Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PENGARUH VARIASI RASIO DIVINILBENZENA TERHADAP STRUKTUR SILANG DAN KETAHANAN AUS PADA CAMPURAN KARET SIR-3L Adiansyah; Hotromasari Dabukke; Salomo Sijabat; Heribertus Salman Jei Laia; Wina Arni Lahagu; Sixnawan Suharthaman Nazara
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 7 No. 1 (2025): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/tekesnos.v7i1.6264

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh variasi rasio divinilbenzena (DVB) terhadap struktur silang (crosslink density) dan ketahanan aus pada campuran karet Standar Indonesia (SIR-3L). DVB digunakan sebagai ko-agen dalam proses vulkanisasi dengan sistem inisiasi menggunakan dikumil peroksida. Variasi rasio DVB yang digunakan adalah 0 phr, 1 phr, 2 phr, 3 phr, dan 4 phr. Seluruh sampel diuji menggunakan uji ketahanan aus (Abrasion Test), uji kekuatan tarik, kekerasan, dan pengukuran densitas ikatan silang menggunakan metode pelarutan (swelling test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan DVB secara signifikan meningkatkan densitas ikatan silang, yang berdampak pada peningkatan kekerasan dan ketahanan aus. Namun, peningkatan DVB di atas 3 phr menunjukkan kecenderungan penurunan sifat mekanik karena pembentukan struktur jaringan yang terlalu kaku. Dengan demikian, rasio DVB optimum ditemukan pada 2–3 phr, yang memberikan keseimbangan antara fleksibilitas dan ketahanan aus. Penelitian ini memberikan wawasan penting dalam pengembangan formulasi karet dengan ketahanan aus tinggi untuk aplikasi industri.
SOSIALISASI PENINGKATAN PEMAHAMAN PROTEKSI RADIASI BAGI TENAGA KESEHATAN DALAM PENGGUNAAN ALAT RADIOLOGI DIAGNOSTIK Dabukke, Hotromasari; Adiansyah; Salomo Sijabat; Berkat Panjaitan; Jekki Artafik Manik; Elva Dewsita
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 7 No. 1 (2026): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jam.v7i1.6887

Abstract

Latarbelakang: Penggunaan radiasi pengion pada layanan radiologi diagnostik berperan penting dalam mendiagnosis kondisi medis pasien. Paparan radiasi oleh pasien harus dioptimalisasi karena memiliki risiko apabila prosedur keselamatan tidak diterapkan secara optimal. Identifikasi awal di sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan menunjukkan bahwa pemahaman tenaga kesehatan mengenai prinsip ALARA (As Low As Reasonably Achievable), pemanfaatan alat pelindung diri (APD), serta prosedur pemantauan dosis radiasi masih perlu ditingkatkan. Tujuan : Program pengabdian kepada masyarakat ini dirancang untuk memperkuat pemahaman serta meningkatkan kesadaran tenaga kesehatan terhadap praktik proteksi radiasi dalam pengoperasian peralatan radiologi diagnostik. Metode: Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui metode edukasi interaktif, pelatihan praktik penggunaan alat pelindung diri dan dosimeter, serta pengukuran peningkatan pengetahuan melalui evaluasi sebelum dan sesudah pelatihan. Melalui kegiatan ini diharapkan terjadi peningkatan kompetensi peserta dalam menerapkan prinsip justifikasi, optimisasi, dan pembatasan dosis, sekaligus mendorong terbentuknya budaya keselamatan radiasi di lingkungan fasilitas pelayanan kesehatan.Hasil: Berdasarkan hasil evaluasi melalui pre-test dan post-test, terjadi peningkatan pemahaman peserta yang cukup signifikan setelah mengikuti kegiatan. Rata-rata nilai pre-test yang sebelumnya berada pada kategori sedang mengalami kenaikan pada hasil post-test hingga mencapai kategori baik. Kesimpulan: Meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan dalam menerapkan prinsip proteksi radiasi sesuai standar yang berlaku, sehingga dapat meminimalkan risiko paparan radiasi dan meningkatkan keselamatan pasien serta pekerja radiasi.
ANALISA PEMELIHARAAN KOREKTIF PADA ALAT PATIENT MONITOR DI RUMAH SAKIT UNIVERSITAS SUMATERA UTARA Dody Wahyudi; Hotromasari Dabukke; Salomo Sijabat
JURNAL MUTIARA ELEKTROMEDIK Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Mutiara Elektromedik
Publisher : Prodi Teknik Elektromedik Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/elektromedik.v8i1.5305

Abstract

Patient monitor is a tool that functions to monitor the physiological condition of patients. Where the monitoring process is carried out in real-time. The purpose of this analysis is to find out how this corrective maintenance is carried out starting from the beginning to the end of the process. With this research, the author will get valid data about patient monitor tools, this research is also carried out in accordance with the rules of the law so that no violations will be created. The reason for using this patient monitor is so that things do not happen that can make the patient's condition worse and also medical technicians can find out the patient's condition in real time, in other words this patient monitor tool is made to assess the current condition of the patient and evaluate the influence of the patient's intervention. This monitoring tool can measure vital signs in patients, such as temperature, blood pressure, respiration, pulse rate which are displayed directly on the patient monitor screen itself in real time Corrective maintenance analysis on this patient monitor is equipped with a calibration tool that can help carry out this activity.
ANALISA UJI FUNGSI ALAT HBA1C Mhd. Aldi Primasyukra; Gerry Vernando Velderick Hasibuan; Harold Situmorang; Salomo Sijabat
JURNAL MUTIARA ELEKTROMEDIK Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Mutiara Elektromedik
Publisher : Prodi Teknik Elektromedik Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: HbA1c terbentuk ketika gula darah (glukosa) berikatan dengan hemoglobin (protein dalam sel darah merah). Ikatan ini sangat kuat sehingga HbA1c dapat bertahan di dalam sel darah merah hingga 3 bulan. Jumlah HbA1c yang pembentukan HbA1c dipengaruhi langsung oleh kadar gula darah. Oleh karena itu, hasil pemeriksaan HbA1c dapat memberikan gambaran yang akurat mengenai rata-rata kadar gula darah dalam kurun waktu sekitar tiga bulan. Ketepatan alat uji HbA1c sangat penting untuk memastikan hasil pemeriksaan tersebut dapat diandalkan Tujuan: Uji Fungsi Alat Hba1c Studi Kasus Pada PT. Elsi Seraya Makmur. Metode: Alat uji HbA1c harus memenuhi standar internasional untuk akurasi dan presisi. Standar internasional tersebut adalah standar dari International Federation of Clinical Chemistry and Laboratory Medicine (IFCC) dan National Glycohemoglobin Standardization Program (NGSP). Hasil : Uji fungsi alat HbA1c bertujuan untuk mengevaluasi kinerja alat dalam hal ketepatan hasil (akurasi) dan ketelitian hasil (presisi) dibandingkan dengan nilai referensi yang telah ditetapkan. Simpulan : Uji fungsi alat HbA1c dilakukan secara berkala untuk memantau kinerja alat dan memastikan bahwa hasil pemeriksaan yang dihasilkan tetap akurat dan dapat dipercaya.