Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : BULETIN AL-RIBAATH

Pelatihan Edukasi Pemberian Kolostrum dengan Metode Emotional Demonstration (Emo-Demo) pada Kader Posyandu Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Mutiara Catra Wulansari; Fatin Setia Anindita; Farida Wahyu Ningtyias; Dhuha Itsnanisa Adi; Nur Fitri Widya Astuti
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 17, No 1 (2020): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.813 KB) | DOI: 10.29406/br.v17i1.1859

Abstract

Stunting (kerdil) menjadipermasalahan giziyang sedang dihadapi KabupatenJember.KabupatenJembertermasuksatudari11Kabupaten prioritaspenangananstuntingdiJawaTimur.DesaArjasamerupakansalah satuDesadiKabupatenJemberdenganprevalensistuntingsebesar24,56% padatahun2018 berdasarkandatadariDinasKesehatanKabupaten Jember.Salah satu faktorrisiko terjadinya stunting yaitu bayitidak mendapatkanASIekslusif.PemberianASIekslusifmemilikiketerkaitan denganpemberiankolostrum padabayi.Upayapreventifmelaluiedukasi yangdapatmenyentuhaspekemosionalmerupakansalahsatulangkah yangdapatdilakukanuntukmenurunkanprevalensistunting.Emo-Demo merupakansalahsatumetodeedukasiinteraktifdenganmemanfaatkan doronganemosiuntukmenyampaikaninformasikesehatankepadasasaran. PelatihanedukasipadakaderPosyandudiDesaArjasainimenggunakan modulEmo-Demo“Kolostrum ituPenting”.Hasilpelatihanmenunjukkan bahwa terdapatpeningkatan pengetahuan untuk mencegah stunting sebesar8%.HalinimenunjukkanbahwametodeEmo-Demomerupakan salahsatualternatifedukasikesehatanyangdapatdikembangkandan digunakanuntukmenurunkanprevalensistunting.
Peningkatan Kesadaran Kebutuhan Gizi Ibu Hamil Sebagai Tindakan Pencegahan Stunting Melalui Modul Emotional-Demonstration (Emo-Demo) Muchammad Fajeril Falaach; Farida Wahyu Ningtyas; Nur Fitri Widya Astuti; Dhuha Itsnanisa Adi
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 17, No 2 (2020): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/br.v17i2.1860

Abstract

Kabupaten Jember merupakan salah satu kabupaten yang masuk dalam sepuluh kabupaten prioritas dalam program pencegahan stunting di Jawa Timur dengan prevalensi stunting sebesar 11%. Salah satu penyebab terjadinya stunting di Jember adalah kurangnya kecukupan zink pada ibu hamil. Pada Kecamatan Arjasa memiliki  memiliki prevalensi stunting cukup tinggi sebesar 26,03%. Salah satu cara untuk mencegah semakin tingginya angka stunting, maka diperlukan adanya peningkatan kesadaran ibu hamil terhadap kebutuhan gizinya melalui pemberdayaan kader posyandu. Oleh karena itu, dibutuhkan metode yang partisipatif sehingga kader dapat menyampaikan ilmu tersebut ke masyarakat dengan mudah. Salah satu metode yang dapat dilakukan adalah metode Emotioneal-Demontration (Emo-Demo) yang berjudul “Makanan untuk Bayiku” untuk memberikan pengetahuan kebutuhan gizi pada ibu hamil. Berdasarkan pemantuan yang dilakukan, hasil pelatihan Emo-Demo belum dapat menunjukkan adanya peningkatan kesadaran para peserta akan pentingnya kebutuhan gizi ibu hamil karena keterbatasan waktu pengerjaan dan perubahan perilaku seseorang tidak dapat berubah secara cepat. Akan tetapi, apabila perilaku tersebut dapat diterapkan ibu saat hamil, maka besar kemungkinan dapat menurunkan prevalensi stunting. Kesadaran tersebut dapat berjalan dengan terus menerus apabila suami ataupun mertua ikut mendukung terjadinya perilaku tersebut.
HOPES: Holistic Premarital Class bagi Remaja Santri Putri Dalam Perencanaan Ke-hidupan Berkeluarga Erwin Nur Rif’ah; Nur Fitri Widya Astuti; Elok Permatasari
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 19, No 1 (2022): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/br.v19i1.3653

Abstract

Tercatat hingga 25 November 2020 terdapat 1.332 permohonan dispensasi nikah yang diajukan ke Pengadilan Agama (PA) Jember. Hal ini menunjukkan bahwa angka pernikahan anak pada usia remaja di Kabupaten Jember cukup tinggi. Sebagian besar perkawinan anak pada usia remaja dilakukan tanpa kesiapan fisik, mental, social dan spiritual. Holistic Premarital Class (HOPES) merupakan kegiatan inovatif dan edukatif dalam upaya peningkatan pemahaman dan perencanaan remaja putri tentang fungsi reproduktif perempuan di masa depan dalam pernikahan. Kegiatan ini dilakukan secara blended learning, yang terdiri dari : 1) Kelas Remaja Berencana berisi edukasi family life planning dan kesehatan reproduksi; 2) Kelas Remaja Bahagia berisi edukasi sadar gizi remaja dan 3) Kelas Remaja Sehat yang berisi skrining kesehatan remaja dan intepretasi status kesehatan remaja. Pembentukan Kader Santri Berencana (KARINA) sebagai peer educator dan peer counselor sehingga terbentuk “Remaja Hebat, Remaja Berencana”