Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

THE USE OF CTL TO IMPROVE THE SPEAKING SKILL ON ENGLISH FOR TOURISM IN THE FIRST SEMESTER OF THE TOURISM STUDY PROGRAM OF UNIVERSITAS HAMZANWADI Ramli, Muhammad; Supriadi, Herman; Apriyeni, Baiq Ahda Razula
International Journal of Research on English Teaching and Applied Linguistics Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30863/ijretal.v6i1.8179

Abstract

English has been taught since elementary school up to the university. The students are taught of language's skills, but most of the students still hard to use English as spoken language especially for students at a former place. This classroom action research implemented the CTL approach to improve the teaching and learning and students' speaking skill in form of transactional and interpersonal speech. The main object of this research is the students of tourism study program of Hamzanwadi University. It was conducted in three cycles, the overview of those cycles can be seen from the following results; 1) the contextual teaching and learning could improve the lecturing process, 2) the students' participation to practice speaking was improved cycle by cycle; 49% was in cycle 1, then improved to 71.44% and 91.4% in cycle II and cycle III, and 3) the students' speaking improvement was also shown from the mean score and the category of students' speaking ability. The mean score in pre-cycle was 33 and then improved to be 41 in cycle I, 52 in cycle II and 75 in cycle III. The category of students' speaking ability fell in very good, good and fairly good categories.          
Sistem Informasi Geografis untuk Strategi Pengembangan Taman Wisata Alam Gunung Tunak Berdasarkan Evaluasi Indeks Kelayakan Apriyeni, Baiq Ahda Razula; Mubarokah, Nurlaila; Alimran, Lalu Agil; Nisa, Jannatun
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 7 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v7i2.24347

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Kawasan TWA Gunung Tunak Desa Mertak, Pujut, Kabupaten Lombok Tengah yang bertujuan untuk menganalisis berbagai parameter kelayakan potensi destinasi wisata TWA Gunung Tunak untuk dapat dijadikan sebagai dasar pertimbangan dalam menyusun sebuah strategi pengembangan guna mewujudkan pariwisata yang berkelanjutan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriftif kualitatif yang dianalisis menggunakan metode ADO-ODTWA dan SWOT. Sedangkan untuk pemetaan distribusi spasial kelayakan menggunakan Sistem Informasi Geografis. Berdasarkan hasil evaluasi kelayakan menggunakan metode ADO-DTWA, indeks masing-masing variabel menunjukkan bahwa secara keseluruhan kelayakan destinasi yang ada di TWA Gunung Tunak desa Mertak, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat masuk pada kategori “Layak dikembangkan”. Strategi pengembangan kawasan melibatkan pemanfaatan potensi, meningkatkan kerjasama untuk layanan dan fasilitas, serta memanfaatkan lokasi dan potensi wilayah untuk meningkatkan kunjungan. Fokusnya pada sosialisasi pengelolaan sampah, keamanan pengunjung, peringatan bencana, dan promosi melalui event besar agar kawasan dapat bersaing dengan destinasi wisata lainnya serta mampu menjaga keberlanjutan lingkungan.
Pendampingan gerakan sadar lingkungan pada ibu rumah tangga melalui program zero waste di Lombok Timur Subhani, Armin; Agustina, Sri; Apriyeni, Baiq Ahda Razula; Suroso, Suroso; Hadi, Hasrul; Dewi, Susmala; Syahidi, Khaerus
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.25839

Abstract

Abstrak Program ini didasari atas kebutuhan mendesak untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman lingkungan di kalangan masyarakat, khususnya ibu rumah tangga. Di daerah Lombok Timur, masalah lingkungan seperti sampah plastik dan limbah rumah tangga menjadi tantangan serius yang memerlukan perhatian. Pendampingan ini bertujuan untuk untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran lingkungan di kalangan ibu rumah tangga, serta mendorong penerapan prinsip Zero Waste dalam kehidupan sehari-hari. Sasaran dalam kegiatan ini adalah para ibu rumah tangga di 3 desa dan kelurahan Lombok Timur yaitu Sukamulia Timur, Korleko, dan Dasan Pancor Kelurahan Majidi berjumlah 33 orang. Program pengabdian masyarakat ini berhasil memberikan dampak positif pada 33 peserta yang terlibat. Sebelum pendampingan dimulai, hanya 45% peserta yang memahami konsep Zero Waste, namun angka ini meningkat signifikan menjadi 85% setelah pendampingan selesai. Selain itu, kesadaran lingkungan di kalangan peserta juga meningkat dari 55% menjadi 90%. Kata kunci: pendampingan; sadar kingkungan; zero waste  Abstract This program is based on the urgent need to raise environmental awareness and understanding within the community, particularly among housewives. In the East Lombok area, environmental issues such as plastic waste and household waste have become serious challenges that require attention.This mentoring program aims to enhance environmental understanding and awareness among housewives while encouraging the adoption of Zero Waste principles in daily life. The target participants of this activity were 33 housewives from three villages and sub-districts in East Lombok: Sukamulia Timur, Korleko, and Dasan Pancor in Kelurahan Majidi. This community service program successfully had a positive impact on all 33 participants involved. Before the mentoring began, only 45% of participants understood the concept of Zero Waste, but this number significantly increased to 85% after the program was completed. Additionally, environmental awareness among the participants rose from 55% to 90%. Keywords: mentoring; environment awareness; zero waste.
Pendampingan Peningkatan Kapasitas Mahasiswa Dalam Pengembangan Pariwisata Sejarah Dan Budaya Serta UMKM Yang Berkelanjutan Di Desa Ketangga Berbasis Sistem Informasi Informacore Guna Memaksimalkan Potensi Sumberdaya Wilayah Apriyeni, Baiq Ahda Razula; Busyairi, Ahmad; Supriadi, Herman; Saputri, Baiq Rasmila; Hatta, Dean Jundri; Tamimi, Khaeril; Halki, Lalu; Saupi, Lalu Muhammad; Liana, Liana; Riyandi, Muhammad; Faizi, Muhammad Taufiq Al; Hidayat, M. Adnan; Nova, Mera Iza; Aji, Moh. Wanda; Marzuki, Nadia Nurliza; Astuti, Neti Paria; Humaero, Siti; Agustina, Widiya Ayu; Wadi, Winda Nur; Mahindra, Yusril; Maoizati, Ziana; Zubaedah, Zubaedah; Zulzafitri, Zulzafitri
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 4 (2025): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/1x00rr19

Abstract

Industri pariwisata global telah bertransformasi menjadi sektor ekonomi yang dinamis, memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Namun, banyak daerah, termasuk Desa Ketangga di Lombok Timur, menghadapi tantangan dalam pengelolaan potensi pariwisata. Program PKM PMM ini menyoroti kesenjangan antara potensi budaya dan sejarah Desa Ketangga dengan kapasitas pengelolaannya. Pada program ini, diidentifikasi berbagai masalah, termasuk kurangnya optimalisasi peran Lembaga Adat Desa dan Karang Taruna. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan kolaboratif, workshop, dan penggunaan Teknologi Sistem Informasi InformaCore untuk meningkatkan pengelolaan pariwisata serta promosi produk lokal dengan Indikator pemberdayaan aspek produksi, manajemen dan sosial kemasyarakatan. Hasil menunjukkan terdapat peningkatan signifikan dalam kapasitas pengelolaan pariwisata pada aspek manajemen dengan tersusunnya masterplan, Hanbook Pariwisata dan Paket Perjalanan Wisata telah terlaksana. Peningkatan aspek produksi tercapai melalui pengembangan lima produk UMKM oleh Karang Taruna. Program PKM PMM berhasil memperkuat peran Lembaga Adat dan Karang Taruna dalam pengembangan pariwisata. Luaran digital platform InformaCore yang mendukung promosi juga terlaksana. Pemanfaatan teknologi InformaCore membantu meningkatkan aksesibilitas dan visibilitas potensi wisata. Melalui program ini Integrasi kearifan lokal dan teknologi digital diketahui adalah kunci dalam mencapai pariwisata berkelanjutan dan mendukung SDGs khususnya SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Student Capacity-Building Assistance for the Development of Historical and Cultural Tourism and Sustainable MSMEs in Ketangga Village, Based on the Informacore Information System to Maximize Regional Resource Potential Abstract The global tourism industry, a vital economic driver, faces challenges in optimizing local potential, as seen in Desa Ketangga, East Lombok. This Community Service Program (PKM PMM) identified a gap between the village's rich cultural and historical tourism potential and its management capacity, particularly regarding the underutilization of the Village Customary Institution and Youth Organization (Karang Taruna). Employing a collaborative approach involving workshops and the implementation of the InformaCore Information System Technology, the program aimed to enhance tourism management and local product promotion. Key indicators for empowerment focused on production, management, and socio-community aspects. Results revealed a significant improvement in tourism management capacity, evidenced by the successful development of a masterplan, tourism handbook, and travel packages. Furthermore, five UMKM products were developed by Karang Taruna, enhancing production aspects. The program effectively strengthened the roles of the customary institution and Karang Taruna, supported by the digital platform InformaCore for improved accessibility and visibility of tourism potential. This integration of local wisdom and digital technology proved crucial for sustainable tourism and aligning with SDGs, specifically SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) and SDG 17 (Partnerships for the Goals).