Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Kuat Tekan Bebas Tanah yang Dikontaminsasi Limbah Oli dalam Pressurized Fill Tank Listyawan, Anto Budi; Wiqoyah, Qunik; Susanto, Agus; Renaningsih, R; Sugiyatno, S; Andrean, Bagas; Bilqis, Rifka Fauzia
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2022: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.953 KB)

Abstract

Limbah oli sering kali dibuang secara sengaja dan dapat mencemari lingkungan. Selain itu banyak pula kasus tumpahan oli dan minyak yang tidak disengaja. Ketika tumpahan oli dan kebocoran terjadi, dimungkinkan tanah dapat terkontaminasi dan mengalami perubahan kualitas dan sifat fisik pada tanah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari kontaminasi limbah oli dengan durasi ½ minggu, 1 minggu, 2 minggu dengan cara memberikan tekanan udara sebesar 65 kPa ke dalam pressurized fill tank terhadap sifat fisis dan mekanis dari tanah lanau Desa Bometen, Kecamatan Gantiwarno. Hasil pengujian sifat fisis tanah yaitu uji kadar air tanah kontaminasi mengalami peningkatan dari tanah asli. Nilai berat jenis dan berat volume tanah kontaminasi semakin turun. Pada uji Atterberg, nilai LL, PL dan SL tanah kontaminasi mengalami penurunan namun untuk nilai PI naik. Klasifikasi tanah asli dan kontaminasi menurut AASHTO masuk dalam kelompok A-7-6, sedangkan menurut USCS masuk kelompok ML. Hasil pengujian sifat mekanis standard proctor tanah asli diperoleh berat volume kering maksimum 1.43 gr/cm3. Nilai kadar air optimum sebesar 23%. Hasil pengujian UCT tanah asli sebesar 332 kN/m2. Kontaminasi limbah oli menyebabkan nilai kuat tekan bebas mengalami penurunan seiring durasi kontaminasi. Hasil dari nilai terendah pada tanah kontaminasi 2 minggu sebesar 76 kN/m2. Untuk nilai modulus elastisitas juga berbanding lurus dengan nilai kuat tekan bebas yaitu mengalami penurunan. Nilai terendah pada tanah kontaminasi 2 minggu sebesar 18.15 kN/m2. Menurut klasifikasi nilai kuat tekan bebas pada tanah asli dan tanah kontaminasi ½ minggu termasuk tanah lanau sangat kaku, sedangkan untuk tanah kontaminasi 1 minggu termasuk lanau kaku dan nilai terendah pada kontaminasi 2 minggu termasuk kedalam lanau sedang.
Analisis Stabilitas Lereng Spilway Bendungan Gondang Kabupaten Karanganyar menggunakan Program Geo Slope dan Metode Fellenius Listyawan, Anto Budi; Wiqoyah, Qunik; Rahmawan, Rizqi Aziza
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2019: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.209 KB)

Abstract

Setiap permukaan di bumi tidak selalu berbentuk datar atau mempunyai perbedaan elevasi dari tempat satu ke tempat yang lain sehingga membentuk suatu lereng (slope). Seperti di daerah Bendungan Gondang Karanganyar terdapat sebuah lereng spillway sandaran kanan yang belum mempunyai perkuatan. Hal tersebut dapat mengakibatkan kelongsoran saat terjadi hujan deras. Maka diperlukannya analisa lereng ini dengan menggunakan metode fellenius secara manual dan program GeoStudio SLOPE/W 2007. Dari hasil analisa stabilitas lereng diperoleh nilai SF sebesar 0,742 untuk perhitungan manual dan 0,918 untuk perhitungan program GeoStudio SLOPE/W 2007. Nilai tersebut menunjukkan bahwa lereng tidak dalam kondisi stabil/rawan longsor karena nilai SF < 1. Maka dari itu diperlukan peningkatan kestabilan lereng dibuat terasering untuk mencegah kelongosran. Pada penguatan teras jenis teras bangku datar diperoleh hasil SF sebesar 1,609 untuk perhitungan manual dan 1,902 untuk perhitungan program GeoStudio SLOPE/W 2007. Nilai tersebut menunjukkan bahwa lereng sudah aman dengan menggunakan perkuatan terasering karena nilai SF ≥ 1,5. Kemudian untuk lebih menyakinan kestabilan lereng dilakukan analisa stabilitas lereng tiap pias terasering yang diperoleh nilai SF sebesar 2,509 untuk perhitungan manual dan 3,302 untuk program GeoStudio SLOPE/W 2007. Nilai tersebut menunjukkan bahwa lereng tersebut sudah sangat aman karena nilai SF ≥ 1,5.
Analisis Nilai Kuat Tekan Bebas Tanah Desa Pengkol Kecamatan Nguter Sukoharjo yang Diperbaiki dengan Menggunakan Pasir Merapi Wiqoyah, Qunik; Listyawan, Anto Budi; Anggraen, Novitasari
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2020: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (930.85 KB)

Abstract

Fenomena yang terjadi di Desa Pengkol Kecamatan Nguter Sukoharjo banyak ditemukan jalan yang retak-retak dan bergelombang. Hal ini di dukung dari hasil uji pendahuluan yang menyatakan tanah di Desa Pengkol mempunyai nilai PI sebesar 37,52% maka tanah tersebut termasuk tanah dengan tingkat plastisitas tinggi karena nilai PI > 17%, sehingga perlu dilakukan perbaikan. Perbaikan yang dilakukan dengan stabilisasi fisis untuk memperbaiki gradasi tanah dengan penambahan pasir Merapi. Penambahan pasir Merapi sebesar 0%, 5%, 10%, 15% dan 20% terhadap berat sampel bertujuan untuk mengetahui sifat fisis tanah dan mekanis tanah. Hasil pengujian didapatkan nilai kadar air (w) mengalami penurunan, dan nilai berat jenis (Gs) mengalami kenaikan. Pengujian batas Atterberg diketahui bahwa nilai batas cair (LL) dan indeks plastisitas (PI) mengalami penurunan, sedangkan nilai batas plastis (PL) dan batas susut (SL) mengalami kenaikan. Hasil uji mekanis tanah campuran diperoleh nilai (wopt) terbesar sebesar 23,8% dan nilai terkecil sebesar 17%, dan nilai (γdmax) terbesar didapat 1,240 sedangkan nilai terkecil 1,440. Hasil nilai kuat tekan bebas (qu) terbesar terjadi pada tanah campuran 20% sebesar 2,440 kg/cm2, serta dapat meningkatkan daya dukung tanah berdasarkan nilai kuat tekan bebas (UCT) dengan kategori baik sebagai subgrade.
Kuat Tekan Bebas Tanah Lempung dengan Variasi Waktu Kontaminasi Air Lindi Listyawan, Anto Budi; Sugiyatno, S; Susanto, Agus; Wiqoyah, Qunik; Yudhatama, Ilham
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengolahan sampah ternyata menimbulkan limbah lain berupa air lindi. Jika tidak dikelola dengan benar, air lindi dapat terbawa oleh air hujan dan menyebabkan pencemaran pada lingkungan sekitar, terutama pada tanah karena air lindi dapat menyerap masuk ke dalam lapisannya. Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan pengaruh waktu kontaminasi 0 hari, 3 hari, 7 hari, 14 hari, dan 21 hari air lindi pada kuat tekan bebas tanah lempung dengan variasi presentase air lindi sebesar 5% dan 10%. Hasil pengujian menunjukkan nilai kadar air mengalami peningkatan, sedangkan nilai berat jenis, berat volume, dan batas-batas Atterberg mengalami penurunan, peningkatan nilai terjadi pada analisa saringan dalam jumlah hasil lolos saringan nomor 200. Berat volume kеring mаksimum mengalami penurunan, sedangkan kadar air optimum mengalami peningkatan. Pada uji UCT nilai nilai kuat tekan bebas, kohesi undrained, modulus elastisitas juga mengalami penurunan dibanding tanah asli. Penurunan disebabkan oleh reaksi kimia air lindi terhadap tanah yang menyebabkan pelepasan partikel tanah sehingga tanah menjadi lebih halus dan kehilangan kekuatannya. Sedangkan pengaruh bertambahnya waktu kontaminasi air lindi menyebabkan jumlah pelepasan partikel tanah semakin besar sehingga memperburuk kondisi tanah. Hal ini menunjukkan bahwa air lindi membawa pengaruh buruk pada kuat tekan bebas tanah.
Analisis Kepadatan Lapangan menggunakan Uji Sand Cone pada Proyek Peningkatan Ruas Jalan Keyongan - Batas Kab. Sragen R.205 Safrina, Shera; Wiqoyah, Qunik; Nuswantoro, Dian
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Uji sand cone adalah tes tingkat kepadatan tanah yang dilakukan di lokasi dengan menggunakan pasir Ottawa sebagai tingkat probabilitas kepadatan tanah. Ini karena pasir Ottawa bersih, kering, keras dan bebas pengikat. Sehingga dapat mengalir dengan bebas. Uji sand cone ini perlu dilakukan untuk mengetahui tingkat kepadatan tanah timbunan yang telah dipadatkan yg digunakan sebagai subgrade pada jalan yang terdapat di desa Keyongan, Kecamatan Gabus, Kabupaten Grobogan. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif dimana proses pelaksanaan uji sand cone ini dilakukan berdasarkan pada SNI 03 – 2828 – 1992. Uji sand cone dilakukan untuk menilai apakah hasil pemadatan di lokasi memenuhi standar yang ditetapkan., yaitu sebesar 95% dari kepadatan laboratorium. Tahapan penelitian ini diawali dengan pengumpulan data terkait karakteristik tanah asli desa Keyongan, yang kemudian dilakukan uji sand cone sesuai ketentuan, dan diakhiri dengan analisis data. Berdasarkan salah satu dari kelima sampel yang telah di teliti pada SPOT 7, didapatkan berat volume tanah basah (ɣb) sebesar 2,3 gr/cm3, berat volume tanah kering (ɣd) sebesar 2,2 gr/cm3, kadar air (w) sebesar 5%, dan derajat kepadatan (D) sebesar 105,6% yang terdapat pada STA 4 +450. Sehingga dapat diketahui bahwa tanah dasar atau subgrade yang telah diteliti ini sudah cukup padat atau sudah memenuhi standar spesifikasi yang telah ditentukan.
Analisa Manajemen Risiko terhadap Mutu Beton pada Pelaksanaan Proyek Peningkatan Ruas Jalan Keyongan-Batas Kab.Sragen R.205 Syahputra, Ahmad Herdian; Wiqoyah, Qunik; Nuswantoro, Dian
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap proyek konstruksi bangunan senantiasa memiliki faktor-faktor risiko yang terjadi baik risiko internal maupun risiko eksternal yang nantinya mempengaruhi berjalannya kinerja serta tujuan proyek. Dampak terjadinya risiko terhadap produktivitas, anggaran, kualitas, dan pelaksanaan atau penyelesaian proyek. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi, menganalisis dan mengelola risiko terhadap mutu beton pada proyek Peningkatan Ruas Jalan Keyongan - Batas Kab.Sragen R.205 yang ada. Penelitian dilaksanakan dengan melakukan survei dengan karyawan laboratorium di tiap instansi untuk mengetahui nilai frekuensi risiko dan dampak resiko tentang mutu beton yang dihasilkan/diproduksi dengan beton ready mix dan dianalisa dengan hasil yang diperoleh. Tahapan penelitian ini diawali dengan identifikasi risiko terkait melalui kuesioner. Hasil yang diperoleh adalah 30 risiko terkait di proyek Peningkatan Ruas Jalan Keyongan - Batas Kab.Sragen R.205. Hasil kajian yang dilakukan pada tahap identifikasi kemudian dimasukkan ke dalam kajian pada tahap analisis, menilai frekuensi risiko serta dampak terjadinya risiko yang disajikan dengan metode skala Likert. Beberapa risiko berat yang berdampak terhadap kualitas mutu beton yang dihasilkan pada beton siap pakan/ready mixed concrete. Pengendalian yang dilakukan dengan mengendalikan risiko dominan yang timbul dengan cara mencegah agar tidak timbul guna meminimalisir kerugian yang semakin meningkat.
Pemanfaatan Limbah Bata Ringan untuk Mengurangi Penurunan Konsolidasi Tanah Lempung Bayat Klaten Wiqoyah, Qunik; Efendy, Fardhan Ruslan; Listyawan, Anto Budi; Susanto, Agus
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2024: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tidak semua jenis tanah mempunyai sifat dan daya dukung yang baik. Kondisi tanah seperti ini bisa ditemukan di desa Wiro, kecamatan Bayat, Kabupaten Klatien. Tanah di desa Wiro termasuk tanah dengan plastisitas tinggi dengan nilai PI sebesar 33,33% dan berdasarkan klasifikasi AASTHO termasuk kielompok A-7-6, sedangkan berdasar USCS, tanah tiermasuk kelompok CH. Olieh kariena itu pierlu dilakukan pierbaikan pada tanah tiersiebut agar mampu mienahan bieban struktur di atasnya. Pierbaikan yang dilakukan yaitu mencampur tanah dengan limbah bata ringan. Persentase limbah bata ringan yang digunakan sebesar 0%, 5%, 10%, 15% dan 20% dari bierat sampiel. Tujuan penelitian ini untuk miempierbaiki sifat fisis dan miekanis tanah (penurunan konsolidasi). Bierdasarkan hasil piengujian sifat fisis, nilai kadar air, bierat jienis, batas cair, indieks plastisitas dan piersientasie lolos saringan No. 200 miengalami pienurunan sieiring biertambahnya piersientasie campuran limbah bata ringan siedangkan nilai batas plastis dan batas susut miengalami kienaikan. Bierdasarkan klasifikasi AASHTO, tanah campuran tiermasuk kielompok A-7-5. Bierdasarkan USCS, tanah campuran tiermasuk MH. Hasil uji piemadatan,menunjukkan nilai bierat volumie kiering miengalami kienaikan siedangkan wopt miengalami pienurunan sieiring biertambahnya piersientasie limbah bata ringan. Hasil piengujian konsolidasi mienunjukkan penambahan limbah bata ringan dapat mempercepat waktu terjadinya konsolidasi dan menurunkan nilai penurunan konsolidasinya.
Pengaruh Tebal Selimut Pondasi Telapak Lingkaran pada Tanah Pasir dengan Beban Vertikal Listyawan, Anto Budi; Wibowo, Pandhu; Wiqoyah, Qunik; Susanto, Agus
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2024: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Merencanakan pondasi harus memperhatikan daya dukung tanah. Pondasi berselimut merupakan alternatif untuk meningkatkan daya dukung pondasi dan megurangi penurunan yang terjadi pada tanah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh ketebalan selimut pada pondasi yang dalam menopang beban pada tanah pasir. Pondasi telapak lingkaran berselimut menggunakan 20 pondasi berbentuk lingkaran dengan variasi tebal selimut berbeda-beda, 5 pondasi berselimut dengan L/D (100/100) 1 mm, 2 mm, 3 mm, 4 mm, 5 mm. 5 pondasi berselimut dengan L/D (150/100) 1 mm, 2 mm, 3 mm, 4 mm, 5 mm. 5 pondasi berselimut dengan L/D (100/150) 1 mm, 2 mm, 3 mm, 4 mm, 5 mm. 5 pondasi berselimut dengan L/D (150/150) 1 mm, 2 mm, 3 mm, 4 mm, 5 mm. Serta 2 pondasi tanpa selimut dengan (D) 100 mm dan 150 mm. Kadar air tanah pasir dikondisikan sebesar 5% untuk setiap pengujian dengan 100 pukulan tiap lapis. Berdasarkan hasil pengujian, pondasi telapak berselimut memiliki daya dukung yang baik dari pada pondasi telapak tanpa selimut. Selimut pada pondasi juga efektif untuk menambah daya dukung pondasi. Semakin panjang dan tebal selimut pondasi, maka daya dukung pondasi semakin besar dan penurunan yang terjadi semakin kecil.