Syamsul Bardi
Unknown Affiliation

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA MACROMEDIA FLASH PLAYER UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS XI SMA NEGERI 11 BANDA ACEH . Fahrina; . Hasmunir; Syamsul Bardi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 2 (2018): MEI 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini dilakukan pada murid ruang 11 IS SMAN 11 Banda Aceh. Metode distudi ini ialah Penelitian Tindakan Kelas. Subjek distudi ini ialah murid ruang XI IS3 SMAN 11 Banda Aceh tahun pelajaran 2017/2018 yang bertotal 25 murid. Penghimpunan evidensi dilaksanakan atas mempergunakan (I) Lembar pre-test post-test; (II) Lembar obervasi aktivitas pengajar murid; (III) Lembar pengamatan keterampilan pengajar; (IV) Angket respons murid. Data dianalisis dengan mempergunakan statistik deskriptif persentase. Perolehan studi memperlihatkan bahwasanya (1) Persentase ketuntasan secara individual meningkat dari 76% atas siklus 1 menjadi 84% atas siklus 2 96% atas siklus 3. Sementara ketuntasan klasikal, atas siklus 1 mencapai 60% kemudian meningkat atas siklus 2 menjadi 80%, 100% atas siklus 3. (2) Jumlah kesesuaian aktivitas pengajar murid meningkat dari 7 (13%) aktivitas sesuai atas siklus 1 menjadi 11 (98%) aktivitas sesuai atas siklus 2 12 aktivitas sesuai atas siklus 3 (100%).  (3) Keterampilan pengajar dalam mengelola pembelajaran meningkat dari nilai rerata 2,66 dengan kategori baik menjadi 3,33 atas siklus II dengan kategori baik terjadi peningkatan signifikan di sikulus III dengan nilai rata-rat 3,37 dengan kategori baik. (4) untuk respon murid hasil yang didapatkan masuk kedalam kategori baik dengan jumlah persentase mencapai 92% sehingga pembelajaran melalui  Project Based Learning  berbantuan media Flash Player mampu memberikan kontribusi dan solusi dalam mengatasi keterbasatan dalam menyampaikan materi. Kata Kunci: Project Based Learning, Macromedia Flash Player, Hasil Belajar Siswa
KESESUAIAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN BERDASARKAN KURIKULUM 2013 PADA LAMPIRAN SKRIPSI MAHASISWA PROGRAM STUDI GEOGRAFI FKIP UNSYIAH TAHUN 2015-2016 Yuri Fadhilah; . Hasmunir; Syamsul Bardi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 4 (2017): November 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.369 KB)

Abstract

Perencanaan pembelajaran dibutuhkan oleh guru dalam proses pembelajaran agar dapat berjalan dengan maksimal. Perencanaan pembelajaran juga merupakan langkah awal sebelum proses pembelajaran berlangsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) tingkat kesesuaian perumusan indikator; (2) tingkat kesesuaian pengorganisasian materi ajar; (3) tingkat kesesuaian pemilihan sumber dan media pembelajaran; (4) tingkat kesesuaian model/metode pembelajaran: dan (5) tingkat kesesuaian penilaian hasil belajar. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh skripsi mahasiswa Prodi Geografi FKIP Unsyiah tahun 2015-2016 yang mencakup Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) didalamnya. Jumlah sampel dalam penilitan ini adalah 44 skripsi. Pengumpulan data dilakukan dengan cara pengelompokan data yang terkumpul kemudian diberikan skor. Mengingat format pembelajaran bentuknya bervariasi, maka untuk memberi skor atau penilaian digunakan penilaian standar nasional yang tercantum dalam buku pedoman sertifikasi guru. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Persentase aspek perumusan indikator dengan katagori sangat baik 56,9%; (2) Aspek pengorganisasian materi ajar sangat baik dengan persentase 79,5%; (3) aspek pemilihan sumber dan media pembelajaran diperoleh 84,1% dengan kategori sangat baik; (4) Aspek model atau metode pembelajaran dengan kategori sangat baik, 72,7%: (5) Aspek penilaian hasil belajar sangat baik dengan persentase 86,2%.
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL CONCEPT SENTENCE DAN MODEL COMPLETE SENTENCE PADA MATA PELAJARAN IPS TERPADU KELAS VIII SMP NEGERI 1 DARUSSALAM ACEH BESAR Muhammad Sarif; Syamsul Bardi; Thamrin Kamaruddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 1, No 2 (2016): November 2016
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.385 KB)

Abstract

Hasil belajar adalah hasil yang didapatkan setelah adanya peroses pembelajaran melalui evaluasi dalam membentuk perubahan tingkah laku kearah yang lebih baik. Untuk melihat hasil belajar dari kedua kelas dapat dilakukan dengan menggunakan perbandingan. Sehingga penelitian ini berjudul “Perbandingan Hasil Belajar Siswa dengan Menggunakan Model Concept Sentence dan Model Complete Sentence pada Mata Pelajaran IPS Terpadu Kelas VIII SMP Negeri 1 Darussalam Aceh Besar” penelitian  ini mengangkat masalah yakni  apakah hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran Concept Sentence lebih baik dibandingkan dengan model Complete Sentence pada mata pelajaran IPS Terpadu di SMP Negeri 1 Darussalam Aceh Besar. Tujuan Penelitian untuk mengetahui apakah hasil belajar siswa yang diajarkan  dengan model Concept Senntence lebih baik dibandingkan dengan model Complete Sentence pada mata pelajaran IPS Terpadu di SMP Negeri 1 Darussalam Aceh Besar. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Darussalam Aceh Besar yang berjumlah 85 orang siswa. Sampel penelitiannya adalah siswa kelas VIII1berjumlah 21 siswa, dan kelas VIII2berjumlah 21 siswa. Penentuan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dengan  memberikan pre-test dan post-test. Hipotesis diuji dengan statistik Uji-t. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh nilai thitung = 2,85. Nilai ini selanjutnya dibandingkan dengan nilai ttabel  pada taraf signifikan 5% dengan (dk) = n1 + n2 – 2, maka diperoleh nilai ttabel=1,68. Berdasakan hasil tersebut terbukti bahwa nilai thitung ttabel. Sesuai kriteria uji jika thitung ttabel maka Ha diterima, dengan demikian disimpulkan bahwa hasil belajar siswa yang disajikan dengan model pembelajaran Concept Sentence lebih baik dibandingkan hasil belajar siswa yang disajikan dengan model  pembelajaran Complete Sentence.
PEMANFAATAN LINGKUNGAN SEKOLAH SEBAGAI SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS XI-ISI SMA 16 BANDA ACEH Hardi .; Syamsul Bardi; Abdul Wahab Abdi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 2 (2018): MEI 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.575 KB)

Abstract

Pemanfaatan lingkungan sekolah dapat dilakukan oleh guru adalah dengan memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai tempat proses pembelajaran, tujuan yang ingin dicapai dalam lingkungan sekolah sebagai tempat proses pembelajaran ini tidak hanya keberhasilan siswa secara individu dalam menguasai materi pembelajaran, namun juga harus melihat langsung apa yang ada dilingkungan sekitar mereka. Pengamatan dalam penelitian  memiliki tujuan untuk melihat (1) Hasil belajar murid; (2) aktivitas pengajar dan murid; (3) kemampuan pengajar dalam pengajaran; dan (4) kecakapan peserta didik pada pembelajaran pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai bahan belajar. sample penelitian yaitu seluruh Siswa KelasXI-ISI SMA Negeri 16 Banda Aceh adalah 21 siswa. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui (1) Lembar pretest dan postest; (2) Lembar kegiatan pengajar(guru) dan peserta didik; (3) Lembar pengamatan kegiatan guru; dan (4)instrumen kecakapan peserta didik. Dalam penelitian ini data dianalisis dengan  statistik deskriptif. Hasil yang didapat yaitu (1) nilai presentase seecara individu naik dari 76% disiklus I menjadi 85% pada siklus ke-II dan 95% disiklus ke-III. Presentase klasikal meniingkat 60% pada siklus ke-I menjadi 80% pada siklus ke-II dan 90% pada siklus ke-III. (2) kegiatan pengajar  dan peserta didik menaik dari 5 aktivitas pada siklus ke-I menjadi 8 aktivitas pada siklus ke-II dan 10 aktivitas  pada siklus ke-III. (3) pengelolaan pembelajaran dari keterampilan pengajar meningkat 2,78 kriteria baik disiklus ke-I menjadi 3,0 dengan kriteria baik disiklus ke-II dan 3,27 dengan kriteria baik disiklus ke-III. (4) secara umum siswa menyatakan setuju bahwa pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar menyenangkan dan membantu peserta didik untuk memahami materi pelajaran. Dari perolehan hasil penelitian pada siklus ke-I, ke-II, dan ke-III jadi dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Kata Kunci:  Pemanfaatan Lingkungan Sekolah, Sumber Belajar, Hasil Belajar