Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

BACK MASSAGE MENGGUNAKAN CLARY SAGE (SALVIA SCLAREA) ESENSIAL OIL DAN SENAM NIFAS TERHADAP PERCEPATAN INVOLUSI UTERI POST PARTUM Nurul Azizah
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 6, No 4 (2020): Volume 6 Nomor 4 Oktober 2020
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v6i4.3329

Abstract

ABSTRACT Background Failed process involution uterus puerperal can cause bleeding. Back Massage and postpartum gymnastics can stimulate hormone oxytocin causes uterine contractions.Purpose identify Comparison of Back Massage and Postpartum Gymnastics on Involuntary Uterine in Post Partum. Method research design used quasi experimental with post test only non equivalent control group design. Samplings using quota sampling 90 respondents divided into 3 groups. Bivariable analysis using repeated measurement with clinical significance used mean 95% interval with P<0.05, multivariable analysis using linear regression. Result shows a significant difference of uterine involution in each group, overall mean -1.700 (95% CI:-2,26 - (-1,37) with P<0.05, back massage group using Clary-sage essential oil compared to gymnastics postpartum group. Back massage group using Clary-sage essential oil (salvia sclarea) showed faster processes of uterine involution than post-partum gymnastics group. Multivariable analysis showed value of P<0.05 with regression coefficient of back massage 0.835 (CI-0.799-1.091), suggesting significantly greater association of uterine involution in back massage intervention group after controlled by parity variables and maternal age, with adjusted values R2 0.621, it means reduction in fundal uteri level 62,1% in a day.Conclusion is mothers who received back massage using Clary-sage essential oil experienced faster uterine involutions compared with other groups of postpartum Suggestion Further research is needed in order to identify the effect of back using Clary sage essential oil on uterine involution of oxytocin hormone levels through venous blood tests before and after intervention, so as to identify with certainty the effect of back massage using Clary sage essential oil accurately in increasing hormone concentrations. oxytocin in the blood. Keywords : Back Massage, Postpartum  Gymnastics, Involution uterus ABSTRAK Latar Belakang Involusi uteri masa nifas gagal mengakibatkan perdarahan. Back Massage dan senam nifas merangsang hormon oksitosin memicu kontraksi uterus. Tujuan mengidentifikasi Perbandingan Back Massage dan Senam Nifas terhadap Involusi Uteri.Metode penelitian menggunakan quasi eksperimental with post test only non equivalent control group design, pengambilan sampel dengan quota sampling sampel sebanyak 90 responden dibagi 3 kelompok. Analisis bivariabel menggunakan repeated measurement dengan kemaknaan klinis mean dan cofidence interval 95% dengan nilai P<0,05, analisis multivariabel menggunakan regresi linier. Analisis bivariabel menunjukkan terdapat perbedaaan involusi uteri pada masing-masing kelompok, Δoverall mean -1.700(95% CI:-2,26-(-1,37) dengan nilai p<0.05 yakni kelompok back massage menggunakan minyak esensial Clary sage menunjukkan involusi uteri lebih cepat dibandingkan dengan kelompok senam nifas secara signifikan.Hasil analisis multivariabel menunjukkan nilai p<0,05 dengan koefisien regresi  pijat punggung sebesar 0,835 (CI-0,799-1,091). Adanya hubungan yang bermakna bahwa involusi uteri lebih cepat pada kelompok intervensi pijat punggung setelah dikontrol dengan variabel paritas dan umur ibu, dengan nilai adjusted R2  sebesar 0,621, yakni penurunan tinggi fundus uteri mencapai 62,1% perhari.Kesimpulan dari penelitian ini Ibu yang mendapatkan intervensi pijat punggung menggunakan minyak esensial Clary sage mengalami involusi uteri lebih cepat dibandingkan dengan kelompok lain.Saran Perlu dilakukan penelitian lanjutan agar dapat mengidentifikasi pengaruh back menggunakan minyak esensial Clary sage terhadap involusi uteri terhadap kadar hormon oksitosin melalui pemeriksaan darah vena sebelum dan sesudah dilakukan intervensi, sehingga dapat mengidentifikasi secara pasti pengaruh pijat punggung menggunakan minyak esensial Clary sage secara akurat dalam meningkatkan kosentrasi hormon oksitosin dalam darah. Kata kunci : Back Massage, Senam Nifas, Involusi uterus 
KEEFEKTIFAN METODE SQ3R TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN PESERTA DIDIK KELAS IV SD NEGERI KARANGLO Amalia Nurul Azizah
Autentik : Jurnal Pengembangan Pendidikan Dasar Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Elementary School Teacher Education (PGSD), STKIP PGRI Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36379/autentik.v5i1.102

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of the SQ3R method on the ability to read comprehension grade IV students at Karanglo Primary School. The type of this research is True Experimental design with the research design used is Pretest- Posttest Control Group Design. While the research procedure used is using a research model from expert Sugiyono. Research data collection techniques in the form of tests and questionnaires. The results showed that the ability to read comprehension with the SQ3R method was higher than the ability to read comprehension with discussion methods for grade IV students in Karanglo Primary School. This was evidenced from the results of the questionnaire t-test with a significance level of 95% (0.05) obtained t arithmetic (2.575) > t table (2.037) and the results of t-test learning outcomes with a significance level of 95% (0.05) obtained t arithmetic (2.963) > t table (2.037). based on the t value, it can be concluded that the SQ3R method is more effective than the discussion method.
Evaluation of Midwifery Service Standards during the Covid-19 Pandemic Nurul Azizah
Jurnal MIDPRO Vol 14, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/md.v14i1.326

Abstract

During the COVID-19 pandemic, health services became a burden for the community. The number of cases of Covid-19 transmission made people reluctant to come to health facilities. Health workers are encouraged to continue carrying out their roles to adapt and provide optimal service to patients. Likewise, midwives are advised to continue to provide maternal and child health services by complying with health protocols. Based on data reported by the Central IBI in June 2020, 974 of 9,296 PMBs were closed, maternal and child health services were temporarily suspended from PMBs who continued to provide services. Most of them did not offer midwifery services following standard health protocols. This study was conducted to describe the evaluation of midwifery service standards during the COVID-19 pandemic. The research design used a cross-sectional with chi-square statistical test to determine the standard practice of midwifery services during the covid-19 pandemic, which was analyzed descriptively. Sampling with quota sampling, with a total of 30 respondents. The research instrument used a questionnaire. The results of this study indicate that in the implementation of midwifery services according to standard health protocols during the COVID-19 pandemic, most of which were 53% carried out according to pregnancy, 67% of deliveries were not carried out according to health protocols, almost 90% of postpartum & BBL services were carried out accordingly, and 100% of family planning services are carried out according to health protocols. The conclusion is that most midwives carry out standard midwifery services during the covid-19 pandemic
PPMTKP pada guru TK di TK Melati kecamatan Buduran dan TK Tunas Bangsa kecamatan Candi kabupaten Sidoarjo provinsi Jawa Timur Nurul Azizah; Siti Cholifah; Rafhani Rosydah
Berita Kedokteran Masyarakat (BKM) Vol 34, No 5 (2018): Proceedings the 3rd UGM Public Health Symposium
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.555 KB) | DOI: 10.22146/bkm.37498

Abstract

Pendidikan pada anak dimulai sejak usia dini, pendidikan akan terlaksana dengan apabila anak dalam kondisi sehat secara fisik dan psikologis, salah satu indikator anak sehat adalah pertumbuhan dan perkembangannya optimal. Peran mitra (guru TK) sangat penting dalam tumbuh kembang anak karena mitra dalam tugasnya memberikan stimulasi dalam bentuk kegiatan proses belajar mengajar. Mitra (guru TK Melati dan TK Tunas Bangsa) sangat sangat aktif dalam kegiatan disekolah dalam mendidik siswa, baik dalam segi pendidikan formal maupun non formal (pembentukan karakter). Berdasarkan survei yang telah dilakukan oleh tim pengusul pada mitra 1 didapatkan hasil bahwa terdapat siswa yang mengalami masalah pertumbuhan dan perkembangan, pada mitra 2 ditemukan masalah yakni mitra belum pernah mendapatkan pengetahuan tentang deteksi dini masalah tumbuh kembang pada anak. Padahal terdapat beberapa cara untuk menstimulasi siswa tersebut agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal sesuai dengan tahapan usianya. Berdasarkan permasalahan tersebut tim pengusul menawarkan solusi untuk membantu mengatasi kurangnya pengetahuan dan keterampilan mitra dalam pemeriksaan dan cara deteksi dini masalah tumbuh kembang pada anak. Salah satu upaya yang ditawarkan oleh tim pengusul adalah memberikan informasi melalui sebuah seminar dan pelatihan/workshop beserta pendampingan pemeriksaan dan cara deteksi dini masalah tumbuh kembang pada anak. Pelaksanaan seminar dan pelatihan (workshop) tentang cara pemeriksaan dan deteksi dini adanya kelainan dan tumbuh kembang di TK Melati Buduran Sidoarjo dilaksanakan pada tanggal 18-19 Januari 2018 yang diikuti oleh kepala sekolah dan 8 guru yang terdiri dari guru PAUD dan guru TK A dan B dan pelaksanaan seminar dan pelatihan (workshop) tentang cara pemeriksaan dan deteksi dini adanya kelainan dan tumbuh kembang di TK Tunas Bangsa Durung Bedug Sidoarjo dilaksanakan pada tanggal 18-19 Februari 2018 yang diikuti oleh kepala sekolah dan 4 guru yang terdiri dari guru PAUD dan guru TK A dan B. Hasil seminar dan workshop didapatkan mitra dapat melaksanakan cara menilai deteksi dini dan kelainan tumbuh kembang pada balita secara mandiri, dan mitra dapat mengaplikasikan hal tersebut pada anak didik seterusnya selama proses belajar berlangsung.
PHBS Sekolah di Era New Normal di SDI Ash-Shiddiq Siwalan Panji Buduran Sidoarjo Nurul Azizah; Ratna Dwi Jayanti; Rafhani Rosyidah
Jurnal Abdi Medika Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Abdi Medika Desember 2021
Publisher : INSTITUT TEKNOLOGI SAINS DAN KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA JOMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.991 KB)

Abstract

Sekolah merupakan sarana Pendidikan dimana para murid berkumpul untuk melaksanakan proses pembelajaran. Kegiatan tersebut merupakan hal yang biasa dilakukan, namun menjadi sebuah hal yang berisiko di masa pandemi Covid-19. Sehingga proses pembelajaran tatap muka diadakan secara daring. Pada saat ini mulai dilakukan proses pembelajaran secara tatap muka, dengan ketentuan pihak sekolah menerapkan protokol kesehatan, namun belum mencukupi pola perilaku hidup bersih dan sehat di sekolah setelah pandemi Covid-19. Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di sekolah sudah lama dipromosikan oleh pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan. PHBS Sekolah saat new normal setelah pandemi Covid-19 menjadi sangat krusial saat siswa kembali ke sekolah. PHBS sekolah merupakan penerapan perilaku kesehatan masyarakat yang diterapkan atas kesadaran individu. Kesadaran tersebut dapat dibangun dengan sebuah kebiasaan dan budaya lingkungan sekitar. Begitupula dengan PHBS Sekolah, yang dianjurkan untuk terus diterapkan oleh seluruh siswa, dengan harapan dapat menjadi sebuah kebiasaan perilaku yang baik yakni menjalankan pola hidup bersih dan sehat baik di sekolah dirumah dan di lingkungan sekitarnya.Tujuan PHBS secara umum sama, yakni meningkatkan kesadaran untuk menjalankan pola hidup bersih dan sehat juga termasuk di lingkungan sekolah. Dengan demikian, masyarakat khususnya siswa disekolah dapat mencegah atau meminimalkan masalah kesehatan tertentu, termasuk penyakit menular seperti Metode pelaksanaan dalam kegiatan ini yakni dengan penyuluhan dan praktik penerapan PHBS sekolah di era new normal dengan pemberian pendidikan PHBS di lingkungan sekolah kepada para guru dan murid melalui penyuluhan disertai tanya jawab, kemudian diikuti kegiatan ptaktik PHBS. Hasil yang didapatkan dari pengabdian masyarakat ini sebagian b esar siswa di SD siwalan Panji Buduran memahami tentang PHBS dan mampu mempraktikkan cuci tangan dengan benar.
PERMBERDAYAAN POSYANDU REMAJA PADA KADER KESEHATAN DESA JATI KALANG PRAMBON SIDOARJO Nurul Azizah; Paramtha Amelia Kusumawardani; Rafhani Rosyidah; Ratna Dwi Jayanti
Jurnal Penamas Adi Buana Vol 6 No 02 (2023): Jurnal Penamas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/penamas.vol6.no02.a5619

Abstract

Adolescence is a period of transition from children to adults, there are many changes experienced by adolescents, causing various kinds of problems, including reproductive health and psychology. The posyandu activities in Jati Kalang village, Prambon Sidoarjo didn’t run optimally. The community service activities are aimed at optimizing youth posyandu activities. This activity was attended by 12 health cadres and 33 adolescent organizations. This activity starts with the formation of health cadres by involving cadres and youth in Jati Kalang village and joining by workshop and training. The result of this activity indicates that the youth posyandu activities in Jati Kalang have been active again, through the formation of adolescent health cadres, and the holding of workshops and training health cadres on government programs related to youth posyandu, prevention of anemia, adolescent nutritional, adolescent reproductive health counselling and implementation five table system, as well as the delivery of medical equipment to support youth posyandu facilities. Youth posyandu activities held every 2 months at Jati Kalang village hall Prambon Sidoarjo. Conclusion: The adolescent of Jati Kalang village were very enthusiastic to participate in the youth posyandu activities. The series of activities had run fluent and received a good response from the community.
PENDIDIKAN KESEHATAN TANDA BAHAYA KEHAMILAN DI TPMB BUNDA TANGGULANGIN SIDOARJO Nurul Azizah; Rafhani Rosyidah; Ratna Dwi Jayanti
Jurnal Penamas Adi Buana Vol 7 No 01 (2023): Jurnal Penamas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/penamas.vol7.no01.a7415

Abstract

Komplikasi kehamilan dapat dicegah dengan upaya mendeteksi dini terhadap penyulit kehamilan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pendidikan sebagai upaya peningkatkan pengetahuan ibu hamil komplikasi dan tanda bahaya pada masa kehamilan melalui penyuluhan, dengan menyebarkan leaflet, dan diskusi dan tanya jawab. Peserta dalam kegiatan ini adalah ibu hamil berjumlah 15 orang di TPMB Bunda Tanggulangain Sidoarjo. Penilaian dlakukan dengan mengukur pengetahuan ibu hamil tentang komplikasi dan tanda bahaya kehamilan dengan malakukan pretest sebelum sebelum memulai kegiatan dan posttest dilakukan setelah ibu hamil diberikan penyuluhan. Hasil Evaluasi kegiatan ditinjau dari hasil pretest dan posttest terdapat peningkatan pengetahuan ibu hamil tanda komplikasi dan tanda bahaya kehamilan, selama kegiatan berlangsung peserta sangat antusias mengikuti penyuluhan yang diberikan, para peserta juga berdiskusi serta mengikuti sesi tanya jawab. Keberhasilan kegaitan ini juga ditunjang penyajian leaflet yang menarik disajikan menarik dengan menggunakan gambar dan kalimat yang mudah dipahami peserta.
Inhalasi Aromaterapi Lavender (Lavendula angustifolia) dan Neroli (Citrus aurantium) dengan nyeri post parttum Nurul Azizah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 13 No. 2 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/jiks.v13i2.264

Abstract

Abstrak. Setelah persalinan ibu akan merasakan nyeri hampir seluruh tubuh, luka jahitan, nyeri perut karena kontraksi rahim, tulang rusuk dan punggung terasa nyeri dan tidak nyaman karena jarum epidural, hal ini akan berlangsung beberapa hari dan akan diatasi dengan obat pereda nyeri. Aromaterapi lavender dan Neroli dipercaya dapat mengurangi rasa nyeri, Tujuan penelitian mengetahui efektivitas inhalasi aromaterapi lavender dengan neroli terhadap penurunan nyeri post partum. Metode penelitian quasi eksperimental, jumlah responden 60 ibu post partum dengan kriteria bersalin normal, post partum hari 1-2, dibagi menjadi 2 kelompok yang diberikan inhalasi aromaterapi lavender dan neroli, analisis univariabel menggunakan mean dan standar deviasi, analisis bivariabel menggunakan uji statistik independent sample T test. Hasil penelitian menunjukkan rerata skor nyeri mengalami penurunan pada kelompok intervensi inhalasi aromaterapi lavender sebanyak 2.36±0.15, pada kelompok inhalasi aromaterapi neroli menunjukkan rerata penurunan skor nyeri sebanyak 3,03±0,067 dengan nilai signifikan P<0,002 menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna. Aromaterapi lavender dan neroli efektiv menurunkan intensitas nyeri post partum, pada kelompok dengan intervensi inhalasi aromaterapi neroli menunjukkan skor penurunan nyeri lebih tinggi dibandingkan kelompok intervensi inhalasi aromaterapi lavender. Kata kunci : Post Partum, Lavender, Neroli, Nyeri Post-Partum Pain Relief: Aromatherapy Effectiveness of Lavender (Lavendula angustifolia) and Neroli (Citrus aurantium) Abstract. Maternal labor induces almost full body pain, such as abdominal pain due to uterine contractions and back discomfort due to epidural needles, these vexing experience will last several days and can be relieved by painkiller prescriptions. This study compares the effectiveness of pain-relieving aromatherapy, namely by using lavender (Lavendula angustifolia) and neroli (Citrus aurantium) to decrease post-labor pain. Using the quasi-experimental method, which makes 60 respondents inhale aromatherapies within 1-2 days of the normal and post-partum periods. Data were analyzed statistically through mean, standard deviation, and independent t-test. Results showed a mean reduction in pain scores using lavender inhalations with a score of 2.36 ± 0.15, whereas neroli inhalations show the score 3.03 ± 0.067, with a p-value of <0.002 indicating a significant relationship. In summary, neroli has a greater effectivity than lavender in reducing post partum pain. Keywords: Post Partum, Lavender, Neroli, Pain
Penggunaan Media Kartu Pintar dalam Pembelajaran Unggah-Ungguh Bahasa Jawa Peserta Didik Kelas III SD Negeri Sindangbarang 05 Pandu Tri Pangestu; Amalia Nurul Azizah; Fitrian Prila Wardani
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD) Vol. 1 No. 3 (2021): November : Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurdikbud.v1i3.1310

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang bagaimana implementasi penggunaan media kartu pintar dalam pembelajaran unggah-ungguh Bahasa Jawa peserta didik kelas III SD Negeri Sindangbarang 05. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pengumpulan datanya melalui wawancara, dokumentasi, dan pengamatan langsung dilapangan (observasi). Alur analisis data melalui data collection, data reduction, data display, dan conclusions drawing/verifying. Populasi dari penelitian ini adalah SD Negeri Sindangbarang 05, sedangkan sampel yang diambil adalah peserta didik kelas III SD Negeri Sindangbarang 05. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: dalam penelitian ini ditemukan bahwa guru telah memanfaatkan media kartu pintar sebagai alat bantu dalam proses pembelajaran unggah-ungguh Bahasa Jawa. Guru menggunakan media kartu pintar dalam mengelola pembelajaran, sehingga tercipta iklim pembelajaran yang kondusif dan menyenangkan. Kendala yang dialami guru adalah pengkondisian peserta didik yang sulit, durasi pembelajaran sedikit, serta kemampuan peserta didik dalam unggah-ungguh yang kurang.
Specification Acupuncture Points Li4 and Sp6 in Postpartum Sectio Caesarea Pain Nurul Azizah; Rafhani Rosyidah; Jamilatur Rohmah
EMBRIO: Jurnal Kebidanan Vol 15 No 2 (2023): EMBRIO: Jurnal Kebidanan (NOVEMBER)
Publisher : Program Studi S1 Kebidanan - Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/embrio.v15i2.7281

Abstract

Postoperative pain can affect the postpartum SC's mobility, and the physical healing process after surgery can also trigger physiological stress and anxiety due to wound pain. The presence of side effects from analgesic use prompts the exploration of non-pharmacological treatments as an alternative for pain management in post-SC clients, as they are considered to have low side effects. Acupuncture, as one of the non-pharmacological complementary therapies, has been developed to address pain. This research aims to identify the Specific Points of Acupuncture, Li4 and Sp6, in Postpartum Cesarean Section (SC) Pain. The research design employed a quasi-experimental clinical approach, specifically a non-equivalent pre-posttest with a control group. This involved identifying pain reduction before and 24 hours after administering acupuncture intervention at specific points, LI4 and SP6, for a duration of 30 minutes. The study included a total of 34 participants in both the treatment and control groups. The research was conducted at Airlangga University Hospital in Surabaya. The subjects of the study were patients who met the inclusion criteria. The Pain Numeric Rating Scale was used as the research instrument. Statistical analysis involved employing one-way ANOVA to observe the mean change in values between the pre-test and post-test within each group. The administration of acupuncture therapy targeting points LI4 and SP6 in this study proved effective in reducing postpartum SC pain compared to the control group. In future research, further investigation could be conducted to identify changes in chemical reactions within the body following acupuncture treatment.