Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

KEJADIAN DISMENORE PRIMER PADA SISWI SMK BERDASARKAN USIA MENARCHE, INDEKS MASA TUBUH DAN SIKLUS MENSTRUASI Wita Solama; Aulia Hati Apisah
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 11, No 1 (2019): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v11i1.261

Abstract

Latar balakang: Dari data World Health Organization (WHO) didapatkan kejadian sebesar 1.769.425 (90%) jiwa wanita yang mengalami dismenore, Berdasarkan data National Health and Nutrition Examination Survey (NHANES) di Indonesia angka kejadian dismenore tipe primer adalah sekitar 54,89% sedangkan sisanya adalah penderita dismenore sekunder.Tujuan: ini untuk mengetahui hubungan antara usia menarche, indeks masa tubuh dan siklus menstruasi dengan kejadian dismenore pada siswi program studi farmasi kelas X di SMK ‘Aisyiyah Palembang. Penelitian ini menggunakan Metode: Survey deskriptif dengan pendekatan “cross sectional”. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode total sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square dengan α (0,05). Penelitian ini dilakukan pada bulan  01 Januari – 30 Maret 2019. Hasil: diketahui bahwa distribusi frekuensi responden dismenore ringan sebanyak 30 (53,6%) responden, dismenore sedang sebanyak 21 (37,5%) responden, dismenore berat sebanyak 5 (8,9%) responden 22 responden (73,3%). Tidak ada hubungan usia menarche (p value = 0,620), indeks masa tubuh (p value = 0,094) dan siklus menstruasi (p value = 0,251) dengan kejadian dismenore pada siswi kelas X program studi Farmasi di SMK ‘Aisyiyah Pelembang. Saran: Diharapkan bisa menjadi masukkan dalam memberikan pendidikan kesehatan reproduksi terutama mengupayakan pencegahan dan penanganan dismenore. Kata kunci : Dismenore, usia menarche, indeks masa tubuh, siklus menstruasi
CARA MENYUSUI YANG BENAR PADA BAYI BERDASARKAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU Wita Solama; Pini Alvionita
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 13, No 1 (2021): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v13i1.615

Abstract

Latar Belakang: Menyusui adalah proses pemberian susu kepada bayi atau anak kecil dan air susu ibu(ASI) dari payudara ibu. Kegiatan menyusui terlihat sangat mudah, tetapi hal tersebut diperlukanpengetahuan dalam melaksanakan pemberian ASI dengan tepat dan benar. Tujuan: Untuk mengetahuigambaran pengetahuan dan sikap ibu tentang cara menyusui yang benar pada bayi di Rumah BersalinMega Palembang Tahun 2020. Metode: Penelitian ini menggunakan studi deskriptif dengan metodenon random probability sampling dengan teknik pengambilan sampel accidental sampling sesuaidengan kriteria inklusi. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu-ibu yang baru melahirkan danmenyusui, dan ibu yang datang membawa bayinya (berobat dan imunisasi) dengan batasan usia 0-2tahun, berjumlah 35 orang. Penelitian dilakukan pada bulan November 2019-Januari 2020 di RumahBersalin Mega Palembang. Analisa data yang digunakan analisa univariat. Hasil: Hasil penelitian inimenunjukkan bahwa dari 32 responden terdapat 8 responden (25%) yang cara menyusuinya baik dancara menyusui kurang sebanyak 5 responden (15,7%) dan cara menyusui cukup sebanyak 19responden (59,3%). Dan 21 responden (65,7%) yang berpengetahuan baik, responden yangberpengetahuan cukup sebanyak 8 responden (25%), dan berpengetahuan kurang sebanyak 3responden (9,3%). Sedangkan 19 responden (59,3%) yang bersikap positif, dibandingkan denganresponden yang bersikap negatif sebanyak 13 responden (40,7%). Saran: Diharapkan pada petugaskesehatan untuk dapat melakukan penyuluhan tentang cara menyusui yang benar pada bayi maupunkonseling dan praktik menggunakan model (phantom) secara langsung kepada masyarakat agarpengetahuan warga setempat khususnya untuk ibu yang menyusui akan bertambah.Kata Kunci: Cara Menyusui yang Benar, Pengetahuan, Sikap
HUBUNGAN UMUR, PENGETAHUAN IBU DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF Wita Solama
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 8: Juni 2018
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v8i0.102

Abstract

ABSTRAKLatar belakang:World Health Organization (WHO) dan United Nations Children’s Fund (UNICEF) pada tahun 1999 telah memberikan rekomendasi pemberian ASI eksklusif minimal 6 bulan pertama kehidupan dan dilanjutkan dengan memberikan ASI sampai anak berumur 2 tahun. Data dari BPM Zuniawaty Palembang  pada tahun 2016 dengan jumlah bayi 310 yang mendapatkan ASI Ekslusif sebanyak 205 orang. Penelitian ini bertujuan: penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara umur, pengetahuan bu dan dukungan keluarga dengan pemberian ASI Ekslusif pada bayi di Bidan Praktik Mandiri Hj Zuniawaty Palembang 2017. Metode penelitian: Desain penelitian ini survey analitik dengan pedekatan “cross sectional”. Jumlah Populasi sebanyak 310 dan pengambilan sampel dilakukan dengan metode accidental sampling, sebanyak 32 sampel. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan uji chi square. Penelitian ini dilakukan pada bulan 1 Januari-31 Maret 2017 sampai dengan Januari 2018. Hasil penelitian: diketahui bahwa pemberian ASI esklusif sebanyak 19 responden (59,4%), umur resiko rendah sebanyak 23 responden (71,9%), pengetahuan baik sebanyak 20 responden (62,5%), keluarga mendukung sebanyak 21 responden (65,6%) dan 11 responden (34,4%) keluarga tidak mendukung. Ada hubungan antara umur (p value 0,015 < 0,05), pengetahuan (p value 0,000 < 0,05) dan dukungan keluarga (p value 0,021 < 0,05) dengan pemberian ASI eksklusif. Disarankan: dapat melakukan penyuluhan tentang pemberian ASI Eksklusif maupun konseling secara langsung kepada masyarakat agar pengetahuan warga setempat dapat bertambah. Hal ini di tujukan agar masyarakat mempunyai pandangan yang benar mengenai pemberian ASI Eksklusif. Kata Kunci     : ASI Eksklusif, umur, pengetahuan, dukungan keluarga 
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TEKNIK MENYUSUI PADA IBU PASCA MELAHIRKAN Wita Solama
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 14, No 2 (2022): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v14i2.948

Abstract

Latar Belakang: Teknik Menyusui itu penting bagi ibu nifas yang menyusui para ibu harus mengerti perlunya posisi yang nyaman dan mempertahankannya ketika menyusui untuk menghindari perlekatan pada payudara yang tidak baik yang akan berakibat pada pengeluaran ASI yang tidak efektif dan menimbulkan trauma. Tujuan: Untuk mengetahui teknik menyusui yang benar pada ibu pasca melahirkan. Metode: Desain penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei analitik  rancangan cross sectional. Sampel penelitian yaitu semua ibu yang pasca melahirkan yang datang ke PMB Husniyati sebanyak 49 responden. Pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan dengan cara accidental sampling. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Nopember 2022 di PMB Husniyati. Analisa data menggunakan analisis unavariat dan analisis bivariat dengan menggunakan uji chi- square. Hasil: Hasil uji Chi-Square menunjukkan variabel pekerjaan (p- 0,1000), pendidikan (p- 0,289), umur (p-0,1000), paritas (p-0,1000), dan pengetahuan (p-0,562) tidak ada hubungan bermakna dengan teknik menyusui pada ibu. Saran: Diharapkan menjadi masukan dalam meningkatkan teknik menyusui yang baik dan benar pada ibu terutama bagi ibu yang mempunyai bayi dengan cara melalui perawatan (pijat) pada payudara. Kata Kunci: Teknik Menyusui, faktor predisposisi
PELAKSANAAN PERAWATAN TALI PUSAT BERDASARKAN TINGKAT PENGETAHUAN, PENDIDIKAN DAN USIA IBU NIFAS Wita Solama; Bella Angelea
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 5, No 1: Februari 2020 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v5i1.1047

Abstract

Latar belakang: Kasus Tetanus neonatorum di Indonesia dari tahun ke tahun cukup meningkat karena masih banyak d provinsi-provinsi terdapat kasus bayi meninggal akibat  perawatan tali pusat yang menggunakan alkohol atau iodium. Tujuan: Tujuan ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan, pendidikan dan usia ibu nifas dengan perawatan tali pusat di Rumah Sakit Muhammdiyah Palembang tahun 2019. Metode: Penelitian menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan ”cross sectonal”. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode Accidental Sampling  yaitu pengambilan sempel yang kebetulan ada saat penelitian ini dilakukan yang berjumlah 38 Orang. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis  bivariat dengan menggunakan chi square. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus sampai Oktober 2019. Hasil: Berdasarkan hasil uji statistik chi square pada tingkat kemaknaan α=0,05 didapatkan pada variabel pengetahuan ibu dengan perawatan tali ρ value =0,936 > 0,05, artinya tidak ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan ibu dengan perawatan tali pusat. Pe ndidikan ρ value = 0,789 > 0.05, usia ibu ρ value = 0.500 > 0,05, artinya tidak ada hubungan yang bermakna antara usia ibu dengan perawatan tali pusat. Saran: Diharapkan untuk tenaga kesehatan di Rumah Sakit Muhammdiyah Palembang dapat memberikan penyuluhan kepada pasien mengenai perawatan tali pusat  yang benar sehingga responden dapat memperoleh pengetahuan yang baik tentang perawatan tali pusat. Kata Kunci                 : Perawatan Tali Pusat, Pengetahuan, Pendidikan, Usia
KEJADIAN DISMENORE PRIMER PADA SISWI SMK BERDASARKAN USIA MENARCHE, INDEKS MASA TUBUH DAN SIKLUS MENSTRUASI Wita Solama; Aulia Hati Aisah
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 11, No 1 (2019): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v11i1.1036

Abstract

Latar balakang: Dari data World Health Organization (WHO) didapatkan kejadian sebesar 1.769.425 (90%) jiwa wanita yang mengalami dismenore, Berdasarkan data National Health and Nutrition Examination Survey (NHANES) di Indonesia angka kejadian dismenore tipe primer adalah sekitar 54,89% sedangkan sisanya adalah penderita dismenore sekunder.Tujuan: ini untuk mengetahui hubungan antara usia menarche, indeks masa tubuh dan siklus menstruasi dengan kejadian dismenore pada siswi program studi farmasi kelas X di SMK ‘Aisyiyah Palembang. Penelitian ini menggunakan Metode: Survey deskriptif dengan pendekatan “cross sectional”. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode total sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square dengan α (0,05). Penelitian ini dilakukan pada bulan  01 Januari – 30 Maret 2019. Hasil: diketahui bahwa distribusi frekuensi responden dismenore ringan sebanyak 30 (53,6%) responden, dismenore sedang sebanyak 21 (37,5%) responden, dismenore berat sebanyak 5 (8,9%) responden 22 responden (73,3%). Tidak ada hubungan usia menarche (p value = 0,620), indeks masa tubuh (p value = 0,094) dan siklus menstruasi (p value = 0,251) dengan kejadian dismenore pada siswi kelas X program studi Farmasi di SMK ‘Aisyiyah Pelembang. Saran: Diharapkan bisa menjadi masukkan dalam memberikan pendidikan kesehatan reproduksi terutama mengupayakan pencegahan dan penanganan dismenore. Kata kunci : Dismenore, usia menarche, indeks masa tubuh, siklus menstruasi  
CARA MENYUSUI YANG BENAR PADA BAYI BERDASARKAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU Wita Solama; Pini Alvionita
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 13, No 1 (2021): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v13i1.1042

Abstract

Latar Belakang: Menyusui adalah proses pemberian susu kepada bayi atau anak kecil dan air susu ibu (ASI) dari payudara ibu. Kegiatan menyusui terlihat sangat mudah, tetapi hal tersebut diperlukan pengetahuan dalam melaksanakan pemberian ASI dengan tepat dan benar. Tujuan: Untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap ibu tentang cara menyusui yang benar pada bayi di Rumah Bersalin Mega Palembang Tahun 2020. Metode: Penelitian ini menggunakan studi deskriptif dengan metode non random probability sampling dengan teknik pengambilan sampel accidental sampling sesuai dengan kriteria inklusi. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu-ibu yang baru melahirkan dan menyusui, dan ibu yang datang membawa bayinya (berobat dan imunisasi) dengan batasan usia 0-2 tahun, berjumlah 35 orang. Penelitian dilakukan pada bulan November 2019-Januari 2020 di Rumah Bersalin Mega Palembang. Analisa data yang digunakan analisa univariat. Hasil:  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 32 responden terdapat 8 responden (25%) yang cara menyusuinya baik dan cara menyusui kurang sebanyak 5 responden (15,7%) dan cara menyusui cukup sebanyak 19 responden (59,3%). Dan 21 responden (65,7%) yang berpengetahuan baik, responden yang berpengetahuan cukup sebanyak 8 responden (25%), dan berpengetahuan kurang sebanyak 3 responden (9,3%). Sedangkan 19 responden (59,3%) yang bersikap positif, dibandingkan dengan responden yang bersikap negatif sebanyak 13 responden (40,7%). Saran: Diharapkan pada petugas kesehatan untuk dapat melakukan penyuluhan tentang cara menyusui yang benar pada bayi maupun konseling dan praktik menggunakan model (phantom) secara langsung kepada masyarakat agar pengetahuan warga setempat khususnya untuk ibu yang menyusui akan bertambah. Kata Kunci: Cara Menyusui yang Benar, Pengetahuan,  Sikap 
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PERSALINAN PREMATUR Wita Solama; Elly Nadia
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 12, No 1 (2020): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v12i1.1039

Abstract

Latar belakang: Persalinan prematur merupakan hal yang berbahaya karena potensial meningkatkan kematian perinatal sebesar 65%-75%, umumnya berkaitan dengan berat badan lahir rendah. Berat Badan lahir rendah dapat disebabkan oleh kelahiran preterm dan pertumbuhan janin yang terhambat. Persalinan prematur disebabkan oleh 2 faktor, yakni faktor ibu dan faktor janin. Tujuan: Untuk mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan kejadian persalinan prematur di RS Muhammadiyah Palembang Tahun 2018. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang bersifat survey analitik dengan rancangan cross sectional. Adapun variabel dalam penelitian ini yaitu variabel dependen (persalinan prematur) dan variabel independen (umur ibu, paritas dan jarak kehamilan). Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah keseluruhan ibu bersalin normal di RS Muhammadiyah Palembang periode Januari – Oktober tahun 2018 sebanyak 259 orang yang memenuhi kriteria insklusi. Dengan teknik total sampling. Analisis data menggunakan Chi-Square.Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2018 – Januari 2019. Hasil: Hasil uji Chi-Squaremenunnjukkan ada hubungan bermakna antara variabel umur ibu (p = 0,000), paritas (p = 0,000), jarak kehamilan (p = 0,000) dengan kejadian persalinan prematur. Saran: Diharapkan kepada petugas kesehatan agar lebih meningkatkan penyuluhan bagi ibu hamil tentang pentingnya pemeriksaan kehamilan dan diharapkan dalam antenatal care memberikan pelayanan yang sesuai standar yang sudah ditentukan. Kata Kunci: Persalinan Prematur, Umur Ibu, Paritas dan Jarak Kehamilan
EDUKASI PENYULUHAN TENTANG PENTINGNYA AIR SUSU IBU (ASI) EKSKLUSIF UNTUK PEMENUHAN NUTRISI Rhipiduri Rivanica; Sri Handayani; Meita Hipson; Neni Riyanti; Wita Solama; Risa Devita; Widya Arisandy
ABDIKEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS)
Publisher : PUSAT PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/j.abdikemas.v5i1.1603

Abstract

Abstrak ASI eksklusif adalah pemberian ASI saja tanpa makanan tambahan cairan lain baik susu formula, air putih, air jeruk atau makanan tambahan lain nya pada bayi berumur 0-6 bulan yang akan mempunyai manfaat yang luar biasa bagi perkembangan dan pertumbuhan bayi di samping meningkatkan ikatan kasih sayang ibu dan bayi. Cakupan pemberian ASI Eksklusif secara nasional pada bayi usia 0-6 bulan tahun 2020 sebesar 66,3% dan terjadi kenaikan di tahun 2021 yaitu sebesar 69,7%. Masih banyaknya ibu-ibu yang tidak memahami tentang pentingnya ASI Eksklusif untuk bayi di Desa Tanjung Kepayang Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin. Memberikan edukasi dan pengetahuan tentang Pentingnya ASI Eksklusif terhadap bayinya agar terpenuhi nutrisinya. Penyuluhan tentang ASI Eksklusif ini telah dilakukan kepada 21 ibu-ibu yang memiliki bayi 0-6 bulan sebagai peserta kegiatan. Setelah diberikan informasi didapatkan hasil melalui proses tanya jawab, peserta kegiatan aktif dan banyak merespon pertayaan yang diberikan serta antusias dan memahaminya. Pemberian leafleat yang digunakan sebagai media dalam penyuluhan tentang ASI Eksklusif, sudah diberikan dan menambah informasi bagi ibu-ibu. Ibu-ibu merasa senang dengan kegiatan yang dilakukan mahasiswa karena menambah ilmu dan pengetahuan mereka. Kesimpulan : Peserta kegiatan mampu mengulangi kembali pengertian, Manfaat, dan tujuan ASI eksklusif. Kata Kunci : ASI Eksklusif, Manfaat, Tujuan Abstract Exclusive breastfeeding is breastfeeding only without additional liquid food either formula milk, water, orange juice or other additional food for babies aged 0-6 months which will have tremendous benefits for the development and growth of babies in addition to increasing bonds of affection mother and baby. The coverage of exclusive breastfeeding nationally for infants aged 0-6 months in 2020 is 66.3% and there will be an increase in 2021, namely 69.7%. There are still many mothers who do not understand the importance of exclusive breastfeeding for babies in Tanjung Kepayang Village, Banyuasin III District, Banyuasin Regency. Provide education and knowledge about the importance of exclusive breastfeeding for their babies so that their nutrition is fulfilled. Counseling about exclusive breastfeeding has been carried out to 21 mothers who have babies 0-6 months as activity participants. After being given the information, the results were obtained through a question and answer process, the participants were active and responded a lot to the questions given and enthusiastic and understood them. The provision of leaflets which are used as media in counseling about exclusive breastfeeding, has been given and adds information to mothers. Mothers feel happy with the activities carried out by students because it adds to their knowledge and knowledge. Conclusion: Activity participants are able to repeat the meaning, benefits, and goals of exclusive breastfeeding.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN TEKNIK CUCI TANGAN PAKAI SABUN (CTPS) SESUAI SOP PADA ANAK USIA PRASEKOLAH 4-6 TAHUN Rhipiduri Rivanica; Sri Handayani; Marchatus Soleha; Wita Solama
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 8, No 2: Agustus 2023 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v8i2.1108

Abstract

Latar Belakang: Teknik cuci tangan yang benar sangat perlu diajarkan pada anak sejak dini dan harus menjadi suatu kebiasaan. Karena mencuci tangan adalah teknik yang mendasar dalam mencegah dan mengendalikan terjadinya infeksi. Mencuci tangan dengan menggunakan air mengalir dan sabun dapat lebih efektif membersihkan kotoran dan telur cacing yang terdapat pada permukaan kulit, kuku dan jari-jari kedua tangan. Tujuan: Hubungan Pengetahuan Dengan Teknik Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) Sesuai SOP Pada Anak Usia Prsekolah 4-6 Tahun. Metode: Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan cross sectional. Sample Penelitian siswa bersekolah di TK Kemala Bhayangkari 4 Palembang dengan teknik pengambilan sampel dengan cara total sampling berjumlah 36 responden. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 22 Oktober-27 Desember 2022. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan lembar observasi. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil: Hasil penelitian dari 36 responden diperoleh sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik yaitu 31 responden (86,1%) dan Teknik  Cuci Tangan Pakai sabun (CTPS) Sesuai SOP dengan benar sebesar 21 responden (58,3%) dan terdapat hubungan dengan nilai PValue 0.015 ≤ 0.05 Saran: Diharapkan kepada pihak sekolah untuk memberikan informasi kepada siswa tentang pentingnya cuci tangan pakai sabun dengan membuat leaflet atau poster  langkah-langkah cuci tangan pakai sabun sesuai SOP. Kata kunci: Pengetahuan; Teknik Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS)