Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENGEMBANGAN MEDIA INTERAKTIF GAMSUYA BERBASIS WORDWALL DAN CANVA MAPEL IPAS DI SD Yulianti Yulianti; Mustamiroh Mustamiroh; Iksam Iksam; Tri Wahyuningsih
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 12 No 3 (2024): Vol 12 No 3 September 2024
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v12i3.6341

Abstract

Perkembangan teknologi di era society 5.0 khususnya dalam proses pembelajaran guru dapat memvariasikan dengan memanfaatkan permainan namun tidak menghilangkan tujuan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan proses pengembangan media, kelayakan media, dan keefektifan dari media interaktif GAMSUYA berbasis wordwall dan canva. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Research & Development (R&D) dengan model pengembangan 4D yang terdiri dari empat tahap, yaitu pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (development), dan penyebarluasan (dissemination). Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN 004 Samarinda Ulu dan objeknya adalah media interaktif GAMSUYA yang dikembangkan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan angket. Teknik analisis data menggunakan analisis data deskriptif kuantitatif. Temuan penelitian adalah sebagai berikut: (1) menghasilkan produk yang bernama GAMSUYA, yakni permainan wordwall yang dikombinasikan dengan canva dan disajikan dalam bentuk link; (2) media interaktif GAMSUYA telah memenuhi kriteria kelayakan (kelayakan ahli materi sebesar 93% dan kelayakan ahli media sebesar 89%); (3) media interaktif GAMSUYA telah memenuhi kriteria keefektifan (keefektifan respon peserta didik sebesar 90% dan keefektifan respon guru sebesar 89%). Media interaktif GAMSUYA yang dikembangkan telah memenuhi aspek kelayakan dan keefektifan yang diperuntukkan bagi guru untuk menggunakan media ini untuk siswa kelas IV SDN 004 Samarinda Ulu pada materi keberagaman suku dan budaya di Indonesia.
The Effect of Contextual Teaching and Learning Model on Students’ Critical Thinking Skills in Class V Science and Technology Subjects Mustamiroh Mustamiroh; Nur Isnania; Tri Wahyuningsih; Iksam Iksam; Ramli Buhari
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 9 No 2 (2025): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v9i2.8773

Abstract

This study is based on the lack of critical thinking skills of class V students of SDN 004 Samarinda Ilir. One of the skills needed by students is the ability to think critically in learning. However, the learning model in schools that is less varied is still often applied by teachers, so that students' abilities are not optimally developed, especially in the subject of science and natural sciences. The purpose of this study was to determine the effect of the Contextual Teaching and Learning (CTL) learning model on students' critical thinking skills in the subject of science and natural sciences of Class V SDN 004 Samarinda Ilir in the 2024/2025 academic year. This type of research uses a quantitative method with an experimental research type. The design used is Quasi Experimental with the Nonequivalent Control Group Design model. The study population consisted of all class V students of SDN 004 Samarinda Ilir, with a sample size of 56 people divided into control classes and experimental classes. The instruments used included 16 multiple-choice questions as test instruments, as well as documentation of learning activities as non-test instruments. The data analysis techniques applied include normality test, homogeneity test, and hypothesis test with Independent Sample t-test, because the research data is normally distributed and homogeneous, and N-Gain Test. The results of the hypothesis test research using the Independent Sample t-test showed a Sig. (2-tailed) value of 0.000 for the experimental and control classes. Based on the Independent Sample t-test decision-making criteria, if the Sig. (2-tailed) value <0.05 then H0 is rejected and H1 is accepted, so there is an influence of the Contextual Teaching and Learning (CTL) learning model on students' critical thinking skills in the science subject of class V SDN 004 Samarinda Ilir in the 2024/2025 academic year. The increase in critical thinking skills in the experimental group was 0.36 and was included in the moderate category.
Peningkatan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Materi Keragaman Budaya Menggunakan Media Baamboozle pada Siswa Kelas IV di Sekolah Dasar Wahyuni Agustin; Iksam Iksam; Rosita Putri Rahmi Haerani; Mustamiroh Mustamiroh
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i3.1780

Abstract

Rendahnya nilai yang diperoleh siswa kelas IV SDN 008 Sungai Kunjang dalam pelajaran Pendidikan Pancasila dikarenakan minimnya pemanfaatan media pembelajaran yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menilai seberapa efektif penggunaan media Baamboozle dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran Pendidikan Pancasila khususnya materi keragaman budaya. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Pengumpulan data melalui observasi, tes dan dokumentasi. Indikator keberhasilan ditunjukkan dari peningkatan hasil tes formatif pada setiap akhir pertemuan. Teknik analisis data menggunakan rata-rata, persentase dan grafik. Penelitian dilakukan dalam dua siklus, dimana setiap siklus terdiri dari empat tahap: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata siswa dari 66,80 pada kondisi awal menjadi 74,46 di siklus pertama, dengan peningkatan hasil belajar sebesar 11,47% dan tingkat ketuntasan sebesar 71,43%. Pada siklus kedua, rata-rata nilai meningkat menjadi 82,14, dengan peningkatan hasil belajar sebesar 22,96% dan tingkat ketuntasan mencapai 85,71%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan media Baamboozle secara signifikan efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran Pendidikan Pancasila khususnya materi keragaman budaya.