Hamzah B Uno
Jurusan Matematika, Fakultas MIPA, Universitas Negeri Gorontalo

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

KONDISI PELAKSANAAN PELATIHAN DASAR CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL GOLONGAN III Meyke Alie; Hamzah B. Uno; Noviyanti Djafri; Arwildayanto
Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 9 No 2 (2021): Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/tjmpi.v9i2.2275

Abstract

Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi pelaksanaan pelatihan dasar calon pegawai negeri sipil golongan III di provinsi Gorontalo.Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan (Research and development) dengan mengadaptasi model penelitian dan pengembangan 4-D. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data dilakukan melalui : (1) observasi atau pengamatan (2) Studi Dokumentasi (3) Wawancara . Penelitian ini dilaksanakan di Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Gorontalo. Hasil Penelitian menemukan 1) Kondisi realitas pelaksanaan pelatihan dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) golongan III di Provinsi Gorontalo telah terlaksana dengan baik, tetapi membutuhkan penyesuaian porsi pelatihan praktek bagi peserta pelatihan.
Konseptual Teoritis dan Implementasi Praktis Multimedia Interaktif dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen Sahat Patar Lumban Gaol; Hamzah B. Uno; Novri Y Kandowangko; Nina Lamatenggo
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.4016

Abstract

AbstrakSemangat belajar yang tinggi peserta didik berasal dari seorang guru yang mampu menciptakan iklim pembelajaran bermakna, berkualitas dan inovatif, yang mampu menarik perhatian peserta didik. Peserta didik akan terkesan dan termotivasi apabila pembelajaran dikemas melalui media interaktif. Peserta didik sudah lumrah dengan teknologi dan lebih tertarik dengan kemajuan teknologi jaman sekarang. Seorang guru yang berkompeten harus peka dan melihat kondisi perkembangan zaman masa kini, perlu mengevaluasi metode mengajar yang diterapkan. Teknologi sudah marak di dunia pendidikan dimanapun di seluruh dunia. Peran teknologi multimedia mendukung efektifnya pembelajaran dan peserta didik menjadi lebih bersemangat untuk terlibat dalam proses pembelajaran. Teknologi multimedia dimanfaatkan sebagai sarana untuk menciptakan dan mengembangkan pembelajaran. Pengajaran akan lebih menarik perhatian peserta didik, dapat mengoptimalkan hasil belajar yang maksimal. Pelajaran akan lebih jelas maknanya sehingga mudah dipahami. Dan peserta didik menguasai tujuan dari pembelajaran. Metode mengajar guru akan lebih bervariasi dan peserta didik dapat mengamati, menikmati, dan mengembangkan hasil dari informasi yang didapat. Peserta didik, mendapat pengalaman belajar yang berkesan. Informasi yang diterima dapat diingat lebih lama jika seorang guru mampu dengan tepat dalam pemanfaatan teknologi khususnya multimedia interaktif dalam pembelajaran pendidikan agama kristen.Kata Kunci: Multimedia, Pendidikan Agama Kristen
Pengaruh Model Problem-Based Instructional Berbasis Blended-Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa Ditinjau dari Kecemasan Matematis Siswa Zulfikar Hasan; Sarson W. DJ. Pomalato; Hamzah B. Uno
Research in the Mathematical and Natural Sciences Vol. 2 No. 1 (2023): November 2022-April 2023
Publisher : Scimadly Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55657/rmns.v2i1.102

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of the problem-based instructional learning model based on blended learning on learning outcomes in terms of students' mathematical anxiety. The research was conducted at SMK Negeri 3 Gorontalo. The type of research is Quasi Experiment with treatment design by level 2 x 2 using two-way analysis test and Tukey test. The results showed that the problem-based instructional learning model based on blended learning was effectively applied to students with low mathematical anxiety. This is indicated by the learning outcomes of students who have low mathematical anxiety in problem-based instructional learning based on blended learning of 85.39, better than the learning outcomes of students who have low mathematical anxiety indirect learning, which is only 63.44. This result is also strengthened through the -test with a significant level of 5% and showing .