Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH OBAT ANTI TUBERKULOSIS TERHADAP PASIEN MULTIDRUG RESISTANT TUBERCULOSIS (MDR-TB) Yeni Vera; Sulaiman Sulaiman; Maryaningsih Maryaningsih; Trisno Susilo; Lagut Sutandra
Jurnal Online Keperawatan Indonesia Vol 4 No 1 (2021): Jurnal Online Keperawatan Indonesia
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/keperawatan.v4i1.2047

Abstract

Latar Belakang: Efek samping obat merupakan pertimbangan klinis yang penting bagi pasien Multidrug Resistant Tuberculosis (MDR-TB), hal ini dikarenakan durasi pengobatan yang lama dan penggunaan beberapa obat secara bersamaan. Efek samping yang umum dari obat Pyrazinamide (PZA) adalah hepatotoksisitas dan pemblokiran sekresi asam urat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian obat PZA terhadap pasien MDR-TB. Metode: Penelitian ini merupakan uji Quasi eksperimental yang dilakukan di poliklinik MDR-TB RSUP. Haji Adam Malik Medan terhadap 25 pasien MDR-TB yang mempunyai hasil GeneXpert MTB/RIF positif, data hasil pemeriksaan serum transaminase dan kadar asam urat diambil dari rekam medik periode Februari sampai dengan Juni. Hasil: Distribusi karakteristik pasien MDR-TB terbanyak adalah jenis kelamin laki-laki (80%) dan wanita (20%) dengan rata-rata usia 21- 60 tahun (56%), dan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara pemberian obat PZA dengan serum transaminase dan kadar asam urat pada pasien MDR-TB. Kesimpulan: Hasil pemeriksaan serum transaminase dan kadar asam urat pada pasien MDR-TB memperlihatkan adanya peningkatan serum transaminase dan kadar asam urat jika dibandingkan sebelum mendapatkan PZA dengan setelah 4 minggu dan 8 minggu mendapatkan PZA, namun tidak terdapat hubungan yang bermakna antara pemberian obat PZA dengan serum transaminase dan kadar asam urat pada pasien MDR-TB.
PENGARUH OBAT ANTI TUBERKULOSIS TERHADAP PASIEN MULTIDRUG RESISTANT TUBERCULOSIS (MDR-TB) Yeni Vera; Sulaiman Sulaiman; Maryaningsih Maryaningsih; Trisno Susilo; Lagut Sutandra
Jurnal Online Keperawatan Indonesia Vol 4 No 1 (2021): Jurnal Online Keperawatan Indonesia
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/keperawatan.v4i1.2047

Abstract

Latar Belakang: Efek samping obat merupakan pertimbangan klinis yang penting bagi pasien Multidrug Resistant Tuberculosis (MDR-TB), hal ini dikarenakan durasi pengobatan yang lama dan penggunaan beberapa obat secara bersamaan. Efek samping yang umum dari obat Pyrazinamide (PZA) adalah hepatotoksisitas dan pemblokiran sekresi asam urat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian obat PZA terhadap pasien MDR-TB. Metode: Penelitian ini merupakan uji Quasi eksperimental yang dilakukan di poliklinik MDR-TB RSUP. Haji Adam Malik Medan terhadap 25 pasien MDR-TB yang mempunyai hasil GeneXpert MTB/RIF positif, data hasil pemeriksaan serum transaminase dan kadar asam urat diambil dari rekam medik periode Februari sampai dengan Juni. Hasil: Distribusi karakteristik pasien MDR-TB terbanyak adalah jenis kelamin laki-laki (80%) dan wanita (20%) dengan rata-rata usia 21- 60 tahun (56%), dan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara pemberian obat PZA dengan serum transaminase dan kadar asam urat pada pasien MDR-TB. Kesimpulan: Hasil pemeriksaan serum transaminase dan kadar asam urat pada pasien MDR-TB memperlihatkan adanya peningkatan serum transaminase dan kadar asam urat jika dibandingkan sebelum mendapatkan PZA dengan setelah 4 minggu dan 8 minggu mendapatkan PZA, namun tidak terdapat hubungan yang bermakna antara pemberian obat PZA dengan serum transaminase dan kadar asam urat pada pasien MDR-TB.
Promosi Kesehatan melalui Teh Herbal sebagai Minuman Kesehatan di Desa Talago Sariak, Pariaman, Sumatera Barat Rafita Yuniarti; Elmi Sariani Hasibuan; Yufri Aldi; Syofyan Syofyan; Yuliawati Yuliawati; Minda Sari Lubis; Zulmai Rani; Haris Munandar Nasution; Sulaiman Sulaiman; Arifna Luthfianida
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 10 No 1 (2026): JANUARI - JULI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v10i1.7505

Abstract

Kota Pariaman merupakan wilayah pemekaran dari Kabupaten Padang Pariaman, memiliki kawasan pesisir yang terbentang dengan potensi pariwisata yang bernilai tinggi. Potensi ini memungkinkan polusi udara, asap rokok, serta makanan siap saji yang berpengawet dan berpewarna sintetis ikut andil dalam memengaruhi kesehatan. Dampak yang ditimbulkan adalah munculnya radikal bebas yang merupakan pemicu terjadinya berbagai penyakit. Oleh karena itu, kita dituntut untuk dapat melawan dampak buruk dari radikal bebas tersebut agar terhindar dari penyakit. Dampak buruk bisa dilawan dengan senyawa antioksidan. Senyawa ini dapat diperoleh dari tumbuhan yang ada di sekitar kita, melalui senyawa metabolit sekunder yang terdapat dalam tumbuhan tersebut. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pengetahuan/edukasi berupa informasi tentang tumbuhan obat yang dapat dimanfaatkan sebagai antioksidan alami dan cara mengolahnya hingga memberikan khasiat sesuai yang diharapkan. Kegiatan dilakukan dengan cara memberikan penyuluhan dan berinteraksi langsung dengan masyarakat. Hasilnya ditunjukkan dengan antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatan dan meningkatnya pengetahuan masyarakat tentang tumbuhan yang dapat digunakan sebagai minuman kesehatan dan cara pengolahannya menjadi teh herbal.