Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PENGENALAN BAHASA ISYARAT AMERIKA (ASL) DENGAN METODE CNN Milson Feliciano; William Gunawan; Nathaniel Ervin Jahja
Journal of Scientech Research and Development Vol 7 No 2 (2025): JSRD, December 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v7i2.1266

Abstract

Ketidakmampuan berbicara merupakan kecacatan yang menghambat kemampuan seseorang untuk berkomunikasi menggunakan ucapan dan pendengaran. Individu yang terkena kondisi ini sering kali beralih ke bentuk komunikasi alternatif, seperti bahasa isyarat. Meskipun bahasa isyarat semakin umum digunakan pada masa kini, tetap ada tantangan bagi mereka yang tidak mengerti bahasa isyarat untuk berkomunikasi secara efektif dengan pengguna bahasa isyarat. Kemajuan terbaru dalam pembelajaran mendalam dan visi komputer telah menunjukkan kemajuan yang menjanjikan dalam bidang pengenalan gerakan dan isyarat melalui teknik berbasis teknologi-teknologi tersebut. Pengenalan bahasa isyarat memiliki beragam aplikasi, mulai dari meningkatkan komunikasi dengan komunitas tuna-rungu hingga mendukung pengembangan antarmuka pengguna yang inovatif. Dalam penelitian ini, dilakukan pendekatan pengenalan bahasa isyarat ASL menggunakan Jaringan Saraf Konvolusional (CNN) dengan arsitektur yang disesuaikan secara khusus. Metode ini memungkinkan model untuk secara efektif mempelajari fitur-fitur penting dari gambar tangan dan mengklasifikasikannya ke dalam kategori yang sesuai dengan tanda-tanda isyarat ASL. Melalui pendekatan ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan kemampuan teknologi untuk mendukung komunikasi dan interaksi bagi komunitas tuna-rungu. Berdasarkan uji coba penelitian menggunakan model pre-train VGG16 dan Xception, didapatkan hasil akurasi tertinggi oleh model VGG16 dengan persentase 98,9%.
KETIKA MASA DEPAN MENANTI : STUDI TENTANG EFIKASI DIRI MAHASISWA TINGKAT AKHIR DI PULAU JAWA Waruwu, Imelda Enerstine; Gunawan, William
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v6i1.8968

Abstract

The transition to the workforce demands that final-year students possess sufficient self-confidence in career decision-making, given the current high level of economic uncertainty and educated unemployment. This study focuses on mapping the Career Decision-Making Self-Efficacy (CDMSE) levels of final-year students in Java as an indicator of work readiness. Using a descriptive quantitative approach, this study involved 540 respondents selected using a cluster quota sampling technique with a valid and reliable CDMSE Short-Form instrument. The data analysis results indicate that the majority of students fall into the moderate to high self-efficacy category, with goal selection and planning being the most dominant aspects. Conversely, the occupational information gathering dimension was recorded as the lowest aspect, indicating a lack of literacy and in-depth exploration of the job market. It can be concluded that although students generally possess strong self-confidence in planning their future, there is an urgency for educational institutions to provide specific support to improve access to and exploration of career information so that graduates are better prepared to face the realities of the professional world. ABSTRAK Transisi menuju dunia kerja menuntut mahasiswa tingkat akhir memiliki keyakinan diri yang memadai dalam pengambilan keputusan karier, mengingat tingginya tantangan ketidakpastian ekonomi dan angka pengangguran terdidik saat ini. Penelitian ini berfokus untuk memetakan tingkat Career Decision-Making Self-Efficacy (CDMSE) mahasiswa tingkat akhir di Pulau Jawa sebagai indikator kesiapan kerja. Melalui pendekatan kuantitatif deskriptif, penelitian ini melibatkan 540 responden yang dipilih menggunakan teknik cluster quota sampling dengan instrumen CDMSE Short-Form yang valid dan reliabel. Hasil analisis data menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa berada pada kategori efikasi diri sedang hingga tinggi, di mana dimensi pemilihan tujuan (goal selection) dan perencanaan (planning) menjadi aspek yang paling dominan. Sebaliknya, dimensi pengumpulan informasi pekerjaan (occupational information) tercatat sebagai aspek terendah, mengindikasikan masih kurangnya literasi dan eksplorasi mendalam mengenai pasar kerja. Dapat disimpulkan bahwa meskipun secara umum mahasiswa memiliki kepercayaan diri yang kuat dalam merancang masa depan, terdapat urgensi bagi institusi pendidikan untuk memberikan dukungan spesifik pada peningkatan akses dan kemampuan eksplorasi informasi karier agar lulusan lebih siap menghadapi realitas dunia profesional.
Hubungan antara Dukungan Orang Tua dengan Adaptabilitas Karier pada Siswa SMA di Jakarta Glory Angela; William Gunawan
Humanitas (Jurnal Psikologi) Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/humanitas.v5i2.3637

Abstract

This study aimed to investigate the correlation between parental support and career adaptability among highschool students in Jakarta. This study hypothesized that there was a positive correlation between parental support and career adaptability among highschool students in DKI Jakarta. 195 senior high school students aged 15-18 years participated in this study derived from purposive sampling. This study was a quantitative approach used parental support scale and Career Adapt-Ability Scale (CAAS). The data was analyzed with Spearman Correlation. The result showed r= 0,257 (p = 0,001<0,05) which means there was a positive correlation between between parental support and career adaptability among highschool students in DKI Jakarta. Some suggestions through this research are to examine other variables that contribute more, see the contribution between variables and modify the measuring instrument according to the student's circumstances. Keywords: adolescent; career adaptability; parental support
Hubungan antara Kelekatan pada Orang Tua dan Teman Sebaya dengan Komitmen Religius pada Remaja Kristen Yani, Meitty; Gunawan, William
Veritas : Jurnal Teologi dan Pelayanan Vol 24 No 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi SAAT (Southeast Asia Bible Seminary)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36421/veritas.v24i1.778

Abstract

Peran orang tua dan teman sebaya dalam komitmen religius sangat penting. Remaja menghadapi banyak tantangan dalam berbagai tahap perkembangannya. Salah satu tantangan remaja, yaitu pertumbuhan iman dan relasi dengan Tuhan, juga menentukan identitas dan sudut pandangnya dalam hal iman, serta objektif dalam menilai keyakinan religius yang dianutnya. Peran orang tua dan teman sebaya dibutuhkan untuk membantu remaja menentukan komitmen religius. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kelekatan pada orang tua dan kelekatan pada teman sebaya dengan komitmen religius pada remaja Kristen. Penelitian ini melibatkan 310 remaja Kristen berusia 15-21 tahun dengan menggunakan purposive sampling. Perhitungan Spearmen Rank Correlation digunakan untuk menganalisis data dari skala The Religious Commitment Inventory-10 (RCI-10) dan Inventory of Parent and Peer Attachment (IPPA). Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan dan positif antara kelekatan pada ayah, ibu, maupun teman sebaya dengan komitmen religius pada remaja Kristen.