Articles
KEMAMPUAN GURU DALAM MENGELOLA KELAS DI MIN PEUKAN BADA KABUPATEN ACEH BESAR
Rizka Mutia;
Hajidin Hajidin.;
Linda Vitoria
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 2 (2018): MEI 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (293.763 KB)
Pengelolaan kelas adalah salah satu tugas guru yang tidaak pernah ditinggalken. Kelas adalah tempat berlangsungnya proses pembelajaran. Kegiatan pembelajaran akan terlaksana dengan baik, apabila guru sebagai seorang manajer mampu mengelola kelas secara baik pula. Penelitian ini berjudul “Kemampuan guru dalam Mengelola Kelas di MIN Peukan Bada Kabupaten Aceh Besar”. Masalah rumusan dalam penelitian ini adalah bagaimanekah kemampuan guru dalam mengelola kelas di MIN Peukan Bada Kabupaten Aceh Besar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana guru MIN Peukan Bada Kabupaten Aceh Besar dalam mengelola kelas. Subjak dalam penelitian ini adelah 4 orang guru wali kelas Ic, IIa, IIIa, dan IVa di MIN Peukan Bada Kabupaten Aceh Besar. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian bersifat deskriptif. Untuk memperoleh data, peneliti menggunakan teknik wawancara dan observasi.Peneliti memperoleh informasi bahwa guru telah melaksanakan/menerapkan komponen pengelolaan kelas. Kesimpulan dari 4 orang guru MIN Peukan Bada Kabupaten Aceh Besar yang diteliti telah mampu mengelola kelas dengan baik. Guru juga terlihat aktif dan kreatif dalam menggabungkan komponen pengelolaan kelas dengan karakteristik lingkungan sekolah tersebut.
PELAKSANAAN PROGRAM REMEDIAL PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA DI SD NEGERI 29 BANDA ACEH
Sastriani Sastriani.;
Said Darnius;
Linda Vitoria
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 4 (2018): OKTOBER 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (318.906 KB)
Dalam proses pembeelajaran, Program remedial memiliki peranan penting untuk peserta didik yang sulit pada bidang study math. Tujuan penelitian untuk mengetahui pelaksanaan program remedial pada bidang study math di Sekolah Dasar Negri 29 Banda Atjeh. Menggunakan Pendekatann kualitatif serta bentuk penelitian deskriptiif. Sumbeer pengambilan data didapat dengan observasi dan wawancara Subjeek dalam peneliitian ini adalah guru kelas IVa, IVb, Va, serta Vb SD Negeri 29 Banda Aceh yang berjumlah 4 orang guru. Selanjutnya data observasi dan wawancara diolah secara deskriptif. Hasil peneliitian ini menuunjukkan bahwa dari data observasi dan wawancara dari perencanaan, guru mengidentifikasi peserta didik yang mengalami kendala belajar berdasarkan nilai ulangan math saja. Pelaksanaan program remedial dilakukan saat jam pelajaran biasa dan dilakukan dengan peserta didik yang memiliki skor evaluasi math di bawah KKM. Faktor pendukung meliputi keinginan peserta didik mengikuti remedial untuk membantu menuntaskan remedial yang belum mencapai KKM. Faktor penghambat meliputi terbatasnya waktu yang dimiliki untuk melaksanakan remedial. Hasil dari pelaksanaan program remedial pada bidang study math ialah hasil belajar peserta didik meningkat, walaupun tidak semua nilai peserta didik meningkat. Hal tersebut tidak dapat dijadikan tolak ukur meningkatnya hasil belajar peserta didik setelah mengikuti remedial.
KENDALA GURU MEMANFAATKAN MEDIA IT DALAM PEMBELAJARAN DI SDN 1 PAGAR AIR ACEH BESAR
Launard Syaulan Sahelatua;
Linda Vitoria;
Mislinawati Mislinawati.
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4, No 4 (2019): NOVEMBER 2019
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (407.611 KB)
Perkembangan teknologi dewasa ini semakin pesat. Pemanfaatan teknologi dalam dunia pendidikan dapat membantu dalam proses pembelajaran. Berdasarkan observasi dan wawancara dengan guru di SDN 1 Pagar Air, beberapa guru mengaku masih kurang mampu menggunakan media IT dan kurang mengetahui manfaat apa saja yang terdapat dalam penggunaan teknologi. Tujuan dalam pengkajian ini untuk mendeskripsikan apa saja kendala guru menggunakan media IT dalam pembelajaran di SDN 1 Pagar Air. Rumusan masalah dalam pengkajian ini ialah apa hambatan yang ditemukan pendidik untuk menggunakan media IT dalam pembelajaran di SDN 1 Pagar Air Aceh Besar. manfaat dari pengkajian ini yaitu memberikan gambaran tentang hambatan yang ditemui guru dalam memanfaatkan IT sebagai media pembelajaran di SDN 1 Pagar Air. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenisnya yaitu deskriptif. Teknik pengambilan data dalam pengkajian ini dilakukan dengan observasi dan wawancara. analisis data dalam pengkajian ini menggunakan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Subjek pengkajian ini terdiri atas 6 pengajar yaitu guru kelas I s/d VI. Pengambilan data dilaksanakan pada tanggal 12 s/d 16 Agustus 2017 di SDN 1 Pagar Air.Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa kendala guru memanfaatkan IT sebagai berikut. Pertama, kurangnya pengetahuan guru tentang media IT. Kedua, Arus listrik dan wifi di sekolah tidak normal. Ketiga, tidak adanya kewajiban dari pihak sekolah agar guru mengajar menggunakan IT. Simpulan penelitian ini yaitu guru masih mengalami kendala dalam mengoperasikan IT sebagai media pembelajaran diantaranya yaitu kurangnya pengetahuan guru tentang IT, kurangnya fasilitas IT yang tersedia di sekolah, arus listrik di sekolah tidak normal, internet tidak dapat menjangkau ke seluruh kelas, serta tidak adanya kewajiban dari pihak sekolah agar guru yang mengajar harus menggunakan IT. Disarankan kepada warga sekolah agar mampu mengembangkan pengadaan bimbingan mengenai IT dapat memalui pelatihan, lokakarya, dan seminar sehingga beberapa hambatan dalam pemanfaatan IT sebagai media pembelajaran mampu dilaksanakan.
PENERAPAN MEDIA PERSEGI SATUAN DALAM PEMBELAJARAN LUAS BANGUN DATAR DI KELAS IV SD NEGERI 47 BANDA ACEH
Fahmi Fahmi.;
Nurhaidah nurhaidah.;
Linda Vitoria
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 4 (2018): OKTOBER 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Dalam konteks media persegi satuan pada luas bangun datar yang akan dibahas adalah bagaimana penerapan media persegi satuan pada pembelajaran luas bangun datar pada aktivitas dan hasil belajar peserta didik. Secara khusus penelitian ini bertujuan mendeskripsikan aktivitas peserta didik dan hasil belajar peserta didik menggunakan media persegi satuan pada luas bangun datar peserta didik kelas IV di SDN 47 Banda Aceh.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Data penelitian ini bersumber dari peserta didik SDN 47 Banda Aceh. Subjek Penelitian ini adalah peserta didik kelas IV di SDN 47 Banda Aceh yang berjumlah 36 peserta didik.Pengumpulan data menggunakan observasi dan tes. Peneliti mengamati aktivitas belajar peserta didik, sedangkan tes adalah soal tes yang diberikan peneliti kepada peserta didik. Pengolahan data menggunakan reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), conclusion drawing/verification dan persentase.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penerapan Media Persegi Satuan dalam Pembelajaran Luas Bangun Datar di Kelas IV SD Negeri 47 Banda Aceh pada aktivitas peserta didik menunjukkan bahwa 12 aspek yang di amati peneliti tidak semua mampu dilaksanakan oleh peserta didik dalam proses pembelajaran luas bangun datar pada peserta didik kelas IV. Adapun aspek yang tidak terlaksana dalam proses pembelajaran meliputi, memotong persegi satuan, menggunakan rumus luas persegi panjangPada hasil tes belajar menunjukkan jumlah peserta didik yang tuntas sebanyak 27 peserta didik dan 6 peseta didik tidak tuntas. Dari hasil analisis data tersebut dapat diketahui bahwa ketuntasan tes peserta didik tergolong tuntas. Merujuk pada ketentuan KKM yang telah ditetapkan disekolah tersebut”bahwa setiap peserta didik dikatakan tuntas belajarnya jika telah mencapai kompetensi minimal 70”.Diharapkan guru mengajar menggunakan media yang menarik dan memotivasi peserta didik dalam mengerjakan tugas dan dalam belajar, sehingga aktivitas peserta didik akan jauh lebih baik.
PENGARUH KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SDN 3 BANDA ACEH
Riska Faradilla;
Fauzi Fauzi.;
Linda Vitoria
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2, No 3 (2017): SEPTEMBER 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (403.742 KB)
Kemampuan berpikir kritis mengandung makna sebagai kesiapan dalam pengambilan keputusan yang penuh pertimbangan. Berpikir kritis meliputi kemampuan memberi penjelasan sederhana, membangun keterampilan dasar, menyimpulkan, memberi penjelasan lanjut serta mengatur strategi dan taktik. Semua aspek tersebut merupakan aspek-aspek yang dibutuhkan untuk mengikuti pembelajaran matematika. Penelitian ini mengangkat masalah adakah pengaruh yang signifikan kemampuan berpikir kritis terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SDN 3 Banda Aceh. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mencari tahu adanya pengaruh yang signifikan keahlian berpikir kritis terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SDN 3 Banda Aceh. Hipotesis penelitian yaitu ada pengaruh yang signifikan kemahiran berpikir kritis terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SDN 3 Banda Aceh.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kuantitatif. Dengan jenis penelitian kausal komparatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas V SDN 3 Banda Aceh yang berjumlah 90 siswa. Pemilihan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas Va yang berjumlah 30 orang.Pengelompokan bahan menggunakan angket/ kuesioner dengan skala Likert dan dokumentasi nilai hasil belajar kognitif matematika. Uji prasyarat analisis menggunakan uji normalitas, dan uji linieritas. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa F hitung F tabel atau 10, 398 4,20, maka tolak Ho dan terima Ha, artinya terdapat pengaruh yang signifikan kemampuan berpikir kritis terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SDN 3 Banda Aceh.
KEMAMPUAN PESERTA DIDIK MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA PADA TRENDS INTERNATIONAL MATHEMATICS AND SCIENSCE STUDY (TIMSS) DI KELAS V SD NEGERI 51 BANDA ACEH
DELisma Siregar;
Linda Vitoria;
Bukhari Bukhari
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 3 (2020): OKTOBER 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Trends International Mathematics and Science Study (TIMSS) adalah salah satu survei internasional yang mengevaluasi tingkat kemampuan peserta didik di beberapa negara mengenai hasil belajar dalam bidang matematika dan sains. Untuk matematika SD, bidang yang diuji seperti penyajian data, bilangan, dan geometri. Pelaksanaan TIMSS dilakukan pada 4 tahun sekali dipelopori International Association For The Evaluation Of Education Achievement (IEA) berkedudukan di Amsterdam, Belanda dilaksanakan pada bulan Maret-Juni untuk SD kelas IV dan SMP kelas VII.Pada penelitian ini yang menjadi rumusan masalah adalah Bagaimana kemampuan peserta didik mengerjakan soal matematika pada Trends International Mathematics And Science Study (TIMSS) dikelas V Sd Negeri 51 Banda Aceh. Apa saja kesulitan peserta didik menyelesaikan soal matematika pada Trends International Mathematics And Science Study (TIMSS) dikelas V Sd Negeri 51 Banda Aceh. Tujuannya mendeskripsikan kesanggupan peserta didik mengerjakan sola matematika pada Trends International Mathematics and Science Study (TIMSS) dikleas V Sd Negeri 51 Banda Aceh. Pada peneltian ini digunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan jenis deskriptif. Jumlah orang yang diteliti sebanyak 30 peserta didik. Teknik pengambilan data dengan memberikan tes dan wawancara.Dari hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata 49.1 berada pada kategori cukup berdasarkan kategori penilaian menurut Arikunto (2010:35). Pada saat wawancara terungkap bahwa peserta didik adaa yang telah paham terhadap pertanyaan dan beberapa yang kurang paham. Peserta didik mengalami beberapa kesulitan seperti: (1) kurang menguasai materi bilangan, geometri dan penyajian data, (2) tidak terbiasa dalam soal penalaran, (3) bahasa soal terlalu susah dipahami sehingga tidak tahu apa yang ditanyakan dalam soal, (4) tidak terbiasa menjawab soal TIMSS, dan (5) mereka menjawab soal tersebut ada yang menggunakan rumus, logika, dan menebak-nebak.
PENERAPAN MEDIA PERSEGI SATUAN DALAM PEMBELAJARAN LUAS BANGUN DATAR DI KELAS IV SD NEGERI 47 BANDA ACEH
Fahmi Fahmi.;
Nurhaidah nurhaidah.;
Linda Vitoria
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 4 (2020): NOVEMBER 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Dalam konteks media persegi satuan pada luas bangun datar yang akan dibahas adalah bagaimana penerapan media persegi satuan pada pembelajaran luas bangun datar pada aktivitas dan hasil belajar peserta didik. Secara khusus penelitian ini bertujuan mendeskripsikan aktivitas peserta didik dan hasil belajar peserta didik menggunakan media persegi satuan pada luas bangun datar peserta didik kelas IV di SDN 47 Banda Aceh.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Data penelitian ini bersumber dari peserta didik SDN 47 Banda Aceh. Subjek Penelitian ini adalah peserta didik kelas IV di SDN 47 Banda Aceh yang berjumlah 36 peserta didik.Pengumpulan data menggunakan observasi dan tes. Peneliti mengamati aktivitas belajar peserta didik, sedangkan tes adalah soal tes yang diberikan peneliti kepada peserta didik. Pengolahan data menggunakan reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), conclusion drawing/verification dan persentase.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penerapan Media Persegi Satuan dalam Pembelajaran Luas Bangun Datar di Kelas IV SD Negeri 47 Banda Aceh pada aktivitas peserta didik menunjukkan bahwa 12 aspek yang di amati peneliti tidak semua mampu dilaksanakan oleh peserta didik dalam proses pembelajaran luas bangun datar pada peserta didik kelas IV. Adapun aspek yang tidak terlaksana dalam proses pembelajaran meliputi, memotong persegi satuan, menggunakan rumus luas persegi panjangPada hasil tes belajar menunjukkan jumlah peserta didik yang tuntas sebanyak 27 peserta didik dan 6 peseta didik tidak tuntas. Dari hasil analisis data tersebut dapat diketahui bahwa ketuntasan tes peserta didik tergolong tuntas. Merujuk pada ketentuan KKM yang telah ditetapkan disekolah tersebut”bahwa setiap peserta didik dikatakan tuntas belajarnya jika telah mencapai kompetensi minimal 70”.Diharapkan guru mengajar menggunakan media yang menarik dan memotivasi peserta didik dalam mengerjakan tugas dan dalam belajar, sehingga aktivitas peserta didik akan jauh lebih baik.
PERAN GURU DALAM MENGATASI KESULITAN BELAJAR SISWA DI SD NEGERI 10 BANDA ACEH
Ryan Tusturi;
Mahmud HR;
Linda Vitoria
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2, No 3 (2017): SEPTEMBER 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (438.979 KB)
Peneltian ini bejudul “ Peran pendidik Mengatasi Kesulitan Belajar peserta di SD Negeri 10Banda Aceh. Rumusan masalah penelitian ini yaitu Apa saja bentuk kesulitan belajar siswa di SD Negeri 10Banda Aceh, dan Bagaimanakah langkah-langkah yang dilakukan oleh guru dalam mengatasi kesulitan belajar siswa di SD Negeri 10Banda Aceh. Penelitianini bermaksud Untuk mengambarkan jenis-jenis kesulitan belajar siswa di SD Negeri 10Banda Aceh, agar mengerti langkah-langkah yang dilakukan oleh guru dalam mengatasi kesulitan belajar peserta di SD Negeri 10Banda Aceh.Bentuk penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian adalah enam orang guru kelas. Teknik pengumpulan data adalah dengan menggunakan wawancara dan observasi. Data dianalisis dengan menggunakan reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Siswa di SD Negeri 10 Banda Aceh mengalami berbagai kesulitan dalam belajar seperti sulit berkonsentrasi atau terfokus pada materi yang diajarkan, sulit menyampikan ide dan pendapatnya kepada orang lain, sulit berkomunikasi dengan baik, sulit menyelesaikan soal-soal yang sulit dimana siswa harus berpikir kritis dan sulit menyusun kata-kata dan kalimat secara sistematis dan menarik. Guru melakukan langkah-langkah untuk membasmi kerumitan belajar siswa, yaitu mengasihkan panduan dan perhatian kepada siswa yang mengalami kesulitan dalam belajar, menggunakan media pembelajaran, memberikan tugas dan latihan agar siswa mau belajar secara mandiri, mengarahkan siswa belajar dalam kelompok, menggunakan model pembelajaran yang menarik dan memberikan penghargaan kepada siswa sehingga siswa merasa senang dan termotivasi dalam belajar. Guru juga mengaitkan materi yang diajarkan dengan kehidupan sehari-hari di sekitar siswa agar siswa mudah memahami konsep yang diajarkan.
KEMAMPUAN OPERASI HITUNG PENJUMLAHAN SISWA KELAS II DI SD NEGERI KILOMETER SEBELAS SUBULUSSALAM
Maryanti Maryanti.;
Monawati Monawati.;
Linda Vitoria
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2, No 3 (2017): SEPTEMBER 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (306.979 KB)
Rumusan masalah penelitian ini adalahoperasi hitung penjumlahan siswa kelas II diSD Negeri Kilometer Sebelas Subulussalam, dan apa penyebab ketidakmampuan siswa dalam melakukan operasi hitung penjumlahan kelas II diSD Negeri Kilometer Sebelas Subulussalam. hasil. kesanggupan siswa kelas IIdi SD Negeri Kilometer Sebelas Subulussalam dalam menyelesaikan soal matematika dalam bentuk operasi hitung penjumlahan serta untuk mengetahui penyebab dari ketidakmampuan siswa tersebut ditinjau dari cara guru mengajar.Penelitian ini memakaiancangankualitatif dengan jenis pengkajian deskriptif.pengkajian ini dilakukandi kelas II SD Negeri Kilometer Sebelas Subulussalam dengan subjek penelitian sebanyak 34 orang siswa. cara penghimpunan data dengan dukunganuji dan observasi. Pertanyaan uji/tes yang berkenaan dari 20pertanyaan dalam bentuk operasi hitung penjumlahan pada bilangan cacah, dengan 5 soal menggunakan teknik bersusun panjang, 5 soal menggunakan teknik bersusun pendek, 5 soal dengan teknik menyimpan, dan 5 soal dengan teknik tanpa menyimpan. Observasi dilakukan terhadap kegiatan pembelajaran guru kelas IIdi SD Negeri Kilometer Sebelas Subulussalam yang meliputi penjelasan guru, keaktifan proses pembelajaran, dan penggunaan alat peraga.Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 20 soal tes yang diberikan kepada siswa, 3 orang siswa tergolong sangat mampu dalam menyelesaikan operasi hitung penjumlahan, 7 orang tergolong mampu, 6 orang cukup mampu dan 18 orang tergolong kurang mampu.Datahasil observasi kegiatan guru mengajar menunjukan bahwa guru tidak melakukan tahapan-tahapan belajar mengajar.Seperti guru tidak membericontoh soal yang bervariasi saat metode berlatih mengajar berlangsung.Dari dapatatan deduksicara guru mengajar dapat mempengaruhi pemahaman siswa terhadap materi operasi hitung penjumlahan.
PELAKSANAAN PENILAIAN HASIL BELAJAR SISWA PADA SUB TEMA HIDUP RUKUN DENGAN TEMAN BERMAIN DI KELAS II SDN 14 BANDA ACEH
Rina Meli Suciati;
Nurhaidah. Nurhaidah;
Linda Vitoria
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2, No 2 (2017): AGUSTUS 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (13.385 KB)
Penelitian ini berjudul pelaksanaan penilaian hasil belajar siswa pada subtema hidup rukun dengan teman bermain di kelas II Sekolah Dasar Negeri 14 Banda Aceh. Adapun rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana pelaksanaan penilaian hasil belajar siswa pada subtema hidup rukun dengan teman bermain di kelas II Sekolah Dasar Negeri 14 Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan penilaian hasil belajar siswa pada subtema hidup rukun dengan teman bermain di kelas II Sekolah Dasar Negeri 14 Banda Aceh. Subjek dalam penelitian ini adalah guru kelas II pada tahun ajaran 2016-2017 yaitu 1 orang. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh dari penelitian ini adalah berupa lembaran pengamatan yang peneliti amati mengenai pelaksanaan penilaian hasil belajar siswa oleh guru selama berlangsungnya proses belajar mengajar. Kegiatan observasi ini dilakukan selama 6 hari pada 6 pembelajaran berdasarkan subtema Hidup Rukun dengan Teman Bermain.Simpulan penelitian ini adalah penilaian menuntut guru agar secara langsung maupun tidak, mampu melaksanakan penilaian dalam keseluruhan proses pembelajaran guna untuk menilai sejauh mana siswa telah menguasai beragam kompetensi. Pelaksanaan penilaian hasil belajar siswa pada tema Hidup Rukun dengan subtema Hidup Rukun dengan Teman Bermain pada kelas II Sekolah Dasar Negeri 14 Banda Aceh pelaksanaan penilaian sikap, pengetahuan dan keterampilan sudah terlaksana dengan Kurikulum 2013. Kata kunci: pelaksanaan penilaian hasil belajar siswa, subtema hidup rukun dengan teman bermain