Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Faktor-Faktor Keuangan yang Membentuk Kebijakan Dividen: Bukti Empiris dari Perusahaan Manufaktur di Bursa Efek Indonesia Maulana, Slamet; Citradika, Didha Putri
Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi Vol. 13 No. 2 (2025): JURNAL RISET MAHASISWA AKUNTANSI VOLUME 13 NOMOR 2 TAHUN 2025
Publisher : Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jrma.v13i2.13183

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh profitabilitas, solvabilitas dan likuiditas terhadap kebijakan dividen pada perusahaan sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di BEI periode 2021-2024. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 78 perusahaan dengan teknik purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan SPSS Versi 20.  Uji asumsi klasik yang dipakai adalah uji normalitas, uji autokorelasi, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas dan uji fit model. Variabel diuji dengan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap kebijakan dividen (2) solvabilitas berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kebijakan dividen (3) likuiditas  berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kebijakan dividen  
Penguatan Berpikir Kreatif dan Keberanian Promosi Produk dalam Menumbuhkan Jiwa Kewirausahaan Siswa SMK Mahmudah, Dina Amalia; Prasetiani, Titi Rahayu; Mahirun, Mahirun; Ayuningrum, Anggrainy Putri; Citradika, Didha Putri
AMANAH MENGABDI Vol. 2 No. 2 (2025): AMANAH MENGABDI
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MULIA BUANA (YPMB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70451/pkm.v2i2.718

Abstract

Pengembangan jiwa kewirausahaan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memerlukan kemampuan berpikir kreatif serta keberanian dalam mempromosikan produk hasil karya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif, pemahaman kewirausahaan, dan kepercayaan diri siswa dalam mempresentasikan produk. Kegiatan dilaksanakan pada siswa tim kewirausahaan SMK Negeri 3 Kota Pekalongan melalui metode pelatihan dan pendampingan yang meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, praktik kelompok, serta simulasi mini pitch. Materi yang diberikan mencakup teknik brainstorming, SCAMPER, mind mapping, design thinking, serta komunikasi bisnis melalui storytelling. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test dengan skala Likert. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan skor pada seluruh indikator, terutama pada pemahaman teknik berpikir kreatif dan kepercayaan diri dalam mempromosikan produk. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi pelatihan kreativitas dan komunikasi bisnis efektif dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan siswa SMK
PEMBERDAYAAN EKONOMI MELALUI PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN: IMPLEMENTASI PROGRAM DBHCHT DI KOTA PEKALONGAN Didha Putri Citradika; Danang Satrio
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i1.30370

Abstract

ABSTRAK                                                                            Dunia kewirausahaan saat ini berkembang dengan pesat, dan kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan serta memiliki mindset atau pola pikir yang tepat menjadi kunci keberhasilan dalam dunia bisnis. Namun, banyak calon wirausaha atau wirausaha pemula yang masih terhambat oleh pola pikir yang kurang mendukung, seperti takut akan kegagalan, kurang percaya diri, atau pola pikir yang terbatas. Maka dari itu, pelatihan tentang mengubah pola pikir wirausaha hadir sebagai solusi untuk mengatasi hambatan tersebut dan membantu para wirausaha mengembangkan pola pikir yang positif, proaktif, dan berorientasi pada pertumbuhan. Pelatihan kewirausahaan yang didanai oleh Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun anggaran 2024 di Kelurahan Pedukuhan Kraton, Kota Pekalongan, bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian ekonomi masyarakat melalui pengembangan keterampilan wirausaha. Program ini dirancang dengan pendekatan yang terstruktur, mencakup empat tahapan utama, yaitu sosialisasi, ceramah dan tanya jawab, demonstrasi, serta pendampingan. Kegiatan ini diikuti oleh masyarakat yang berwirausaha di kelurahan Pedukuhan Kraton, Kota Pekalongan. Hasil dari pelatihan ini menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan keterampilan teknis dan pemahaman bisnis yang lebih baik. Pendekatan yang diterapkan dalam program ini terbukti efektif dalam membangun mentalitas wirausaha dan kesiapan peserta dalam menjalankan bisnis secara mandiri dan berkelanjutan. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, diharapkan program ini dapat menjadi model pemberdayaan ekonomi masyarakat yang berkelanjutan di Kota Pekalongan.Kata kunci: Pelatihan kewirausahaan, DBHCHT, wirausaha, pemberdayaan ekonomi, Kota Pekalongan.ABSTRACTEntrepreneurship is currently growing rapidly, and the ability to adapt to change and have the right mindset or way of thinking are the keys to success in the business world. However, many prospective entrepreneurs or novice entrepreneurs are still hampered by a mindset that is less supportive, such as fear of failure, lack of self-confidence, or a limited mindset. Therefore, training on changing the entrepreneurial mindset is present as a solution to overcome these obstacles and help entrepreneurs develop a positive, proactive, and growth-oriented mindset. The entrepreneurship training funded by the Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) for the 2024 fiscal year in Pedukuhan Kraton Village, Pekalongan City, aims to increase the capacity and economic independence of the community through the development of entrepreneurial skills. This program is designed with a structured approach, covering four main stages, namely socialization, lectures and questions and answers, demonstrations, and mentoring. This activity was attended by entrepreneurs in Pedukuhan Kraton Village, Pekalongan City. The results of this training show that participants experience improved technical skills and a better understanding of business. The approach applied in this program has proven to be effective in building an entrepreneurial mentality and the readiness of participants to run a business independently and sustainably. With the support of various parties, it is hoped that this program can become a model for sustainable community economic empowerment in Pekalongan City.Keywords: Entrepreneurship training, DBHCHT, entrepreneurship, economic empowerment, Pekalongan City.