Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pelatihan Pembelajaran Menggunakan Kontekstual Pada Siswa Kls V SD Negeri 1 Embacang Baru Ahmad Amin; Armi Yuneti
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 6 No 2 (2024): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v6i2.2975

Abstract

Tujuan dari PKM ini keberhasilan siswa mencapai nilai yang tinggi, dan dari setiap materi yang disampaikan dapat dihubungkan dalam kehidupan sehari. Hal ini diharapkan pada proses pembelajaran di kelas lebih interaktif. Selain itu siswa sekaligus mendapatkan pencerahan dalam pembelajaran dengan baik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dari bulan Februari s.d Maret 2024. PKM ini melibatkan tim peneliti yang berjumlah 1 orang ketua dan 1 orang anggota dosen, 3 orang anggota mahasiswa. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah, tanya jawab, dan praktek pembelajaran menggunakan model kontekstual dengan melibatkan peserta dalam diskusi secara berkelompok, dan Pendampingan pasca pelatihan. Untuk efektivitasnya kegiatan pelatihan ini, tim pelaksana membatasi peserta yang mengikuti pelatihan adalah siswa kelas V. Selama proses berjalannya PKM ini, tim menyiapkan instrumen tes untuk mengukur ketercapaian materi selama pelatihan. Adapun pelatihan yang dilakukan melalui tiga tahapan yaitu: tahap persiapan, tahap pelaksanaan, tahap evaluasi dan tahap pendampingan. Hasil belajar yang diperoleh dalam evaluasi pembelajaran sains siswa kelas V, rata-rata 73,2 mencapai persentase rata-rata 73,2% dengan kategori tinggi. Siswa yang mencapai nilai minimal 70 berjumlah 30 dari 35 siswa, dengan persentase sebesar 85,7%, hasil belajar siswa secara klasikal dianggap berhasil. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pelatihan pembelajaran menggunakan kontekstual pada siswa SDN 1 Embacang Baru dapat menigkatkan hasil belajar siswa.
Sosialisasi Pemanfaatan Alat Filtrasi Sederhana di Desa Babat Kecamatan STL Ulu Terawas Endang Lovisia; Ahmad Amin; Wahyu Arini; Ovilia Putri Utami Gumay; Tri Ariani
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 7 No 1 (2024): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Babat Kecamatan STL Ulu Terawast, Kabupaten Musi Rawas dengan target sasaran masyarakat Desa Babat. Berdasarkan hasil analisis terhadap permasalahan yang dihadapi oleh mitra dan hasil diskusi, teridentifikasi persoalan yang dialami oleh warga setempat khususnya masyarakat Desa Babat, diantaranya: kurangnya keterampilan masyarakat tentang proses penjernihan air yang keruh. Sehingga diharapkan setelah selesai kegiatan PKM ini masyarakat di Desa Babat Kecamatan STL. Ulu Terawas Kabupaten Musi Rawas mampu membuat alat filtrasi sederhana untuk proses penjernihan air. Adapun metode yang TIM gunakan adalah metode sosialisasi dan pelatihan tentang cara pembuatan bioetanol dari tetes tebu. Berdasarkan hasil angket keterampilan yang diberikan TIM kepada responden sebanyak 20 orang, diperoleh bahwa terjadi peningkatan sebesar 69,8%.
Pelatihan Pembelajaran Menggunakan Pendekatan Saintifik di SDN 1 Embacang Baru Ahmad Amin; Armi Yuneti
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 7 No 1 (2024): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v7i1.3255

Abstract

Tujuan dari PKM ini keberhasilan siswa mencapai minat belajar yang tinggi, dan dari setiap materi yang dipelajari dapat dipahami dengan baik. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan hasil belajar siswa. Selain itu siswa sekaligus mendapatkan pencerahan dalam pembelajaran dengan baik. Adapun masalah yang ditemui di sekolah mitra yang menjadi sasaran kegiatan Program Kepada Masyarakat (PKM) ini adalah proses pembelajaran IPA di kelas masih berorientasi dan berpusat pada guru sehingga siswa hanya menerima pelajaran, dan tidak terlibat aktif dalam proses belajar–mengajar, belum diterapkannya pendekatan saintifik, sehingga kurangnya minat belajar siswa. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dari bulan Juli s.d Agustus 2024. PKM ini melibatkan tim peneliti yang berjumlah 1 orang ketua dan 1 orang anggota dosen, 3 orang anggota mahasiswa. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah, tanya jawab, dan praktek pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik dengan melibatkan peserta dalam diskusi secara berkelompok, dan Pendampingan pasca pelatihan.. Kegiatan dilaksanakan di SDN 1 Desa Embacang Baru kecamatan Karang Jaya kabupaten Muratara. Untuk efektivitasnya kegiatan pelatihan ini, tim pelaksana membatasi peserta yang mengikuti pelatihan adalah siswa kelas V. Selama proses berjalannya PKM ini, tim menyiapkan instrumen tes untuk mengukur ketercapaian materi selama pelatihan. Adapun pelatihan yang dilakukan melalui tiga tahapan yaitu: tahap persiapan, tahap pelaksanaan, tahap evaluasi dan tahap pendampingan. Hasil angket minat belajar yang diperoleh dalam evaluasi pelatihan pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik siswa kelas V, nilai rata-rata 74,1 mencapai persentase rata-rata 87,5%, secara klasikal dianggap berhasil. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pelatihan pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik dapat meningkatkan minat belajar siswa SDN 1 Embacang Baru.
Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Eco Enzyme Sebagai Pupuk Organik di Desa Suka Menang Kecamatan Karang Jaya Kabupaten Musi Rawas Utara Ahmad Amin; Armi Yuneti
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 7 No 2 (2025): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v7i2.3679

Abstract

Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Suka Menang Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara dengan target sasaran masyarakat Desa Suka Menang. Berdasarkan hasil analisis terhadap permasalahan yang dihadapi oleh mitra dan hasil diskusi, teridentifikasi persoalan yang dialami oleh mitra, diantaranya: kurangnya keterampilan masyarakat tentang proses pembuatan eco enzyme sebagai pupuk organik. Sehingga diharapkan setelah selesai kegiatan PKM ini mitra mampu membuat eco enzyme (pupuk organik) sebagai alternatif untuk mengurangi penggunaan bahan kimia sintetis di lahan pertanian. Adapun metode yang TIM gunakan adalah metode sosialisasi dan pelatihan tentang cara pembuatan Eco Enzym dari sampah rumah tangga. Berdasarkan hasil angket keterampilan yang diberikan TIM kepada responden sebanyak 30 orang, sebanyak 70% mitra (masyarakat petani) mampu membuat Eco Enzyme sendiri dengan komposisi yang tepat, dan menyatakan siap memproduksi dan menggunakannya secara rutin di lahan pertanian.
Sosialisasi Pembuatan Lilin Aroma Terapi Serai dari Minyak Jelantah untuk Pengusir Lalat dan Nyamuk Pada Masyarakat Desa Rantau Jaya Ahmad Amin; Armi Yuneti
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 8 No 1 (2025): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v8i1.3926

Abstract

Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Rantau Jaya Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara dengan target sasaran masyarakat Desa Rantau Jaya. Berdasarkan hasil analisis terhadap permasalahan yang dihadapi oleh mitra dan hasil diskusi, teridentifikasi persoalan yang dialami oleh mitra, diantaranya: kurangnya keterampilan masyarakat tentang proses pembuatan lilin aroma terapi serai dari minyak jelantah. Sehingga diharapkan setelah selesai kegiatan PKM ini mitra mampu membuat lilin aroma terapi serai dari minyak jelantah sebagai alternatif untuk mengusir serangga, khususnya lalat dan nyamuk. Adapun metode yang TIM gunakan adalah metode sosialisasi dan pelatihan tentang cara pembuatan lilin aroma terapi serai dari minyak jelantah. Berdasarkan hasil angket keterampilan yang diberikan TIM kepada responden sebanyak 25 orang, sebanyak 73% mitra (masyarakat desa Rantau Jaya) mampu membuat lilin aroma terapi serai dari minyak jelantah sendiri dengan komposisi yang tepat, dan menyatakan siap memproduksi dan menggunakannya secara rutin di lingkungan rumah tangga.
Literasi Pengelolaan Sampah Berbasis 3R (Reduce, Reuse, Recycle) Menuju Desa Bersih dan Rapi Ahmad Amin; Armi Yuneti
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 8 No 2 (2026): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v8i2.4306

Abstract

Permasalahan sampah masih menjadi salah satu tantangan lingkungan yang dihadapi oleh masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan, khususnya di desa Purwodai. Kondisi tersebut terlihat dari masih adanya kebiasaan masyarakat dalam mencampur sampah organik dan anorganik, membakar sampah, serta membuang sampah pada tempat yang tidak sesuai. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi masyarakat Desa Purwodadi mengenai pengelolaan sampah berbasis prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dalam upaya mewujudkan lingkungan desa yang bersih dan rapi. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan observasi awal, sosialisasi, edukasi, pelatihan pemilahan sampah, demonstrasi pengolahan sampah organik dan anorganik, serta evaluasi menggunakan instrumen angket pretest dan posttest. Peserta kegiatan melibatkan masyarakat Desa Purwodadi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan literasi masyarakat setelah diberikan edukasi dan pendampingan. Peningkatan terjadi rata-rata sebesar 25,4%. Kegiatan ini juga mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam memilah sampah dari sumbernya, mengurangi penggunaan barang sekali pakai, memanfaatkan kembali barang yang masih layak digunakan, serta mengolah sampah organik menjadi kompos. Sehingga dapat disimpulkan kegiatan literasi pengelolaan sampah berbasis 3R mampu meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam mengelola sampah secara mandiri dan berkelanjutan, serta dapat mendukung terwujudnya Desa Purwodadi sebagai desa yang bersih, sehat, rapi, dan berkelanjutan.