Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PENERAPAN MODEL CLASSROOM DISCUSSION BERBASIS SOCIO-SCIENTIFIC ISSUES TERHADAP LITERASI SAINS SISWA SMP Chamdani Bik; Enny Susiyawati
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya literasi sains di Indonesia, mendorong perlunya inovasi dalam model pembelajaran. Pembelajaran dengan model clasroom discussion berbasis socio-scientific issues memiliki potensi dalam meningkatkan keterampilan literasi siswa. Namun penerapannya pada materi pemanasan global di tingkat SMP masih jarang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan literasi sains siswa setelah diterapkan model pembelajaran classroom discussion berbasis socio-scientific issues. Jenis penelitian adalah pre-experimental dengan one-group pretest-posttest design. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII SMP. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu soal pretest dan posttest literasi sains, lembar pengamatan keterlaksanaan pembelajaran, dan angket respon siswa. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji N-Gain, uji normalitas, dan uji wilcoxon. Hasil uji N-Gain sebesar 3,7% siswa mendapat kategori rendah, 92,6% mendapat kategori sedang, dan 3,7% siswa mendapat kategori tinggi. Hal ini juga didukung dengan hasil keterlaksanaan pembelajaran dengan nilai modus yang didapatkan sebesar 4 yang termasuk dalam kategori sangat baik. Proses pembelajaran juga mendapatkan respon posistif dari siswa dengan persentase rata-rata tiap indikator sebesar 86%. Sehingga dapat disimpulkan pembelajaran classroom discussion berbasis socio-scientific issues dapat meningkatkan literasi sains siswa. Saran untuk penelitian selanjutnya bisa menambah penilaian dengan menggunakan aspek sikap, aspek pengetahuan, dan aspek konteks dalam melatihkan literasi sains siswa SMP.
PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) TERHADAP PEMAHAMAN MATERI USAHA DAN ENERGI UNTUK SISWA SMP Irene Puspasari Asmoro; Enny Susiyawati
PENSA E-JURNAL: PENDIDIKAN SAINS Vol. 14 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/pensa.v14i2.80654

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemahaman materi siswa setelah pemberian STAD pada pembelajaran. Pemahaman materi merupakan pemahaman paling mendasar yang harus dimiliki oleh setiap siswa. Siswa dikatakan memiliki pemahaman materi yang bagus ketika memilliki indikator pemahaman materi berupa menafsirkan, memberikan contoh, mengklasifikasikan, meringkas, menarik inferensi, membandingkan, dan menjelaskan. Pada kenyataannya, pemahaman materi siswa cenderung masih sangat rendah dan hanya berkisar pada level C1 atau mengingat. Melalui pemberian model kooperatif tipe STAD dalam pembelajaran diharapkan pembelajaran menjadi lebih interaktif dan siswa menjadi aktif dalam pembelajaran sehingga pemahaman materi siswa dapat mengalami peningkatan karena model pembelajaran ini memberikan kesempatan bagi siswa untuk terlibat aktif dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan “One group pre test – post test”. Subjek penelitian merupakan siswa kelas VIII B di SMP Negeri 21 Surabaya. Pre test diberikan sebelum pembelajaran dimulai sedangkan post test diberikan di akhir pembelajaran. Selisih nilai pre test dan post test yang akan diujikan menggunakan uji normalitas lalu diujikan dengan uji t berpasangan yakni sebesar 0,001 menandakan adanya perbedaan rata-rata yang signifikan antara pre test dan post test. Hal ini juga didukung dengan nilai N-Gain sebesar 0,3091 yang menandakan efektivitas pemberian STAD pada proses pembelajaran berada pada level sedang. Kata kunci: STAD, pemahaman materi, usaha dan energi, pembelajaran kooperatif