Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pengetahuan perawat terhadap sistem informasi keperawatan dan sistem informasi manajemen rumah sakit: scoping review: Nurses' knowledge on nursing information systems and hospital information systems: A scoping review Sutono; Supriyadi
Cendekia Sehat: Jurnal Penelitian Keperawatan Volume 2 Nomor 1, Mei 2025
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/csjpk.vi.137

Abstract

Latar Belakang: Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) dan sistem informasi keperawatan menjadi teknologi penting dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan. Pengetahuan perawat berperan besar terhadap kesiapan dan keberhasilan implementasi sistem ini. Tujuan: Scoping review ini bertujuan untuk memetakan bukti ilmiah terkait pengetahuan perawat tentang SIK dan SIMRS, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya, serta memberikan arahan untuk pelatihan dan penelitian di masa depan. Metode: Review ini mengikuti kerangka kerja Arksey dan O'Malley, yang disempurnakan oleh Levac et al., dan dilaporkan sesuai panduan PRISMA-ScR. Pencarian literatur dilakukan secara sistematis melalui Google Scholar, DOAJ, dan Garuda untuk publikasi tahun 2015–2025 dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Pendekatan SPIDER digunakan untuk menetapkan kriteria inklusi. Sebanyak lima artikel memenuhi syarat dan dianalisis secara tematik. Hasil: Sebagian besar perawat (54%–62,5%) memiliki tingkat pengetahuan yang baik mengenai SIK/SIMRS. Faktor-faktor yang berkontribusi meliputi latar belakang pendidikan, pengalaman kerja, pelatihan, dan dukungan organisasi. Namun, beberapa studi menunjukkan bahwa pengetahuan saja tidak menjamin Simpulan: Meskipun pengetahuan perawat tergolong baik, keberhasilan implementasi sistem informasi juga memerlukan pelatihan berkelanjutan, kemudahan sistem, dan dukungan institusi. Penelitian di masa depan sebaiknya menggunakan desain longitudinal atau intervensional.
Penyuluhan kesehatan tentang penyakit menular seksual pada remaja di Dukuh Kepuhwetan RT. o7 Wirokerten Banguntapan Bantul Yogyakarta: Health education on sexually transmitted diseases for adolescents in Dukuh Kepuhwetan RT 07 Wirokerten Banguntapan Bantul Yogyakarta Pipin Nurhayati; Supriyadi; Indah Fitrianingrum; Riri Amalia
Cendekia Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1 Nomor 2, November 2024
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/cmjpm.vi.36

Abstract

Latar Belakang: Penyakit Menular Seksual (PMS) merupakan salah satu dari sepuluh penyebab pertama penyakit yang tidak menyenangkan pada dewasa muda laki-laki dan penyebab kedua terbesar pada dewasa muda perempuan di negara berkembang. Kurangnya penyuluhan yang dilakukan oleh pemerintah dan badan-badan kesehatan lainya dan tidak adanya mata pelajaran yang secara khusus yang mengajarkan dan memberikan informasi bagi siswa remaja, juga menjadi salah satu penyebab tingginya angka kejadian penyakit menular seksual di kalangan remaja. Tujuan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang penyakit menular seksual (PMS) pada remaja Kepuhwetan RT.07 Wirokerten Banguntapan Bantul melalui kegiatan penyuluhan kesehatan. Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini berjenis CBR (Community Based Research). Kegiatan ini dilaksanakan di halaman Masjid Kepuhwetan RT 07 pada 16 Maret 2024 dengan melibatkan 33 remaja. Metode yang digunakan meliputi ceramah, sesi tanya jawab, dan pembagian leaflet. Pretest dan posttest dilakukan untuk menilai peningkatan pengetahuan peserta. Hasil: Dalam kegiatan ini remaja antusias mengikuti hal ini dibuktikan adanya peningkatan pengetahuan sebelum dilakukan penyuluhan kesehatan didapatkan skor cukup sebanyak 14 peserta (42%) dan skor pengetahuan setelah dilakukan penyuluhan kesehatan didapatkan skor baik sebanyak 21 peserta (64%), artinya terdapat kenaikan pengetahuan setelah dilakukan penyuluhan kesehatan. Simpulan: Penyuluhan kesehatan terbukti efektif untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang penyakit menular seksual.
Penyuluhan kesehatan tentang penyakit tidak menular (PTM) pada remaja di Dukuh Kepuhwetan RT. 07 Wirokerten Banguntapan Bantul Yogyakarta: Health education on non-communicable diseases for adolescents in Dukuh Kepuhwetan RT 07 Wirokerten Banguntapan Bantul Yogyakarta Supriyadi; Debby Yulianthi Maria; Indah Fitrianingrum; Riri Amalia
Cendekia Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1 Nomor 2, November 2024
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/cmjpm.vi.37

Abstract

Latar Belakang: Peningkatan kasus penyakit tidak menular (PTM) berkaitan dengan perubahan gaya hidup, pertumbuhan populasi, dan peningkatan harapan hidup. Faktor risiko utama meliputi merokok, konsumsi alkohol, pola makan tidak sehat, dan kurangnya aktivitas fisik. Edukasi kepada remaja mengenai penyakit tidak menular sangat penting dilakukan sebagai upaya pencegahan.. Tujuan: Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang penyakit tidak menular melalui edukasi kesehatan. Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini berjenis CBR (Community Based Research). Kegiatan ini dilaksanakan di halaman Masjid Kepuhwetan RT 07 pada Februari 2024 dengan melibatkan 33 remaja. Metode yang digunakan meliputi ceramah, sesi tanya jawab, dan pembagian leaflet. Pretest dan posttest dilakukan untuk menilai peningkatan pengetahuan peserta. Hasil: Sebelum edukasi kesehatan, 55% peserta memiliki pengetahuan cukup tentang PTM, yang meningkat menjadi 60% dengan pengetahuan baik setelahnya. Peserta terdiri dari 14 laki-laki (47%) dan 19 perempuan (57%). Simpulan: Edukasi kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang penyakit tidak menular, dengan metode ceramah, sesi tanya jawab, dan pembagian leaflet yang berhasil diterapkan.
Penggunaan terapi akupresur untuk mengatasi nyeri dismenorea pada remaja di Pondok Pesantren Al-Jauhar Semin Gunungkidul Yogyakarta: The use of acupressure therapy to overcome dysmenorrhea pain in adolescents at the Al-Jauhar Semin Islamic Boarding School, Gunungkidul, Yogyakarta Eka Oktavianto; Endar Timiyatun; Sri Nur Hartiningsih; Supriyadi
Cendekia Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 2 Nomor 2, November 2025
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/cmjpm.vi.362

Abstract

Latar belakang: Dismenorea sangat berdampak pada remaja wanita, karena menyebabkan terganggu aktifitas sehari-hari, semangat menurun hingga sulit konsentrasi pada saat proses belajar sehingga pada akhirnya menyebabkan materi pembelajaran yang disampaikan tidak dapat diterima bahkan terdapat remaja yang memilih untuk tidak masuk sekolah. Permasalahan tersebut perlu untuk diatasi sehingga tidak menyebabkan terganggunya aktivitas remaja terutama aktifitas saat belajar. Salah satu tindakanya adalah dengan mengenalkan terapi nonfarmakologi dengan menggunakan terapi akupresur. Tujuan: Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengajarkan dan mempraktekan tindakan akupresur sebagai terapi komplementer untuk mengatasi nyeri dismenorea pada remaja. Metode: Pengabdian kali ini berjenis CBR (Community Based Research), yang dilakukan dengan melakukan pendidikan kesehatan mengenai akupresur. Kegiatan pengabdian yang dilakukan adalah dengan memberikan penyuluhan dan mempraktekanya secara langsung terapi nonfarmakologi akupresur (metode ceramah, diskusi, demonstrasi & redemonstrasi). Akupresur dilakukan pada titik hegu dan titik SP 6. Masing-masing titik diulang 5 kali. Total durasi akupresur untuk masing-masing titik selama 10 menit. Sasaran kegiatan pengabdian ini adalah remaja yang mengalami dismenorea di Pondok Pesantren Al-Jauhar, Semin, Gunungkidul. Instrumen yang digunakan antara lain: LCD, Soundsistem, dan PPT. Metode evaluasi dengan menggunakan pre dan posttest. Hasil: Hasil evaluasi menunjukan peningkatan kategori pengetahuan dari awalnya mayoritas kategori “kurang” menjadi kategori “baik” selain itu juga saat dipraktekan terjadi penurunan rata-rata skor nyeri dismenorea dari 6,05 menjadi 2,30. Hasil uji komparasi menggunakan uji Wilcoxon didapatkan nilai nilai Asymp. Sig (2-tailed) adalah 0,000 (nilai p < 0,05). Simpulan: Tindakan pengabdian masyarakat berupa edukasi penanganan nyeri dismenorea dengan meggunakan akupresur efektif meningkatkan pengetahuan remaja serta menurunkan nyeri dismenorea pada remaja.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TURNOVER INTENTION PERAWAT DI RUMAH SAKIT Supriyadi; Anna Nur Hikmawati; Tirta Okta Dinanti; Riri Amalia; Tri Kunanti
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 11 No 1 (2025): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v11i1.792

Abstract

Keluarnya perawat dari pekerjaannya (turnover) biasanya di dahului oleh ke inginan untuk pindah yang disebut dengan turnover intention. Keinginan perawat untuk pindah dapat disebabkan oleh motivasi, stress, kepuasan dan beban kerja. Oleh karena itu manajemen harus memperhatikan hal tersebut agar perawat loyal. Karena turnover sangat merugikan organisasi rumah sakit, baik dari segi biaya, sumber daya, maupun efektifitas pemberian asuhan keperawatan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui factor-faktor yang berhubungan dengan turnover intention. Jenis Penelitian deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi perawat sebanyak 59 responden dengan Teknik pengambilan sample yaitu total sampling. Analisa data menggunakan kendall tau dan regresi linier berganda. Hasil uji model anova menunjukkan nilai sig 0.000 (<0.05). Secara simultan ada hubungan antara motivasi, stress, kepuasan dan beban kerja dengan turnover intention.
Hubungan kejadian bullying dengan phobia social pada remaja Kelas XI SMAN 1 Banguntapan Bantul Yogyakarta: The relationship between bullying incidents and social phobia in grade xi adolescents of SMAN 1 Banguntapan Bantul Yogyakarta Janu Sari; Niken Setyaningrum; Eka Oktavianto; Supriyadi
Cendekia Sehat: Jurnal Penelitian Keperawatan Volume 3 Nomor 1, Mei 2026
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/csjpk.vi.114

Abstract

Latar belakang: Bullying merupakan pengalaman yang traumatis bagi remaja, terutama ketika terjadi dalam jangka panjang. Hal ini dapat menyebabkan ketidakberdayaan, keputusasaan, kecemasan sosial dan depresi akibat kurangnya strategi penanggulangannya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kejadian bullying dengan phobia social pada remaja di SMAN 1 Banguntapan, Bantul. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Teknik Analisa yang digunakan adalah uji korelasi Kendall’s Tau. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI SMAN I Banguntapan sebanyak 252 dengan sampel sebanyak 155 siswa yang diambil menggunakan rumus slovin dan proportional sampling. Derajat kemaknaan yang digunakan adalah nilai p<0,05. Hasil: Mayoritas responden mengalami tingkat bullying rendah (51,6%) dan phobia social ringan (47,7%). Hasil uji statistic menunjukan adanya hubungan yang signifikan antara bullying dan phobia social dengan nilai p sebesar 0,001 (p<0,05) dan nilai korelasi r = 0,274, yang menunjukan hubungan positif lemah antara keduanya. Kesimpulan : Terdapat  hubungan positif yang signifikan antara bullying dengan phobia social (nilai p = 0,001/ nilai p< 0,05), semakin tinggi tingkat bullying, semakin tinggi pula kecendrungan seseorang mengalami phobia social.
Pengaruh pendidikan kesehatan dengan media booklet terhadap pengetahuan remaja dalam pencegahan HIV/AIDS di MAN 1 Bantul: The influence of health education using booklets on adolescents' knowledge of HIV/AIDS prevention at MAN Bantul Vita Lusianti; Sri Nur Hartiningsih; Supriyadi; Andri Setyorini
Cendekia Sehat: Jurnal Penelitian Keperawatan Volume 3 Nomor 1, Mei 2026
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/csjpk.vi.444

Abstract

Latar belakang: Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap penularan HIV/AIDS karena masih terbatasnya pengetahuan tentang edukasi seksual. Kurangnya informasi yang benar dari keluarga, sekolah, maupun media pendidikan kesehatan dapat menyebabkan remaja kurang memahami cara penularan dan pencegahan HIV/AIDS. Oleh karena itu, pendidikan kesehatan yang tepat dan mudah dipahami sangat diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan remaja agar mampu melakukan pencegahan sejak dini.  Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan media booklet terhadap pengetahuan remaja  dalam pencegahan HIV/AIDS di MAN 1 Bantul. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan penelitian Quasy-eksperimental dengan rancangan One Group Pretest-Posttes with control group design. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel 60 responden yang terdiri dari 30 kelompok intervensi dan 30 kelompok kontrol. Analisis data menggunakan Uji Paired T Test dan Uji Independent T test. Hasil: Terdapat peningkatan pengetahuan remaja yang signifikan pada kelompok intervensi setelah diberikan pendidikan kesehatan dengan media booklet, dari mean 12,77 menjadi 22,10 (nilai p = 0,001). Pada kelompok kontrol tidak terdapat peningkatan yang signifikan, dari mean 12,57 menjadi 15,60 (nilai p = 0,662). Hasil uji Independent T-Test menunjukkan adanya perbedaan peningkatan pengetahuan yang signifikan antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol dengan selisih rata-rata sebesar 9,5 (p = 0,001). Simpulan: Terdapat pengaruh Pendidikan Kesehatan dengan media booklet terhadap pengetahuan remaja di MAN 1 Bantul.