Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL USAHA PENGGILINGAN PADI (Oryza Sativa L) DI KECAMATAN SUKADANA KABUPATEN KAYONG UTARA Retno Muntarsih; Erlinda Yurisinthae; Komariyati Komariyati
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 7, No 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i3.26240

Abstract

This study aims to analyze the financial feasibility level of rice milling business and to analyze the sensitivity of rice milling business in Simpang Tiga Village, Sukadana sub-district, Kayong Utara Districk. This research was conducted in 3 sub-villages namely Siduk Hamlet as much as 3 units, 2 units of Semanai Hamlet and 2 units of Dusun Parit Bugis. The population in this research is 7 rice milling business and all become the research sample chosen purposive (intentionally). The analytical method used is with the investment criteria (NPV, Net B / C, IRR, and PP) and sensitivity analysis. The results showed that the rice mill business is feasible to run financially because the value of NPV is Rp. 218.709.133, IRR ranges 79%, Net B / C Ratio of 3,4, and PP ranges from 1 years 7 months. Result of sensitivity analysis showed that rice milling business did not affect to increase of operational cost 3,68% and decrease of benefit equal to 3,86%.
ANALISIS PERILAKU KONSUMEN DALAM PEMBELIAN PRODUK SAYURAN LOKAL DI PASAR MODERN KOTA PONTIANAK APRILINA EMI; ERLINDA YURISINTHAE; ABDUL HAMID A YUSRA
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 7, No 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i3.25209

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku konsumen dalam keputusan pembelian produk sayuran lokal di Pasar Modern Kota Pontianak. Penelitian ini dilakukan dengan mewawancarai 100 responden secara purposive dengan purposive sampling kemudian data tersebut di analisis dengan menggunakan analisis konjoint. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan 12 dari 13 atribut keputusan pembelian berpengaruh positif terhadap produk sayuran lokal.  Atribut yang memberikan pengaruh paling besar adalah letak lokasi  . Bagian dari atribut keputusan konsumen  yang paling dipertimbangkan adalah manfaat sayuran untuk menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh, harga yang sesuai dengan kuantitas sayur, tujuan mengkonsumsi sayur sebagai pelengkap makanan, letak lokasi dekat dengan rumah sendiri, kenyamanan tempat dengan kebersihan yang terjaga, frekuensi pembelian satu kali dalam seminggu. Kata Kunci : Keputusan Pembelian, Sayuran, Analisis Konjoin.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHATANI PADI SAWAH DI DESA SUNGAI KAKAP KECAMATAN SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA Retno Wulan Fitrianti; Erlinda Yurisinthae; Adi Suyatno
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 7, No 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i3.25759

Abstract

This study aims to find out what priority strategy is prioritized in the development of wetland rice farming in the village of Sungai Kakap, Sungai Kakap Subdistrict Kubu Raya District. The method of analysis used in this research is descriptive method, with SWOT and QSPM analysis. Respondents in the research are experts who numbered 6 people and paddy field farmers in the village of Sungai Kakap, Sungai Kakap Subdistrict amounted to 50 people. The results of the research indicate that the strategy for the development of wetland rice farming is to develop a sustainable rice field cultivation area, implementing a system of fresh product quality assurance, human and institutional capacity building through education and training, improving farming efficiency, quality and product display, integrated pest protection, optimal utilization of resources (assets), fostering farmers and business actors with counseling and assistance in the management of farming, facilitating the establishment and development of partnership arrangements, providing up-to-date and easily accessible data and information, providing support facilities at location of development and developing self-reliance of farmers. While the priority strategy is to improve the capacity of human and institutional resources through education and training.
ANALISIS SEKTOR PEREKONOMIAN DAN KOMODITAS SUBSEKTOR PERKEBUNAN UNGGULAN DI KABUPATEN SANGGAU Reko Hermansyah; Erlinda Yurisinthae; Anita Suharyani
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i1.42194

Abstract

Sanggau adalah salah satu kabupaten di wilayah perbatasan,tepatnya di utara yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Terhubungnya akses transportasi darat dari ibukota Provinsi ke Kabupaten ini dan sebagai penghubung ke Kabupaten lainnya menjadikan wilayah ini semakin berkembang di Kalimantan Barat. Kondisi wilayah yang terus berkembang, diperlukan penelitian untuk mengetahui potensi dan identifikasi sektor ekonomi dan komoditas subsektor perkebunan yang memiliki prospek untuk dikembangkan, dalam rangka meningkatkan pembangunan ekonomi Kabupaten Sanggau. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sektor ekonomi dan komoditas subsektor perkebunan unggulan di Kabupaten Sanggau. Alat analisis yang digunakan terdiri dari Klassen Typologi, Dynamic Location Quotient (DLQ), Shift Share Klasik dan analisis overlay. Data yang digunakan adalah PDRB berdasarkan harga konstan, tenaga kerja dan produksi komoditas perkebunan di Kabupaten Sanggau dan Provinsi Kalimantan Barat periode 2011-2017. Hasil penelitian menunjukkan berdasarkan analisis overlay (gabungan Klassen Typologi, Dynamic Location Quotient (DLQ) dan Shift Share Klasik), sektor ekonomi yang menjadi unggulan adalah sektor pertambangan dan penggalian. Hasil analisis overlay menunjukkan bahwa komoditas subsektor perkebunan yang menjadi unggulan, yaitu kelapa sawit.
Strategi Pengembangan Usahatani Jagung Manis di Desa Rasau Jaya 1 Kecamatan Rasau Jaya Kabupaten Kubu Raya Ayu Arista Kusuma Anggraini; Erlinda Yurisinthae; Imelda Imelda
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i1.28325

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prioritas strategi apa yang diutamakan dalam pengembangan usahatani jagung manis di Desa Rasau Jaya 1 Kecamatan Rasau Jaya Kabupaten Kubu Raya. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah  metode deskriptif, dengan analisis SWOT dan metode AHP (Analitycal Hierarchy Process). Responden dalam penelitian yaitu para ahli yang berjumlah 7 orang dan petani jagug manis yang merupakan anggota POKTAN di Desa Rasau Jaya 1 Kacamatan Rasau Jaya berjumlah 7 orang. Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa strategi yang menjadi prioritas dan dapat diterapkan untuk pengembangan usahatani jagung manis di Desa Rasau Jaya 1 yaitu strategi Strengths-Opportunity (strategi S-O), alternatif pilihan strategi ialah memanfaatkan teknologi untuk memperoleh informasi pasar lebih luas, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan kelembagaan dengan pendidikan dan pelatihan, menerapkan sistem jaminan mutu produk segar.
Tingkat Kinerja Penyuluh Pertanian di Kecamatan Mandor Kabupaten Landak Fransiska Agata; Erlinda Yurisinthae; Marisi Aritonang
Paradigma Agribisnis Vol 7 No 2 (2025): Paradigma Agribisnis
Publisher : lembaga penelitian universitas swadaya gunung jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jpa.v7i2.9678

Abstract

Upaya Membangun ketahanan pertanian memerlukan sumber daya manusia profesional yang memiliki bakat dan pengetahuan mumpuni, salah satunya adalah penyuluh. Kinerja penyuluh harus terarah pada pemecahan masalah yang dihadapai oleh petani dalam melaksanaka usahatani. Penyuluh pertanian juga berperan untuk menjalankan program dari pemerintah untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat petani. Adanya penyuluh pertanian akan sangat membantu untuk membuka peluang petani desa dalam menggali dan mengembangkan potensi yang ada di desa, baik dari sumberdaya petani hingga produktivitas yang di hasilkan, sehingga akan membantu untuk mewujudkan kesejahteraan petani. Kinerja penyuluh pertanian dapat dilihat melalui tiga tahapan, yaitu persiapan penyuluhan, pelaksanaan penyuluhan, dan evaluasi dan laporan penyuluhan. Metode penelitian ini berbentuk deskriptif dengan sampel berjumlah 99 orang dan dianalisis menggunakan skor interval kelas. Hasil penelitian menunjukkan petani di Kecamatan Mandor di dominasi oleh petani dengan umur 41-45 sejumlah 27 orang, berpendidikan Sekolah Dasar berjumlah 59 orang, dan pengalaman usahatani 6-10 tahun sejumlah 60 orang. Dari hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa kinerja penyuluh di Kecamatan Mandor Kabupaten Landak berada di kategori sedang. Setiap aspek berada di kategori sedang dan diharapkan dapat ditingkatkan.