan adanya peningkatan dibandingkan sebelum diberikan pembelajaran dengan menggunakan metode problem solving. Sebelum diberi pembelajaran, hasil belajar peserta didik menunjukkan dari 25 orang peserta didik kelas VIIA, 18 orang peserta didik (72%) mendapatkan nilai dibawah 65, dan hanya 7 orang peserta didik (28%) yang mendapatkan nilai diatas 65.setelah pembelajaran dengan menggunakan metode problem solving dilaksanakan hasilnya meningkat menjadi 9 orang peserta didik (36%) yang mendapatkan nilai dibawah 65, dan 16 orang peserta didik (64%) mendapatkan nilai diatas 65. Secara keseluruhan rata-rata kelas mencapai 64,32 dan hasilnya kurang memuaskan. Pada siklus II hasil belajar peserta didik dengan menggunakan metode problem solving menunjukkan peningkatan. Setelah siklus II dilakukan hasilnya 25 orang peserta didik (100%) mendapatkan nilai diatas 65. Secara keseluruhan nilai rata-rata kelas yaitu 82,52
Identifikasi Miskonsepsi Siswa Sma Pada Materi Kinematika Gerak Lurus Siti Nahriya Hasan; Endang Fitria
KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika Vol 2 No 2 (2021): KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika (Edisis Juli - Desember 2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.5730948

Abstract

Miskonsepsi adalah konsep yang tidak sesuai dengan konsep ilmiah dan merupakan salah satu penyebab kesulitan siswa dalam belajar fisika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profil miskonsepsi siswa pada materi kinematika gerak lurus. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan subyek 36 siswa siswi kelas X. Instrumen yang digunakan berupa tes pilihan ganda yang mencantumkan indeks CRI (Certainty of Response Index) dan alasan responden. Hasil analisis data menunjukkan persentase jumlah siswa yang mengalami Paham Konsep adalah 20,34%%, Paham Konsep tetapi Kurang Yakin sebanyak 23,84%, Miskonsepsi sebanyak 27,8%, dan Tidak Tahu Konsep sebanyak 27,68%. Persentase miskonsepsi pada masing-masing subpokok bahasan yaitu gerak lurus beraturan (40%), kecepatan dan kelajuan (25%), posisi, jarak dan perpindahan (25,05%), percepatan dan perlambatan (32%), serta gerak lurus berubah beraturan (27,60%). Hal ini menunjukkan bahwa siswa MA Darul Ullum mengalami miskonsepsi yang tinggi pada materi kinematika gerak lurus.
Peningkatkan Minat Dan Hasil Belajar Fisika Melalui Pendekatan Inkuiri Berwawasan Lingkungan (PTK Pada Peserta Didik SMP Negeri I Halmahera Timur) Fitria, Endang
KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika Vol 5 No 2 (2024): KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika (Desember 2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14862205

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Clasroom Action Research), yang meliputi perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Tindakan dilakukan untuk meningkatkan aktivitas belajar, minat belajar fisika dan hasil belajar fisika melalui pendekatan inkuiri berwawasan lingkungan yang dilaksanakan dalam dua siklus. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Harmahera Timur kelas VIII1. Analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah analisis kualitatif dilakukan khusus pada hasil pengamatan aktivitas belajar peserta didik sedang analisis deskriptif diolah dengan menghitung rata-rata kelas, ketuntasan belajar individu dan ketuntasan belajar klasikal. Hasil analisis deskriptif dikelompokkan ke dalam kategori sangat rendah, rendah, sedang, tinggi, dan sangat tinggi, dengan mengacu pada tabel distribusi frekuensi. Pengambilan data penelitian ini dilakukan dengan menggunakan lembar pengamatan aktivitas peserta didik, minat belajar fisika dan tes hasil belajar fisika. Dari hasil penelitian ini diperoleh data bahwa, Aktivitas belajar peserta didik selama pembelajaran berlangsung melalui pendekatan inkuiri berwawasan lingkungan telah sesuai yang diharapkan, minat belajar fisika peserta didik meningkat menjadi kategori sangat tinggi, begitu pula dengan hasil belajar fisika peserta didik mengalami peningkatan dari siklus I hingga siklus II. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa melalui pendekatan inkuiri berwawasan lingkungan dalam proses pembelajaran fisika dapat meningkatkan aktivitas belajar fisika, minat belajar fisika, dan hasil belajar fisika peserta didik kelas VIII.1 SMP Negeri 1 Harmahera Timur Tahun Pelajaran 2023/2024.
Penerapan Pembelajaran Fisika Berbasis Arduino Uno Untuk Meningkatkan Minat Belajar Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 4 Halmahera Utara Hukum, Arlan; Fitria, Endang
KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika Vol 6 No 1 (2025): KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika (Edisis Januari - Juni 2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63976/kuantum.v6i1.880

Abstract

Variabel dalam penelitian ini adalah; (1). Penerapan pembelajaran fisika berbasis arduino uno, (2). Meningkatkan minat belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK), tujuan dari penelitian ini adalah: untuk mengetahui peningkatan minat dari pada belajar peserta didik kelas X SMA Negeri 4 Halmahera Utara. Instrumen yang digunakan penelitian ini yakni observasi dan lembar kerja peserta didik (LKPD) hasil dalam penelitian ini mengunakan penerapan pembelajaran fisika berbasis arduino uno untuk meningkatkan miat belajar peserta didik kelas X SMA Negeri 4 Halmahera Utara dapat meningkatkan minat belajar fisika. Hal ini ditandai dengan meningktnya minat belajar peserta didik berada pada kategori tinggi yaitu pada siklus I 11.11% dan siklus II 75%.
Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning Untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Siswa SMA Islam Ternate Pada Materi Usaha Dan Energi Hasan, Siti Nahriya; Fitria, Endang
KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika Vol 3 No 1 (2022): KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika (Edisis Januari - Juni 2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.6630205

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui ada tidaknya peningkatan keterampilan proses sains peserta didik kelas X SMA Islam Ternate dengan menggunakan model pembelajaran PjBL 2) mengetahui besar peningkatan keterampilan proses sains peserta didik kelas X SMA Islam Ternate 4) mengetahui langkah-langkah pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran PjBL sehingga dapat meningkatkan hasil belajar fisika dan keterampilan proses sains. Jenis penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus masing-masing dalam 4 tahap, yaitu: tahap Perencanaan (Planning), Pelaksanaan Tindakan (Action), Pengamatan (Observation), dan Refleksi (Reflection). Hasil penelitian adalah 1) penerapan model pembelajaran PjBL pada materi pokok usaha dan energi dapat meningkatkan keterampilan proses sains siswa kelas X SMA Islam Ternate) siklus I nilai rata-rata keterampilan proses sains sebesar 81,49 dengan kategori baik dan siklus II nilai rata-rata keterampilan proses sains sebesar 88,7 dengan kategori sangat baik. Hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat peningkatan keterampilan proses sains dari siklus I ke siklus II.
Efektivitas Metode Demonstrasi dalam Pembelajaran terhadap Hasil Belajar Fisika Pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Halmahera Timur Fitria, Endang
KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika Vol 4 No 2 (2023): KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika (Edisis Juli - Desember 2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10567597

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui sejauh mana kemampuan guru mengelola pembelajaran dengan metode demonstrasi. (2) mengamati aktivitas siswa dalam pembelajaran fisika melalui metode demonstrasi. (3) mengetahui seberapa besar hasil belajar fisika siswa yang diajar dengan metode demonstrasi(4) mengetahui seberapa besar hasil belajar fisika siswa yang diajar melalui gambar (5) Untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan hasil belajar fisika siswa yang diajar melalui metode demonstrasi dengan hasil belajar fisika siswa yang diajar melalui gambar. Jenis penelitian yang dipilih adalah penelitian experimen semu (quasi experiment) yang dimodifikasi dengan menggunakan posttest-only control design. Penelitian ini menggunakan dua kelas sebagai sampel penelitian yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen menggunakan metode demonstrasi sedangkan pada kelas kontrol pembelajaran dilakukan melalui gambar. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas VII SMP Negeri 1 Halmahera Timur sebanyak 62 orang, sedangkan sampel yang diambil dengan teknik pengacakan kelas sehingga dipilih dua kelas sebagai sampel yang masing-masing terdiri dari 20 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran dengan metode demonstrasi terlaksana dengan sangat baik dan tergolong dalam batasan efektif(2) aktivitas siswa dalam pembelajaran dengan metode demonstrasi efektif terlihat dari berjalan dengan baik dan sesuai dengan yang diharapkan, dan hampir semua aspek yang diamati memenuhi kriteria aktif (3) tingkat keefektifan pembelajaran yang diajar melalui metode demonstrasi lebih besar daripada tingkat keefektifan pembelajaran yang diajar melalui gambar (4) hasil belajar fisika siswa yang diajar dengan metode demonstrasi lebih tinggi daripada hasil belajar fisika siswa yang diajar melalui gambar.