Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Seminar Nasional Hasil Penelitian LP2M UNM

Peningkatan Kandungan Gizi Makro Bakpao Dengan Substitusi Tepung Tempe Slamet Widodo; Besse Qur’ani; Kasdy Kadir; Andi Firli M
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 3
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.67 KB)

Abstract

Abstrak. Tujuan penelitian: mengkajii kandungan gizi makro bakpao substitusi tepung tempe. Metode: jenis penelitian eksperimental, waktu pelaksanaan Maret– Juni 2021 di Laboratorium Tata Boga Universitas Negeri Makassar dan  Laboratorium Biofisik FKM Unhas. Bahan utama:  bakpao tanpa substitusi (F0), dan 6 bakpao substitusi: bakpao substitusi tepung tempe Pengumpulan data: analisis proksimat: F0 (tanpa substitusi) kandungan gizinya energi 295,6 kkal, protein 4,8 g, lemak 4,2 g, karbohidrat 59,1 g, kalsium  8,8  g, besi 0,6 mg, vitamin a 34,5 μg, vitamin b1 0 mg, vitamin b2 0 mg, niacin 0,5 mg, vitamin c 0 mg, posfor 60,1 mg,air 26,7 g, abu 5,2g . f1 (substitusi tepung tempe) kandungan gizinya adalah Energi 249,9 Kkal, Protein 7,2 g, Lemak 6 g, Karbohidrat 42,6 g, Kalsium 30,4 mg, Besi 0,9 mg, Vitamin A 34,7 μg, Vitamin B1 0,1 mg, Vitamin B2 0 mg, Niacin 1,5 mg, Vitamin C 0 mg, Posfor 87,3 mg, Air 36,4 g, Abu 7,8 g. Kata Kunci: Anak TK, Konsumsi Harian, Sosial Ekonomi, Status Gizi
Inovasi Cookies Dengan Substitusi Labu Kuning (Cucurbita Moschata Duch) Ratnawati T; Syamsidah Syamsidah; Besse Qur’ani
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 1
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Labu adalah salah satu buah yang dapat dimanfaatkan untuk menjadi bahan dasar dalam pembuatan makanan, minuman dan aneka macam kue. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembuatan cookies labu. Untuk mengetahui penerimaan panelis terhadap cookies labu kuning dan Untuk megetahui tanggapan peserta pelatihan terhadap cookies labu kuning. Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium Pendidikan Kesejahteraan Keluarga untuk dibuat produknya sekaligus uji panelis, selanjutnya formula terbaik dilatihakan kepada ibu-ibu dan remaja putri di Desa Bulue Kabupaten Soppeng. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan metode eksperimen. Hasil penelitian menemukan bahwa: Proses Pembuatan cookies Labu kuning dilakukan dengan cara : (1) siapkan semua bahan dan alat serta timbang semua bahan untuk setiap formulasi, (2) Campur semua bahan dan uleni hingga rata, (3) Bentuk adonan sesuai selera atau menyerupai labu panggang sampai matang (berwarna kuning kecoklatan), (4) Dinginkan dan atur dalam toples/wadah yang kedap udara. Hasil penelitian terhadap mutu produk cookies labu kuning dengan tiga formula dapat disimpulkan bahwa formula yang terbaik menurut panelis adalah formula F2 (30%) dengan klasifikasi warna kuning kecoklatan, aroma harum khas labu, tekstur keras, rasa enak, dan over all mutu baik. Respon masyarakat terhadap pelatihan pembuatan cookies labu kuning adalah baik dan menyatakan bahwa cookies labu kuning layak untuk dikembangkan, bukan saja karena bahannya mudah diperoleh, akan tetapi juga mudah proses pembuatannya. Kata Kunci: Substitusi, Cookies, Labu Kuning