Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Prosiding Seminas Competitive Advantage

Makna Strategi Pendidikan Unggul Menyongsong Pasar Tunggal Asean 2015 hakim, dhikrul
Prosiding Seminas Competitive Advantage Vol 1, No 1 (2011): Seminas Competitive Advantage I
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.234 KB)

Abstract

ABSTRAK Pasar tunggal ASEAN 2015 menuntut kesiapan bangsa dan masyarakat Indonesia untuk meningkatkan daya saing. Pendidikan unggul berbasis kompetensi merupakan salah satu aspek penting dan strategis untuk meningkatkan daya saing tersebut. Sementara itu kondisi pendidikan kita saat ini belum menggembirakan, terutama jika dilihat dari output yang masih rendah kualitasnya. Banyak lulusan sekolah yang belum siap memasuki dunia kerja. Menurut pengamat ekonomi Dr.Berry Priyono, bekal kecakapan yang diperoleh dari lembaga pendidikan tidak memadai untuk dipergunakan secara mandiri, karena yang dipelajari dilembaga pendidikan sering kali hanya terpaku pada teori, sehingga peserta didik kurang inovativ dan kreatif. Tulisan ini dimaksudkan untuk memberi sumbang saran bagi pengelola pendidikan khususnya pendidikan menengah atas. Upaya meningkatkan kemampuan peserta didik menjadi unggul secara akademik maupun ketrampilan dan kreatifitas, beberapa hal yang perlu mendapat perhatian adalah peningkatan mutu guru,sarana prasarana dan perbaikan kurikulum. Kata kunci: pendidikan unggul,pasar tunggal asean, kompetensi lulusan.     ABSTRACT ASEANCommunity2015demandingthe readinessof the nation andIndonesia society to improve competitiveness. Superiorcompetency-based educationis one aspectof strategic importancetoimprovecompetitiveness. Meanwhile,our currentstate of educationhas not beenencouraging,especiallywhen viewedfrom the outputis still lowquality.Manyschool leaversarenot ready toenter the working world. According toeconomicanalystsDr.BerryPriyono, stockacquiredskillsfromeducationalinstitutionsare inadequatetobe usedindependently, asa learnededucationinstitutedoftenjust focusontheory, so thatlearnersare lessinovativandcreative. This paper isintendedtogivefalse advicefor the managers ofupper secondaryeducation, especiallyeducation. Efforts toimprovethe ability of learnersto excelacademicallyas well asskillsandcreativity, some things thatneed attentionareimproving the qualityof teachers, facilities andcurriculumimprovement. Key words: EducationalExcellence, the ASEANCommunity, graduatesCompetence.
Pengembangan Pendidikan Kewirausahaan Berdasarkan Nilai-Nilai Budaya Untuk Membentuk Daya Saing Dan Karakter Bangsa Hakim, Dhikrul
Prosiding Seminas Vol 1, No 2 (2012): Seminas Competitive Advantage II
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.809 KB)

Abstract

Abstrak Persaingan global menuntut kesiapan bangsa Indonesia untuk meningkatkan daya saing.Pendidikan kewirausahaan  berdasarkan nilai-nilai budaya dan karakter bangsa merupakan salah satu aspek penting dan strategis untuk meningkatkan daya saing tersebut. Kewirausahan adalah suatu sikap, jiwa dan kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru yang sangat bernilai dan berguna bagi dirinya dan orang lain. Kewirausahaan merupakan sikap mental dan jiwa yang selalu aktif atau kreatif berdaya, bercipta, berkarya dan bersahaja dan berusaha dalam rangka meningkatkan pendapatan dalam kegiatan usahanya.Pendidikan kewirausahaan bertujuan untuk membentuk manusia secara utuh (holistik), sebagai insan yang memiliki karakter, pemahaman dan ketrampilan sebagai wirausaha.Pendidikan kewirausahaan perlu ditanamkan dan dikembangkan lewat dunia pendidikan, dapat diimplementasikan secara terpadu dengan kegiatan-kegiatan pendidikan di sekolah.Makalah ini ditulis dengan tujuan untuk mereaktualisasi konsep pendidikan kewirausahaan di sekolah dengan harapan agar pelaksanaan pendidikan kewirausahaan diterapkan ke dalam kurikulum di sekolah yang dapat merealisasikan pendidikan kewirausahaan dan direalisasikan peserta didik dalam kehidupan sehari-hari. Kata Kunci: Pendidikan Kewirausahaan,Nilai Budaya, daya Saing,Karakter bangsa.  Abstract Global competition demands the readiness of Indonesia to improve competitiveness. Entrepreneurship education based on cultural values ​​and national character is one aspect of strategic importance to enhance the competitiveness. Kewirausahan is an attitude, spirit and ability to create something new which is very valuable and useful to himself and others. Entrepreneurship is the mental attitude and spirit that is always active or creative helpless, bercipta, and unpretentious work and effort in order to increase revenue in their business activities. Entrepreneurship education aims to establish a human as a whole (holistic), as a man who has character, understanding and skills as an entrepreneur. Entrepreneurship education needs to be invested and developed through education, can be implemented in an integrated manner with educational activities in schools. The paper was written with the aim to mereaktualisasi concept of entrepreneurship education in schools with the hope that the implementation of applied entrepreneurship education into the curriculum in schools that can be realized and realized entrepreneurship education learners in everyday life. Keywords: Entrepreneurship Education, Culture, Competitiveness power, the nation's character.
Makna Strategi Pendidikan Unggul Menyongsong Pasar Tunggal Asean 2015 hakim, dhikrul
Prosiding Seminas Vol 1, No 1 (2011): Seminas Competitive Advantage I
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.234 KB)

Abstract

ABSTRAK Pasar tunggal ASEAN 2015 menuntut kesiapan bangsa dan masyarakat Indonesia untuk meningkatkan daya saing. Pendidikan unggul berbasis kompetensi merupakan salah satu aspek penting dan strategis untuk meningkatkan daya saing tersebut. Sementara itu kondisi pendidikan kita saat ini belum menggembirakan, terutama jika dilihat dari output yang masih rendah kualitasnya. Banyak lulusan sekolah yang belum siap memasuki dunia kerja. Menurut pengamat ekonomi Dr.Berry Priyono, bekal kecakapan yang diperoleh dari lembaga pendidikan tidak memadai untuk dipergunakan secara mandiri, karena yang dipelajari dilembaga pendidikan sering kali hanya terpaku pada teori, sehingga peserta didik kurang inovativ dan kreatif. Tulisan ini dimaksudkan untuk memberi sumbang saran bagi pengelola pendidikan khususnya pendidikan menengah atas. Upaya meningkatkan kemampuan peserta didik menjadi unggul secara akademik maupun ketrampilan dan kreatifitas, beberapa hal yang perlu mendapat perhatian adalah peningkatan mutu guru,sarana prasarana dan perbaikan kurikulum. Kata kunci: pendidikan unggul,pasar tunggal asean, kompetensi lulusan.     ABSTRACT ASEANCommunity2015demandingthe readinessof the nation andIndonesia society to improve competitiveness. Superiorcompetency-based educationis one aspectof strategic importancetoimprovecompetitiveness. Meanwhile,our currentstate of educationhas not beenencouraging,especiallywhen viewedfrom the outputis still lowquality.Manyschool leaversarenot ready toenter the working world. According toeconomicanalystsDr.BerryPriyono, stockacquiredskillsfromeducationalinstitutionsare inadequatetobe usedindependently, asa learnededucationinstitutedoftenjust focusontheory, so thatlearnersare lessinovativandcreative. This paper isintendedtogivefalse advicefor the managers ofupper secondaryeducation, especiallyeducation. Efforts toimprovethe ability of learnersto excelacademicallyas well asskillsandcreativity, some things thatneed attentionareimproving the qualityof teachers, facilities andcurriculumimprovement. Key words: EducationalExcellence, the ASEANCommunity, graduatesCompetence.
Pengembangan Pendidikan Kewirausahaan Berdasarkan Nilai-Nilai Budaya Untuk Membentuk Daya Saing Dan Karakter Bangsa Hakim, Dhikrul
Prosiding Seminas Vol 1, No 2 (2012): Seminas Competitive Advantage II
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Persaingan global menuntut kesiapan bangsa Indonesia untuk meningkatkan daya saing.Pendidikan kewirausahaan  berdasarkan nilai-nilai budaya dan karakter bangsa merupakan salah satu aspek penting dan strategis untuk meningkatkan daya saing tersebut. Kewirausahan adalah suatu sikap, jiwa dan kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru yang sangat bernilai dan berguna bagi dirinya dan orang lain. Kewirausahaan merupakan sikap mental dan jiwa yang selalu aktif atau kreatif berdaya, bercipta, berkarya dan bersahaja dan berusaha dalam rangka meningkatkan pendapatan dalam kegiatan usahanya.Pendidikan kewirausahaan bertujuan untuk membentuk manusia secara utuh (holistik), sebagai insan yang memiliki karakter, pemahaman dan ketrampilan sebagai wirausaha.Pendidikan kewirausahaan perlu ditanamkan dan dikembangkan lewat dunia pendidikan, dapat diimplementasikan secara terpadu dengan kegiatan-kegiatan pendidikan di sekolah.Makalah ini ditulis dengan tujuan untuk mereaktualisasi konsep pendidikan kewirausahaan di sekolah dengan harapan agar pelaksanaan pendidikan kewirausahaan diterapkan ke dalam kurikulum di sekolah yang dapat merealisasikan pendidikan kewirausahaan dan direalisasikan peserta didik dalam kehidupan sehari-hari. Kata Kunci: Pendidikan Kewirausahaan,Nilai Budaya, daya Saing,Karakter bangsa.  Abstract Global competition demands the readiness of Indonesia to improve competitiveness. Entrepreneurship education based on cultural values ​​and national character is one aspect of strategic importance to enhance the competitiveness. Kewirausahan is an attitude, spirit and ability to create something new which is very valuable and useful to himself and others. Entrepreneurship is the mental attitude and spirit that is always active or creative helpless, bercipta, and unpretentious work and effort in order to increase revenue in their business activities. Entrepreneurship education aims to establish a human as a whole (holistic), as a man who has character, understanding and skills as an entrepreneur. Entrepreneurship education needs to be invested and developed through education, can be implemented in an integrated manner with educational activities in schools. The paper was written with the aim to mereaktualisasi concept of entrepreneurship education in schools with the hope that the implementation of applied entrepreneurship education into the curriculum in schools that can be realized and realized entrepreneurship education learners in everyday life. Keywords: Entrepreneurship Education, Culture, Competitiveness power, the nation's character.