Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Signifikansi Paradigma Pendidikan Kritis dalam Dunia Posrealitas Gianto, Gianto
Nadwa: Jurnal Pendidikan Islam Vol 6, No 2 (2012): Signifikansi Pendidikan Profetis
Publisher : FITK UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/nw.2012.6.2.588

Abstract

New world as a result of the development of science and technology mutakhir makes sign no longer reflect reality. Representation is no longer associated with the truth. The new world was built by various forms of distortion of reality, free game mark, meaning irregularities and artificiality meaning. The new world was built by many reality distortions, the free sign game, the deviation and appear-ance of meaning. A new reality world draws a metamorphosis which is got by human, from what mentioned as a reality condition, turn to post-reality. The post-reality will not effect at all to human if the critical awareness of human is kept on. Yet, if the critical awareness of human has been eroded, the human has artificial awareness. Actually, the post-reality is not a threat for human’s life if the critical awareness is kept on. Yet, if the critical awareness of human is erod-ed, human will be pressed and dominated by post-reality world.AbstrakDunia baru akibat dari perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi mutakhir menjadikan tanda tidak lagi merefleksikan realitas. Representasi tidak lagi berkaitan dengan kebenaran. Dunia baru itu dibangun oleh berbagai bentuk dis-torsi realitas, permainan bebas tanda, penyimpangan makna dan kesemuan mak-na. Dunia realitas baru tersebut melukiskan sebuah metamorfosis yang dialami oleh manusia, dari apa yang disebut sebagai kondisi realitas, ke arah apa yang disebut sebagai kondisi posrealitas (post-reality). Realitas dunia posrealitas ter-sebut tidak akan berdampak apa-apa terhadap manusia jika fakultas kesadaran kritis manusia tetap terjaga, akan tetapi jika fakultas kritis manusia telah terde-gradasi maka yang akan terjadi adalah manusia yang berkesadaran artifisial. Sebenarnya posrealitas bukanlah sebuah ancaman bagi kehidupan manusia se-jauh fakultas kritis manusia masih terjaga dengan baik, akan tetapi jika fakultas kritis manusia telah terdegradasi maka yang terjadi adalah manusia yang tertin-das dan terdominasi oleh dunia posrealitas.
Signifikansi Paradigma Pendidikan Kritis dalam Dunia Posrealitas Gianto Gianto
Nadwa: Jurnal Pendidikan Islam Vol 6, No 2 (2012): Signifikansi Pendidikan Profetis
Publisher : FITK UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/nw.2012.6.2.588

Abstract

New world as a result of the development of science and technology mutakhir makes sign no longer reflect reality. Representation is no longer associated with the truth. The new world was built by various forms of distortion of reality, free game mark, meaning irregularities and artificiality meaning. The new world was built by many reality distortions, the free sign game, the deviation and appear-ance of meaning. A new reality world draws a metamorphosis which is got by human, from what mentioned as a reality condition, turn to post-reality. The post-reality will not effect at all to human if the critical awareness of human is kept on. Yet, if the critical awareness of human has been eroded, the human has artificial awareness. Actually, the post-reality is not a threat for human’s life if the critical awareness is kept on. Yet, if the critical awareness of human is erod-ed, human will be pressed and dominated by post-reality world.AbstrakDunia baru akibat dari perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi mutakhir menjadikan tanda tidak lagi merefleksikan realitas. Representasi tidak lagi berkaitan dengan kebenaran. Dunia baru itu dibangun oleh berbagai bentuk dis-torsi realitas, permainan bebas tanda, penyimpangan makna dan kesemuan mak-na. Dunia realitas baru tersebut melukiskan sebuah metamorfosis yang dialami oleh manusia, dari apa yang disebut sebagai kondisi realitas, ke arah apa yang disebut sebagai kondisi posrealitas (post-reality). Realitas dunia posrealitas ter-sebut tidak akan berdampak apa-apa terhadap manusia jika fakultas kesadaran kritis manusia tetap terjaga, akan tetapi jika fakultas kritis manusia telah terde-gradasi maka yang akan terjadi adalah manusia yang berkesadaran artifisial. Sebenarnya posrealitas bukanlah sebuah ancaman bagi kehidupan manusia se-jauh fakultas kritis manusia masih terjaga dengan baik, akan tetapi jika fakultas kritis manusia telah terdegradasi maka yang terjadi adalah manusia yang tertin-das dan terdominasi oleh dunia posrealitas.
Peran Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Prestasi Non-Akademik di Madrasah Ibtidaiyah Ma’arif Nahdlatul Ulama 003 Samarinda Ahmad Hikami; Etty Nurbayani; Gianto Gianto
Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo Vol 2 No 1 (2021): Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo, 2(1), Februari 2021
Publisher : UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (651.569 KB) | DOI: 10.21093/jtikborneo.v2i1.3205

Abstract

Kepala sekolah sebagai orang yang paling bertanggung jawab atas kelancaran dan keberhasilan di sekolah yang mempunyai kewenangan untuk mengelola dan mengembangkan berbagai bidang di sekolah salah satunya peningkatan prestasi non akademik. Peran kepala sekolah sangat dibutuhkan dalam rangka membantu siswa dalam meraih prestasi di bidang non akademik. Peran kepala sekolah bertujuan meningkatkan kualitas para pembina kegiatan non akademik sehingga dalam pelaksanaan kegiatan non akademik bisa lebih terarah dan lebih mudah dalam merealisasikan tugas-tugasnya agar pelaksanaan tersebut bisa menjadi lebih efektif dan efesien. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian Field Research. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah berperan sebagai educator, manajer, dan motivator. Sebagai manajer, kepala sekolah membantu membiayai keperluan dari kegiatan ekstrakurikuler termasuk saat mengikuti lomba. Sebagai edukator, kepala sekolah meningkatkan kualitas guru melalui pembinaan Kursus Mahir Dasar (KMD). Sebagai motivator, kepala sekolah mengapresiasi guru atau Pembina dengan memberikan honor tambahan dan reward bagi siswa.
Upaya Kepala Sekolah dalam Peningkatan Profesionalisme Guru di Madrasah Gianto Gianto
Southeast Asian Journal of Islamic Education Vol 1 No 1 (2018): Southeast Asian Journal of Islamic Education, December 2018
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.641 KB) | DOI: 10.21093/sajie.v1i1.1264

Abstract

Dalam upaya Madrasah At-Tarbiyah untuk mendidik siswanya menjadi manusia yang mulia tidak bisa dilepaskan dari peranan guru. Dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sebagai tenaga pendidik, guru dituntut sedapat mungkin bertindak sebagai agen pembelajaran yang profesional. Sejalan dengan berbagai tuntutan yang dialamatkan bagi setiap guru, maka keberadaannya sangat diharapkan memberikan pembelajaran didasarkan pada kompetensi yang harus dimiliki. Adapun komptensi tersebut meliputi kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial dan kompetensi professional. Disinilah pentingnya sosok pemimpin selaku penanggung jawab pengelolaan administrasi dan teknis pembelajaran yang diharapkan mampu bertindak menumbuh kembangkan kompetensi guru lewat pemberdayaan kompetensi guru melalui bentuk penghargaan seperti pemberian kesempatan sertifikasi guru, pendidikan dan latihan profesi, penyediaan sarana pendukung pembelajaran, pemerataan jam pembelajaran, pemberian insentif berdasarkan tugas dan tanggung jawabnya serta pemenuhan jaminan kenyamanan dan keamanan dalam menjalankan tugas pembelajarannya. Permasalahan yang akan diteliti adalah upaya kepala sekolah dalam peningkatan profesionalisme guru Madrasah At-Tarbiyah Kabupaten Kutai Kertanegara.Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Fokus penelitian ini adalah upaya kepala sekolah dalam peningkatan profesionalisme guru Madrasah Ibtida’iyah At-Tarbiyah Kutai Kertanegara. Sumber data adalah kepala sekolah dan guru Madrasah Ibtida’iyah At-Tarbiyah Kutai Kertanegara yang jumlahnya 7 orang yang terdiri dari 1 orang kepala Sekolah, Wakasek 1 orang dan guru 5 orang. Dari penelitian yang dilakukan di Madrasah At-Tarbiyah Kabupaten Kutai Kertanegara upaya kepala sekolah dalam meningkatkan profesionalisme guru di MI At-Tarbiyah diantaranya Kelompok Kerja Guru (KKG), kegiatan Diklat (pelatihan), penataran serta lokakarya dan kuliah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.Dari hasil penelitian tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa proses pendidikan dan pengajaran sudah berjalan dengan baik yang mana sesuai dengan program yang telah ditetapkan kepala madrasah.
Pengaruh Pembelajaran Jarak Jauh Terhadap Hasil Belajar Matematika Pada Siswa Kelas V Di Madrasah Ibtidaiyah Al-Muna Samarinda Gianto Gianto; Eni Kasmiyati
Borneo Journal of Science and Mathematics Education Vol 2 No 1 (2022): Borneo Journal of Science and Mathematics Education, Februari 2022
Publisher : Borneo Journal of Science and Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.518 KB) | DOI: 10.21093/bjsme.v2i1.5117

Abstract

Pelaksanaan pembelajaran jarak jauh yang dilakukan di Madrasah Ibtidaiyah Al-Muna Samarinda dengan pemberian tugas mingguan dan berkomunikasi melalui WhatsApp. Kemudian kondisi hasil belajar matematika yang kurang maksimal ketikan dites langsung oleh guru dan saat pembelajaran jarak jauh dilakukan rata-rata nilai siswa di atas KKM. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pembelajaran jarak jauh terhadap hasil belajar matematika pada siswa kelas V di Madrasah Ibtidaiyah Al-Muna Samarinda. Jenis penelitian kuantitatif Pre-experimental Designs dengan bentuk One-Group Pretest-Postest Designs. Seluruh siswa di Madrasah Ibtidaiyah Al-Muna Samarinda yang berjumlah 266 siswa sebagai populasi dari penelitian ini.Sampel dalam penelitian ini sebanyak 22 siswa dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan observasi, tes, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data penelitian dengan menggunakan uji t (Paired Sampel t test) yang terlebih dahulu diuji normalitas dan homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh hasil belajar siswa dilihat dari nilai mean pre-test sebesar 65,23 dan nilai mean post-test sebesar 87,86 untuk hasil belajar matematika materi sifat-sifat bangun ruang. Kemudian dibuktikan berdasarkan analisis menggunanakan uji t (Paired Sampel t test), diperoleh data (2-tailed) 0,000 < 0,05, artinya terdapat pengaruh pembelajaran jarak jauh terhadap hasil belajar matematika pada siswa kelas V di Madrasah Ibtidaiyah Al-Muna Samarinda
Manajemen Kurikulum Berbasis Entrepreneurship dan Tauhid di Taman Kanak-kanak (TK) Khalifah Gianto Gianto; Sunanik Sunanik
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 9 No 2 (2022): Juni
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/modeling.v9i2.1596

Abstract

Penelitian ini dilatar-belakangi bahwa TK Khalifah termasuk sekolah Franchise jadi tidak seperti sekolah TK umumnya. Jika ingin membuka TK Khalifah maka harus mempunyai dana karena kurikulum didapat dari pusat. TK Khalifah Balikpapan adalah cabang ke 28 se-Indonesia, banyak orangtua yang memilih TK Khalifah karena menginginkan anak-anaknya menjadi pengusaha muslim yang sejati seperti Rasulullah. Manajemen Kurikulum berbasis Entrepreneurship dan tauhid di TK Khalifah berjalan dengan baik terlihat dari adanya perencaaan, pelaksanaan dan evaluasinya berjalan dengan baik, terlihat setiap tahun muridnya bertambah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Manajemen kurikulum berbasis Entrepreneurship dan tauhid di TK Khalifah di Balikpapan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Pendekatan penelitian mengunakan pendekatan kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini ada 2 yaitu data primer dan data sekunder. Sumber data yang utama dalam penelitian ini adalah guru, siswa, dan kepala sekolah. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini mengunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang terkumpul melalui tiga teknik tersebut kemudian diperiksa keabsahannya dengan pengecekan kreadibilitas. Pelaksanaan kreadibilitas data mengunakan teknik trigulasi. Teknik analisis data yang digunakan mengunakan model Miles dan Huberman dengan tahapan pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data dan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, bahwa manajemen kurikulum berbasis Entrepreneurship dan tauhid di TK Khalifah di Balikpapan dimulai dari 1) Perencanaan kurikulum berbasis entrepreneurship dan Tauhid di TK Khalifah Balipapan meliputi Prota, Prosem, RPPM dan RPPH. Kurikulum yang dipakai di TK Khalifah adalah gabungan antara kurikulum pusat dan kurikulum diknas. 2) Kurikulum berbasis entrepreneurship dan Tauhid di TK Khalifah Balipapan pada tahap Pelaksanaan kegiatan pembelajaran disesuaikan dengan RPPM dan RPPH mulai dari kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan penutup. Dalam pelaksanaannya dilakukan pengembangan kurikulum sesuai materi yang akan disampaikan serta sesuai dengan keadaan lingkungan sekolah. 3) Kurikulum berbasis entrepreneurship dan Tauhid di TK Khalifah Balipapan pada tahap evaluasi pembelajaran kepala sekolah melaksanakan supervisi berupa monitoring terhadap pelaksanaan proses pembelajaran dilakukan pada setiap kegiatan belajar mengajar berlangsung. Dalam proses pelaksanaan evaluasi guru memberikan nilai kepada siswa secara murni tanpa adanya penambahan dan dilaporkan kepada orang tua siswa berupa raport dan buku penghubung harian.
Problematika Pembelajaran Daring pada Masa Pandemi Covid-19 di Madrasah Ibtidayah Ma’arif Nahdatul Ulama 003 Samarinda Saipul Hadi; Gianto Gianto; Wahdania Wahdania
Borneo Journal of Primary Education Vol 2 No 1 (2022): Borneo Journal of Primary Education, 2(1), Februari 2022
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.092 KB) | DOI: 10.21093/bjpe.v2i1.5112

Abstract

Pembelajaran daring memiliki problem atau masalah tersendiri yang kerap dirasakan oleh murid, orang tua dan guru. Sepanjang pandemi ini MI Ma’arif NU 003 Samarinda tarutama di kelas V telah melaksanakan pembelajaran daring, sehingga pada penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pembelajaran daring pada masa pandemi covid-19, problematika yang muncul dalam pembelajaran daring pada masa pandemi covid-19, dan untuk mengetahui solusi yang ditempuh untuk menyelesaikan permasalahan pembelajaran daring pada masa pandemi covid-19 kelas V di MI Ma’arif NU 003 Samarinda. Penelitian ini menggunakan jenis kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh dengan wawancara peserta didik, orang tua, dan guru. Observasi pembelajaran melalui whatsapp group/Google Classroom, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk mengecek keabsahan data digunakan uji credibility dengan meningkatkan ketekunan dan menggunakan bahan refrensi. Berdasarkan penelitian telah diketahui pelaksanaan pembelajaran daring di MI Ma’arif NU 003 Samarinda dilakukan melalui whatsapp group dan google classroom. Penyampaian materi pelajaran diberikan melalui video pembelajaran, dan dilanjutkan dengan pemberian tugas harian yang dikumpulkan dengan cara difoto dan dikirimkan ke google classroom. Problematika yang terjadi selama pembelajaran daring untuk peserta didik adalah kurangnya semangat belajar, kesulitan memahami materi pelajaran dan kurangnya motivasi belajar. Sedangkan untuk orang tua adalah kesulitan memahami teknologi dan kesulitan membagi waktu untuk mendampingi peserta didik belajar dan kurangnya sarana dan prasarana. Kemudian untuk guru adalah masalah kompetensi guru, keterbatasan guru mengontrol peserta didik secara langsung dan kesulitan memberikan penilaian murni. Solusi untuk mengatasi problematika pembelajaran daring diantaranya adalah menumbuhkan self regulating, menyiapkan materi yang mudah, kerjasama antara orang tua dan guru dalam meningkatkan motivasi belajar, mendampingi peserta didik belajar, mengatasi kurangnya sarana dan prasarana orang tua, mengontrol proses belajar daring peserta didik, memberikan sosialisasi kepada orang tua mengenai IT, guru mengikuti pelatihan atau seminar mengenai ilmu TIK, dan melakukan kunjungan ke rumah peserta didik. Kata Kunci: Problematika, Pembelajaran, Daring
Strategi Penerapan Disiplin dan Etos Kerja Siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) dalam Membentuk Generasi Z Islami Gianto, Gianto; Sunanik, Sunanik
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 10 No 3 (2023): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v10i3.2135

Abstract

Penelitian ini dilatar-belakangi bahwa nilai-nilai agama yang dahulu kental ditanamkan dalam lingkungan keluarga dan masyarakat sudah mulai tergerus arus globalisasi. Di tengah masalah krisis moral bangsa yang hari ini terjadi, dan ketika pendidikan umum sudah tidak lagi memadai untuk dapat memenuhi tuntutan perbaikan karakter dan moral bangsa, pendidikan agama Islam yang justru seharusnya menjadi ujung tombak dalam pembentukan karakter Generasi Z menuju generasi Islami pada masa depan. Kesadaran pemangku kebijakan dan pengelola Madrasah Aliyah (kepala sekolah, guru dan karyawan) untuk membentuk karakter Generasi Z menuju generasi Islam modern menjadi sangat penting. Generasi Islam modern menurut pandangan peneliti adalah generasi yang menguasai teknologi informasi dan agama sekaligus. Ketika ilmu pengetahuan berperan dalam pengembangan teknologi secara empiris (hard skill) Generasi Z, maka ilmu agama berperan dalam pengembangan kualitas kemanusiaan (soft skill) Generasi Z. Jika hal ini terjadi, maka cita-cita untuk mencetak Generasi Z yang Islami sudah tercapai. Generasi Z yang mahir dalam teknologi sekaligus Generasi Z yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Sementara tugas Madrasah Aliyah sebagai ujung tombak pembentukan karakter Generasi Z Islami telah sukses dilaksanakan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Pendekatan penelitian mengunakan pendekatan kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini ada 2 yaitu data primer dan data sekunder. Sumber data yang utama dalam penelitian ini adalah guru, siswa, dan kepala sekolah. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini mengunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang terkumpul melalui tiga teknik tersebut kemudian diperiksa keabsahannya dengan pengecekan kreadibilitas. Pelaksanaan kreadibilitas data mengunakan teknik trianggulasi. Teknik analisis data yang digunakan mengunakan model Miles dan Huberman dengan tahapan pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data dan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, bahwa strategi penerapan disiplin dan etos kerja siswa dalam membentuk generasi z yang Islami di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Paser yaitu melalui penerapan tata tertib dan percontohan guru, sedangkan untuk etos kerja siswa adalah memiliki orientasi kemasa depan, sanggup kerja keras serta menghargai waktu, bertanggung jawab, hemat dan sederhana, tekun dan ulet dan berkompetensi secara jujur dan sehat.
Peran Guru PAK Dalam Memberi Pemahaman Yang Benar Tentang Penggunaan Media Sosial Dan Penerapannya Di SMK Negeri 1 Ngabang Mau, Marthen; Sander, Relly; Gianto, Gianto; Keluanan, Yane Henderina
Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Vol. 3 No. 1: Mei 2024
Publisher : PT. Bangun Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56854/pak.v3i1.328

Abstract

Some students at SMK Negeri 1 Ngabang, when the Covid-19 pandemic hit the world, students were required to study from home, so the opportunity was misused in using social media. The mistake in using social media is posting oneself via TikTok, dressing inappropriately, smoking, and other impolite actions. The aim of this research is to provide students with a correct understanding of how to use social media responsibly. The research methodology used is qualitative research using observation, interview and literature data collection techniques. The results found are that if PAK teachers concentrate more on providing a correct understanding of the use of social media, then students will become more responsible in using social media, both for business purposes, education, and getting and conveying information online. Conclusion: students at SMK Negeri 1 Ngabang have realized that using social media correctly will bring great benefits to all parties, including those who faithfully use social media in various applications.
AKTUALISASI PELAJAR PANCASILA SEBAGAI PROFIL KEBUTUHAN PESERTA DIDIK SMA LABORATORIUM UM DI ERA DIGITAL Lintang Ciptaningrum; Meidi Saputra; Gianto, Gianto
Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan Vol. 5 No. 3 (2024): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3783/causa.v5i3.4151

Abstract

Era digital telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, yang menuntut penyesuaian metode pembelajaran dan penguatan karakter peserta didik. Aktualisasi profil Pelajar Pancasila menjadi solusi strategis untuk membentuk siswa yang tidak hanya kompeten dalam aspek akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Artikel ini membahas bagaimana SMA Laboratorium UM mengimplementasikan profil Pelajar Pancasila dalam proses pendidikan di era digital. Melalui pendekatan yang komprehensif, mulai dari penguatan nilai spiritual dan moral, pengembangan kemampuan berpikir kritis dan kreatif, pembelajaran kolaboratif dan gotong royong, hingga pemanfaatan teknologi dalam pendidikan, diharapkan tercipta peserta didik yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, kreatif, mandiri, dan berwawasan global. Dengan demikian, SMA Laboratorium UM dapat menjadi model pendidikan yang mampu menghasilkan lulusan yang siap menghadapi tantangan global tanpa kehilangan identitas kebangsaan.