Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Prosiding University Research Colloquium

Kajian Sosiologis Dampak Nikah Siri terhadap Status Sosial Pihak Perempuan dan Anak Di Kabupaten Magelang Kanthi Pamungkas Sari; Tri Wahyuni
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.702 KB)

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui dampak nikah siriterhadap status sosial bagi pihak perempuan, dan untuk mengetahuidampak nikah siri terhadap status sosial bagi pihak anak di KabupatenMagelang.Penelitian ini menggunakan paradigma penelitian naturalisik, yaitumemahami fenomena dampak nikah siri secara utuh apa adanya, danmenjadikan manusia sebagai instrumen (human instrumen). Metodepenelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Dalam penelitiankualitatif aspek proses lebih ditekankan dari pada sekedar hasil.Subyek dalam penelitian diambil secara purposive yatu pelaku nikahsiri, tokoh masyarakat, dan tokoh agama di Kecamatan Mertoyudandan Kecamatan Secang. Teknik pengumpulan data yang digunakanyaitu observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Sedangkanteknik analisis data dilakukan secara interaktif dan berlangsungsecara terus menerus sampai data jenuh. Aktivitas dalam menganalisisdata adalah reduksi data, display data dan konklusi.Hasil penelitian yang diperoleh: 1) dampak nikah siri terhadap statussosial pihak perempuan, adalah: menyangkut opini publik di anggapsebagai isteri tidak resmi, sehingga dapat mengakibatkan tekananbatin bagi pelaku; jika terjadi kekerasan baik fisik maupun psikhisdalam rumah tangga tidak bisa memperoleh perlindungan hukum.Secara yuridis status suami tidak dapat dituntut atas kewajiban dantanggungjawabnya; tidak berhak memperoleh harta gono gini bilaterjadi perpisahan atau perceraian; tidak berhak atas hak nafkah danhak warisan jika suami meninggal dunia. 2) dampak terhadap statussosial anak yang dilahirkan dari nikah siri adalah tidak dapatmenuntut secara legal terkait hak nafkah, hak pendidikan, hakperwalian maupun hak waris. Untuk mengurus akta kelahirandibutuhkan surat nikah, sementara surat nikah tidak pernah dibuat.Status anak yang dilahirkan dari nikah siri dianggap sebagai anaktidak diakui oleh negara. Konsekuensinya, anak hanya mempunyaihubungan perdata dengan Ibu. Pada akta kelahiran, statusnyadianggap sebagai anak ibu, sehingga hanya dicantumkan nama ibutanpa nama ayah.
Manajemen Rekrutmen Profesional Guru Jenjang Pendidikan Dasar Muhammadiyah Kabupaten Magelang Kanthi Pamungkas Sari; M Mujahidun
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.323 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: a) Mengkaji kebutuhan guru yang riil sesuai kondisi obyektif masing-masing Dikdas Muhammadiyah se Kabupaten Magelang; b) Mengetahui efektifitas strategi rekrutmen guru yang diterapkan pada jenjang Pendidikan Dasar Muhammadiyah Kabupaten Magelang; c) Menghasilkan kajian manajemen rekrutmen profesional guru jenjang Dikdas Muhammadiyah Kabupaten Magelang; Penelitian ini merupakan penelitian kebijakan dengan meggunakan data-data kualitatif dan kuantitatif. Kekhasan penelitian kebijakan adalah keharusan merumuskan rekomendasi bagi pemecahan masalah fundamental terhadap pengambil keputusan yaitu pemecahan yang memiliki peluang besar untuk diimplementasi bagi kepentingan publik. Populasi dalam penelitian ini adalah guru-guru di pendidikan dasar SD dan MI Muhammadiyah di Kabupaten Magelang sebanyak 504. Jumlah sampel sebanyak 6%. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive cluster random sampling. Cluster yang dijadikan dasar adalah 6% dari guru SD Muhammadiyah dan 6% dari MI Muhammadiyah. Sedangkan subyek dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah/ Madrasah, pejabat struktural Majlis Dikdasmen PDM Kabupaten Magelang. Teknik pengumpulan data yang digunakan observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data dilakukan secara interaktif dan berlangsung secara terus menerus sampai data jenuh. Aktivitas dalam menganalisis data adalah reduksi data, display data dan konklusi. Hasil penelitian yang diperoleh: 1) jumlah guru SD/MI Muhammadiyah sebanyak 504 orang. Jadi rata-rata satu lembaga pendidikan sudah memiliki guru 7 atau 8 orang. Namun apabila tinjau dari aspek substansinya guru kelas (kompeten menguasai 5 mata pelajaran) yang linear baru mencapai 18%. Sedangkan untuk mata pelajaran penjaskes masih diampu oleh guru yang tidak linear; 2) meski Majlis Dikdas sudah memiliki standar rekrutmen guru, namun dalam pelaksanaannya masih bervariatif. Kategori variannya adalah: a) pengumuman–menyampaikan lamaran–seleksi– diterima (17%); b) pengumuman–menyampaikan lamaran–diterima (37%); c) Menyampaikan lamaran –diterima (10%); d) diterima dengan tanpa menyampaikan lamaran (33%) dan lainnya (3%). Karena inputan rekrutmen guru bervariasi maka kinerja profesi mereka sebagai gurupun mengalami kondisi yang berbeda-beda pula; 3) manajemen rekrutmen profesional guru jenjang Pendidikan Dasar Muhammadiyah Kabupaten Magelang belum terlaksana sebagaimana yang diharapkan. Sinerginas antara PCM, Komite Sekolah dan Sekolah perlu ditingkatkan agar implementasi standar rekrutmen guru profesional dapat terlaksana secara optimal.
Kajian Sosiologis Dampak Nikah Siri terhadap Status Sosial Pihak Perempuan dan Anak Di Kabupaten Magelang Sari, Kanthi Pamungkas; Wahyuni, Tri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui dampak nikah siriterhadap status sosial bagi pihak perempuan, dan untuk mengetahuidampak nikah siri terhadap status sosial bagi pihak anak di KabupatenMagelang.Penelitian ini menggunakan paradigma penelitian naturalisik, yaitumemahami fenomena dampak nikah siri secara utuh apa adanya, danmenjadikan manusia sebagai instrumen (human instrumen). Metodepenelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Dalam penelitiankualitatif aspek proses lebih ditekankan dari pada sekedar hasil.Subyek dalam penelitian diambil secara purposive yatu pelaku nikahsiri, tokoh masyarakat, dan tokoh agama di Kecamatan Mertoyudandan Kecamatan Secang. Teknik pengumpulan data yang digunakanyaitu observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Sedangkanteknik analisis data dilakukan secara interaktif dan berlangsungsecara terus menerus sampai data jenuh. Aktivitas dalam menganalisisdata adalah reduksi data, display data dan konklusi.Hasil penelitian yang diperoleh: 1) dampak nikah siri terhadap statussosial pihak perempuan, adalah: menyangkut opini publik di anggapsebagai isteri tidak resmi, sehingga dapat mengakibatkan tekananbatin bagi pelaku; jika terjadi kekerasan baik fisik maupun psikhisdalam rumah tangga tidak bisa memperoleh perlindungan hukum.Secara yuridis status suami tidak dapat dituntut atas kewajiban dantanggungjawabnya; tidak berhak memperoleh harta gono gini bilaterjadi perpisahan atau perceraian; tidak berhak atas hak nafkah danhak warisan jika suami meninggal dunia. 2) dampak terhadap statussosial anak yang dilahirkan dari nikah siri adalah tidak dapatmenuntut secara legal terkait hak nafkah, hak pendidikan, hakperwalian maupun hak waris. Untuk mengurus akta kelahirandibutuhkan surat nikah, sementara surat nikah tidak pernah dibuat.Status anak yang dilahirkan dari nikah siri dianggap sebagai anaktidak diakui oleh negara. Konsekuensinya, anak hanya mempunyaihubungan perdata dengan Ibu. Pada akta kelahiran, statusnyadianggap sebagai anak ibu, sehingga hanya dicantumkan nama ibutanpa nama ayah.
Manajemen Rekrutmen Profesional Guru Jenjang Pendidikan Dasar Muhammadiyah Kabupaten Magelang Sari, Kanthi Pamungkas; Mujahidun, M
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: a) Mengkaji kebutuhan guru yang riil sesuai kondisi obyektif masing-masing Dikdas Muhammadiyah se Kabupaten Magelang; b) Mengetahui efektifitas strategi rekrutmen guru yang diterapkan pada jenjang Pendidikan Dasar Muhammadiyah Kabupaten Magelang; c) Menghasilkan kajian manajemen rekrutmen profesional guru jenjang Dikdas Muhammadiyah Kabupaten Magelang; Penelitian ini merupakan penelitian kebijakan dengan meggunakan data-data kualitatif dan kuantitatif. Kekhasan penelitian kebijakan adalah keharusan merumuskan rekomendasi bagi pemecahan masalah fundamental terhadap pengambil keputusan yaitu pemecahan yang memiliki peluang besar untuk diimplementasi bagi kepentingan publik. Populasi dalam penelitian ini adalah guru-guru di pendidikan dasar SD dan MI Muhammadiyah di Kabupaten Magelang sebanyak 504. Jumlah sampel sebanyak 6%. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive cluster random sampling. Cluster yang dijadikan dasar adalah 6% dari guru SD Muhammadiyah dan 6% dari MI Muhammadiyah. Sedangkan subyek dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah/ Madrasah, pejabat struktural Majlis Dikdasmen PDM Kabupaten Magelang. Teknik pengumpulan data yang digunakan observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data dilakukan secara interaktif dan berlangsung secara terus menerus sampai data jenuh. Aktivitas dalam menganalisis data adalah reduksi data, display data dan konklusi. Hasil penelitian yang diperoleh: 1) jumlah guru SD/MI Muhammadiyah sebanyak 504 orang. Jadi rata-rata satu lembaga pendidikan sudah memiliki guru 7 atau 8 orang. Namun apabila tinjau dari aspek substansinya guru kelas (kompeten menguasai 5 mata pelajaran) yang linear baru mencapai 18%. Sedangkan untuk mata pelajaran penjaskes masih diampu oleh guru yang tidak linear; 2) meski Majlis Dikdas sudah memiliki standar rekrutmen guru, namun dalam pelaksanaannya masih bervariatif. Kategori variannya adalah: a) pengumuman–menyampaikan lamaran–seleksi– diterima (17%); b) pengumuman–menyampaikan lamaran–diterima (37%); c) Menyampaikan lamaran –diterima (10%); d) diterima dengan tanpa menyampaikan lamaran (33%) dan lainnya (3%). Karena inputan rekrutmen guru bervariasi maka kinerja profesi mereka sebagai gurupun mengalami kondisi yang berbeda-beda pula; 3) manajemen rekrutmen profesional guru jenjang Pendidikan Dasar Muhammadiyah Kabupaten Magelang belum terlaksana sebagaimana yang diharapkan. Sinerginas antara PCM, Komite Sekolah dan Sekolah perlu ditingkatkan agar implementasi standar rekrutmen guru profesional dapat terlaksana secara optimal.