Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pengaruh Relaksasi Otot terhadap Penurunan Kadar Gula Darah pada Pasien Diabetes Mellitus Jetni Simanjuntak; Ribka Kristina Harefa; Bakhtiar Teguh Bago; Kristina L Silalahi
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 3 (2022): Agustus 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v4i3.979

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak dari pengaruh relaksasi otot terhadap penurunan kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus tipe 2. Jenis penelitian menggunakan one group pre-test dan post-test design serta memakai metode pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan populasi sebanyak 61 dan sampel 25 orang. Teknik pengumpulan data ialah lembar observasi. Hasil penelitian ini mejelaskan terdapat pengaruh relaksasi otot dengan p-value sebesar0,000. Berdasarkan hasil pada penurunan kadar gula darah pada pasien DM tipe 2dengan p-value lebih kecil dari 0,05 (0,000<0,05) dapat dinyatakan Ho ditolak.
Efektivitas Konsumsi Pisang Ambon terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Lansia Penderita Hipertensi Putri Yanti Br. Manurung; Juang Martin Luther Gea; Wahyudi Saputra; Fajar Amanah Ariga; Siti Arofah Siregar; Kristina L. Silalahi
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 3 (2022): Agustus 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v4i3.1046

Abstract

Hipertensi suatu masalah dimana seseorang mengalami tekanan darah di atas normal yang mengacu pada peningkatan ketakutan (dreariness) dan kematian (mortality). Salah satu faktor yang sangat berperan dalam tekanan darah seperti pola makan yang tidak teratur. Pemberian pisang ambon sebanyak 2 buah/hari dapat menjadi jawaban untuk mengontrol ketegangan peredaran darah dan menurunkan tingkat hipertensi pada lansia serta menu pola makan untuk mengontrol denyut nadi pada lansia. Eksplorasi semacam ini diarahkan dengan rencana semi uji coba untuk memutuskan kelayakan pemberian pisang ambon terhadap hipertensi pada lama dengan rencana one-bunch pre-test dan post-test. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder yang diperoleh secara langsung maupun dari data instansi setempat sehingga teknis pengumpulan data ini yaitu lembaran observasi, dengan sampel 20 orang untuk mengetahui pre-test dan post-test Wilcoxon Marked Rank Test menunjukkan efek samping dari regangan sirkulasi sistolik dengan nilai Z 3,398 dengan nilai p 0,001. Dari uji p-esteem, dan itu berarti lebih sederhana dari 0,05 (0,001 < 0,05). Jadi kita dapat mengimplikasikan bahwa Ho dihilangkan, sehingga di simpulkan bahwa ada perbedaan atau pengaruh antara tekanan sistolik pre-test dan post-test.
Pengaruh Latihan Fisik Selama Hemodialisis Terhadap Kekuatan Otot pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Delfrin Laoli; Vitrah Permana Putra Hulu; Yamoaro Buulolo; Kristina L Silalahi
Jurnal Keperawatan Vol 11 No 2 (2021): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hemodialisis adalah merupakan suatau terapi pengganti ginjal yang paling banyak dilakukan dan jumlahnya dari tahun ke tahun terus meningkat. Hemodialisa dapat memperpanjang usia tanpa batas yang jelas. Hemidoalisis juga tidak dapat menyembuhkan penyakit ginjal, dimana keadaan ginjal tidak bisa mengimbangi hilangnya aktifitas metabolik pada pasien yang menderita penyakit gagal ginjal. Dan dampak dari gagal ginjal ini dapat mempengaruhi kualitas hidup pasien. Oleh karena itu, pasien yang mengalami penyakit GGK ini harus menjalani hemodialisa seumur hidup. Penderita juga mengatakan setelah menjalani hemodialisa,sering merasakan sakit dan tidak mampu melakukan aktifitas fisik seperti biasanya, pasien juga mengatakan cepat merasakan lelah, dan pasien sering mengalami masalah tidur. Pasien sering mengalami masalah kelemahan pada otot, cemas dan merasakan ketakutan pada saat menjalani proses hemodialisa. Status kesehatan yang berkaitan pada penyakit yang diderita oleh pasien GGK merupakan keadaan penyakit yang terminal dan tidak dapat disembuhkan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh latihan fisik terhadap kekuatan otot pada pasien GGK di RS Royal Prima Medan Tahun 2019. Penelitian ini menggunakan desain pre-test dan post-test. Populasi sebanyak 100 responden dan sampel dalam penelititan ini sebanyak 25 responden. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling. Data diolah berdasarkan uji normalitas data. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukan adanya pengaruh latihan fisik terhadap kekuatan otot pada pasien GGK di unit RS Royal Prima Medan Tahun 2019 dimana nilai X hitung : 13.00 dengan nilai p : 0.000 < 0.05. Kesimpulannya adalah ada Pengaruh latihan fisik terhadap kekuatan otot pada pasien GGK di Rumah Sakit Royal Prima Medan Tahun 2019.
Pengetahuan Dengan Kecemasan Pasien Dalam Menjalani Proses Pengobatan Di Ruang Hemodialisa Rsu Royal Prima Dedek Sucahyo; Donna Elfrida Situmorang; Rio Firnanda; Kristina L Silalahi
JINTAN: Jurnal Ilmu Keperawatan Vol. 3 No. 02 (2023): Edisi Juli 2023
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jintan.v3i02.502

Abstract

Setiap masalah hemodialisis dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan mempengaruhi kualitas hidup, termasuk kesehatan fisik, mental, psikologis dan status sosial ekonomi. Efek psikologis dari prosedur hemodialisis mempengaruhi kondisi fisik, sosial dan mental. Salah satu dampak psikologis yang ditimbulkan adalah rasa takut. Kecemasan biasanya terjadi pada seseorang dikarenakan beberapa faktor penyebab, salah satunya adalah kurangnya pengetahuan akibat minimnya keinginan dalam mencari beberapa informasi terkait penyakit yang dialami seseorang. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kecemasan pada pasien hemodialisa dalam menjalani proses pengobatan di ruang Hemodialisa Rumah Sakit Royal Prima Medan. Hasil uji chi-square yang telah dilakukan ole Setiap masalah hemodialisis dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan mempengaruhi kualitas hidup, termasuk kesehatan fisik, mental, psikologis dan status sosial ekonomi. Efek psikologis dari prosedur hemodialisis mempengaruhi kondisi fisik, sosial dan mental. Salah satu dampak psikologis yang ditimbulkan adalah rasa takut. Kecemasan biasanya terjadi pada seseorang dikarenakan beberapa faktor penyebab, salah satunya adalah kurangnya pengetahuan akibat minimnya keinginan dalam mencari beberapa informasi terkait penyakit yang dialami seseorang. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kecemasan pada pasien hemodialisa dalam menjalani proses pengobatan di ruang Hemodialisa Rumah Sakit Royal Prima Medan. Hasil uji chi-square yang telah dilakukan oleh peneliti telah memperoleh nilai P<0,006 menjelaskan adanya hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kondisi kecemasan pasien hemodialisa dalam menjalani proses pengobatan di ruang Hemodialisa Rumah Sakit Royal Prima Medan. Kesimpulan penelitian,adalah,ada hubungan tingkat pengetahuan dengan kecemasan pada pasien hemodialisa dalam menjalani proses pengobatan,di Rumah Sakit Royal Prima. Penelitian ini diharapkan, agar dapat menyumbangkan tambahan informasi kepada pasien terkait bagaimana hubungan antara pengetahuan dengan kecemasan penderita dalam mengikuti proses pengobatan di ruang Hemodialisa serta dapat menanbah pengetahuan dan wawasan perawat. h peneliti telah memperoleh nilai P<0,006 menjelaskan adanya hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kondisi kecemasan pasien hemodialisa dalam menjalani proses pengobatan di ruang Hemodialisa Rumah Sakit Royal Prima Medan. Kesimpulan penelitian,adalah,ada hubungan tingkat pengetahuan dengan kecemasan pada pasien hemodialisa dalam menjalani proses pengobatan,di Rumah Sakit Royal Prima. Penelitian ini diharapkan, agar dapat menyumbangkan tambahan informasi kepada pasien terkait bagaimana hubungan antara pengetahuan dengan kecemasan penderita dalam mengikuti proses pengobatan di ruang Hemodialisa serta dapat menanbah pengetahuan dan wawasan perawat.
Efektivitas seduhan hangat kayu manis terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita Diabetes Mellitus Nur Ichan. H; Devi Syahfitria Ningsih P.; Ismail Dalimunthe; Kristina L. Silalahi
Jurnal Keperawatan Vol 19 No 1 (2021): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v19i1.839

Abstract

Menurut WHO Global Report diabetes merupakan masalah kesehatan yang penting bagi masyarakat. Diabetes Melitus bisa dikatakan suatu penyakit yang menjadi indung atau inangnya dari semua penyakit di dalam tubuh manusia pada umumnya. Diabetes Mellitus bisa mengakibatkan berbagai jenis penyakit lainnya. Komplikasi diabetes mellitus bisa timbul dari kepala hingga kaki, mulai dari penyakit jantung dan stroke, gagal ginjal yang menyengsarakan, hingga infeksi terutama pada kaki yang bisa berlanjut pada amputasi dan semua pada akhirnya bisa merengut nyawa. Metode dalam penelitian ini adalah ekperimen semu. Dimana dalam penelitian ini peneliti ingin mengetahui sejauh mana efektivitas seduhan hangat kayu manis dalam pengurangan kagar gula darah pada penderita diabetes mellitus di Panti Jompo Yayasan Guna Budi Bakti Medan tahun 2021, menggunakan tehnik aksidental sampling. Populasi penelitian ini sebanyak 25 responden dan sampelnya 25 responden, data dalam penelitian ini dan alisis dengan uji Paired T test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektifitas dari mengkonsumsi seduhan hangat kayu manis mampu mengurangi kadar glukosa darah pengidap diabetes mellitus, dapat dilhat bahwa sebanyak 25 responden sebelum diberikan seduhan hangat kayu manis memiliki kadar glukosa darah yang meningkat, namun setelah dilakukan pemberian seduhan hangat kayu manis, kadar glukosa darah responden mengalami penurunan.