Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Aplikasi rosetta stone dalam pelafalan bahasa Prancis siswa kelas X di SMA Negeri 16 Bandarlampung Zusuf Amien; Vicky Bayu Febrianto; Diana Rosita
PRANALA (Jurnal Pendidikan Bahasa Prancis) Vol 3, No 2 (2020): PRANALA
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.842 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pelafalan bahasa Prancis siswa yang diajar menggunakan media aplikasi Rosetta Stone dalam proses pembelajaran kelas X MIA 3 di SMAN 16 Bandarlampung. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre-experimental dengan desain One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi berjumlah 104 siswa dengan sampel 34 siswa di kelas X MIA 3. Instrumen yang digunakan berupa tes soal benar salah (true or false item). Teknik analisis data menggunakan uji-t. Dari hasil pretest diketahui rata-rata nilai sebesar 11,135. Hasil posttest diperoleh rata-rata nilai sebesar 95,24. Hasil uji-t dengan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) ≤ 0,05, yakni 0,000 ≤ 0,05, maka Ha diterima dan Ho ditolak. Dengan demikian, hasil analisis tersebut menunjukkan bahwa media aplikasi Rosetta Stone dapat meningkatkan pelafalan bahasa Prancis siswa. kata kunci : media, aplikasi Rosetta Stone, pelafalan
Unsur Intrinsik Pada Cerita Pendek Karya Guy De Maupassant dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran Bahasa Prancis di SMA Putri Hani Sri Tifanny; Nani Kusrini; Diana Rosita
PRANALA (Jurnal Pendidikan Bahasa Prancis) Vol 3, No 1 (2020): PRANALA
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.615 KB)

Abstract

Le but de cette recherche est de décrire les éléments intrinsèques dans les nouvelles de Guy de Maupassant et leurs  implications dans l’apprentissage du français au lycée. Le méthode de la recherche constitue « descriptive-qualitative » avec la technique de lecture et notation . Le résulat montre les nouvelles de Guy de Maupassant ont thème sociale. Il y a 17 caractères ont été identifiés de toutes les histoires. L’intrigue de chaque histoire est composée de l’introduction, conflit, complication, point culminant, résolution et le fin. Tous les nouvelles utilisent le narrateur omniscient sur le point de vue. La scène de tout cela se passe dans le cadre sociale comme le bureau de police, les mérchants et de la fête. La plupart de l’atmosphère de l’histoire est dramatique et triste. Mais, l’histoire Le Voleur en atmosphère amusant. Le résultat de cette recherche peut appliquer dans l’apprentissage du français K.D 3.7 au lycée.Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan unsur intrinsik pada cerpen karya Guy de Maupassant. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif-kualitatif dengan teknik simak dan catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerpen karya Guy de Maupassant memiliki tema yang sama yaitu tema sosial. Dalam cerpen tersebut, terdapat tujuh belas tokoh dengan watak yang disampaikan melalui dialog ataupun narasi. Alur maju atau campuran pada cerpen terbagi menjadi pengenalan, konflik, komplikasi, klimaks, leraian, dan penyelesaian. Kelima cerpen karya Guy de Maupassant menggunakan sudut pandang orang ketiga – tak terbatas. Latar cerita sering terjadi di lingkungan sosial seperti kantor polisi, toko perhiasan, dan lokasi pesta. Sebagian besar suasana cerita berupa dramatik dan sedih, Namun, pada cerpen le voleur dikemas dengan suasana yang lucu. Kesimpulannya, hasil penelitian ini dapat diimplikasikan dalam pembelajaran bahasa Prancis di SMA sebagai alternatif bahan ajar pada K.D 3.7.
Model Pembelajaran Think Talk Write (TTW) pada Keterampilan Menulis Bahasa Prancis bagi Siswa Kelas X IPA 6 SMAN 9 Bandarlampung Roni Santuri; Diana Rosita; Setia Rini
PRANALA (Jurnal Pendidikan Bahasa Prancis) Vol 5, No 1 (2022): PRANALA
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (712.527 KB)

Abstract

RÉSUMÉ Cette recherche vise à savoir l’augmentation de la compétence de production écrite du français des élèves de la classe X IPA 6 de SMAN 9 Bandarlampung en utilisant le modèle d’apprentissage Think Talk Write (TTW). Cette recherche utilise l'approche quantitative avec le type de recherche expérimentale. Alors que la conception de la recherche utilisée dans cette étude était pré-expérimentale avec une conception de groupe prétest-posttest. En autre, les sujets de cette recherche étaient les élèves de la classe X IPA 6 SMAN 9 Bandarlampung et l’échantillon était 36 élèves. Pour savoir dans quelle mesure l'augmentation de la compétence de production écrite de français en utilisant le modèle Think Talk Write (TTW) doit se faire en prétest, traitement et posttest. L'instrument utilisé est un test essai de 1 question. Nous allons donc le résultat que l’utilisation de modèle Think Talk Write (TTW) par les élèves de la classe X IPA 6 SMAN 9 Bandar Lampung. Alors que les résultats du prétest est  53,75 (catégorie inférieure) et du posttest est 85,83 (catégorie supérieure). Ensuite, à partir de ces résultats, il y a un changement de 32,08%. Cela démontré par les résultats du test-T de signification 0,000 0,05. Mots-clés : La compétence écrite, Le français, Modèle d’apprentissage, Think Talk Write (TTW).   ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah model Think Talk Write (TTW) dapat meningkatkan keterampilan menulis bahasa Prancis peserta didik kelas X IPA 6 SMAN 9 Bandar Lampung. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan jenis penelitian eksperimen. Rancangan penelitian yang dipergunakan pada penelitian ini ialah pre-experimental menggunakan desain penelitian One-Group Pretest-Posttest Design. Subjek yang dipergunakan pada penelitian yaitu peserta didik kelas X IPA 6 SMAN 9 Bandarlampung dengan jumlah sampel 36 siswa. Untuk mengetahui peningkatan keterampilan menulis bahasa Prancis menggunakan model Think Talk Write (TTW) maka dilakukan serangkaian aktivitas yang meliputi: pretest, treatment, dan posttest. Instrumen yang dipergunakan berupa tes soal berbentuk esai sebesar 1 butir soal. Sedangkan teknik analisis data memakai uji-t sebelum dilakukan uji-t maka dilakukan terlebih dahulu uji normalitas serta uji homogenitas. Sesuai hasil penelitian yang sudah dilakukan, diperoleh hasil bahwa penerapan model TTW dapat meningkatkan keterampilan menulis bahasa Prancis peserta didik kelas X IPA 6 SMAN 9 Bandarlampung dengan hasil pretest 53,75 (kategori kurang) dan posttest 85,83 (kategori tinggi). Maka diketahui dari kedua data tersebut terdapat perubahan sebesar 32,08%. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil uji-t dengan nilai signifikansi 0,000 0,05.Kata kunci : Bahasa Prancis, Keterampilan menulis, Model pembelajaran, Think Talk Write (TTW). DOI : 10.23960/pranala.v05.i1.2022.09 
Aplikasi Media Permainan Mots Croisés Dalam Keterampilan Berbicara Siswa SMKN 3 Bandar Lampung Elsa Oktavia; Mulyanto Widodo; Diana Rosita
PRANALA (Jurnal Pendidikan Bahasa Prancis) Vol 1, No 1 (2018): PRANALA
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.725 KB)

Abstract

Cette recherche a pour but de savoir les différences de résultat d’apprentissage de la production orale entre les élèves de classe XIe du SMK Negeri 3 Bandarlampung qui sont enseignés avec le média mots croisés et ceux avec la méthode “Le Mag”. La méthode de recherche utilisée est ”True Eksperimental Design” qui utilise les tests de la production orale et  l’application avec le mots croisés. Le mots croisés est l’un des médias qui peut s’employer dans l’enseignement soit de la production écrite soit de la production orale. Les échantillons de cette recherche sont les élèves de la classe XIe de Jasa Boga 1 comme la classe expérimentale et XIe d’Akomodasi Perhotelan 1 comme la classe de contrôle. Les données de recherche sont ensuit analysées en utilisant le test de normalité, de l'homogénéité, le t-test et le test de fiabilité d’Alpha Cronbach. Les résultats de l'analyse indiquent que la valeur de t-compte 5,737 t-table 1,674 avec le niveau de la signification de 0,05. Cela montre qu'il y a une augmentation ou une différence en résultat d'apprentissage de la production orale entre les élèves de classe expérimentale enseignés avec le média mots croisés et ceux de classe de contrôle avec la méthode Le Mag.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar dalam keterampilan berbicara bahasa Prancis pada siswa kelas XI SMKN 3 Bandarlampung yang diajar dengan media permainan teka-teki silang atau Mots Croisés dan media buku teks Le Mag. Metode pada penelitian ini merupakan penelitian eksperimen True Eksperimental Design yang menggunakan tes keterampilan berbicara dan penerapanya menggunakan media permainan Mots Croisés. Media permainan Mots Croisés adalah salah satu media pembelajaran yang dapat digunakan untuk pembelajaran keterampilan menulis dan dapat diterapkan juga pada keterampilan berbicara. Selanjutnya sampel pada penlitian ini adalah kelas XI Jasa Boga (JB) 1 sebagai kelas eksperimen dan XI (Akomodasi Perhotelan) AP 1 sebagai kelas kontrol. Tahap selanjutnya data penelitian tersebut akan dinalisis menggunakan uji normalitas, homogen, uji-t dan reliabilitas menggunakan Alpha Cronbach. Hasil analisis penelitian menunjukan nilai t-hitung 5,737 t-tabel 1,674, dengan taraf signifikansi 0,05. Ini menunjukkan bahwa ada suatu peningkatan atau perbedaan prestasi belajar pada keterampilan berbicara bahasa Prancis, antara kelas eksperimen yang diajar dengan media permainan Mots Croisés dan kelas kontrol dengan buku teks Le Mag.Kata Kunci: keterampilan berbicara, le mag, media mots croisés
Analisis Penggunaan Gaya Bahasa Dalam Puisi Le Lac Karya Alphonse De Lamartine Rosi Anidya; Nani Kusrini; Diana Rosita
PRANALA (Jurnal Pendidikan Bahasa Prancis) Vol 2, No 2 (2019): PRANALA
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.139 KB)

Abstract

Abstrait: L’analyse de l’utilisation des stylistiques dans le poème Le Lac par Alphonse de Lamartine. Un poème contient normalement beaucoup de stylistiques et cela rendent parfois difficile aux lectures de les comprendre. Pour mieux comprendre un poème, les lectures doivent avoir la connanissance sur les stylistiques et ses fonctions pourque le sens du poème soit bien transmis. Cette recherche a pour but d’analyser des stylistiques dans le poème Le lac écrite par Alphonse de Lamartine. La méthode de collecte de données  dans cette recherche est celle de lecture qui est suivi par la technique de citation, de la lecture attentive et de notation. Et nous utilisons aussi la validité semantique et la fiabilité d’intrareter et interater. La recherche utilise l’analyse de semantique de l’intention. Les résultats de recherche indique que les types de stylisitque les plus dominants trouvés dans le poème sont les styles de langange comparatif tels que 3 comparaisons, 1 métaphores, 15 personnifications, 18 dépersonnifications, et 1 pléonasme. Tandis que pour les autres stylistiques sont 4 hyperboles, 1 ironies, 2 alusions, 4 érotèses, 1éponymes, 6 anaphores et 1 epizeukis. Mots-clés : poème, types de stylistique, analyse de semantique. Abstrak : Puisi mempunyai banyak gaya bahasa, dan hal itu dapat menyulitkan para pembaca puisi. Untuk memahami  isi puisi, pembaca harus mempunyai pengetahuan gaya bahasa dan penggunaanya supaya makna dari puisi dapat tersampaikan dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya bahasa yang terdapat dalam puisi Le Lac karya Alphonse de Lamartine. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode simak, yang dilanjutkan dengan teknik sadap, teknik Simak Bebas Libat Cakap (SBLC) dan teknik catat. Validitas yang digunakan dalam penelitian ini yaitu validitas semantik, sedangkan reliabilitas menggunakan intrareter dan intereter. Penelitian ini menggunakan analisis semantik maksud. Hasil dari penelitian ini didominasi oleh gaya bahasa perbandingan yaitu 3 perumpamaan, 1 metafora, 15 personifikasi, 18 depersonifikasi dan 1 pleonasme.  Sedangkan untuk gaya  bahasa yang lain didapatkan data berturut-turut, gaya bahasa pertentangan yaitu 4 hiperbola dan 1 ironi, gaya bahasa pertautan yaitu 2 alusi, 4 erotesis dan 1 eponim, dan gaya bahasa peru-langan seperti 6 anafora dan 1 epizeukis.Kata kunci: puisi, gaya bahasa, analisis semantik.
Model Pembelajaran Scramble pada Keterampilan Menulis Bahasa Prancis Siswa Kelas X SMAN 9 Bandarlampung Yulistia Anggraini; Diana Rosita; Setia Rini
PRANALA (Jurnal Pendidikan Bahasa Prancis) Vol 3, No 1 (2020): PRANALA
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.834 KB)

Abstract

Cette recherche vise à savoir l’augmentation des compétences écrites de français pour les élèves de la classe X de SMAN 9 Bandarlampung en utilisant le modèle d’apprentissage du scramble. Cette recherche utilise l’approche quantitative et la méthode utilisée est la conception empirique avec la conception de Prétest-Posttest Group Desain. Ensuite, l’échantillon de recherche est 30 élèves. Alors que, les instruments de la recherche que l'utilisation d’images et aussi le questionnaire pour la classe experimen. D’après les résultats du prétest, la moyenne dans la classe d’expériment est de 54,4 (catégorie moins). Ensuite, la moyenne posttest est de 82,83, (catégorie moyenne) puis, le résultat de la valeur de rendement du calcul du test-t  ≤ 0,05, soit 0,000 ≤ 0,05. En conclusion, le résultat d’analyse indique que le modèle du scramble peut améliorer la compétence des élèves dans le cours de la production écrite de français. Mots-clés : compétence les écrites de français, modèle d’apprentissage, scramble  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan keterampilan menulis bahasa Prancis pada siswa kelas X di SMAN 9 Bandarlampung dengan menggunakan model pembelajaran scramble. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan desain pre-experimental desain. Sampel penelitian ini berjumlah 30 siswa. Kemudian instrumen penelitian yang digunakan berupa gambar serta angket yang diberikan pada kelas signifikan dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam keterampilan menulis bahasa Prancis. eksperimen. Dari hasil pretest diperoleh rata-rata nilai di kelas eksperimen sebesar 54,4 dan rata-rata posttest sebesar 82,83. Hasil perhitungan uji-t menghasilkan nilai (Sig. 2-tailed) ≤ 0.05 yaitu 0,000 ≤ 0,05. Dengan demikian, hasil analisis tersebut menunjukkan bahwa model pembelajaran scramble secara Kata Kunci: keterampilan menulis bahasa Prancis, model pembelajaran, scramble 
Abreviasi Bahasa Prancis dalam Media Sosial TikTok Retna Eliza Putri; Diana Rosita; Setia Rini
PRANALA (Jurnal Pendidikan Bahasa Prancis) Vol 5, No 1 (2022): PRANALA
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (600.949 KB)

Abstract

RÉSUMÉ Les objectifs de cette recherche sont d’idéntifier les types, les processus, les erreurs d’écriture d’abréviation française sur le réseau social TikTok, et les implications pour l’apprentissage du français. La donnée de cette recherche est le mot qui contient de l’abréviation français. Alors que la source de cette recherche est la colonne de commentaire dans le résau social TikTok de marvinlaqueen, riadhlevrai, voyage.avec.nous, et franceinfo en Novembre et Désembre 2021.Cette recherche utilise la méthode de lecture avec la technique de base de citation. Des autres techniques utilisées sont la technique 1 de SLBC et la technique 2 de notation pour collécter des données. De plus, la méthode et la technique pour analyser des données sont la méthode de la distribution directe (BUL) avec la technique de substitution. Basé sur le résultat de recherche, il y a 4 types d’abréviation, 9 processus d’abréviation, 12 erreurs d’écriture d’abréviation. Les résultats de cette recherche peut être implémenté pour classe de lycée XI en KD 3.8 dan 4.8 et pour l'apprentissage du français en général. Mots-clés: abréviation, français, morphologie, TikTok     ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis, proses pembentukan, dan kesalahan penulisan abreviasi bahasa Prancis, serta implikasinya pada pembelajaran bahasa Prancis. Data pada penelitian ini berupa kata yang mengandung abreviasi bahasa Prancis pada kolom komentar dalam media sosial TikTok. Sumber data dari penelitian ini berasal dari kolom komentar media sosial TikTok pada akun marvinlaqueen, riadhlevrai, voyage.avec.nous, dan franceinfo dengan interval waktu antara bulan November dan Desember 2021. Penelitian ini menggunakan metode simak dengan teknik dasar sadap. Teknik lanjutan satu SLBC dan teknik lanjutan dua teknik catat digunakan untuk mengumpulkan data. Metode dan teknik analisis data yang digunakan adalah metode agih dengan teknik dasar Bilah Unsur Langsung (BUL) dan teknik lanjutan teknik ganti. Dalam penelitian ini ditemukan 4 jenis abreviasi, 9 proses pembentukan abreviasi, dan 12 data yang mengalami kesalahan penulisan abreviasi. Adapun hasil penelitian ini dapat diimplementasikan untuk SMA kelas XI pada KD 3.8 dan 4.8 dan untuk pembelajaran bahasa Prancis secara umum (tout public).Kata kunci: abreviasi, bahasa Prancis, morfologi, TikTokDOI : 10.23960/pranala.v05.i1.2022.01
Pembelajaran Kala Passé Composé dengan Menggunakan Metode Mind Mapping Wella Dwi Priani; Diana Rosita; Setia Rini
PRANALA (Jurnal Pendidikan Bahasa Prancis) Vol 2, No 2 (2019): PRANALA
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (850.028 KB)

Abstract

Cette recherche vise à savoir l’augmentation des compétences de la grammaire du français au temps du passé composé pour les élèves de classe XI de SMAN 9 Bandarlampung en utilisant la méthode de cartographie. Cette recherche utilise d’approche quantitative et la méthode utilisée est la conception empirique avec Prétest et Posttest. Ensuite, l’échantillon de recherche est 60 élèves. Alors que, les instruments de collecte sont sous forme de QCM (un Questionnaire à Choix Multiple) pour la classe de contrôle et la classe d’expériment, et aussi le questionnaire donné pour la classe d’expériment. D’après les résultats du prétest, la moyenne dans la classe d’expériment est de 67,99 (catégorie moins). Ensuite, la moyenne du posttest est de 82,22, (catégorie moyenne). En d’autre part, le résultat du prétest de la moyenne dans la classe de côntrole est de 60,66 (catégorie moins) et celui du posttest est de 67,86 (catégorie moins). Puis, le résultat de la valeur de rendement du calcul du test-T (Sig 2 tailed) ≤ 0,05, soit 0,000 ≤ 0,05. En conclusion, le résultat de l’analyse indique que la méthode de cartographie peut améliorer la compétence des élèves dans le cours de grammaire du français au temps du passé composé. Penelitian ini bertujuan mengetahui peningkatan kemampuan tata bahasa Prancis (grammaire) kala passé composé pada siswa kelas XI di SMAN 9 Bandarlampung dengan menggunakan metode mind mapping. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan desain true-experiment. Sampel dari penelitian ini berjumlah 60 siswa. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa tes pilihan berganda, serta angket yang hanya diberikan untuk kelas eksperimen. Dari hasil pretest diperoleh rata-rata nilai di kelas eksperimen sebesar 67,33 dan rata-rata posttest sebesar 82,22. Selanjutnya, di kelas kontrol diperoleh hasil pretest sebesar 60,66 dan posttest sebesar 67,86. Hasil perhitungan uji-t menghasilkan nilai (Sig. 2-tailed) ≤ 0,05 yaitu 0,000 ≤ 0,05. Dengan demikian, hasil analisis tersebut menunjukan bahwa metode mind mapping secara signifikan dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam pembelajaran tata bahasa Prancis (grammaire) kala lampau (passé composé).Kata Kunci : tata bahasa Prancis, kala lampau, metode mind mapping
PHONETIC ERROR ANALYSIS OF SPEAKING SKILLS IN FRENCH STUDENTS THROUGH VIDEO MEDIA Indah Nevira Trisna; Diana Rosita; Endang Ikhtiarti
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 10, No 2 Sep (2022): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the phonetic errors found in the speaking skills of UNILA French Education Study Program students, especially in speaking skills through video media. This study uses descriptive qualitative research methods. The data sources in this study were fourth semester students in the academic year 21-22. The highest error is found in the phonetic pronunciation of consonants by 57.8%, namely in the pronunciation of consonants [Ʒ] as much as 20%. Then, there are only a few vowel errors of 7.8%, namely in the pronunciation of [œ] and [ə]. The results of this study are expected to be an evaluation material for perfecting phonetic pronunciation in speaking skills. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan-kesalahan fonetik yang terdapat pada keterampilan berbicara mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Prancis UNILA, khususnya pada mata kuliah keterampilan berbicara melalui media video. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data pada penelitian ini adalah mahasiswa semester empat pada tahun akademik 21-22. Kesalahan paling tinggi terdapat pada pelafalan fonetik konsonan sebesar 57,8% yaitu pada pelafalan huruf konsonan [Ʒ] sebanyak 20%. Kemudian, hanya terdapat beberapa kesalahan vokal sebesar 7,8% yaitu pada pelafalan [œ]dan [ə]. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi bahan evaluasi untuk menyempurnakan pelafalan fonetik pada keterampilan berbicara. Keywords: Phonetic errors, French, Video
MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBAHASA PERANCIS BAGI PEMANDU WISATA PEMULA Endang Ikhtiarti; Diana Rosita; Indah Nevira Trisna; Setia Rini
Education Language and Arts (ELA) Vol. 1 No. 2 September (2022): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim that want to be raiche in this activity is to give knowledge and conception to the students of SMK N 3 Bandarlampung about how to be professional and good guide touristique in French. The method use in this training is lecture method, question answer method and practice. The participants of training hear the explanation that given from the resource person accurately and enthusiasly, helping by power point media, reflected by LCD. Then the participants of training are given the time to practice to be a guide, play role, such as guide in their group. After that they are given the time to ask to resource person about the subject not enough clearly. And then the resource person respond all of that questions. In this activity is given Pre-Test and Post–Test to know how the knowledge of participant before and after training. The objectif of this public service is the students grade x of SMKN 3 Bandarlampung that studying French language in vocational program on SMK Curriculum, they are 32 persons. The place of public service is realized in SMK N 3 Bandarlamung on jl. Cut Mutia, Gulak Galik, kecamatan Teluk Betung Utara 35212 Bandarlampung. The public service is realized during 3 days 15 until 17 june 2022. The result of the Pre-Test and Post-Test describe there is a progress. The average of Pre- Test 2,5 and Post- Test 61,9375. That case indicate the there is a raise of note 4,4375 point. While hoping for this activity is the student SMKN 3 BDL can understand and know how to be a good and professional guide accordance criteria standart that wants to be.