. Supranoto
Fakultas Peternakan, Universitas Wijayakusuma Purwokerto, Jl. Raya Beji No 25, Karangsalam, Purwokerto, Indonesia

Published : 9 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Performa Itik yang diberI Pakan Silase lImbah Sayuran Pasar (The Ducks Performance fed by Silage Vegetable Waste) S. Herijanto; . Supranoto; E. Tugiyanti
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Vol. 5 No. 2 (2017)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.249 KB) | DOI: 10.20956/jitp.v5i2.3070

Abstract

Duck is monogastric that have higher ability to digest cellulose than other fowl, so there is a possibility that vegetable waste, which high fber content, can be used as feed. The objective of the research was to evaluate the performance of male duck fed by vegetable waste silage. The materials used were 75 male ducks of 3 to 4 week old (average body weight of 275-336g). The study was carried out according to completely randomized design, which consisted of fve treatments and three replications. The treatments were control, dried vegetable, vegetable waste fermentated with Lactobacillus casei, vegetable waste fermentatied with 20% cassava and 20% rice bran, and vegetable preserved with KMnO4, there were fve ducks in each experimental unit. Male ducks werefed on 16% protein and 2,900 ME kcal/kg with vegetable waste as much 20% for 13 weeks. Results showed that the use of vegetable waste in the ration signifcantly affected the body weight but had no effects on carcass percentage, liver percentage, and blood cholesterol. The highest ducks body weight 1,243.9 ± 33.4 g fed with vegetable waste fermentation with Lactobacillus casei, the best carcass percentage 64.85 ± 1.09% fed with dried vegetable, the highest liver percentage 2.6 ± 0.3% fed with 20% cassava and 20% rice bran, and the lowest blood cholesterol 137.04 ± 27.96mg/dl fed with vegetable preserved with KMnO4 . In conclusion, male duck fed with vegetable waste
LAMA PENYIMPANAN TERHADAP KUALITAS INTERNAL TELUR AYAM NIAGA PETELUR Agustinus Hantoro Djoko Rahardjo; Tri Sukmaningsih; Supranoto -
Media Peternakan Vol 22, No 2 (2020): Media Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Wijaya Kusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (707.433 KB)

Abstract

AbstrakLama penyimpanan menentukan kualitas telur karena semakin lama telur disimpan maka kualitasnya akan semakin menurun. Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui penurunan kualitas telur ayam niaga petelur dalam masa penyimpanan berdasarkan kedalaman rongga udara, HU, Indeks  dan pH.  Materi yang digunakan adalah 100 butir telur ayam niaga petelur yang diambil pada hari pertama telur ditelurkan.  Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola searah dengan 4 perlakuan yaitu P0 ( penyimpanan 1 hari), P1 (penyimpanan 7 hari), P2 (penyimpanan 14 hari), dan P3 (penyimpanan 21 hari).  Masing – masing perlakuan diulang 5 kali. Parameter yang diukur adalah kedalaman rongga udara, HU, indeks putih dan kuning telur, dan nilai pH putih dan kuning telur.  Data yang diperoleh di analisis dengan analisis variansi (uji F) dan dilanjutkan dengan BNT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua variable penelitian mengalami penurunan seiring dengan bertambahnya waktu penyimpanan. Kata kunci : Penyimpanan telur, Kedalaman rongga udara , HU, Indeks putih dan kuning telur, pH putih dan kuning telur.AbstractThe storage time determined the quality of the eggs because the longer the eggs are stored, the quality will decrease. This study aimed to determine the decline in the quality of eggs of laying commercial hens during storage based on the internal quality (depth of air cavity, HU, index and pH) of eggs. The material used was 100 eggs from commercial laying hens taken on the first day of laying. The research method used was an experimental method using a completely randomized design (CRD) with 4 treatments of storage time, namely P0 (storage 1 day), P1 (storage 7 days), P2 (storage 14 days), and P3 (storage 21 days). Each treatment was repeated 5 times. The parameters measured were the depth of the air cavity, HU, white and yolk index, and the pH value of egg white and yolk. The data obtained were analyzed with analysis of variance and continued with BNT. The results showed that HU, the index of egg white and yolk decreased significantly and the depth of the air cavity, pH of white and egg yolk increased significantly with increasing storage time at room temperature. The conclusion of this study, storage time at room temperature could reduce the internal quality of eggs, namely increasing the depth of the air cavity, the pH of egg whites and yolks, and decreasing HU and the index of egg white and yolk.Key words: Egg storage, air cavity depth, HU, white and yolk index, white and yolk pH.
PENGARUH PENAMBAHAN BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus) TERHADAP WARNA DAN TEKSTUR SOSIS AYAM Linda Rahmawati; Sari Eko Tuswati; Supranoto -
Media Peternakan Vol 24, No 2 (2022): Media Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Wijaya Kusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dengan judul “Pengaruh Penambahan Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) Terhadap Warna Dan Tekstur Sosis Ayam” telah dilakukan pada tanggal dua September 2021 di Laboratorium Fakultas Peternakan Universitas Wijayakusuma Purwokerto. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan buah naga merah terhadap warna dan tekstur sosis ayam. Materi yang dipergunakan adalah daging ayam sebanyak dua kilogram digiling serta diberi perlakuan berupa penambahan buah naga merah menggunakan dosis yang berbeda. Perlakuan dalam penelitian ini adalah penambahan buah naga merah dengan dosis nol persen (P0), 10 persen (P1), 20 persen (P2), dan 30 persen (P3). Metode yang dipergunakan adalah eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Parameter yang diamati adalah warna dan tekstur sosis ayam. Warna dan tekstur sosis ayam diuji dengan uji organoleptik menggunakan 25 panelis semi terlatih, hasilnya lalu dianalisis menggunakan analisis variansi dan dilanjutkan menggunakan uji BNT. Semakin banyak penambahan buah naga merah menghasilkan warna sosis ayam yang semakin merah. Penambahan buah naga merah menghasilkan sosis ayam dengan tekstur yang lebih kenyal daripada sosis ayam tanpa penambahan buah naga merah. Kata kunci : Sosis Ayam, Buah Naga Merah, Warna, dan Tekstur The experiment, titled "The Effect of Adding Red Dragon Fruit (Hylocereus polyrhizus) to the Color and Texture of Chicken Sausage," was held out on September two, 2021 at the Wijayakusuma University, Purwokerto Laboratory of the Faculty of Animal Husbandry. The study's objective was and seeing what effect adding red dragon fruit had on the color and texture of chicken sausage. The material used was two kilograms of ground chicken meat that had been treated with different doses of red dragon fruit. The treatment in this study was the addition of red dragon fruit at a rate of 0% (P0), 10% (P1), 20% (P2), and 30% (P3) (P3). The technique applied is an experimental one focused on a Randomized Block Design (RAK). The color and texture of chicken sausage were observed as parameters. The color and texture of chicken sausage were assessed using an organoleptic analysis done by 25 semi-trained panelists and the results were analyzed using analysis of variance and the BNT test. The more red dragon fruit used, the brighter the color of the chicken sausage. The addition of red dragin fruit produces chicken sausage with a more chewy texture that chicken sausage without the addition of red dragon fruit. Keywords : chicken sausage, red dragon fruit, color, and texture.
Pengembangan Budaya Kewirausahaan pada Sistem Pembesaran dan Penggemukan Sapi Supranoto -
Media Peternakan Vol 19, No 2 (2017): MEDIA PETERNAKAN
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Wijaya Kusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.332 KB)

Abstract

Magang kewirausahaan merupakan program pengembangan budaya kewirausahaan mahasiswa untuk belajar dari kerja praktis pada usaha kecil menengah dan diharapkan menjadi wahana penumbuhan jiwa kewirausahaan. Program pengembangan budaya kewirausahaan pada sistem pembesaran dan penggemukan sapi, dilaksanakan Fakultas Peternakan Unwiku diikuti sepuluh mahasiswa program studi Produksi Ternak Fapet Unwiku. Kegiatan magang kewirausahaan meliputi lima tahap yaitu: 1) Persiapan terdiri dari seleksi dan wawancara calon peserta magang, penentuan nara sumber dan fasilitator pembekalan; 2) Pelaksanaan pembekalan; 3). Praktek laboratorium dan test praktikum; 4) Pelaksaaan magang, terdiri dari pengenalan peserta magang, pelaksanaan magang, melakukan laporan mingguan; 5) Pembuatan proposal dan laporan. Hasil magang kewirausahaan yaitu menjadi wadah untuk merealisasikan ilmu kewirausahaan mahasiswa; menumbuhkan semangat dan motivasi berwirausaha mahasiswa; menambah wawasan keilmuan dan ketrampilan serta memberi wahana bagi mahasiswa untuk mempelajari dan memahami segala aspek manajemen pembesaran dan penggemukan sapi; memberi kesempatan dosen melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi; mendekatkan Unwiku dengan lingkungan peternakan dan memberi kesempatan menjalin kerjasama saling menguntungkan dengan pihakpihak yang bergerak di bidang peternakan; memberi kesempatan mitra mendapatkan jalur kemitraan yang sejajar dalam bentuk kerjasama saling menguntungkan sekaligus pengenalan perusahaan kepada pihak luar melalui institusi perguruan tinggi. Kata Kunci : Magang, Kewirausahaan.
PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK WORTEL (Daucus Carrota L) DALAM AIR MINUM TERHADAP POTONGAN KOMERSIAL KARKAS AYAM BROILER Tri Sukmaningsih; Supranoto -; Fani Dwi Evadewi
Media Peternakan Vol 23, No 2 (2021): Media Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Wijaya Kusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.802 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak wortel dalam air minum terhadap potongan komersial karkas ayam broiler. Materi yang digunakan adalah 100 ekor ayam broiler berumur 15 hari unsexed. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola searah. Ayam dibagi secara acak menjadi 20 kelompok masing-masing 5 ekor untuk setiap kandang. Setiap 5 kandang yang masing-masing sebagai ulangan digunakan untuk satu macam perlakuan. Empat macam perlakuan yaitu P0 (Perlakuan kontrol tanpa penambahan ekstrak wortel), P1 (Pemberian ekstrak wortel 3 ml/1l air minum), P2 (Pemberian ekstrak wortel 6 ml/1l air minum), dan P3 (Pemberian ekstrak wortel 9 ml/1l air minum). Pakan yang diberikankan adalah pakan komersial dan diberikan secara adlibitum. Setelah ayam berumur 35 hari dilakukan pemotongan 1 ekor per kandang. Parameter yang dikumpulkan meliputi potongan komersial karkas yaitu dada (breast), punggung (brisket), sepasang paha atas (thigh muscle), sepasang paha bawah (drumstic), dan sepasang sayap (wing). Hasil analisis menunjukkan bahwa penambahan ekstrak wortel menurunkan (P
PENAMBAHAN EKSTAK BAYAM HIJAU (Amaranthus Hybridus L.) TERHADAP SIFAT ORGANOLEPTIK SOSIS DAGING AYAM Supranoto, Supranoto; Alfiyan, Riski; Sulistyaningtyas, Sulistyaningtyas; Sukmaningsih, Tri; Viastika, Yanita Mutiaraning
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 8, No 1 (2023): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jac.v8i1.15342

Abstract

The research aims to evaluate the effect of adding green spinach extract to broiler chicken sausages in terms of organoleptic properties, namely color and taste. The research used an experimental method with a completely randomized design (CRD) with a 4 x 5 unidirectional pattern. The treatments given bijau spinach extract were: P0: 750 g meat without green spinach extract + 200 g flour; P1: 750 grams of meat + 35 ml green spinach extract + 200 g flour; P2: 750 grams of meat + 45 ml green spinach extract + 200 g flour; and P3: 750 grams of meat + 55 ml green spinach extract + 200 g flour. The results showed that the addition of green spinach extract significantly affected the color and taste of broiler meat sausages. The more green spinach extract was added, the more intense the green color of the sausage, and the panelists preferred the color and taste of the sausage with the addition of green spinach extract. The color and taste of broiler meat sausage were highest at P3. The addition of green spinach extract can improve the organoleptic quality of broiler chicken sausage and is preferred. 
ARAH PENELITIAN PERUBAHAN IKLIM PADA PRODUKSI TERNAK: ANALISIS BIBLIOMETRIK Supranoto, Supranoto; Sukmaningsih, Tri; Herijanto, Soegeng; Tuswati, Sari Eko; Setyaningrum, Nuning
STOCK Peternakan Vol 5, No 2 (2023): Stock Peternakan
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v5i2.1073

Abstract

Analisis bibliometrik tentang penelitian perubahan iklim dalam produksi ternak menyoroti pentingnya memahami dampak perubahan iklim terhadap produksi ternak dan perlunya strategi adaptasi. Analisis mengkaji tren dan arah penelitian selama dua dekade terakhir dari tahun 2003 sampai 2022. Studi mengidentifikasi fokus penelitian, produktivitas publikasi, dan kesenjangan dalam penelitian. Metodologi yang digunakan adalah mencari artikel yang diekstraksi dan dibangun pada platform Scopus. Pencarian data diperoleh menggunakan program Harzing’s Publish or Perish (PoP).  Kata kunci yang digunakan adalah “climate change” OR “climate changes” AND “livestock production”. Hasil pencarian disimpan dalam format RIS/Refmanager dan format CVS, untuk selanjutnya dataset ditarik menggunakan program Mendeley Desktop, Excel, dan VOSviewer 1.6.19. untuk dianalisis. Hasil analisis bibliometrik pengaruh perubahan iklim terdapat produksi ternak didapatkan 973 artikel,  2.653 kata kunci yang membentuk 10 klaster tema artikel. “Climate Change” merupakan jurnal yang banyak mempublikasikan artikel perubahan iklim kaitannya dengan produksi ternak. Beberapa jurnal yang berpengaruh adalah "Climate Change," "Animals," "Animal Production Science," dan "Livestock Research for Rural Development." Artikel-artikel yang banyak disitasi membahas tentang metodologi penilaian dampak lingkungan, dampak perubahan iklim terhadap produksi ternak, dan adaptasi dan mitigasi terkait perubahan iklim. Penelitian tentang perubahan iklim dan produksi ternak, memunculkan novelty atau kebaruan untuk arah penelitian baru di masa yang akan datang.
Evaluation Process of Graduates of Studies Program Animal Science Wijayakusuma University Purwokerto through Tracer Studies as Indicators for Improving Graduate Quality and Job Fulfillment: Proses Evaluasi Lulusan Program Studi Peternakan Universitas Wijayakusuma Purwokerto melalui Tracer Studi sebagai Indikator Peningkatkan Kualitas Lulusan dan Pemenuhan Dunia Kerja Supranoto, Supranoto; Viastika, Yanita Mutiaraning; Sulistyaningtyas, Sulistyaningtyas; Sukmaningsih, Tri
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.mattawang2385

Abstract

The dedication of the process evaluation of graduates of the study program Animal Science Wijayakusuma University Purwokerto through the study tracer aims to find out how much waiting time and suitability of the graduate field of work. The alumni tracking method consists of conceptual formulation and instruments that include survey design, population, data collection techniques, and data analysis. The survey was conducted online by submitting a fill-in form with a question referring to the dictionary standard. This dedication is carried out to obtain data that is used to measure the quality of graduates and measures to improve graduate quality in the period to date. The analysis showed that the majority of graduates gained employment less than six months after graduation, and most of them were absorbed in the world of work according to their field of expertise. Factors influencing the suitability of graduates include competence, English language skills, work experience, and soft skills. Tracer studies are an effective method for evaluating the suitability of the graduate's field of work to the standards set by the accreditation agency. The analysis includes methods of conducting a tracer study, evaluation of results, and analysis of the graduate's waiting time for employment. Abstrak Pengabdian proses evaluasi lulusan program studi Peternakan Universitas Wijayakusuma Purwokerto melalui tracer studi bertujuan mengetahui berapa waktu tunggu dan kesesuaian bidang kerja lulusan. Metode pelacakan alumni terdiri dari penyusunan konsep dan instrumen yang memuat desain survei, populasi, teknik pengumpulan data, dan analisis data. Survei dilakukan secara online dengan mengirim form isian dengan pertanyaan yang mengacu pada standar dikti. Pengabdian ini dilaksanakan untuk mendapatkan data yang digunakan untuk mengukur kualitas lulusan dan langkah-langkah untuk meningkatkan kualitas lulusan di perode yang akan dating. Hasil analisis menunjukkan bahwa mayoritas lulusan memperoleh pekerjaan dalam waktu kurang dari 6 bulan setelah lulus, dan sebagian besar dari mereka terserap di dunia kerja sesuai dengan bidang keahliannya. Faktor-faktor yang mempengaruhi kesesuaian bidang kerja lulusan antara lain adalah kompetensi, kemampuan bahasa Inggris, pengalaman kerja, dan soft skill. Tracer studi merupakan metode yang efektif untuk mengevaluasi kesesuaian bidang kerja lulusan dengan standar yang ditetapkan oleh lembaga akreditasi. Analisis mencakup metode pelaksanaan penelitian tracer study, evaluasi hasil, dan analisis waktu tunggu lulusan untuk memperoleh pekerjaan.
KAJIAN PENAMPILAN RODUKTIVITAS BROILER PADA TIPE KANDANG OPEN HOUSE DAN SEMI CLOSE HOUSE DI KABUPATEN SLEMAN, YOGYAKARTA Ripa, Ardi; Supranoto, Supranoto; Evadewi, Fani Dwi; Sukmaningsih, Tri
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 8, No 2 (2024): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v8i2.17981

Abstract

Ayam broiler merupakan jenis ayam yang dibudidayakan secara intensif untuk produksi daging, dengan populasi di Indonesia meningkat dari 2,89 miliar pada tahun 2021 menjadi 3,17 miliar pada tahun 2022. Daging broiler kaya akan protein dan memiliki harga yang ekonomis, menjadikannya sumber protein hewani yang penting. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan performa broiler pada dua sistem kandang, yaitu open house dan semi close house, di Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Metode yang digunakan adalah survei dan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bobot tubuh (BW) dan rata-rata pertumbuhan harian (ADG) lebih tinggi pada sistem kandang open house (62,91 gr) dibandingkan dengan semi close house (59,4 gr), meskipun keduanya tidak mencapai standar perusahaan. Faktor-faktor seperti kelembaban, suhu, konsumsi pakan, manajemen kandang, dan stres akibat kepadatan kandang berpengaruh terhadap pertumbuhan ayam. Meskipun nilai Feed Conversion Ratio (FCR) dan Index Performance (IP) tidak menunjukkan perbedaan signifikan, FCR pada kandang open house lebih rendah (1,49) dibandingkan semi close house (1,53), menunjukkan efisiensi pakan yang lebih baik. Secara keseluruhan, kedua tipe kandang memenuhi standar produktivitas, namun kandang open house menunjukkan performa yang lebih baik dalam hal ADG.