Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pengaruh Bahan Karet Ban Bekas/Karet Alam (Hevea Brasiliensis) dan Polypropilena dalam Matriks Termoplastik Adiansyah, Adiansyah; Hotromasari Dabukke; Salomo Sijabat; Berkat Panjaitan; Alfonso Butarbutar; Agusniat Zendrato; Ahmad Rizki Ananda Hasibuan
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Research has been carried out on the influence of used tire rubber/natural rubber (Hevea Brasiliensis) and polypropylene in thermoplastic matrices. Natural rubber has clay properties, and is difficult to mix with other materials without a thermal process. This research was carried out using a heat process to speed up the mixing process. The aim of this research is to determine the effect of used tire rubber/natural rubber (Hevea Brasiliensis) and polypropylene in thermoplastic matrices. This research was carried out using varying concentrations of 25; 30; and 35 parts per hundred rubber (phr), while the initiator used is benzoyl peroxide as the initiator with variations of 0; 1.5; 1.9; 2.3 and 2.7. The research results concluded that the higher the phr, the lower the viscosity of the rubber compound, but the physical properties were not affected.
PENGARUH VARIASI RASIO DIVINILBENZENA TERHADAP STRUKTUR SILANG DAN KETAHANAN AUS PADA CAMPURAN KARET SIR-3L Adiansyah; Hotromasari Dabukke; Salomo Sijabat; Heribertus Salman Jei Laia; Wina Arni Lahagu; Sixnawan Suharthaman Nazara
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 7 No. 1 (2025): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/tekesnos.v7i1.6264

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh variasi rasio divinilbenzena (DVB) terhadap struktur silang (crosslink density) dan ketahanan aus pada campuran karet Standar Indonesia (SIR-3L). DVB digunakan sebagai ko-agen dalam proses vulkanisasi dengan sistem inisiasi menggunakan dikumil peroksida. Variasi rasio DVB yang digunakan adalah 0 phr, 1 phr, 2 phr, 3 phr, dan 4 phr. Seluruh sampel diuji menggunakan uji ketahanan aus (Abrasion Test), uji kekuatan tarik, kekerasan, dan pengukuran densitas ikatan silang menggunakan metode pelarutan (swelling test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan DVB secara signifikan meningkatkan densitas ikatan silang, yang berdampak pada peningkatan kekerasan dan ketahanan aus. Namun, peningkatan DVB di atas 3 phr menunjukkan kecenderungan penurunan sifat mekanik karena pembentukan struktur jaringan yang terlalu kaku. Dengan demikian, rasio DVB optimum ditemukan pada 2–3 phr, yang memberikan keseimbangan antara fleksibilitas dan ketahanan aus. Penelitian ini memberikan wawasan penting dalam pengembangan formulasi karet dengan ketahanan aus tinggi untuk aplikasi industri.
SOSIALISASI PENINGKATAN PEMAHAMAN PROTEKSI RADIASI BAGI TENAGA KESEHATAN DALAM PENGGUNAAN ALAT RADIOLOGI DIAGNOSTIK Dabukke, Hotromasari; Adiansyah; Salomo Sijabat; Berkat Panjaitan; Jekki Artafik Manik; Elva Dewsita
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 7 No. 1 (2026): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jam.v7i1.6887

Abstract

Latarbelakang: Penggunaan radiasi pengion pada layanan radiologi diagnostik berperan penting dalam mendiagnosis kondisi medis pasien. Paparan radiasi oleh pasien harus dioptimalisasi karena memiliki risiko apabila prosedur keselamatan tidak diterapkan secara optimal. Identifikasi awal di sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan menunjukkan bahwa pemahaman tenaga kesehatan mengenai prinsip ALARA (As Low As Reasonably Achievable), pemanfaatan alat pelindung diri (APD), serta prosedur pemantauan dosis radiasi masih perlu ditingkatkan. Tujuan : Program pengabdian kepada masyarakat ini dirancang untuk memperkuat pemahaman serta meningkatkan kesadaran tenaga kesehatan terhadap praktik proteksi radiasi dalam pengoperasian peralatan radiologi diagnostik. Metode: Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui metode edukasi interaktif, pelatihan praktik penggunaan alat pelindung diri dan dosimeter, serta pengukuran peningkatan pengetahuan melalui evaluasi sebelum dan sesudah pelatihan. Melalui kegiatan ini diharapkan terjadi peningkatan kompetensi peserta dalam menerapkan prinsip justifikasi, optimisasi, dan pembatasan dosis, sekaligus mendorong terbentuknya budaya keselamatan radiasi di lingkungan fasilitas pelayanan kesehatan.Hasil: Berdasarkan hasil evaluasi melalui pre-test dan post-test, terjadi peningkatan pemahaman peserta yang cukup signifikan setelah mengikuti kegiatan. Rata-rata nilai pre-test yang sebelumnya berada pada kategori sedang mengalami kenaikan pada hasil post-test hingga mencapai kategori baik. Kesimpulan: Meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan dalam menerapkan prinsip proteksi radiasi sesuai standar yang berlaku, sehingga dapat meminimalkan risiko paparan radiasi dan meningkatkan keselamatan pasien serta pekerja radiasi.