Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PENGEMBANGAN INSTRUMEN TES HIGHER ORDER THINKING SKILL DENGAN REAL WORLD PROBLEM BERBASIS KEARIFAN LOKAL NGADA PADA MATA PELAJARAN IPA SMP KELAS VII Lidwina Marista Ule; Maria Yuliana Kua; Dek Ngurah Laba Laksana; Josep Marsianus Rewo
Jurnal Citra Pendidikan Vol 1 No 4 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (693.793 KB) | DOI: 10.38048/jcp.v1i4.334

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kevalidan instrumen tes higher order thinking skill dengan real world problem berbasis kearifan lokal Ngada pada mata pelajaran IPA SMP kelas VII. Instrumen tes yang dihasilkan mencakup materi interaksi makhluk hidup dengan lingkungan. Instrumen tes tersebut dikembangkan dengan mengadopsi tujuh tahap pengembangan menurut Sugiyono yaitu tahap; 1) melihat masalah, 2) mengumpulkan informasi, 3) mendesain produk, 4) memvalidasi desain, 5) merevisi desain, 6) uji coba produk dan, 7) merevisi produk yang diuji cobakan. Hasil penelitian menunjukan uji kevalidan instrumen tes oleh ahli materi dikategorikan valid dengan presentase kevalidannya 72%, uji kevalidan oleh ahli evaluasi pembelajaran dikategorikan sangat valid dengan presentase kevalidannya 90% dan, 3) uji kevalidan oleh ahli bahasa dikategorikan valid dengan presentase kevalidannya 80%. Tingkat kevalidan pada instrumen tes didukung juga dengan perolehan tingkat reliabilitas, tingkat daya beda dan tingkat kesukaran pada instrumen tes yang dikembangkan berada pada kategori baik. Dengan demikian instrumen tes higher order thinking skill dengan real world problem berbasis kearifan lokal Ngada pada mata pelajaran IPA SMP kelas VII dikatakan valid.
PENGEMBANGAN ALAT PERMAINAN EDUKATIF PUZZLE JAM UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK USIA DINI DI TKK ST. ALBERTUS MAGNUS SARASEDU KECAMATAN GOLEWA MARIA ANISTA NGAO; ELISABETH TANTIANA NGURA; JOSEP MARSIANUS REWO
Jurnal Citra Pendidikan Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.129 KB) | DOI: 10.38048/jcp.v2i2.691

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kelayakan media puzzle jam pada aspek kemampuan kognitif AUD di Tkk St. Albertus Magnus Sarasedu di Kecamatan Golewa. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) yang dikembangkan oleh Reiser dan Mollenda. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan angket. Analisis data menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian pengembangan dideskripsikan dalam langkah-langkah sistematis pengembangan media pembelajaran puzzle jam yakni: 1) Analysis; (a) analisis kurikulum; (b) analisis kebutuhan peserta didik; (c) analisis kompetensi. 2) Design; (a) perancangan desain produk; (b) penyusunan materi; (c) penyusunan instrument. 3) Development; (a) pengembangan produk; (b) validasi ahli; (c) revisi ahli 4) Implementation; (a) uji kelayakan para ahli; (b) uji kelayakan pengguna media 5) Evaluation dari kriteria kelayakan seluruh ahli dan kelayakan dari uji perorangan serta kelompok kecil. Kelayakan media pembelajaran puzzle jam adalah. 1) review ahli materi memperoleh skor 90 (sangat valid); 2) review ahli media memperoleh skor 97,14 (sangat valid); 3) review ahli desain memperoleh skor 86 (sangat valid); 4) uji coba kelayakan perorangan memperoleh skor 83,33 (valid). 5) uji coba kelayakan kelompok kecil memperoleh skor 96,67 (sangat valid). Dapat disimpulkan bahwa melalui uji coba yang telah dilakukan oleh ahli dan anak sebagai pengguna produk maka alat permainan edukatif puzzle jam dinyatakan layak untuk digunakan dalam pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak usia dini.
PENDAMPINGAN PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN IPA BERBASIS PRODUK LOKAL RUMAH TANGGA BAGI SISWA SMP Maria Yuliana Kua; Fransiskus Xaverius Dolo; Afrianus Gelu; Josep Marsianus Rewo; Gervarsia Virjinlia Anita Dhena; Theresia Mogi
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 4 No. 2 (2024): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2024
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v4i2.3877

Abstract

Telah dilakukan identifikasi masalah pada beberapa SMP di kabupaten Ngada terkait dengan pelaksanaan pembelajaran IPA. Permasalahan yang teridentifikasi yaitu masih minimn ya penggunaan media dalam pembelajaran IPA di sekolah serta kesulitan guru dalam memperoleh media tersebut. Berdasarkan uraian identifikasi di atas, dilakukan upaya pemecahan masalah melalui pendampingan penggunaan media pembelajaran IPA berbasis produk lokal rumah tangga. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman pembelajaran yang lebih berarti dan kontekstual bagi siswa. Selain itu, untuk meningkatkan kreativitas siswa dalam menggunakan media pembelajaran yang tersedia di sekitar mereka yang dapat ditemukan dengan mudah. Mitra kegiatan ini yaitu guru dan siswa SMP di kabupaten Ngada yaitu SMPN 1 Bajawa, SMPN 2 Bajawa, SMP Soegijapranata Mataloko, SMPN 1 Golewa, SMPN 4 Golewa, dan SMP Citra Bakti. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini berupa pendampingan dengan tahapan 1) Persiapan, 2) Pengembangan materi pembelajaran, 3) Pengenalan dan demonstrasi langsung, 4) Proyek kolaboratif, dan 5) Evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata skor pretest sebesar 65 persen menjadi 82 persen pada posttest, dengan peningkatan sebesar 17 persen . Angket kepuasan yang diberikan kepada siswa dan guru menunjukkan bahwa 91persen siswa merasa lebih tertarik mempelajari IPA, dan 95 persen guru merasa terbantu dengan metode pembelajaran ini. Program ini diharapkan dapat menjadi model pembelajaran kontekstual yang dapat diterapkan di sekolah lain untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPA.
PENDAPINGAN MODEL LATIHAN DRILL SERVIS TENIS MEJA SISWA SMPSK REGINA PACIS BAJAWA Maria Ermelinda Bela; Josep Marsianus Rewo
Jurnal Riset Pendidikan Multidisiplin dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2026): Februari-Maret
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrppm.v1i5.187

Abstract

Service skill is one of the fundamental techniques that plays an important role in table tennis performance. However, the service ability of junior high school students is still not optimal, indicating the need for an effective and structured training approach. This study aimed to analyze the effectiveness of mentoring through a drill training model in improving table tennis service skills of students at SMPSK Regina Pacis Bajawa. The study employed a descriptive quantitative approach with a training mentoring design. The research subjects were students who participated in table tennis learning or training activities. The mentoring program was implemented through structured and repetitive service drills accompanied by direct guidance and feedback. Data were collected using service skill tests, observations, and documentation, and then analyzed descriptively. The results showed an improvement in students’ table tennis service skills after the implementation of the drill-based mentoring model, particularly in terms of technical execution, service accuracy, and consistency. In addition, students demonstrated increased motivation and self-confidence during the training process. Therefore, mentoring through a drill training model is effective as a learning strategy to enhance table tennis service skills among junior high school students.
Asesmen Pembelajaran Bola Voli Untuk Meningkatkan Keterampilan Dan Partisipasi Siswa di SDK Kisanata Syrilus Alexandria Pesi; Andreas Umbu Seri; Josep Marsianus Rewo
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Vol. 2 No. 1 (2026): Januari-April
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cermat.v2i1.150

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan asesmen dalam pembelajaran bola voli serta dampaknya terhadap peningkatan keterampilan dasar dan partisipasi siswa di SDK Kisanata. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan asesmen dalam pembelajaran bola voli dapat meningkatkan keterampilan dasar siswa seperti servis bawah, passing bawah, dan passing atas. Selain itu, penerapan asesmen formatif dan sumatif mendorong siswa untuk lebih aktif, percaya diri, dan bekerja sama selama proses pembelajaran. Guru juga mampu memberikan umpan balik yang membangun serta menyesuaikan strategi pembelajaran sesuai kemampuan siswa. Penelitian ini menunjukkan bahwa asesmen bukan hanya alat evaluasi, tetapi juga bagian integral dari proses pembelajaran yang mampu meningkatkan motivasi, partisipasi, dan hasil belajar siswa dalam pendidikan jasmani.
STRATEGI PEMBELAJARAN GERAK MANIPULATIF DALAM MENINGKATKAN KOORDINASI DAN KETANGKASAN PESERTA DIDIK Maria Magdalena Lede; Frumensius Lawe Riwu; Josep Marsianus Rewo
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Vol. 2 No. 1 (2026): Januari-April
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cermat.v2i1.171

Abstract

This study aims to determine the effect of manipulative movement learning strategies on improving the coordination and dexterity of elementary school students in Physical Education, Sports, and Health (PJOK) learning. This study used a quantitative approach with a quasi-experimental method and a one-group pretest–posttest design. The subjects were elementary school students at SDK Regina Pacis who were selected using a purposive sampling technique. Treatment was given through the implementation of manipulative movement learning strategies based on play activities and simple games adapted to the developmental characteristics of elementary school students. The research instruments included a coordination test in the form of a throwing and catching ball test, an agility test in the form of a shuttle run, and observations during the learning process. Data were analyzed using descriptive statistics and a paired t-test with a significance level of 0.05. The results showed an increase in students' coordination and dexterity after the implementation of the manipulative movement learning strategy. The t-test results showed a significant difference between the pretest and posttest scores (p < 0.05). Furthermore, observations indicate that students are more active, enthusiastic, and confident in participating in Physical Education (PJOK) lessons. Therefore, it can be concluded that manipulative movement learning strategies are effective in improving coordination and dexterity in elementary school students and supporting active and meaningful PJOK learning.
IMPLEMENTASI MASSAGE OLAHRAGA UNTUK PEMULIHAN SESUDAH LATIHAN BAGI ATLET FUTSAL SMAS REGINA PACIS BAJAWA Fransiskus Leonard Bela; Yulius Marianus Jawa; Josep Marsianus Rewo
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Vol. 2 No. 1 (2026): Januari-April
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cermat.v2i1.172

Abstract

ABSTRACT This study aims to describe the implementation of sports massage as a post-training recovery method for futsal athletes at SMAS Regina Pacis Bajawa. The study employed a qualitative method with a descriptive approach, involving 15 futsal athletes from grades X and XI and their coach as research subjects. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation. The results indicate that sports massage is applied after training and matches, focusing on the thighs, calves, waist, and back muscles using effleurage, petrissage, friction, vibration, tapotement, and walken techniques for 10–20 minutes per athlete. Athletes responded positively, reporting increased relaxation, reduced muscle soreness, and improved readiness for subsequent training sessions.
PENDAMPINGAN PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN IPA BERBASIS PRODUK LOKAL RUMAH TANGGA BAGI SISWA SMP Maria Yuliana Kua; Fransiskus Xaverius Dolo; Afrianus Gelu; Josep Marsianus Rewo; Gervarsia Virjinlia Anita Dhena; Theresia Mogi
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 4 No. 2 (2024): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2024
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v4i2.3877

Abstract

Telah dilakukan identifikasi masalah pada beberapa SMP di kabupaten Ngada terkait dengan pelaksanaan pembelajaran IPA. Permasalahan yang teridentifikasi yaitu masih minimn ya penggunaan media dalam pembelajaran IPA di sekolah serta kesulitan guru dalam memperoleh media tersebut. Berdasarkan uraian identifikasi di atas, dilakukan upaya pemecahan masalah melalui pendampingan penggunaan media pembelajaran IPA berbasis produk lokal rumah tangga. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman pembelajaran yang lebih berarti dan kontekstual bagi siswa. Selain itu, untuk meningkatkan kreativitas siswa dalam menggunakan media pembelajaran yang tersedia di sekitar mereka yang dapat ditemukan dengan mudah. Mitra kegiatan ini yaitu guru dan siswa SMP di kabupaten Ngada yaitu SMPN 1 Bajawa, SMPN 2 Bajawa, SMP Soegijapranata Mataloko, SMPN 1 Golewa, SMPN 4 Golewa, dan SMP Citra Bakti. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini berupa pendampingan dengan tahapan 1) Persiapan, 2) Pengembangan materi pembelajaran, 3) Pengenalan dan demonstrasi langsung, 4) Proyek kolaboratif, dan 5) Evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata skor pretest sebesar 65 persen menjadi 82 persen pada posttest, dengan peningkatan sebesar 17 persen . Angket kepuasan yang diberikan kepada siswa dan guru menunjukkan bahwa 91persen siswa merasa lebih tertarik mempelajari IPA, dan 95 persen guru merasa terbantu dengan metode pembelajaran ini. Program ini diharapkan dapat menjadi model pembelajaran kontekstual yang dapat diterapkan di sekolah lain untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPA.
Strengthening Active Physical Education Learning Through a PJOK Trofeo Program: a Service-Learning Approach with Pre-Service Teachers at SD Citra Bakti Nikodemus Bate; Bernabas Wani; Josep Marsianus Rewo; Yanuarius Ricardus Natal; Agustina Meo; Yohanes Paulus De Brito Naru
GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/gandrung.v7i1.7577

Abstract

This community service program aimed to enhance active learning and sportsmanship in elementary physical education through the implementation of a structured PJOK Trofeo model supported by pre-service teachers (PLP students). Conducted at SD Citra Bakti, the program adopted a service-learning framework integrating collaborative mentoring among lecturers, pre-service teachers, and school teachers. The intervention was implemented in four stages: needs assessment, collaborative design, structured Trofeo-based activities, and reflective evaluation. Data were collected using observation sheets assessing student participation and sportsmanship indicators, complemented by reflective reports from pre-service teachers. The results demonstrated a significant increase in active participation (from 62% to 85%) and improvements in sportsmanship indicators, including fair play and teamwork. Furthermore, pre-service teachers showed enhanced pedagogical competence in classroom management and active learning facilitation. The novelty of this program lies in reconstructing a competitive format into a pedagogical device that integrates cooperative learning principles and service learning within a community-based partnership. This model provides a replicable framework for character-oriented and experiential physical education practices.