Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Potensi Usaha Hanjeli Berbasis Sumber Daya Lokal di Desa Waluran Mandiri Kecamatan Waluran Kabupaten Sukabumi Septerika, Ciptalia; Milla, Amalia Nur; Rini, Neneng Kartika
Agri Wiralodra Vol. 17 No. 2 (2025): pemasaran dan potensi usaha
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/agriwiralodra.v17i2.146

Abstract

The study aims to examine the business potential of job’s tears (Coix lacryma-jobi L.) based on local recources in Waluran Mandiri Village, Waluran Subdistrict, Sukabumi Regency. The focus of the study is directed toward the utilization of natural resources, human resources, and marketing strategies in supporting the depelopment of job’s tears agribusiness. The research method used is qualitative, with data collected through interviews, observation, and documentation. The results show that ecologycally, Waluran Mandiri Village han suitable agroclimatic conditions for cultivating job’s tears. However, the development of this business still faces several challenges, including limited land ownership among local residents, extreme weather threats such as strong wind, and the lack of systematic production data recording. In terms of human resources, most farmers still rely on traditional methods in processing job’s tears. In the marketing aspect, the system is still dominated byconventional patterns such as direct selling to traders, although it is gradually depeloping towards digitalization and integration with educational tourism. Overall, job’s teaers has great potential to be developed as a flagship commodity based on local potential, provided it is supported by strong institutions, increased human resource capacity, and diversified and expanded market networks. Keywords: job’s tears, local resources, business potential, agribusiness development Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi usaha hanjeli berbasis sumber daya lokal di Desa Waluran Mandiri, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi, fokus kajian diarahkan pada pemanfaatan sumber daya alam, sumber daya manusia dan strategi pemasaran dalam mendukung pengembangan usah hanjeli. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa ekologis, Desa Waluran Mandiri memiliki agroklimat yang sesuai untuk budidaya hanjeli. Namun demikian, pengembangan usaha masih menghadapi tantangan, antara lain keterbataan penguasaan lahan oleh masyarakat lokal, ancaman cuaca ekstrem seperti angin kencang, serta belum adanya pencatatan data produksi yang sistematis. Dari sisi sumber daya manusia, sebagian besar petani masih menggunakan metode tradisional, dalam pengolahan hanjeli. Pada aspek pemasaran, sistem masih didominasi pola konvensional seperti penjualan langsung ke pelaku usaha, namun perlahan berkembang ke arah digitalisasi dan itegrasi wisata edukatif. Secara keseluruhan, hanjeli memili potensi besar untuk dikembangkan menjadi komoditas ungguan berbasis potensi lokal jika di dukung oleh kelembagaan yang kuat, peningkatan kapasitas unggulan berbasis potensi lokal jika didukung oleh kelembagaan yang kuat, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta diversifikasi dan perluasan jaringan pasar. Kata kunci: hanjeli, sumber daya lokal, potensi usaha, pengembangan agribisnis
Strategi Pemasaran Produk Cabai Merah Keriting DI CV. Tamara Agro Indonesia Sugandi, Intan Maharani; Sukmawani, Reny; Rini, Neneng Kartika
Agri Wiralodra Vol. 17 No. 2 (2025): pemasaran dan potensi usaha
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/agriwiralodra.v17i2.149

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pemasaran cabai merah keriting di CV. Tamara Agro Indonesia Kecamatan Sukaraja Kabupaten Sukabumi, Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats). Data primer diperoleh melalui wawancara dan kuesioner kepada petani cabai, sedangkan data sekunder dari studi literatur. Hasil analisis IFAS=0,626 menunjukkan skor dan EFAS 0,723 sebesar , menempatkan CV. Tamara Agro Indonesia pada Kuadran I (strategi agresif). Rekomendasi strategi pemasaran meliputi diversifikasi produk olahan cabai (sambal, cabai kering), menjalin kemitraan dengan pasar modern berbasis kualitas dan kemasan, mengoptimalkan pemasaran digital melalui media sosial dan e-commerce pertanian, menjual paket produk untuk konsumen rumah tangga, serta berkolaborasi dalam riset dan pelatihan varietas cabai unggul. Strategi ini diharapkan dapat memaksimalkan kekuatan dan peluang untuk mencapai kesuksesan bisnis yang lebih besar.
Analisis Peran Penyuluh Pertanian Sebagai Fasilitator di Kabupaten Sukabumi Illahi, Suci Nur; Meilani, Ema Hilma; Rini, Neneng Kartika
MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 6 No 1 (2023): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/mja.v6i1.2451

Abstract

Penyuluh selaku fasilitator yang selalu memberi solusi /kemudahan- kemudahan, baik dalam menyuluh/ proses belajar- mengajar, ataupun sarana untuk mengembangkan usahatani. Dalam kegiatan menyuluh penyuluh memfasilitasi  petani dalam : kemitraan usaha, akses ke pasar, permodalan dan sebagainya. Penelitian ini bertujuan yaitu  mengetahui peran penyuluh pertanian selaku fasilitator di Kabupaten Sukabumi. Jenis penelitian ini ialah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukan  penyuluh pertanian berperan penting dalam memfasilitasi petani pada saat dilaksanakan penyuluhan pertania di lapangan. Adapun  peran penyuluh  bisa dilihat dari cara  penyuluh dalam memfasilitasi petani untuk memperoleh saprotan, permodalan, pelatihan, melakukan kerjasama dengan dinas pertanian, bermitra dengan kelompok tani lainnya serta memberikan informasi terkait pemasaran pupuk dan informasi  penggunaan pestisida yang tepat.
FEASIBILITY PERFORMANCE OF CANDLENUT (ALEURITES MOLUCCANA) FARMING (CASE STUDY OF CANDLENUT FARMERS IN LABALIMUT VILLAGE): KERAGAAN KELAYAKAN USAHATANI KEMIRI (Aleurites moluccana) (STUDI KASUS PADA PETANI KEMIRI DI DESA LABALIMUT) Abdan Sakuro; Ema Hilma Meilani; Neneng Kartika Rini
ROCE : Jurnal Pertanian Terapan Vol. 3 No. 1 (2026): JPT ROCE 5, 2026
Publisher : PT. ROCE WISDOM ACEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71275/roce.v3i1.188

Abstract

This study aims to analyze the feasibility of candlenut farming (Aleurites moluccana) in Labalimut Village, Nagawutung District, Lembata Regency, East Nusa Tenggara Province. The method used is a descriptive, quantitative approach, with simple random sampling involving 36 candlenut farmers. The results show that the average revenue is IDR 16,791,667 per hectare, with total production costs amounting to IDR 1,259,167 per hectare, resulting in an income of IDR 15,532,500 per hectare. The R/C ratio value of 13.61 (greater than 1) indicates that candlenut farming is feasible and profitable. The break-even point BEP of production is 41.97 kg, the BEP price is IDR 2,739 per kg, and the BEP revenue is IDR 27,639. Therefore, candlenut farming in this region has strong economic prospects and potential for further development.
OPTIMIZING THE VALUE CHAIN AND PRODUCT INNOVATION OF NUTMEG (MYRISTICA FRAGRANS) TO EMPOWER FARMERS AND MSMES IN SUKABUMI: OPTIMALISASI RANTAI NILAI DAN INOVASI PRODUK PALA (MYRISTICA FRAGRANS) UNTUK PEMBERDAYAAN PETANI DAN UMKM DI KOTA SUKABUMI Badrindah Dwanur Pangast; Endang Tri Astutiningsih; Neneng Kartika Rini
ROCE : Jurnal Pertanian Terapan Vol. 3 No. 1 (2026): JPT ROCE 5, 2026
Publisher : PT. ROCE WISDOM ACEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71275/roce.v3i1.193

Abstract

The nutmeg farming sector in Sukabumi City has great economic potential. However, it still faces various obstacles, including low productivity, low farm-level selling prices, and dependence on intermediaries that limit income growth. This study aims to analyze the nutmeg value chain from production by farmers to processing by SMEs and traders, and to assess the value added generated at each stage. The research method is a survey, with primary data collected via questionnaires and interviews with farmers and nutmeg-processing entrepreneurs in Sukabumi. The results indicate an imbalance in the distribution of value added, with processors earning higher margins than farmers. Processed products such as paladang, nutmeg powder, and nutmeg ice cream can generate significant value-added, so developing these products has the potential to improve the welfare of farmers and small businesses. However, limited market access and dependence on intermediaries remain major challenges. Therefore, it is necessary to enhance the capacity of farmers and SMEs through processing technology training, the development of shared processing centers, and the implementation of digital marketing to expand market access and improve supply chain efficiency. Government policy support and collaboration with relevant institutions are also crucial to address issues related to raw material supply, land constraints, and infrastructure, thereby fostering sustainable economic benefits in the nutmeg sector of Sukabumi.
PENINGKATAN NILAI EKONOMI MELALUI PELATIHAN OLAHAN PANGAN LOKAL DAN DIGITAL MARKETING PRODUK HALALAN THOYIBAN Venita Sofiani; Reni Anggriani; Risma Nurmilah; Evi Martaseli; Ismet Ismatullah; Rinaldi Rinaldi; Neneng Kartika Rini; Ika Sofia Rizqiani
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 3 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i3.36124

Abstract

Abstrak: Kegiatan pengabdian masyarakat dengan permasalahan mitra belum adanya produk khusus di Koperasi UMKM Jawa Barat serta belum optimalnya pemanfaatan cabai segar menjadi cabai kemasan tahan lama, penggunaan digital marketing, dan perhatian terhadap aspek halal produk. Sehingga pengabdian ini bertujuan agar para UMKM memiliki kemampuan megolah cabai kemasan yang tahan lama dan halal serta memiliki kemampuan komunikasi penjualan secara digital. Metode yang dilakukan observasi, Pelaksanaan kegiatan pengabdian dan evaluasi. Kegiatan dilakukan di dapur UMKM dan dihadiri oleh 10 orang anggota aktif koperasi. Hasil kegiatan pengabdian Pertama, dalam pembuatan sambal kemasan, UMKM diberikan pelatihan mengenai teknik pengolahan yang tepat, seperti penggunaan air yang minim dan pengemasan kedap udara. Kedua, digital marketing, pelaku UMKM diperkenalkan pemasaran penggunaan Tiktok. Ketiga, pemaparan produk halal. Hasil yang telah dicapai Secara keseluruhan 80% ibu-ibu Koperasi UMKM Jawa Barat dapat mengikuti kegiatan ini yang awal Koperasi UMKM Jawa Barat belum memiliki produk sekarang telah memiliki produk sambal kemasan dengan memperhatikan halal dan memahami pemasaran melalui tiktok.Abstract: This community service activity addressed issues faced by partner organizations, including the lack of specialized products at the West Java MSME Cooperative and the suboptimal utilization of fresh chili peppers for long-lasting packaged chili products, the use of digital marketing, and attention to the halal aspects of the products. Consequently, this initiative aims to equip MSMEs with the ability to process long-lasting, halal packaged chili products and to develop digital sales communication skills. The methods employed included observation, implementation of the outreach activities, and evaluation. The activities were conducted in the MSMEs’ kitchen and attended by 10 active cooperative members. Results of the outreach activities: First, regarding the production of packaged chili paste, the MSMEs received training on proper processing techniques, such as minimizing water usage and using airtight packaging. Second, for digital marketing, the MSMEs were introduced to marketing via TikTok. Third, a presentation on halal products. Results Achieved Overall, 80% of the women in the West Java SME Cooperative were able to participate in this activity. Initially, the West Java SME Cooperative did not have any products; now they have packaged sambal products that are halal-certified and understand marketing through TikTok.