Claim Missing Document
Check
Articles

MODEL SIMULASI UNTUK SISTEM LALU LINTAS KENDARAAN PADA RUANG DUA DIMENSI KONTINU DENGAN PEMODELAN BERBASIS AGEN DAN BERORIENTASI OBJEK Islami, Muhammad Hafiz; Nugraha, Cahyadi; Fitria, Lisye
REKA INTEGRA Vol 3, No 2 (2015): Edisi Kesepuluh
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (647.191 KB)

Abstract

Rancangan sistem lalu lintas yang kurang baik dapat menyebabkan antrean kendaraan pada jalan raya. Pemecahan masalah antrean kendaraan tersebut tidak dapat dipecahkan hanya dengan menggunakan metode teori antrean karena antrean kendaraan yang terjadi pada jalan raya bukan berupa antrean yang dilakukan pada sebuah server. Hal tersebut menandakan sistem yang dikaji merupakan sistem yang kompleks. Kompleksitas permasalahan dalam memodelkan sistem mengisyaratkan dibutuhkannya model simulasi. Makalah ini menyajikan model simulasi mengenai sistem lalu lintas kendaraan dengan menggunakan model simulasi berbasis agen dan berorientasi objek. Kendaraan yang dimodelkan dapat memprediksikan langkah pergerakan kendaraan lain yang lintasannya berpotongan dengan kendaraan tersebut. Kata kunci: sistem lalu lintas, model, simulasi, pemodelan berbasis agen, berorientasi objek ABSTRACT An unproperly-designed traffic system can cause the queue of vehicles on the highway. To solve the queuing problem of vehicles can not be done simply by using the queueing theory because the line of vehicles that occurred on the road is not a line that is done on a server. This indicates that the system studied is a complex system. The complexity of the problems in the system modeling suggests the need for simulation models. This paper presents a simulation model of the vehicular traffic system by using agent-based and object-oriented simulation model. The model of a particular vehicle can predict the movement of other vehicles that may intersect with the vehicle in its trajectory. Keywords: traffic systems, model, simulation, agent-based modeling, object-oriented
USULAN PERBAIKAN KUALITAS PRODUK CELANA JEANS DENGAN MENGGUNAKAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) (STUDI KASUS DI CV. Garmen X) Utama, Zulfi Nur; Yuniar, Yuniar; Fitria, Lisye
REKA INTEGRA Vol 4, No 1 (2016): Edisi Ketigabelas
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.967 KB)

Abstract

Pada umumnya sebuah perusahaan industri celana jeans memiliki beberapa kendala dalam mengatasi produk cacat. Produk cacat yang terjadi, diantaranya cacat bahan, cacat pada saat proses menjahit, cacat ukuran, dan cacat pada saat proses pemotongan kain. CV. Garmen X saat ini memiliki masalah berupa produk cacat celana jeans yang melebihi batas toleransi sebesar 2% dari total produksi. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk meminimasi produk cacat celana jeans yang melebihi batas toleransi, yaitu Metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Metode ini dapat membantu dalam menentukan prioritas penyebab potential yang kritis berdasarkan nilai Risk Priority Number (RPN). Hasil dari nilai RPN dapat dijadikan bahan pertimbangan untuk memberikan usulan perbaikan berupa tindakan pencegahan terhadap produk cacat celana jeans. Kata kunci: FMEA, penyebab potensial, RPN   ABSTRACT In general company indutry jeans have some obstacles in addresing the product flawed. The product flawed happened, such as a disability materials, defects in the process of tailoring, is flawed size, and defects in the process of cutting the cloth. The company is currently has a problem in the form of a product flawed jeans that beyond its tolerance 2% of total production. One of methode that can be used to reduce the products flawed jeans that beyond its tolerance, which is  Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). This method can help in deciding priority the cause of potential critical based on the value of Risk Priority Number (RPN). The result of the value of the RPN can be used as consideration to give the proposal repair in the form of a precaution against the product flawed jeans. Keywords: FMEA, potential cause, RPN
ANALISIS KELAYAKAN USAHA PETERNAKAN BURUNG PUYUH DI DAERAH PASIR KAWUNG CILEUNYI KABUPATEN BANDUNG Fathurohman, Rizal; Bakar, Abu; Fitria, Lisye
REKA INTEGRA Vol 2, No 3 (2014): Edisi Ketujuh
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.397 KB)

Abstract

Pengembangan usaha peternakan burung puyuh mempunyai harapan yang cukup menjanjikan untuk masa yang akan datang. Kenaikan permintaan telur tidak dapat dipenuhi oleh beberapa peternakan burung puyuh yang ada di kota Bandung. Penyebab dari keterbatasan kapasitas produksi yaitu besarnya investasi yang harus dikeluarkan untuk meningkatkan kapasitas produksi. Analisis kelayakan usaha yang dilakukan adalah analisis aspek pasar, aspek teknis, aspek sumber daya manusia, aspek legal dan lingkungan, serta aspek finansial. Berdasarkan kelima aspek tersebut bahwa peternakan burung puyuh di daerah Pasir Kawung Cileunyi, Kabupaten Bandung dinyatakan layak. Analisis finansial yang diperoleh adalah Payback Period 3 tahun 7 bulan, Net Present Value sebesar Rp. 491.631.958,-, dan Internal Rate of Return sebesar 27,63%. Kata Kunci: Peternakan Burung Puyuh, Analisis Kelayakan Bisnis ABSTRACT   Quail farm business development has high expectation in future. The increased demand for eggs can not be met by some quail farm in Bandung. The cause of limited production capacity is amount of investment that must be spent to increase the production capacity. Conducted feasibility analysis is the analysis market aspects, technical aspects, aspects of human resources, legal and environmental aspects, as well as financial aspects. Based on five aspects that quail farm in Pasir Kawung Cileunyi of Bandung regency concluded feasible. Obtained financial analysis is the Payback Period of 3 years 7 months, the Net Present Value of Rp. 491 631 958, -, and Internal Rate of Return of 27.63%. Keywords: Quail Farms, Business Feasibility Analysis
ANALISIS KELAYAKAN BISNIS KAOS PHOTOGRAPHY DI BANDUNG JAWA BARAT Mulyawan, Arfan; Fitria, Lisye; Bakar, Abu
REKA INTEGRA Vol 2, No 4 (2014): Edisi Kedelapan
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.69 KB)

Abstract

Kaos Photography adalah salah satu bisnis fashion yang berkembang di Bandung, Jawa Barat. Permintaan untuk produk ini semakin meningkat tetapi tidak dapat terpenuhi oleh pesaing serjenis karena investasi mesin untuk produksi. Analisis kelayakan usaha yang dilakukan adalah analisis aspek pasar, aspek teknis, aspek sumber daya manusia, aspek legal dan lingkungan, serta aspek finansial. Hasil analisis kelayakan menggambarkan bahwa penelitian ini layak untuk dijalankan dengan hasil payback period 2 tahun 10 bulan, Net Present Value sebesar Rp.341.304.729, -, dan Internal Rate of Return adalah 24,93%. Kata Kunci: Kaos Photography, Analisis Kelayakan, Investasi AbstracT T-shirt photography is one of a growing fashion business in Bandung, West Java. The demand for these products more increase but can't be met by similar competitors because to production machinery investment. Conducted feasibility analysis is market aspects, technical aspects, human aspects resources, legal and environmental aspects and as financial aspects. The results of the feasibility analysis illustrates that this study deserves to be run with the results of the payback period of 2 years 10 months, the net present value of rp. 341 304 729, -, and internal rate of return of 24.93%. Keywords: T-shirt Photography, Feasibility Analysis, Investment
Penentuan Rute Kendaraan Pengangkutan Sampah dengan Menggunakan Metode Nearest Neighbour (Studi Kasus PD. Kebersihan Kota Bandung) Arinalhaq, Fatharani; Imran, Arif; Fitria, Lisye
REKA INTEGRA Vol 1, No 1 (2013): Edisi Pertama
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.525 KB)

Abstract

Vehicle Routing Problem (VRP) merupakan suatu hal yang diperhitungkan dalam permasalahan distribusi.VRP memililki banyak variasi VRP tergantung dari kondisi atau batasan yang ada. Model VRP yang akan dibahas pada tugas akhir ini adalah model Vehicle Routing Problem with Multiple Trips and Intermediate Facility (VRPMTIF) yang mengambil permasalahan pengangkutan sampah di Kota Bandung sebagai studi kasus. Tugas akhir ini akan membandingkan rute yang dihasilkan pada penelitian sebelumnya yang menggunakan metode Sequential Insertion dengan rute yang akan dihasilkan dengan menggunakan metode Nearest Neighbour. Hasil perbandingan yang didapatkan yaitu metode Nearest Neighbour memiliki waktu penyelesaian yang lebih pendek dibandingkan dengan rute yang dihasilkan oleh metode Sequential Insertion dalam kasus pengangkutan sampah di Kota Bandung. Kata kunci: Rute, Model Vehicle Routing Problem with Multiple Trips and Intermediate Facility
ANALISIS PELAYANAN JASA PADA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) DKI JAKARTA DENGAN MENGGUNAKAN METODE SERVICE QUALITY Nurwulan, Fita Asri; Desrianty, Arie; Fitria, Lisye
REKA INTEGRA Vol 2, No 1 (2014): Edisi Kelima
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.995 KB)

Abstract

Pada daerah perkotaan, air bersih tidak mudah untuk didapatkan. Kebutuhan air bersih kota Jakarta disediakan oleh PDAM DKI Jakarta atau PAM JAYA. Pendistribusian air dan penanganan keluhan pelanggan terkadang mengalami beberapa hambatan dan gangguan. Penelitian ini dilakukan untuk mengukur tingkat kepuasan pelanggan PAM JAYA dengan menggunakan metode Service Quality. Berdasarkan perhitungan Gap 5 terdapat 11 variabel yang bernilai negatif, hal ini diakibatkan dari 5 variabel pada Gap 1, 3 variabel pada Gap 2 dan 3 variabel pada Gap 3. Terdapat beberapa usulan perbaikan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan seperti peningkatkan upaya penanggulangan kehilangan air, dilakukan rehabilitasi pipa-pipa lama yang masih ada dan beberapa hal lainnya. Kata kunci: Service Quality, Kualitas Jasa, Pelayanan Jasa Pelanggan, dan PAM JAYA   ABSTRACT In urban areas, clean water is not easy to obtain. The need clean water in Jakarta provided by PDAM DKI Jakarta or PAM JAYA. Water distribution and handling complaints to customers sometimes experience some obstacles and distractions. This research to measure customer satisfaction levels of PAM JAYA with Service Quality method. Calculation based in Gap 5 there are 11 variables negative, this is due the 5 variables in Gap 1, 3 variables in Gap 2 and 3 variables in Gap 3. There are several recommendations for improvement that can be done to improve customer satisfaction, such as increased water loss mitigation efforts, carried out the rehabilitation of old pipes that are still there and a few other things. Keywords: Service Quality, quality of services, Customer Services, and PAM JAYA
Perbaikan Kualitas Benang 20S Dengan Menggunakan Penerapan Metode Six Sigma-DMAIC Di PT. Supratex NURULLAH, AMALIA; Fitria, Lisye; Adianto, Hari
REKA INTEGRA Vol 2, No 1 (2014): Edisi Kelima
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.926 KB)

Abstract

Permasalahan yang sedang dihadapi oleh PT..SUPRATEX adalah masalah kualitas pada benang jenis 20S. Perusahaan saat tidak menggunakan metode tertentu untuk memperbaiki kualitas benang 20S. Oleh karena itu penelitian ini menggunakan metode six sigma dengan tahapan DMAIC untuk memberikan perbaikan pada PT. SUPRATEX. Hasil dari penelitian ini menunjukan adanya perubahan nilai sigma sebesar 0,185, perubahan DPMO sebesar 15742,926 dan perubahan COPQ sebesar 30%. Perubahan angka pada penelitian ini menunjukan tahapan DMAIC mampu memberikan usulan yang lebih baik dalam perbaikan kualitas benang 20S. Kata Kunci:Perbaikan Kualitas, Six Sigma, DMAIC ABSTRACT The problem currently faced by PT.. SUPRATEX is a  quality problem on cones typed 20S. The company currently is not using a certain method to improve the quality of cones typed 20S. Because of it, this research using six sigma methods with DMAIC stage to give improvement on PT.. SUPRATEX. The result of this research shows the change in sigma value to 0,185, the change in DPMO to 15742,926 and the change of COPQ to 30 %. The change of value on this research showed that DMAIC stage is able to provide better performance in quality improvements of cones typed 20S. Keywords: Quality Control, Six Sigma , DMAIC
Analisis Kelayakan Usaha Pencucian Kendaraan Bermotor Studi Kasus Purwokerto Timur Jawa Tengah Nugroho, Ilham Adi; Bakar, Abu; Fitria, Lisye
REKA INTEGRA Vol 1, No 3 (2013): Edisi Ketiga
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.521 KB)

Abstract

Pertumbuhan kendaraan bermotor berdampak pada kebutuhan akan tempat cucian kendaraan, saat ini  peluang usaha cucian kendaraan bermotor cukup terbuka dikarenakan belum banyaknya pesaing yang menyediakan tempat cucian kendaraan bermotor khususnya di wilayah Purwokerto Timur. Berdasarkan survey tempat cucian yang ada di kota Purwokerto menyatakan bahwa terjadi peningkatan permintaan kebutuhan layanan mencuci kendaraan bermotor dengan bertambahnya jumlah kendaraan,  sehingga menjadi cukup alasan untuk mendirikan usaha tempat cucian. Dalam melakukan analisis kelayakan usaha cucian kendaraan bermotor ada 5 aspek yang harus dilakukan analisis kelayakan diantaranya, aspek pasar, aspek teknis, aspek legal dan lingkungan, aspek manajemen sumber daya manusia, serta aspek finansial. Langkah pertama yang harus ditentukan adalah menganalisis aspek pasar untuk menentukan data permintaan dan penawaran. Pada aspek pasar digunakan metode peramalan untuk mengetahui data permintaan dimasa yang akan datang. Aspek terakhir yang dianalisis adalah aspek finansial untuk mengetahui PP, NPV, dan IRR. Berdasarkan aspek-aspek yang dianalisis, menghasilkan kesimpulan bahwa usaha cucian kendaraan bermotor layak untuk didirikan. Kata kunci: Peluang pasar, analisis kelayakan usaha ABSTRACT The growth of the motor vehicle will have an impact on the car wash business, this time a motor vehicle wash business opportunities open enough because not many competitors who provide vehicle washing especially in the East of Purwokerto. Based on the survey of the sink's in Purwokerto cities stating that an increase in service demand car wash, so be reason enough to set up the car wash business. In analyzing the feasibility of washing motor vehicles there are 5 aspects that have to be done including feasibility analysis, market aspects, technical, legal and environmental aspects, aspects of human resource management, and financial aspects of the methodology described in the research. The first step that must be determined is to analyze aspects of the market to determine supply and demand data. In the aspect of market for ecasting methods are used to determine the data requests in the future. The last aspectis the financial aspect is analyzed to determine PP, NPV, and IRR. Based on those aspects that have been analyzed, resulting in the conclusion that the car wash business to set up a decent vehicle. Keywords: Market opportunities, feasibility analysis
USULAN PERBAIKAN KUALITAS PRODUK SEPATU MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA DI CV CANERA MULYA LESTARI CIBADUYUT Malik, Reza Maulana; Harsono, Ambar; Fitria, Lisye
REKA INTEGRA Vol 2, No 4 (2014): Edisi Kedelapan
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.22 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi jumlah cacat yang terjadi di perusahaan sepatu CV. Canera Mulya Lestari. Metode Six Sigma dipakai untuk mencari solusi dan memperbaiki kualitas proses produk agar  jumlah  produk yang cacat  dapat dikurangi. Berdasarkan perhitungan terhadap data produk cacat, diketahui bahwa  cacat lem terlihat pada bagian sepatu dan penyemprotan tidak rapih  merupakan jenis cacat dengan  jumlah tertinggi. Process Decision Program Chart (PDPC) digunakan sebagai alat analisa untuk melakukan identifikasi penyebab cacat dan usulan perbaikan. Berdasarkan analisa, ada 9 tindakan perbaikan yang diusulkan, namun hanya 3 usulan yang dapat diterapkan perusahaan. Setelah dilakukan implementasi, diperoleh kenaikan nilai sigma menjadi 3,474 σ, dari sebelum implementasi sebesar 3,227 σ. Kata kunci: Perbaikan Kualitas, SIX SIGMA, DMAIC , PDPC   ABSTRACT This study aims to reduce the number of defects that occur in the shoe company CV. Canera Mulya Lestari. Six Sigma method is used to find solutions and improve the quality of the product so that the number of defective products can be reduced. Based on the calculation of the defective product data, it is known that the glue visible defects on the part of the shoe and spraying is not neat is a type of defect with the highest number. Process Decision Program Chart (PDPC) is used as an analytical tool for identifying the causes of disability and the proposed improvements. Based on the analysis, there are 9 of the proposed corrective actions, but only three proposals that can be applied to the company. The value of sigma before implementation is 3.227 σ and after implementation is 3.474 σ. Keywords: Quality Improvement, SIX SIGMA, DMAIC, PDPC
USULAN PERBAIKAN KUALITAS PRODUK MENGGUNAKAN METODE FAULT TREE ANALYSIS (FTA) DAN FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) DI PABRIK ROTI BARITON Anugrah, Ninda Restu; Fitria, Lisye; Desrianty, Arie
REKA INTEGRA Vol 3, No 4 (2015): Edisi Keduabelas
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.022 KB)

Abstract

Kegagalan produksi di perusahaan diakibatkan oleh faktor manusia, mesin, dan lingkungan. Beberapa kegagalan produksi disebabkan oleh cacat produk yaitu cacat bantat, cacat gosong, cacat bentuk, dan cacat ketebalan. Kegagalan yang terjadi dapat mengakibatkan penurunan kualitas produk roti Bariton. Metode pengendalian kualitas yang dapat digunakan untuk mengetahui permasalahan peningkatan kualitas adalah Fault Tree Analysis (FTA)  dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Metode tersebut dapat membantu untuk mengidentifikasi dan mendeteksi bentuk kegagalan yang dapat menyebabkan produk menjadi cacat. Hasil dari metode FMEA menghasilkan nilai Risk Priority Number (RPN). Nilai RPN yang didapat akan menjadi acuan prioritas pengambilan tindakan perbaikan. Hasil dari usulan perbaikan untuk penyebab kegagalan tertinggi, didapatkan nilai RPN baru adalah 42, 36, 54, 72, 30, 14, 18, 24, dan 24. Kata kunci: cacat, FTA, FMEA   ABSTRACT Production failure at the company caused by human factors, machine, and environment. Some failures are caused by defective production of the product that is defective sodden, charred defects, deformed shape, and thickness defects. Failures can result in loss of quality bakery products Bariton. Quality control methods can be used to determine the quality improvement issues are Fault Tree Analysis (FTA) and Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). This method could identify and detect potential failure mode that cause product defect. Results of method FMEA generate value Risk Priority Number (RPN). RPN value obtained will be the reference priority of taking remedial action. Results of the proposed improvement to the highest causes of failure, the new RPN values obtained are 42, 36, 54, 72, 30, 14, 18, 24, and 24. Keywords: Defect, FTA, FMEA