Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU IBU DALAM PEMANFAATAN POLIKLINIK DESA Sri Dinengsih; Hani Herfiyana
Jurnal Maternitas Kebidanan Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Maternitas Kebidanan
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jumkep.v8i2.4191

Abstract

Latar Belakang: Penyebab utama dari kematian ibu antara lain perdarahan, hipertensi, infeksi, dan penyakit penyerta lainnya yang diderita ibu sebelum masa kehamilan. Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah untuk menurunkan angka kematian ibu dan angka kematian bayi yang salah satunya melalui pemanfaatan pondok bersalin desa (polindes). Polindes adalah salah satu bentuk peran serta masyarakat dalam menyediakan tempat pertolongan persalinan dan pelayanan kesehatan ibu dan anak lainnya, termasuk KB di desa.Tujuan; Penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku ibu dalam pemanfaatan Polindes di Wilayah Kerja Puskesmas Karangmulya Kabupaten Garut. Metodologi: Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dari penelitian ini seluruh ibu bersalin sebanyak 56 orang pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrument berupa kuesioner yang telah di uji validitas dan reliabilitas dengan hasil uji dinyatakan valid dan reliabel. Analisis data bersifat univariat yaitu mendeskripsikan karakteristik setiap variabel penelitian dan bivariat yaitu untuk mengetahui hubungan antara peran tenaga kesehatan, peran kader, dukungan suami dan motivasi dengan perilaku ibu dalam pemanfaatan polindes. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil Penelitian: Menunjukkan bahwa terdapat hubungan peran tenaga kesehatan dengan niali p-value 0,015, peran kader dengan nilai p-value 0,008, dukungan suami dengan nilai p-value 0,006 dan motivasi dengan nilai p-value 0,034 terhadap perilaku ibu dalam pemanfaatan polindes. Kesimpulan dan saran: bahwa peran tenaga kesehatan, peran kader, dukungan suami dan motivasi memiliki hubungan dengan perilaku pemanfaatan polindes. Diharapkan kader supaya lebih baik lagi dalam mengajak dan membantu ibu bersalin dalam memanfaatkan polindes
EFEKTIVITAS FOTOTERAPI DAN SINAR MATAHARI TERHADAP KADAR BILIRUBIN PADA NEONATUS Sri Dinengsih; Arima Chairunnisa
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol 5 No 2 (2024): Juni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v5i2.666

Abstract

Latar Belakang :Hiperbilirubin merupakan suatu keadaan yang sering terjadi pada neonatus. Ikterus merupakan gambaran klinis berupa pewarnaan kuning pada kulit dan mukosa karena unconjugated bilirubin yang tinggi. Tingginya kasus ikterus neonatorum yang dirawat di rumah sakit kartinidengan persentase (15,09%) menyebabkan perlunya penanganan yang lebih intensif untuk menurunkan kadar bilirubin pada neonates.Tujuan: Untuk mengetahui Efektivitas fototerapi dan sinar matahari terhadap penurunan kadar bilirubin derajat III pada neonatus di Rumah Sakit Kartini Jakarta Tahun 2020. Metodologi :Penelitian ini menggunakan metode quasi experiment dengan melakukan pretest sebelum dan posttest setelah diberikan perlakuan.Populasinya yaitu neonatus dipoli anak RS Kartini Jakarta tahun 2020 pada bulan Januari sebanyak 30 neonatus. Pengambilan sampel menggunakan teknik qouta sampling yaitu seluruh populasi dijadikan sampel semuanya sebanyak 30 neonatus dengan nilai kadar bilirubin >11 mg/dl. Sampel dalam penelitian ini yaitu 15 neonatus dilakukan fototerapi dan 15 neonatus dilakukan terapi sinar matahari. Hasil : Bahwa rata-rata kadar bilirubin pada kelompok intervensi fototerapi dari 13,107 turun sebesar 3,2 menjadi 9,900. Sedangkan kelompok intervensi terapi sinar matahari dari 12,213 turun sebesar 0,74 menjadi 11,473. Kesimpulan:Bahwa teknik fototerapi lebih efektif jika dibandingkan sinar matahari terhadap penurunan kadar bilirubin pada bayi. Saran :Diharapkan rumah sakit dapat memberikan pendidikan kesehatan yang diberikan kepada orang tua bayi baru lahir untuk mengetahui ciri-ciri bayi hiperbilirubin. Serta memberikan bimbingan kepada ibu tentang cara pencegahan atau meminimalisir kejadian ikterik pada bayi baru lahir
Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Kunjungan Ibu Balita Ke Posyandu Sri Dinengsih; Riznawati Agusty
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol 5 No 2 (2024): Juni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v5i2.667

Abstract

Kabupaten Garut pada tahun 2018 cakupan kunjungan balita ke posyandu hanya mencapai 48.446 dari 132.739 atau hanya mencapai 36,5% dari target yang ditetapkan yaitu 80%. Desa Sukasenang pada tahun 2018 jumlah sasaran balita sebanyak 2.333 yang datang ke posyandu sebanyak 373 atau hanya mencapai 16% dari target yang ditentukan yaitu 80%, artinya terdapat kesenjangan sebesar 64% Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku kunjungan ibu balita ke posyandu di Desa Sukasenang Wilayah Kerja Puskesmas Sukasenang Kabupaten Garut Tahun 2019. Metodologi: penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah seluruh ibu yang memiliki balita sebanyak 411 orang dan pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan proporsional random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dengan model pertanyaan tertutup dan telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Analisis menggunakan uji chi-square. Terdapat hubungan antara motivasi dengan nilai p-value 0,016, dukungan petugas kesehatan dengan nilai p-value 0,002 dan dukungan keluarga dengan nilai p-value 0,003 dengan perilaku kunjungan ibu balita ke posyandu. Ada hubungan antara motivasi tinggi, dukungan petugas kesehatan yang baik dan dukungan keluarga yang baik dengan perilaku kunjungan ibu balita ke posyandu. Diharapkan pihak puskesmas meningkatkan pelayanan di posyandu sebagai bentuk dukungan nyata kepada ibu balita.
The HUBUNGAN KOMPENSASI DAN PENGETAHUAN KADER DENGAN KEAKTIFAN DALAM PELAKSANAAN POSYANDU SIAGA MATERNAL PERINATAL Elis Megalia; Sri Dinengsih
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol 5 No 2 (2024): Juni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v5i2.668

Abstract

Latar Beakang: Berdasarkan evaluasi Sustainable Development Goal’s (SDG’s) pada tahun 2015 angka kematian ibu di Indonesia mencapai 305/100.000 KH sedangkan angka kematian neonatal pada tahun 2017 mencapai 15/1000 KH. Salah satu upaya untuk mengurangi angka kesakitan dan kematian ibu dan bayi adalah dengan melakukan pemeliharaan kesehatannya. Mendasari permasalahan dalam bidang kesehatan, berbagai upaya telah di lakukan pemerintah, termasuk dengan penyelenggaraan posyandu, sebagai organisasi kesehatan yang melayani layanan kesehatan di tengah masyarakat. Posyandu dengan konsep siaga maternal dan perinatal mefokuskan pada layanan kesehatan ibu dan anak. Khususnya pada layanan pemeriksaan kehamilan dan persalinan.Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui hubungan kompensasi dan pengetahuan kader dengan keaktifan dalam pelaksanaan posyandu siaga maternal perinatal di Desa Mekarsari Kabupaten Garut tahun 2019. Metodologi: penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian menggunakan total sampling yaitu seluruh kader posyandu di Desa Mekarsari Kabupaten Garut sebanyak 35 orang. Instrument yang digunakan berupa kuesioner dengan model pertanyaan tertutup. Kuesioner ini telah di uji validitas dan reliabilitas dengan hasil uji dinyatakan valid dan reliabel dengan analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil Penelitian: menunjukkan bahwa terdapat hubungan anatar variabel pengetahuan dengan niali p-value sebesar 0,009 dan variabel kompensasi dengan nilai p-value sebesar 0,003 terhadap Keaktifan dalam pelaksanaan posyandu siaga maternal perinatal. Kesimpulan dan saran: bahwa terdapat hubungan kompensasi dan pengetahuan kader dengan keaktifan dalam pelaksanaan posyandu siaga maternal perinatal. Diharapkan masyarakat khususnya ketua PKK agar terlibat dalam pengajuan anggaran dana desa pada waktu musrembangdes untuk pengajuan insentif atau kompensasi bagi kader sehingga kesejahteraannya meningkat
HUBUNGAN PERAN KADER DAN PERAN SUAMI DENGAN PERILAKU PEMANFAATAN KELAS IBU HAMIL Sri Dinengsih; Nia Dewi Kania
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol 5 No 2 (2024): Juni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v5i2.669

Abstract

Latar Beakang: Kabupaten Garut tahun 2018 jumlah kelas ibu hamil 1939 dari 67 puskesmas, jumlah peserta sebanyak 49.677 (79,5%) orang dari sasaran 62.514 dan jumlah fasilitator sebanyak 825 orang. Puskesmas Malangbong tahun 2017 jumlah kelas ibu hamil sebanyak 51 kelas, jumlah peserta sebanyak 234 dari sasaran 1447 orang dengan jumlah fasilitator sebanyak 11 orang. Sedangkan pada tahun 2018 mengalami peningkatan menjadi 56 kelas, jumlah peserta sebanyak 451 dari sasaran 1624 orang dengan jumlah fasilitator sebanyak 11, namun hal ini baru mencapai 27,8% dan masih dibawah target yaitu sebanyak 100%.Tujuan; untuk mengetahui hubungan peran kader dan peran suami dengan perilaku pemanfaatan kelas ibu hamil di Desa Cisitu Wilayah Kerja Puskesmas Malangbong Kabupaten Garut tahun 2019. Metodologi: penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang hamil sebanyak 46 orang pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrument yang digunakan berupa kuesioner dengan model pertanyaan tertutup dan telah di uji validitas dan reliabilitas. Analisis data bersifat univariat dan bivariat. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil Penelitian: bahwa terdapat hubungan antara peran kader dengan niali p-value sebesar 0,013 dengan perilaku pemanfaatan kelas ibu hamil sedangkan peran suami tidak berhubungan dengan nilai p-value sebesar 0,503.Simpulan dan saran: bahwa peran kader memiliki hubungan dengan perilaku pemanfaatan kelas ibu hamil. Diharapkan petugas kesehatan memberikan penyuluhan kepada ibu hamil dalam pemanfaatan kelas ibu hamil supaya ibu lebih mengetahui manfaatnya sehingga ibu lebih termotivasi
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN PADA BAYI Dila Gunarti; Sri Dinengsih
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol 5 No 2 (2024): Juni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v5i2.670

Abstract

Latar Beakang: Pemberian Makanan Tambahan (PMT) pada bayi merupakan salah satu upaya pemenuhan kebutuhan gizi bayi sehingga dapat mencapai tumbuh kembang yang optimal. PMT pada bayi di Kabupaten Garut tahun 2016 dengan sasaran 69.662 orang yang diberikan PMT dini sebanyak 66,72%, PMT pada bayi adalah pemberian makanan atau minuman yang mengandung zat gizi pada bayi uisa 6-12 bulan untuk memenuhi kebutuhan gizi setelah pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif. Tujuan; untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pemberian makanan tambahan pada bayi di Desa Mulyajaya Kabupaten Garut tahun 2019. Metodologi: dalam penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini seluruh ibu yang memiliki bayi usia lebih dari 6 bulan sampai 11 bulan sebanyak 124 orang, teknik sampel menggunakan total sampling. Instrument yang digunakan berupa kuesioner yang telah di uji validitas dan reliabilitas. Analisis data bersifat univariat yaitu mendeskripsikan karakteristik setiap variable dan bivariat untuk mengetahui hubungan antara independent dengan variabel dependen. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil Penelitian: menunjukkan bahwa terdapat hubungan anatara pengetahuan dengan niali p-value 0,000, peran bidan dengan nilai p-value 0,023, motivasi dengan nilai p-value 0,000 dan dukungan keluarga dengan nilai p-value 0,024 terhadap PMT pada bayi. Kesimpulan dan saran: bahwa ada hubungan antara pengetahuan, peran bidan, dukungan keluarga dan motivasi dengan PMT pada bayi. Diharapkan puskesmas lebih giat lagi memberikan PMT penyuluhan dalam kegiatan pelaksanaan posyandu dengan melibatkan ibu bayi sehingga pengalaman tersebut dapat meningkatkan motivasi ibu untuk mempraktekkan dan memberikan PMT
The Effect of Perineal Massage on Perineal Rupture Incidence On Primipara Mothers’ Labor In Kasih Ibu Clinic In 2020 Cholisah Suralaga; Analia Analia; Sri Dinengsih
STRADA : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2021): May
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/sjik.v10i1.732

Abstract

There are various kinds of complications in the delivery process, one of which is the birth canal, namely perineal rupture. One of the ways to reduce perineal rupture is by performing perineal massage to improve health, blood flow, and perineal elasticity. This research was performed to examine the effect of perineal massage on perineal rupture among mother with primipara childbirth in Kasih Ibu clinic 2020. A quasi-experiment was used to conduct the current research by using post-test with control group design was conducted. There were 15 in the intervention group and 15 others in the control group. A total sampling was used. The independent t – test was used to identify the mean differences between groups. Results obtained that there was a significant effect of perineal massage on perineal rupture among mother with primipara labor in kasih ibu clinic 2020 with p-value = 0.009 (p-value < α = 0.05)
The Effect of Warm Water Compress and Back Massage On Labor Pain At Active Phase At Kartini Hospital In 2020 Cholisah Suralaga; Andika Dwi; Sri Dinengsih
STRADA : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2021): May
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/sjik.v10i1.733

Abstract

This research was carried out through a quasi-experimental study involing two groups, in which pre-test and post-test design were used. Results revealed that the mean value of labor pain during the first stage of active phase before warm water compresses was given was 8.40 with a standard deviation of 0.632 and after giving warm water compress, the mean value of labor pain was 4.40 with a standard deviation of 2.131. Whereas, in the back massage, the mean labor pain scale before back massage was given was 8.33 with a standard deviation of 0.979 and after giving back massage the average labor pain became 3.73 with a standard deviation of 1.981. It can be summed up that there was an effect of giving warm water compress and back massage on labor pain during the active phase, but neither method was superior in reducing labor pain seen from p value 0.382> 0.05.
The Effect Of Green Coconut Water On The Levels Of Dysmenorrhea Pain Among Adolescent Girls In Berekah Village Sukabumi Regency In 2021 Triana Indrayani; Siti Hasanah Fikria; Sri Dinengsih
STRADA : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 10 No. 2 (2021): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/sjik.v10i2.852

Abstract

This study aimed to determine the effect of giving green coconut water on dysmenorrhea pain among adolescent girls in Berekah village, Sukabumi district in 2021. This study was a Quasi Experiment using a pretest-posttest design with a control group. The data were analyzed using the Paired T-Test to determine the difference in scores in one group and the Independent T-Test to determine the difference in scores between groups. The results showed that there was a significant difference in the dysmenorrhea pain scale before and after being given green coconut water (p <0.05).Conclusion: Green coconut water has an effect on reducing the dysmenorrhea pain scale among adolescent girls in the village of Berekah, Sukabumi district. It is hoped that green coconut water can be applied thoroughly as a traditional treatment in dealing with dysmenorrhea pain in adolescent girls.Keywords: adolescent girls, dysmenorrhea, green coconut water
Efektivitas Pemberian Seduhan Jahe dan Daun Mint Terhadap Rasa Mual Muntah Pada Ibu Hamil Trimester I di PMB Kabupaten Bogor Tahun 2021 Putri Oktaviani; Triana Indrayani; Sri Dinengsih
Journal for Quality in Women's Health Vol. 4 No. 2 (2021): Journal of Quality Women Health
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jqwh.v4i2.124

Abstract

Mual dan muntah dalam kehamilan mempengaruhi kualitas hidup. Mual muntah menyebabkan dehidrasi, malnutrisi, ketidakseimbangan elektrolit dan penurunan berat badan dan dapat menjadi hiperemesis gravidarum. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas pemberian seduhan jahe dan mint terhadap mual muntah pada ibu hamil trimester 1 di PMB Kabupaten Bogor. Penelitian quasi experimental dengan pre and post-test design without control group. Sampel berjumlah 30 ibu hamil trimester I dengan teknik purposive sampling. Instrumen terdiri dari (PUQE)-24 Scoring system, seduhan jahe dan mint, lembar observasi dan informed consent. Data dianalisis menggunakan descriptive statistics, paired t-test untuk mengetahui perbedaan skor dalam satu kelompok dan independent t-test untuk mengetahui perbedaan skor antar kelompok. Hasil menunjukkan ada perbedaan skor sebelum dan sesudah diberikan seduhan jahe dan mint (p<0,05) dengan rata-rata penurunan yang menunjukkan hasil seduhan jahe lebih efektif dibanding mint. Seduhan jahe dan mint mengurangi rasa mual muntah pada ibu hamil trimester I