Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Branding Buzzer: Implementasi dan Implikasi pada Hubungan Masyarakat Pemerintahan Maulidatur Rohmah; Niken Febrina Ernungtyas
Inter Komunika Vol 4, No 2 (2019): Inter Komunika: Jurnal Komunikasi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Inter Studi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33376/ik.v4i2.374

Abstract

Digitalisasi mengubah pola komunikasi perilaku individu atau kelompok/organisasi dalam semua aspek, tidak terkecuali di bidang hubungan masyarakat. Perkembangan internet telah memicu perubahan pada strategi humas pemerintah dari konvensional ke arah digital, salah satunya melalui pemanfaatan buzzer. Buzzer menjadi salah satu fenomena yang muncul dan sekarang ini penggunaannya di organisasi pemerintah cenderung meningkat. Prinsipnya mirip dengan konsep electronik word of mouth. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode literature review. Penulis melakukan pencarian literatur melalui google scholar dengan menggunakan kata kunci buzzer, buzzer di organisasi pemerintah, corporate branding, dan digital public relations. Literatur yang digunakan adalah hasil publikasi dalam 20 tahun terakhir ini. Peneliti melakukan analisis dengan membagi pembahasan menjadi beberapa subtopic yaitu teori dan konsep buzzer, praktek dan mekanisme kerja buzzer, digital public relations, konsep branding buzzer, fenomena buzzer di Indonesia, dan pemanfaatan buzzer pada organisasi pemerintah. Hasilnya menunjukkan bahwa pada awalnya, buzzer digunakan sebagai strategi promosi, namun sekarang secara luas digunakan sebagai strategi untuk memenangkan kandidat politik tertentu. Humas pemerintah menggunakan buzzer supaya programnya mendapat perhatian dari publik dengan membuatnya menjadi trending topic di media sosial. Humas pemerintah juga menggunakan buzzer internal dari pegawainya sendiri, meskipun efek viralnya tidak signifikan. Buzzer yang digunakan untuk membangun citra dan reputasi organisasi inilah yang dinamakan dengan konsep branding buzzer. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi baru untuk memperkaya konsep pemanfaatan buzzer dalam suatu organisasi.
Televisi dan Remaja: Implikasi Televisi pada Interaksi Sosial, Pembelajaran dan Politik Remaja Nur Kumalasari; Niken Febrina Ernungtyas
KOMUNIDA : Media Komunikasi dan Dakwah Vol 10 No 01 (2020): Komunida: Media Komunikasi dan Dakwah
Publisher : Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (736.454 KB) | DOI: 10.35905/komunida.v10i01.1207

Abstract

This study examines the effects of television in adolescents, where television involves teens in their daily lives. The purpose of this study is to describe the effect of television and explain what influences television's influence on adolescents in Vocational High Schools. This type of research used in this research is descriptive quantitative, where the research method used in this study uses numerical based data and determines the population and sample. which is done by giving questions or an online questionnaire (questionnaire) to teenagers at SMK Ghama Caraka. Population criteria studied were adolescents aged 15-17 years. Respondents were asked as many as 30 people and taken using purposive sampling, namely the determination of sample techniques with certain considerations or with certain characteristics used with the questionnaire. Analysis of the data used in this research is to use descriptive statistics. This research data management uses SPSS 24 for windows to help analyze statistical data. And the results of this study prove that there is an influence of television on adolescents in SMK Ghama Caraka in social interaction, learning and politics in adolescents. Keywords: adolescents; effects; television
e-Wom Jamu pada Konsumen Milenials (Studi Eksplanatif Brand Image dan Purchase Intention pada Produk Jamu Indoherbal) Gatot Sugih Budiono; Niken Febrina Ernungtyas; Guntur Freddy Prisanto; Irwansyah Irwansyah; Anindita Lintangdesi Afriani
Jurnal Nomosleca Vol 6, No 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Universitas Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/nomosleca.v6i2.4024

Abstract

Marketing of products and services is becoming faster with the support of internet technology. This is realized by the company of Asraza Indoherbal, one of the Indonesian herbal medicine producers that conduct online marketing through social media Facebook and also websites. This company has realized the importance of creating a brand image and online marketing that can increase the buying interest of potential consumers. This study aims to analyze the effect of E-WOM on Brand Image of Asraza Indoherbal, the effect of E-WOM on Purchase Intention Asraza Indoherbal, and the influence of Brand Image Asraza Indoherbal on Millennial generation Purchase Intention. This research was conducted using a survey aimed at 100 respondents of the millennial generation scattered in several cities in Indonesia. The results revealed that there was an influence of e-WOM on brand image, there was no effect of e-WOM on purchase intention, and there was an effect of brand image on purchase intention. Keywords: e-WOM, Brand Image, Purchase Intention, Social Media, Millennial    
KOMUNIKASI POLITIK RASA ALA JOKOWI DALAM MERESPON POLITIK SENTIMEN Afriadi Afriadi; Guntur Freddy Prisanto; Niken Febrina Ernungtyas; Irwansyah Irwansyah; Anindita Lintangdesi Afriani
WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Volume 18, No. 2 December 2019
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/wacana.v18i2.928

Abstract

Politik sentimen dieksploitasi secara massif oleh kelompok Populisme Islam dalam menyerang Presiden Joko Widodo. Isu-isu yang dipergunakan seperti Jokowi anti-Islam, antek-asing, pro-PKI, diskriminalisasi ulama dan sebagainya diharapkan bisa menciptakan kebencian kepada Presiden Jokowi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pandangan Jokowi terhadap politik sentimen tersebut dan bagaimana dia meresponnya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif. Hasil penelitian menemukan bahwa Presiden Jokowi secara personal tidak terganggu secara psikologis oleh politik sentimen tersebut, tetapi dia memandang sebagai isu yang perlu direspon karena politik sentimen berimplikasi negatif terhadap keharmonisan hidup berbangsa dan bernegara. Jokowi lebih fokus menggunakan pendekatan komunikasi politik RASA dalam merespon politik sentimen yang menurutnya juga adalah permainan rasa. Adapun politik komunikasi rasa yang dilakukan bertumpu pada kekuatan personal yang meliputi friendly, santun, dan merakyat.