Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Implementasi Kebijakan Penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) (Studi Kasus di Pasar Cikereteg Kecamatan Caringin Kabupaten Bogor) Riska Yuliani; Faisal Tri Ramdani; Denny Hernawan; Neng Virly Apriliyani
KARIMAH TAUHID Vol. 1 No. 5 (2022): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v1i5.7779

Abstract

Penelitian ini membahas tentang penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) Di Pasar Cikereteg Kecamatan Caringin Kabupaten Bogor. Implementasi kebijakan penataan Pedagang Kaki Lima (Studi Kasus Di Pasar Cikereteg Kecamatan Caringin Kabupaten Bogor). Objek yang selalu menjadi salah satu masalah yang sering terjadi di indonesia hal ini terkadang menjadi salah satu masalah yang belum pernah terselesaikan masalahnya mana hal ini membuat masyarakat menjadi terbiasa dengan keadaan jalanan macet. Mengenai implementasi kebijakan pemerintah terkait dengan oenataan dan pemberdayaan pedagang kaki lima pemerintah dengan mempersiapkan lahan untuk para penjualan pedagang kaki lima akan tetapi masih saja pedagang yang melakukan penjualan di pinggir jalan. Penelitian ini khususnya menggunakan metode pendekatan kualitatif, teknik dalam pengumpulan data yang digunakan yakni metode pengamatan lapangan, dokumentasi dan wawancara. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa implementasi kebijakan penataan dan pemberdayaan pedagang kaki lima ini menunjukan bahwa hasil kebijakan dari pemerintah sangat membantu bagi pedagang kaki lima yang khusus dibuatkan akan tetapi masih saja ada beberapa dari para pedagang yang masih berjualan di pinggir jalan dan beberapa faktor yang menjadi penghambat yang membuat pedagang menolak untuk di pindahkan dengan alasan dimana sebagai tempat jualan yang sudah menjadi tempat para pelanggan hal tersebut menyebabkan kemacetan akibat pembeli yang berhenti di tengah jalan untuk membelli keperluan mereka.
JEJARING KEBIJAKAN DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA Novando; E Syahrudin; Afmi Apriliani; Denny Hernawan; Faisal Tri Ramdani
KARIMAH TAUHID Vol. 2 No. 5 (2023): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v2i5.9420

Abstract

Desa wisata di Kabupaten Bogor sudah menjadi tren. Pengelolaan desa wisata di Kabupaten Bogor berjalan dinamis, dibentuk oleh masyarakat, kemudian Disbudpar Kabupaten Bogor memberikan pelatihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kebijakan jejaring dalam pengembangan desa wisata di kabupaten Bogor. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian Studi kepustakaan. Metode pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi dan Studi Kepustakaan. Teknik mengumpulkan data yang digunakan yakni analisis isi. Berdasarkan temuan – temuan yang didapat dari penelitian ini menjelaskan bahwa jejaring kebijakan dalam pengembangan desa wisata di kabupaten Bogor sudah berjalan cukup baik, akan tetapi masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaanya seperti belum menjangkau semua desa yang memiliki potensi.
Makna Selebrasi Gol Sujud Mohammad Salah Melalui Komponen Kognitif (Analisis Kesesuaian Osgood dan Tanneunbaum) Agung Muhamad Budiarsyah; Denny Hernawan; Koesworo Setiawan
KARIMAH TAUHID Vol. 2 No. 4 (2023): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v2i4.9980

Abstract

Mohammad Salah merupakan pemain sepakbola muslim yang selalu melakukan selebrasi sujud setelah mencetak gol. Selebrasi membawa efek positif bagi masyarakat Inggris dan Eropa. Penelitian ini bertujuan mengetahui makna selebrasi gol sujud Mohamad Salah melalui komponen kognitif dalam Teori Kesesuaian Osgood dan Tanneunbaeum. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan obeservasi dan wawancara mendalam terhadap lima mahasiswa Fisipkom Unida dan tiga fans club Liverpool Indonesia. Hasilnya, selebrasi membentuk persepsi yang bersifat mendukung. Makna yang diterima penonton (komunikan) sesuai dengan yang maksud oleh Salah sebagai komunikator. Berdasarkan hal tersebut maka terdapat kesesuaian (asosiatif) antara makna selebrasi gol sujud Mohammad Salah dengan persepsi informan kunci dan pendukung
PENGARUH FAKTOR DISPOSISI DALAM IMPLEMENTASI PERATURAN BUPATI (PERBUP) KABUPATEN BOGOR NOMOR 28 TAHUN 2021 TENTANG PEDOMAN PEMBERIAN HIBAH DAN BANTUAN SOSIAL DALAM PENGELOLAAN DANA HIBAH KOPERASI Della Aprilia; Denny Hernawan; Neng Virly Apriliani
KARIMAH TAUHID Vol. 2 No. 5 (2023): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v2i5.10083

Abstract

Dari jumlah pegawai dinas ataupun tim pelaksanaan dana hibah kurang memadai sehingga timbul permasalahan arahan/intruksi kurang jelas tidak tersampaikan dengan baik kepada pengurus koperasi dan kurangnya sikap responsif kepada pengurus koperasi. Hal ini diduga berkaitan dengan faktor disposisi dalam Implementasi Peraturan Bupati (Perbup) Kabupaten Bogor Nomor 28 Tahun 2021 Tentang Pedoman Pemberian Hibah Dan Bantuan Sosial Dalam Pengelolaan Dana Hibah Koperasi. Teori implementasi kebijakan yang digunakan adalah teori menurut Edward III ada empat dimensi dalam implementasi kebijakan yaitu Komunikasi (Communication), Sumber Daya (Resource), Sikap (Disposition) dan Struktur Birokrasi (Bureaucratic structure) yang digunakan peneliti hanya satu dimensi yaitu Sikap (Disposition). Metode yang digunakan yaitu metode kuantitatif. Analisis yang digunakan yaitu deskritif dengan menggunakan rumus Weight mean score (WMS). Teknik pengambilan sampel yaitu dengan sampling jenuh. Hasil penelitian diperoleh nilai 3,25 dengan katagori “Cukup Baik”, maka penulis memberikan saran menambah jumlah pegawai yang menjadi tim pelaksana agar proses pelaksanaan program dana hibah berjalan secara optimal, dan mengupayakan pelatihan pegawai dinas agar memiliki sikap responsif terhadap pelayanan yang akan mereka berikan.
Strategi Advokasi Kebijakan oleh Dinas Lingkungan Hidup dalam Pengelolaan Sampah di Kota Bogor Rifqi Galan Firdaus; Denny Hernawan; Neng Virly Apriliyani
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah di Kota Bogor masih ditandai oleh rendahnya partisipasi masyarakat, meskipun kebijakan dan program telah dijalankan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara kebijakan dan praktik di lapangan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana strategi advokasi kebijakan yang dilakukan DLH Kota Bogor, bagaimana peran pemangku kepentingan, serta apa saja faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis strategi advokasi kebijakan dalam meningkatkan partisipasi masyarakat. Penelitian ini menggunakan teori strategi advokasi kebijakan Coffman & Beer (2015) dengan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor telah melaksanakan strategi advokasi kebijakan pengelolaan sampah kepada kelompok publik (public), pemengaruh (influencers), dan pengambil keputusan (decision makers) melalui sosialisasi, edukasi lingkungan, kampanye kebersihan, program Bank Sampah, pemanfaatan media digital, serta koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Strategi tersebut telah mampu meningkatkan kesadaran (awareness) dan dukungan (will) sebagian masyarakat terhadap pengelolaan sampah. Namun, perubahan dalam bentuk tindakan nyata (action) masih belum optimal karena rendahnya partisipasi masyarakat, kebiasaan membuang sampah sembarangan, keterbatasan sarana dan prasarana, serta belum maksimalnya kolaborasi dan komunikasi partisipatif. Oleh karena itu, diperlukan penguatan komunikasi partisipatif, peningkatan kolaborasi lintas sektor, penyediaan fasilitas pendukung, serta evaluasi berbasis perubahan perilaku agar pengelolaan sampah di Kota Bogor dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan
Techno-Economic Analysis of Sawdust-Based Trash Cans and Their Contribution to Indonesia’s Green Tourism Policy and the Sustainable Development Goals (SDGs) Afmi Apriliani; Cecep Waahyudin; Faisal Tri Ramdani; Abraham Yazdi Martin; Dede Syahrudin; Denny Hernawan; Euis Salbiah
ASEAN Journal for Science and Engineering in Materials Vol 5, No 1 (2026): AJSEM: Volume 5, Issue 1, March 2026
Publisher : Bumi Publikasi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study investigated the techno-economic feasibility of producing trash cans from sawdust waste to support sustainable waste management and smart tourism infrastructure in Indonesia. With the growing volume of tourist-generated waste and increasing demand for eco-friendly public facilities, this innovation offers a low-cost, circular economy solution. A 20-year financial projection was conducted using indicators such as Net Present Value (NPV), Gross Profit Margin (GPM), Payback Period (PBP), and Return on Investment (ROI). Results indicate strong economic viability, with an initial investment of USD 19,500 and a payback period of just over two years. The model contributes to SDG 11 (Sustainable Cities and Communities) and SDG 12 (Responsible Consumption and Production), and aligns with national policy frameworks such as RIPPARNAS, RPJMN, and Ministerial Regulation No. P.75/MENLHK/2019. This study presents a scalable solution for local governments and tourism authorities to enhance environmental infrastructure while promoting sustainability and community-driven innovation in tourism destinations.This study investigated the techno-economic feasibility of producing trash cans from sawdust waste to support sustainable waste management and smart tourism infrastructure in Indonesia. With the growing volume of tourist-generated waste and increasing demand for eco-friendly public facilities, this innovation offers a low-cost, circular economy solution. A 20-year financial projection was conducted using indicators such as Net Present Value (NPV), Gross Profit Margin (GPM), Payback Period (PBP), and Return on Investment (ROI). Results indicate strong economic viability, with an initial investment of USD 19,500 and a payback period of just over two years. The model contributes to SDG 11 (Sustainable Cities and Communities) and SDG 12 (Responsible Consumption and Production), and aligns with national policy frameworks such as RIPPARNAS, RPJMN, and Ministerial Regulation No. P.75/MENLHK/2019. This study presents a scalable solution for local governments and tourism authorities to enhance environmental infrastructure while promoting sustainability and community-driven innovation in tourism destinations. © 2026 Bumi Publikasi Nusantara
Studi Literatur: Implementasi Kebijakan Program Kartu Prakerja dalam Mengatasi Masalah Pengangguran dan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) Dede Mardiah; Fira Putri Renggani; Nur Santi Paujiah; Lani Mulyawati; Siti Resa Nurjanah; Denny Hernawan; Afmi Apriliani
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 9 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i9.20459

Abstract

Artikel ini membahas implementasi Program Kartu Prakerja sebagai upaya pemerintah Indonesia dalam mengatasi pengangguran dan pemutusan hubungan kerja (PHK), terutama pasca-pandemi COVID-19. Dikenalkan pada Februari 2020, program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan tenaga kerja dan mendorong peserta untuk mengikuti pelatihan yang sesuai dengan persyaratan industri. Meskipun terdapat laporan peningkatan keterampilan di kalangan peserta, tantangan signifikan tetap ada, termasuk kualitas pelatihan yang tidak selalu sesuai harapan dan relevansi keterampilan yang diajarkan. Penelitian ini menganalisis berbagai sumber yang dapat dipercaya menggunakan metodologi tinjauan Pustaka (studi literatur) dan mengevaluasi dampak program terhadap pengangguran. Hasil menunjukkan bahwa meskipun Program Kartu Prakerja memiliki potensi besar dalam meningkatkan keterampilan SDM,  namun efektivitasnya masih terhambat oleh  komunikasi antar organisasi yang kurang optimal dan tujuan kebijakan yang belum sepenuhnya berhasil. Semoga artikel ini dapat memberikan pengetahuan untuk perbaikan kebijakan di masa mendatang.
Evaluasi Kebijakan Pengentasan Kemiskinan: Program Pemerintah Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) Aulia Armelita; Herli Andani; Raudhatul Ashfiya; Reihan Afriyandi; Shifa Nursahwa; Denny Hernawan; Afmi Apriliani
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 9 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i9.20491

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kebijakan pengentasan kemiskinan melalui program Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD). Program ini bertujuan untuk membantu keluarga miskin di desa, menjaga daya beli, dan mengurangi kemiskinan ekstrem. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan analisis terhadap 38 sumber relevan, termasuk artikel ilmiah dan dokumen kebijakan. Hasil menunjukkan bahwa meskipun BLT DD berhasil menurunkan angka kemiskinan serta memberikan kontribusi positif dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi jangka pendek, evaluasi menunjukkan bahwa implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan, seperti ketidakakuratan data penerima dan birokrasi yang lambat, program ini tidak cukup efektif untuk mengatasi akar masalah kemiskinan struktural. Disarankan agar pemerintah melakukan perbaikan dalam pendataan, penyaluran, dan integrasi program dengan upaya pemberdayaan masyarakat, sehingga BLT DD dapat berfungsi sebagai pendorong kemandirian ekonomi jangka panjang bagi masyarakat desa.
Implementasi Kebijakan Kawasan Tertib Lalu Lintas di Kabupaten Bogor Gladys Marsha Brata; Denny Hernawan; Berry Setiawan
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 9 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i9.20672

Abstract

Penelitian ini menggali tingkat pemahaman dan penerimaan masyarakat serta pegawai pada Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 126 Tahun 2021 mengenai tujuan dan dasar kebijakan. Meski beberapa riset terdahulu telah membahas kebijakan publik, masih terdapat ketidakjelasan dalam pemahaman tujuan dan pelaksanaan peraturan tersebut, yang mendorong penelitian ini untuk mengeksplorasi perbandingan persepsi antara pegawai dan masyarakat. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah dengan melakukan survei, di mana data dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada pegawai Dinas Perhubungan (Dishub) dan masyarakat.. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan deskriptif kuantitatif untuk memahami persepsi kedua kelompok terhadap indikator-indikator kinerja kebijakan. Sampel penelitian terdiri dari 97 responden masyarakat dan 24 pegawai Dishub. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor pegawai Dishub adalah 3.71 dengan kriteria baik, sementara masyarakat memiliki rata-rata 3.83, juga termasuk kriteria baik, menunjukkan pemahaman yang memadai terhadap peraturan tersebut. Meski begitu, terdapat batasan dalam indikator kinerja yang perlu diperbaiki di masa mendatang agar keberhasilan implementasi lebih optimal. Kesimpulannya, penelitian ini memberikan catatan penting bagi evaluasi dan perbaikan kebijakan publik yang lebih berkelanjutan.
Implementasi Sistem Informasi Pelayanan Administrasi Terpadu (SIPINTAR) dalam Mewujudkan Human-Centered Governance pada Pelayanan Publikasi Desa Jambuluwuk Kecamatan Ciawi Kabupaten Bogor Meylinda Hasim Pratiwi; Anisa Tri Suntari; Davinda Maharani; Salsa Allysa; Muhammad Haikal Maulana; Faisal Tri Ramdani; Denny Hernawan; Muhammad Rifai Eka Pratama
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 8 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i8.25564

Abstract

Perkembangan teknologi informasi mendorong otoritas desa untuk menciptakan inovasi layanan publik yang lebih efektif, efisien, serta berfokus pada warga. Salah satu contohnya adalah Sistem Informasi Pelayanan Administrasi Terpadu (SIPINTAR) yang dikembangkan oleh Pemerintah Desa Jambuluwuk, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor. Penelitian ini bertujuan menelaah pelaksanaan SIPINTAR dalam mewujudkan Human‑Centered Governance pada layanan publik desa. Metode yang dipakai adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara kepada aparat Desa Jambuluwuk yang terlibat dalam pengelolaan SIPINTAR. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman, meliputi reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Temuan menunjukkan bahwa SIPINTAR dapat meningkatkan mutu layanan administrasi lewat proses yang lebih cepat, mudah, transparan, dan efisien. Inovasi ini didukung oleh Kartu Pelayanan Terpadu (KPT) yang terintegrasi dengan sistem digital serta pengelolaan data kependudukan yang berkelanjutan. SIPINTAR juga mencerminkan prinsip Human‑Centered Governance melalui orientasi pelayanan kepada masyarakat, peningkatan akses layanan, partisipasi warga, dan kolaborasi antar pemangku kepentingan. Meskipun masih menghadapi tantangan berupa rendahnya literasi digital pada sebagian penduduk, SIPINTAR berpotensi menjadi model inovasi layanan publik berbasis digital yang dapat direplikasi di desa‑desa lain.