Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

KONSELING WDEP SEBAGAI UPAYA PENGUATAN KETAHANAN IBU MENYUSUI DALAM MEMPERTAHANKAN ASI EKSKLUSIF PADA WILAYAH RAWAN BENCANA. Dalina Gusti; Mariza Elsi; Syaflindawati Syaflindawati; Tiara Amanda; Velisha Kamila Putri
Jurnal Abdimas Saintika Vol 7, No 1 (2025): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v7i1.31040

Abstract

Wilayah rawan bencana menghadapkan ibu menyusui pada berbagai tantangan yang dapat mengganggu keberhasilan pemberian ASI eksklusif, seperti stres psikologis, terbatasnya akses layanan kesehatan, serta kurangnya dukungan keluarga. Kondisi tersebut meningkatkan risiko pemberian makanan pengganti ASI yang berdampak pada kesehatan bayi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan ketahanan ibu menyusui dalam mempertahankan ASI eksklusif melalui konseling berbasis WDEP (Wants, Doing, Evaluation, Planning). Program dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas yang berada di kawasan rawan bencana dengan melibatkan ibu hamil trimester III, ibu menyusui, suami, dan kader kesehatan. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, konseling WDEP, pelatihan keluarga, simulasi manajemen laktasi pada situasi darurat, serta pendampingan pascakegiatan. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan pengetahuan, self-efficacy, kesiapsiagaan menghadapi bencana, dan komitmen mempertahankan ASI eksklusif. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya ASI eksklusif pada kondisi bencana, meningkatnya kepercayaan diri ibu dalam menyusui, serta semakin optimalnya dukungan keluarga. Program ini membuktikan bahwa konseling WDEP merupakan pendekatan yang efektif dalam memperkuat ketahanan ibu menyusui dan layak diterapkan sebagai model pemberdayaan masyarakat di wilayah rawan bencana guna mendukung keberhasilan ASI eksklusif.Kata kunci: ASI eksklusif, konseling WDEP, ketahanan ibu menyusui, kesiapsiagaan bencana
EFEKTIVITAS DISASTER PREPAREDNESS-BASED REALITY THERAPY TERHADAP BREASTFEEDING SELF-EFFICACY DAN KESIAPAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI WILAYAH RAWAN BENCANA Dalina Gusti; Nicen Suherlin; Syaflindawati Syaflindawati
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i1.31070

Abstract

Wilayah rawan bencana memiliki tantangan dalam mempertahankan pemberian ASI eksklusif akibat meningkatnya stres ibu, terbatasnya akses pelayanan kesehatan, dan rendahnya kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat. Pendekatan Disaster Preparedness-Based Reality Therapy diharapkan dapat meningkatkan Breastfeeding Self-Efficacy dan kesiapan pemberian ASI eksklusif sejak masa kehamilan. Tujuan Penelitian untuk Menganalisis efektivitas Disaster Preparedness-Based Reality Therapy terhadap Breastfeeding Self-Efficacy dan kesiapan pemberian ASI eksklusif pada ibu hamil trimester III di wilayah rawan bencana.  Penelitian menggunakan metode desain quasi-experimental one group pretest–posttest pada 40 ibu hamil trimester III di wilayah kerja Puskesmas Air Dingin Kota Padang yang dipilih dengan consecutive sampling. Intervensi diberikan dalam empat sesi menggunakan Reality Therapi pendekatan WDEP yang dipadukan dengan materi kesiapsiagaan bencana. Data dianalisis menggunakan paired t-test. Hasil: Breastfeeding Self-Efficacy meningkat dari 45,18±6,11 menjadi 62,05±4,97, sedangkan kesiapan pemberian ASI eksklusif meningkat dari 57,26±7,43 menjadi 84,10±5,25 (p<0,001). Kesimpulan Disaster Preparedness-Based Reality Therapy efektif meningkatkan Breastfeeding Self-Efficacy dan kesiapan pemberian ASI eksklusif pada ibu hamil trimester III. Intervensi ini berpotensi diterapkan sebagai bagian dari pelayanan antenatal di wilayah rawan bencana.Kata kunci: Breastfeeding Self-Efficacy; ASI eksklusif; Disaster Preparedness; Reality Therapy; ibu hamil trimester III.
EFEKTIVITAS PROMOSI KESEHATAN BERBASIS DISASTER PREPAREDNESS TERHADAP BREASTFEEDING SELF-EFFICACY DAN KEBERHASILAN ASI EKSKLUSIF PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI WILAYAH RAWAN BENCANA Dalina Gusti; Mariza Elsi; Syaflindawati Syaflindawati
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 9, No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v9i1.31067

Abstract

Ibu hamil di wilayah rawan bencana menghadapi berbagai hambatan dalam mempertahankan pemberian ASI eksklusif, seperti stres psikologis, terganggunya akses pelayanan kesehatan, dan rendahnya kesiapsiagaan menghadapi bencana. Kondisi ini dapat menurunkan Breastfeeding Self-Efficacy dan keberhasilan menyusui. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis efektivitas Promosi Kesehatan Berbasis Disaster Preparedness dalam meningkatkan Breastfeeding Self-Efficacy dan keberhasilan ASI eksklusif pada ibu hamil trimester III. Metode penelitian menggunakan desain quasi experimental one group pretest–posttest longitudinal pada 33 ibu hamil trimester III di wilayah kerja Puskesmas Air Dingin Kota Padang. Intervensi diberikan selama delapan minggu. Breastfeeding Self-Efficacy diukur menggunakan BSES-SF, sedangkan keberhasilan ASI eksklusif dipantau hingga bayi berusia enam bulan. Analisis menggunakan paired t-test, Fisher Exact, dan regresi logistik. Hasil: Skor Breastfeeding Self-Efficacy meningkat signifikan dari 43,91±5,84 menjadi 61,18±4,72 (p<0,001). Sebanyak 84,8% responden berhasil memberikan ASI eksklusif, dan Breastfeeding Self-Efficacy berhubungan signifikan dengan keberhasilan ASI eksklusif (p=0,011). Disimpulkan promosi Kesehatan Berbasis Disaster Preparedness efektif meningkatkan Breastfeeding Self-Efficacy dan mendukung keberhasilan ASI eksklusif di wilayah rawan bencana.Kata kunci: ASI eksklusif, Breastfeeding Self-Efficacy, kesiapsiagaan bencana, promosi kesehatan.