Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Hubungan Kualitas Tidur Dengan Konsentrasi Belajar Siswa Kelas VII Dan VIII Ida Gustiawati; Arita Murwani
JURNAL KESEHATAN POLTEKKES KEMENKES RI PANGKALPINANG Vol 8, No 2 (2020): JKP Desember 2020
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32922/jkp.v8i2.187

Abstract

Tidur merupakan kebutuhan dasar manusia. Pada manusia, kualitas dan kuantitas dari tidur sangatlah penting. Tidur berdampak terhadap kemampuan kita dalam beraktifitas, diantaranya yaitu dapat mempengaruhi konsentrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas tidur dengan konsentrasi belajar siswa kelas VII dan VIII di MTs Binaul Ummah Bawuran Pleret Bantul Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif, dengan pendekatan cross sectional. Jumlah populasi 110 siswa, dengan sampel 65 siswa dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner The Pittsburg Sleep Quality Index (PSQI) dan kuesinoer konsentrasi belajar. Teknik analisa data menggunakan uji Chi-Square. Hasil analisis menunjukan mayoritas kualitas tidur dalam kategori buruk sebanyak 44 orang dengan persentase (67,6%) dan konsentrasi belajar dengan kategori kurang sebanyak 36 orang dengan persentase (55,3%). Hasil uji statistik menunjukan nilai person Chi-Square 7.743 dengan nilai p-value 0.021 < 0.05. Dapat disimpulkan bahwa kualitas tidur sangat mempengaruhi konsentrasi belajar siswa kelas VII dan VIII di MTs Binaul Ummah Bawuran Pleret Bantul Yogyakarta. Hal ini karena kualitas tidur yang buruk dapat mempengaruhi konsentrasi seseorang pada saat proses belajar.
Analisis Terapi Bekam Sebagai Intervensi Masalah Keperawatan Nyeri Akut Pada Keluarga Dengan Tahap Perkembangan Lansia Arita Murwani; Siti Nur Hidayah; Viantika Kusumasari; Anna Nur Hikmawati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Vol 11 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademi Keperawatan Sandi Karsa (Merger) Politeknik Sandi Karsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35816/jiskh.v11i1.721

Abstract

Introduction: One of the problems that often occurs in families with the developmental stage of the elderly is degenerative diseases such as hypertension. Headache and heaviness in the neck are one of the symptoms of hypertension that make it uncomfortable and one of the non-pharmacological therapies to reduce pain is cupping. Aims: To analyze cupping therapy as an intervention for acute pain nursing problems in families with the developmental stage of the elderly. The research method used is a descriptive method with a case study approach. Results: This study indicates that the problem of acute pain is well resolved where there is a decrease in pain levels after cupping therapy is given. Before being given cupping therapy the pain scale was 4 (moderate) and after cupping therapy the pain scale was 1 (mild). Conclusion: This study is that cupping therapy can reduce the scale of acute pain in the elderly through activated skin receptors, causing an increase in blood circulation and blood supply to the skin and internal organs through nerve connections.
Analisis Kompres Air Hangat Sebagai Intervensi Gout Arthritis Dengan Masalah Nyeri Akut Pada Keluarga Lansia Arita Murwani; Nuryati Nuryati; Anna Nur Hikmawati; RR Viantika Kusumasari; Riza Yulina Amri
Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Vol 11 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademi Keperawatan Sandi Karsa (Merger) Politeknik Sandi Karsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35816/jiskh.v11i2.785

Abstract

Introduction: Gout arthritis is a metabolic bone disorder caused by the abnormal metabolism of purines characterized by increased levels of uric acid in the blood, causing pain in the local supply. One of the therapies that can be used to reduce the scale of pain in Gout arthritis patients is warm water compresses. Objective: Analyze the effect of warm water compresses on the scale of pain in Gout arthritis patients. Method: Descriptive design with a case study approach. Results showed a difference in the pain scale before and after warm water administration compresses in Gout Arthritis patients. Conclusion: Warm water compresses are effective for lowering the scale of pain in patients with Gout arthritis because they can reduce muscle spasms, stimulate pain, cause vasodilation, and increase blood flow. Blood vessels will dilate so that it improves blood circulation in these tissues
Gerakan Pekerja Perempuan Sehat dan Produktif (GP2SP) di Daerah Istimewa Yogyakarta Amin Subargus; Arita Murwani; Hadi Ashar; Juda Julia
RESIPROKAL: Jurnal Riset Sosiologi Progresif Aktual Vol 5 No 1 (2023): Juni
Publisher : Prodi Sosiologi Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/resiprokal.v5i1.298

Abstract

Peran ganda yang dipikul oleh perempuan harus mendapatkan perlindungan dan pemeliharaan haknya agar dapat menjamin kesehatan bagi generasi bangsa kedepannya. Dalam dunia pekerjaan saat ini perempuan memiliki peran yang penting bagi kemajuan pembangunan. Jumlah angkatan kerja perempuan di Indonesia tahun 2020 sudah mencapai 50,70 juta, dan di Yogyakarta angkatan kerja perempuan tahun 2020 mencapai 1.028.129. Pekerjaan perempuan berada dalam masa reproduksi yang memiliki kerentanan terhadap permasalahan kesehatan, diantaranya anemia, kurang gizi, dan zat besi. Permasalahan lainnya adalah tingkat pendidikan pekerja/buruh perempuan masih rendah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu literatur review dengan sistematis, eksplisit dan reprodusibel, dengan, melakukan identifikasi, evalusasi sintesis dari hasil penelitian yang telah dilakukan. Data dalam penelitian ini diperoleh dari jurnal ilmiah, ebook, opini, artikel dan skripsi yang berkaitan dengan GP2SP. Hasil penelitian menunjukan bahwa Gerakan Pekerja Perempuan Sehat dan Produktif dilakukan dengan adanya kerjasama yang dilakukan oleh perusahaan untuk menjamin keselamatan kerja para perempuan, pelayanan konseling, pemenuhan asupan gizi, fasilitas tempat pemberian ASI, serta pengendalian lingkungan kerja. Hal tersebut dilakukan sebagai suatu upaya untuk melindungi pekerja perempuan, menjamin haknya, serta dapat meningkatkan produktivitas dalam pekerjaan.
Analisis Terapi Bekam Sebagai Intervensi Masalah Keperawatan Nyeri Akut Pada Keluarga Dengan Tahap Perkembangan Lansia Arita Murwani; Siti Nur Hidayah; Viantika Kusumasari; Anna Nur Hikmawati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Vol 11 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademi Keperawatan Sandi Karsa (Merger) Politeknik Sandi Karsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35816/jiskh.v11i1.721

Abstract

Introduction: One of the problems that often occurs in families with the developmental stage of the elderly is degenerative diseases such as hypertension. Headache and heaviness in the neck are one of the symptoms of hypertension that make it uncomfortable and one of the non-pharmacological therapies to reduce pain is cupping. Aims: To analyze cupping therapy as an intervention for acute pain nursing problems in families with the developmental stage of the elderly. The research method used is a descriptive method with a case study approach. Results: This study indicates that the problem of acute pain is well resolved where there is a decrease in pain levels after cupping therapy is given. Before being given cupping therapy the pain scale was 4 (moderate) and after cupping therapy the pain scale was 1 (mild). Conclusion: This study is that cupping therapy can reduce the scale of acute pain in the elderly through activated skin receptors, causing an increase in blood circulation and blood supply to the skin and internal organs through nerve connections.
Analisis Kompres Air Hangat Sebagai Intervensi Gout Arthritis Dengan Masalah Nyeri Akut Pada Keluarga Lansia Arita Murwani; Nuryati Nuryati; Anna Nur Hikmawati; RR Viantika Kusumasari; Riza Yulina Amri
Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Vol 11 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademi Keperawatan Sandi Karsa (Merger) Politeknik Sandi Karsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35816/jiskh.v11i2.785

Abstract

Introduction: Gout arthritis is a metabolic bone disorder caused by the abnormal metabolism of purines characterized by increased levels of uric acid in the blood, causing pain in the local supply. One of the therapies that can be used to reduce the scale of pain in Gout arthritis patients is warm water compresses. Objective: Analyze the effect of warm water compresses on the scale of pain in Gout arthritis patients. Method: Descriptive design with a case study approach. Results showed a difference in the pain scale before and after warm water administration compresses in Gout Arthritis patients. Conclusion: Warm water compresses are effective for lowering the scale of pain in patients with Gout arthritis because they can reduce muscle spasms, stimulate pain, cause vasodilation, and increase blood flow. Blood vessels will dilate so that it improves blood circulation in these tissues
HUBUNGAN TUGAS KADER JUMANTIK (JURU PEMANTAU JENTIK) DENGAN ANGKA BEBAS JENTIK DI DESA PURWOMARTANI DAN TIRTOMARTANI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KALASAN SLEMAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Arita Murwani
STRADA : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2013): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

HUBUNGAN TUGAS KADER JUMANTIK (JURU PEMANTAU JENTIK) DENGAN ANGKA BEBAS JENTIK DI DESA PURWOMARTANI DAN TIRTOMARTANI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KALASAN SLEMAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
PENERAPAN RENDAM KAKI AIR HANGAT PADA KELUARGA DENGAN ANAK YANG MENGALAMI HIPERTERMI: Application of warm foot baths in school-aged children experiencing hyperthermia within a family context Mey Sulastri; Fitri Dian Kurniati; Arita Murwani; Muskhab Eko Riyadi
Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar Vol 16 No 1 (2025): Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jmk.v16i1.1155

Abstract

Hipertermi merupakan suatu keadaan suhu tubuh di atas normal sebagai akibat peningkatan pusat pengatur suhu di hipotalamus. Hipertermi atau demam merupakan kondisi umum yang sering dialami anak-anak, termasuk anak usia sekolah. Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari infeksi ringan hingga penyakit yang lebih serius. Pada keluarga dengan anak usia sekolah, hipertermia seringkali menjadi perhatian utama karena dapat mengganggu aktivitas sehari-hari anak, baik di sekolah maupun di rumah. Salah satu tindakan yang dapat digunakan untuk menangani hipertermi pada anak yaitu dengan rendam kaki air hangat. Rendam kaki air hangat termasuk terapi non farmakologi jenis hidroterapi yang dapat merelaksasikan otot, mengurangi rasa nyeri, melebarkan aliran pembuluh darah, memperlancar sirkulasi, memberikan efek menenangkan, serta memberikan kehangatan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis penerapan rendam kaki air hangat pada anak dengan masalah keperawatan hipertermi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini melibatkan satu responden sebagai subjek penelitian yang dipilih secara purposive sampling. Data diperoleh dari hasil wawancara, observasi, dan pemeriksaan fisik. Hasil penelitian didapatkan terdapat penurunan suhu setelah dilakukan rendam kaki air hangat yaitu dari 38,3 0C menjadi 36,3 0C. Setelah dilakukan tindakan keperawatan, masalah keperawatan hiperetermi dapat teratasi. Maka dapat disimpulkan bahwa rendam kaki air hangat dapat menjadi intervensi dalam mengatasi masalah keperawatan hipertermi.
Pengaruh Senam Dismenorea terhadap Nyeri Dismenorea pada Komunitas Remaja Putri di SMP IT LHI Banguntapan Daerah Istimewa Yogyakarta Arita Murwani; Imam Ikhsanudin; Ani Mashunatul; Riza Yulina A; Anna Nur H; Juda Julia K
JOURNAL OF NONCOMMUNICABLE DISEASES Vol 5, No 2 (2025): November 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52365/jond.v5i2.1434

Abstract

Dismenorea adalah menstruasi yang disertai dengan rasa nyeri, hal ini terjadi karena terjadinya pelepasan prostaglandin yang berlebihan dan mengakibatkan kenaikan kontraksi uterus sehingga terjadi rasa nyeri saat menstruasi. Dismenorea terjadi dikarenakan peningkatan jumlah prostaglandin F2a berlebihan pada saat menstruasi sehingga merangsang hiperaktivitas uterus serta kejang otot uterus. Tujuan penelitian untu mengidentifikasi pengaruh senam dismenorea terhadap penurunan dismenorea pada siswi SMP IT LHI Banguntapan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Pre Eksperimen dengan desain penelitian one grup pretest posttest design yaitu penelitian eksperimen yang hanya melibatkan satu kelompok sebagai kelas eksperimen tanpa ada kelompok kontrol. Desain penelitian ini diukur dengan menggunakan kuesioner Numeric Rating Scale (NRS) dengan pre test dan post test sebelum dan sesudah senam. Hasil penelitian menunjukan bahwa skala nyeri sebelum senam 4,93 dan sesudah senam 2,27 dengan nilai p value= 0,00. Hal ini menunjukan adanya penurunan nyeri dismenorea antara sebelum dan sesudah senam dismenorea pada siswi SMP IT LHI Banguntapan.Dysmenorrhea refers to menstruation accompanied by pain, which occurs due to excessive release of prostaglandins that increases uterine contractions, thereby causing discomfort during menstruation. Dysmenorrhea arises from an elevated level of prostaglandin F2α during menstruation, which stimulates uterine hyperactivity and uterine muscle spasms. The aim of this study was to determine the effect of dysmenorrhea exercise on reducing dysmenorrheic symptoms among female students at SMP IT LHI Banguntapan. This study employed a pre-experimental research design with a one-group pretest–posttest approach, in which a single group served as the experimental unit without a control group. The assessment was conducted using the Numeric Rating Scale (NRS) questionnaire administered before and after the intervention. The findings indicated that the mean pain score prior to the exercise was 4.93, which decreased to 2.27 following the exercise, with a p-value of 0.00. These results demonstrate a significant reduction in dysmenorrheic pain after the implementation of dysmenorrhea exercise among the participating students.
Penerapan Terapi Relaksasi Genggam Jari pada Keluarga Lansia dengan Masalah Keperawatan Nyeri Akut Arita Murwani; Aida Malahayati; Riza Yulina Amry
JOURNAL OF NONCOMMUNICABLE DISEASES Vol 5, No 2 (2025): November 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52365/jond.v5i2.1567

Abstract

Keluarga lanjut usia merupakan tahap perkembangan keluarga ketika pasangan suami istri telah memasuki usia ≥60 tahun. Salah satu masalah kesehatan yang sering dialami lansia adalah hipertensi, yaitu kondisi peningkatan tekanan darah secara kronis yang kerap disertai keluhan nyeri kepala. Penatalaksanaan nyeri pada pasien hipertensi dapat dilakukan melalui pendekatan farmakologis dan nonfarmakologis. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat diterapkan dalam asuhan keperawatan adalah terapi relaksasi genggam jari, yang bertujuan membantu relaksasi otot dan menurunkan persepsi nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis asuhan keperawatan keluarga dengan penerapan terapi relaksasi genggam jari pada klien lansia dengan hipertensi yang mengalami nyeri akut. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Partisipan penelitian terdiri atas dua keluarga lansia dengan hipertensi yang mengalami nyeri akut dengan skala ringan hingga sedang. Analisis data dilakukan secara deskriptif naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah diberikan intervensi keperawatan berupa terapi relaksasi genggam jari secara rutin selama tiga hari, terjadi penurunan nyeri yang ditandai dengan berkurangnya ekspresi meringis, perbaikan kualitas tidur, serta penurunan skala nyeri dari 6 menjadi 3 pada Klien I dan dari 5 menjadi 2 pada Klien II. Terapi relaksasi genggam jari efektif dalam menurunkan nyeri pada lansia dengan hipertensi.The elderly family represents a stage of family development in which married couples have entered older adulthood, defined as aged ≥60 years. One of the most common health problems experienced by the elderly is hypertension, a condition characterized by a chronic increase in blood pressure that is often accompanied by complaints of headache. Pain management in patients with hypertension can be carried out through pharmacological and non-pharmacological approaches. One non-pharmacological intervention that can be applied in nursing care is finger-grip relaxation therapy, which aims to promote muscle relaxation and reduce pain perception. This study aimed to analyze family nursing care through the application of finger-grip relaxation therapy in elderly clients with hypertension experiencing acute pain. This study employed a descriptive design with a case study approach. Data were collected through interviews, observations, and documentation studies. The participants consisted of two elderly families with hypertension who experienced acute pain with mild to moderate intensity. Data analysis was conducted using a descriptive narrative approach. The results showed that after routine nursing interventions in the form of finger-grip relaxation therapy for three consecutive days, there was a reduction in pain, as indicated by decreased grimacing, improved sleep quality, and a reduction in pain scale from 6 to 3 in Client I and from 5 to 2 in Client II. Finger-grip relaxation therapy was effective in reducing pain in elderly patients with hypertension.