Articles
HADITS NABI TENTANG KONSUMSI: ANALISIS KORELASI HADITS DENGAN PERILAKU KONSUMEN DI ERA DIGITAL
Irma Rumtianing Uswatul Hanifah
Proceeding of Conference on Strengthening Islamic Studies in The Digital Era Vol 2 No 1 (2022): Proceeding of The 2nd Conference on Strengthening Islamic Studies in the Digital
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (309.689 KB)
Dalam Islam tujuan konsumsi bukan semata-mata memenuhi kepuasan terhadap barang (utilitas), namun yang lebih utama adalah sarana untuk mencapai kepuasan sejati yaitu kepuasan di akhirat. Kepuasan tidak saja dikaitkan dengan kebendaan tetapi juga dengan rohaniah, bahkan kepuasan terhadap konsumsi suatu benda jika kepuasan tersebut bertentangan dengan roh-roh Islam, maka kepuasan ini harus ditinggalkan. Oleh karena itu, konsumen rasional dalam ekonomi Islam ialah konsumen yang dapat memandu perilakunya supaya dapat mencapai kepuasan maksimum sesuai dengan norma-norma Islam. Kepuasan atau kesejahteraan di akhirat merupakan alternatif utama yang harus menjadi perhatian setiap individu. Konsumen akan menggunakan pendapatannya bukan hanya untuk kesenangan sesaat, melainkan untuk kesenangan yang tidak tampak yang akan dinikmati di akhirat kelak. Oleh karena itu, pendapatan yang ada tidak semua dihabiskan untuk memenuhi kebutuhan duniawi, namun juga disisihkan untuk keperluan akhirat melalui pemberian infak maupun sedekah kepada orang lain yang membutuhkan. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mendeskrisikan korelasi hadits Nabi SAW tentang konsumsi dengan perilaku konsumen di era digital, dimana banyak kemudahan yang ditawarkan dari kegiatan ini, sehingga memungkinkan konsumen melupakan apa yang pernah diajarkan oleh Nabi SAW dalam berkonsumsi .
FILANTROPI DALAM KEGIATAN PASAR GRATIS (PASTIS) MUSLIMAT NU RANTING LENGKONG SUKOREJO PONOROGO DI MASA PANDEMI COVID-19
Irma Rumtianing Uswatul Hanifah
Proceeding of Conference on Strengthening Islamic Studies in The Digital Era Vol 1 No 1 (2021): Proceeding of Conference on Strengthening Islamic Studies in The Digital Era
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (484.44 KB)
Pandemi covid 19 sudah berlangsung hampir 2 tahun dan belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir. Bahkan di beberapa negara seperti Malaysia, dan lain-lain menunjukkan peningkatan jumlah kasus sehingga mereka melakukan lokdown untuk memutus mata rantai penyebaran virus mematikan tersebut. Kondisi ini tentu memaksa kita untuk lebih memahami bahwa saatnya artikulasi keberagamaan kita mewujud dalam berbagai dimensi, mulai dari dimensi transendental spiritual sampai dimensi sosial ekonomi. Ada 3 hal yang dapat dilakukan untuk menghadapi covid 19 ini, yaitu patuh pada protokol kesehatan, berderma untuk meringankan beban warga yang terdampak covid 19 dan memperbanyak berdo’a dan beribadah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kegiatan Muslimat NU ranting Lengkong dalam rangka peduli terhadap dampak Cofid 19 yang melanda dan dalam rangka memperbanyak amal di bulan Ramadhan, mengadakan kegiatan amal yang di sebut dengan "PASTIS" (Pasar Gratis). Selain itu penelitian ini juga bertujuan untuk menggali pesan Al-Qur’an untuk ketahanan pangan dimasa pandemi. Adapun metode dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara dengan obyek penelitian. Kegiatan ini sudah dilakukan 2 kali selama masa pandemi ini. Pertama, Ramadhan Tahun 1441 H dan kedua 1442 H. Siapapun boleh menyiapkan amal terbaiknya bisa berupa bahan makanan, makanan olahan, pakaian pantas atau apa saja yang layak untuk disedekahkan. Siapapun juga diperkenankan juga mengambil jika menginginkan sedekah yang tersedia di lapak. Maksud kegiatan ini adalah untuk mengajarkan kepada masyarakat untuk banyak besyukur atas nikmat yang telah diterima. Bentuk syukur tersebut di ejawantahkan dalam bentuk kepedulian pada sesama dengan cara berbagi. Karena perintah bersedekah adalah kepada semua umat muslim, baik kaya maupun miskin. Kegiatan ini merupakan salah satu cara untuk mengajarkan kepada masyarakat untuk gemar berbagai/bersedekah disaat situasi karena pandemi dan diberlakukan lokdown untuk mempertahankan stabilitas pangan agar semua tetap bisa makan untuk mempertahankan hidup. Selain itu, kegiatan PASTIS ini digunakan untuk sosialisasi mengikuti anjuran pemerintah mematuhi protokol kesehatan/mematuhi 5 M, menjalin silaturahi antar warga masyarakat, menumbuhkan empaty, memupuk kebiasaan bersedekah/berbagi, membahagiakan orang lain dan mengharapkan Ridlo Allah (keihlasan).
KECERDASAN EMOSIONAL ANGGOTA PRAMUKA IAIN PONOROGO DITINJAU BERDASARKAN JENIS KELAMIN
Rumtamah Fitriani;
Irma Rumtianing Uswatul Hanifah
Proceeding of Conference on Strengthening Islamic Studies in The Digital Era Vol 2 No 1 (2022): Proceeding of The 2nd Conference on Strengthening Islamic Studies in the Digital
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (461.043 KB)
Kecerdasan emosional menjadi hal yang penting untuk diasah secara terus-menerus dalam kehidupan bersosial. Terdapat lima aspek utama dalam kecerdasan emosional. Aspek tersebut diambil berdasarkan teori Daniel Goleman yang dikutip dari Salovey, yaitu: mengenali emosi diri, mengelola emosi, motivasi diri, memahami emosi orang lain (empati), dan membina hubungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis adakah perbedaan kecerdasan emosional antara laki-laki dan perempuan yang tergabung sebagai Pramuka IAIN Ponorogo. Permasalahan yang peneliti jumpai di Pramuka IAIN Ponorogo berkaitan dengan kurangnya empati anggota Pramuka terhadap hal-hal kecil disekitarnya; pemahaman akan emosi diri yang masih sulit untuk dipahami masing-masing anggota; dan keterampilan sosial yang mencakup komunikasi, dan kemampuan adaptasi anggota, baik dengan antar anggota sendiri maupun dengan masyarakat. Permasalahan-permasalahan tersebut berkaitan dengan kecerdasan emosional. Jenis penelitian merupakan kuantitatif komparatif, dengan membandingkan kecerdasan emosioanal antara laki-laki dan perempuan. Subjek penelitian adalah anggota Pramuka IAIN Ponorogo dengan pengambilan sampel sebanyak 120 mahasiswa, yang terdiri dari 60 laki-laki dan 60 perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan survey berupa kuesioner penelitian dengan jumlah 30 item peryataan yang secara keseluruhan dinyatakan valid berdasarkan hasil uji coba pada 122 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai signifikasi kecerdasan emosional anggota Pramuka IAIN Ponorogo sebesar 0,634 > 0,05 yang artinya H0 diterima dan Hi ditolak. Jadi dapat disimpulkan bahwa, tidak terdapat perbedaan secara signifikan antara kecerdasan emosional anggota laki-laki dan perempuan Pramuka IAIN Ponorogo. Selain itu, berdasarkan hasil kategorisasi kecerdasan emosional, anggota Pramuka IAIN Ponorogo baik laki-laki maupun perempuan mayoritas berada pada kategori tinggi.
Social Interaction and Coping Models of Child Sexual Violence in Ponorogo
Ridho Rokamah;
Irma Rumtianing Uswatun Hanifa;
Abdul Mun'im
MUHARRIK: Jurnal Dakwah dan Sosial Vol 5 No 1 (2022): Muharrik: Jurnal Dakwah dan Sosial
Publisher : Fakultas Dakwah Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37680/muharrik.v5i1.1340
There has been an increase in cases of sexual violence against children in the Ponorogo Regency, some of which have been made public through social media. Due to the courage of both those who commit sexual violence and the victims, this issue makes for an exciting area of research using the interaction theory, the social factor theory, and the coping theory. This study aimed to analyze the interactions of social factors and parents' coping models of the victims and perpetrators of sexual violence. It employed a qualitative approach through interviews, observations, and documentation. The findings revealed that all victims and perpetrators of sexual violence have an honest relationship with their parents. As a result, this act of sexual violence occurs due to factors in the victim's personality being close to their parents. The social factors of victims, parents, and perpetrators related to education are diverse. This crime occurs at all levels of education because, as Muzaham argues, family education is an essential element of character development that has not been implemented. The fact that all victims and perpetrators are from Java indicates a cultural shift in Javanese society due to social changes. While the concept of family is good, it falls short in building character. Focused coping is the primary mode of coping in the model. Some parents use emotional coping in the beginning, but they eventually switch to a more focused approach
REPRESENTASI CANTIK IKLAN WARDAH DI TELEVISI: Studi Analisis Semiotik Iklan Wardah Exclusive Series Versi Dewi Sandra In Paris
Anisa Rohmah Sahara;
Irma Rumtianing Uswatul Hanifah
Dialogia Vol 17, No 2 (2019): DIALOGIA JURNAL STUDI ISLAM DAN SOSIAL
Publisher : IAIN Ponorogo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21154/dialogia.v17i2.1864
Abstract: As a product that uses the label "halal" and often incorporates religious elements such as the Muslim model, for the market share of Muslim women who are the majority religion in Indonesia. Many product advertisers want to convey a message to their viewers to be the center of attention, including Wardah's cosmetics ads. Wardah's cosmetics ad tries to convey a message to viewers about beauty through the Wardah Exclusive Series version of Dewi Sandra In Paris. This study also aims to obtain information about beautiful representations in the Wardah Exclusive Series version of Dewi Sandra In Paris advertisements found on television. This research is a qualitative research with a paradigm of criticism to reveal the beautiful representation that an advertisement wants to convey. Data collection techniques are done using document analysis. Meanwhile, the data analysis technique is the analysis of Charles Sanders Peirce's semiotics. Charles's theory divides signs based on icons, indexes, and symbols.الخلاصة: فمن المعروف، استخدم نتاج الوردة تسميات "الحلال" في سائر منتوجاته. ومن ثمّ أدخل عناصر الدّين بصورة استخدام الفنّانة المسلمة لارتفاع المزاد في بلاد إندونيسيا، نظرا إلى أنّ أغلابيّة المواطنين فيه مسلم. وأما الرسالة من اظهار الإعلان هي أن يكون البضائع في الإعلان محور الاهتمام، وثمّة الهدف من اعلان الوردة. وحاولت الوردة الإشارة إلى جمال المرأة من خلال تقديم الاعلان لنتاج الوردة الحصرية المعترضة (Exclusive Series) بصيغة دوي سندرا فى بلاد باريس. وبجانب ذلك، أنّ الأهداف من كتابة هذه المقالة هي الوصول إلى بيانات المميزة عن تمثيل الجمال عند إعلان الوردة الحصرية المعترضة بصيغة دوي سندرا ببلاد باريس في التلفزيين. واستخدمت هذه المقالة منهج البحث الكيفي بنماذج النّقد، والأهداف منه للكشف عن تمثيل الجمال عند إعلان الوردة. وأما الطريقة المستخدمة لجمع البيانات هي بتحليل الوثائق. وأما طريقة تحليل البيانات المستخدمة هي طريقة تحليل السيميائية عند جرليس سندير فيريج بنظرية جرليس (Charles Sanders Peirce) لتقسيم العلامة حسب الرموز المؤشّر وما أشبه ذلك. Abstrak: Sebagai produk yang menggunakan label “halal” dan kerap memasukkan unsur keagamaan seperti model muslimah, untuk pangsa pasar muslimah yang menjadi agama mayoritas di Indonesia. Banyak pengiklan produk yang ingin menyampaikan pesan kepada pemirsanya supaya menjadi pusat perhatian, tak terkecuali iklan kosmetik Wardah. Iklan kosmetik Wardah mencoba menyampaikan pesan terhadap pemirsa mengenai cantik melalui iklan Wardah Exclusive Series Versi Dewi Sandra In Paris. Penelitian ini juga bertujuan untuk memperoleh informasi tentang representasi cantik dalam iklan Wardah Exclusive Series Versi Dewi Sandra In Paris yang terdapat di televisi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan paradigma kritik untuk mengungkap representasi cantik yang ingin disampaikan sebuah iklan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan analisis dokumen. Sedangkan, teknik analisis data adalah analisis semiotika Charles Sanders Peirce. Teori Charles membagi tanda berdasarkan ikon, indeks, dan simbol.
KISAH ASHABUL KAHFI DALAM AL-QUR’AN: KAJIAN KOMPARATIF ANTARA TAFSIR AL-MISBAH DAN TAFSIR IBNU KATSIR
Siti Istiqomah;
Irma Rumtianing Uswatul Hanifah
JUSMA: Jurnal Studi Islam dan Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1377.565 KB)
|
DOI: 10.21154/jusma.v1i1.522
Kisah merupakan salah satu dari lima pokok kandungan Al-Qur’an. Selain itu kisah-kisah dalam Al-Qur’an memiliki keunikan dan keistimewaan dibandingkan dengan kisah lainnya. Pada penelitian ini penulis akan mengungkapkan salah satu kisah dalam Al-Qur’an, yaitu kisah Ashabul Kahfi yang mana kisah ini terdapat dalam surah Al-Kahfi ayat 9-26, kemudian dianalisis menggunakan studi komparatif perbandingan antara dua kitab tafsir yaitu kitab tafsir Al-Misbah karya M. Quraish Shihab dengan kitab tafsir Ibnu Katsir karya Ibnu Katsir. Adapun jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pustaka (library research), yang akan membahas tentang kisah Ashabul Kahfi menurut dua mufasir terkenal yaitu M. Quraish Shihab dan Ibnu Katsir. Adapun dari penafsiran antara kedua kitab tafsir ini nantinya akan diperoleh suatu kesamaan maupun perbedaan dalam menafsirkan kisah Ashabul Kahfi. Selain itu hasil antara penafsiran keduanya juga dapat ditarik suatu relevansi/hubungan dengan masyarakat Indonesia masa kini. Karena seperti kisah-kisah pada umumnya kisah ini juga terdapat ibrah/keteladanan yang baik bagi kaum muda khususnya. Ashabul Kahfi merupakan pemuda yang teguh pendirian kala itu, mereka rela meninggalkan kampungnya demi akidah mereka. Mereka memohon pertolongan kepada Allah dan agar diberikan rahmat. Allah pun mengabulkan permintaan mereka dengan menunjukkan mereka ke sebuah gua kemudian, menidurkan mereka selama 309 Tahun, lalu membangunkan mereka dalam keadaan badan yang tidak berubah sedikit pun.
Mewujudkan Perpustakaan Ideal menuju pada Peningkatan Mutu Pendidikan di Perguruan Tinggi
Irma Rumtianing UH
Pustakaloka Vol 1, No 1 (2009)
Publisher : IAIN Ponorogo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (739.75 KB)
|
DOI: 10.21154/pustakaloka.v1i1.829
Spirit and reverberation to enhance significant library role for educational institution recently become more perceptible because our country nowadays is left behind by other neighboring contries in this matter. The agenda to reformn education keeps on and the improvement of library based education is discoursed continually.
ISLAM, SAINS DAN TEKNOLOGI: Studi Teknologi Jual Beli Online Pasca Pandemi Covid-19 dan Dampaknya pada Perilaku Konsumen
Irma Rumtianing Uswatul Hanifah
Proceeding of Conference on Strengthening Islamic Studies in The Digital Era Vol 3 No 1 (2023): Proceeding of the 3rd FUAD’s International Conference on Strengthening Islamic St
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Masa pandemi covid-19 yang mengguncang dunia sejak tahun 2020 telah banyak mengubah budaya dan perilaku masyarakat dalam berbagai hal, termasuk dalam tatanan jual beli, Masyarakat banyak yang beralih memggunakan jual beli online untuk berbelanja. Ini tentu merupakan salah satu kecanggihan teknologi yang diciptakan manusia, dimana masyarakat tidak perlu ke pasar atau maal untuk berbelanja. Cukup dari rumah dengan menggunakan aplikasi di handphone, masyarakat bisa mendapatkan barang kebutuhan yang diperlukan. Hal ini tentu berpengaruh pada perilaku konsumsi masyarakat, sebagai konsumen. Banyak masyarakat yang mulanya tidak tertarik untuk membeli, kemudian membeli barang yang ditawarkan di toko online tersebut disebabkan banyak diskon yang diberikan atau dijual dengan harga murah di banding di toko atau pasar. Meski kadang-kadang masyarakat berbuat israf, sehingga barang yang dibeli tersebut kurang mempunyai manfaat bagi konsumennya. Tulisan ini mencoba menghubungkan antara Islam, sains dan tekonologi. Dengan fenomena maraknya bisnis jual beli online telah merubah perilaku masyarakat dalam segala lini kehidupan mulai bidang keagamaan, pendidikan, kesehatan, hingga sampai masalah perekonomian yang banyak disebut paling terdampak akibat pandemi. Penulis akan mencoba menganalisis perkembangan sains dan teknologi serta dampaknya terhadap kemajuan peradaban manusia, khususnya peranan teknologi dalam perkembangan bisnis jual beli online. Selain itu tulisan berikut menjelaskan tentang perilaku konsumsi masyarakat dalam jual beli online. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan metode induktif, yaitu mengemukakan hal-hal yang khusus yaitu tentang fenomena jual beli online dan dampaknya terhadap perilaku konsumsi masyarakat, untuk kemudian ditarik kepada hal-hal yang umum sesuai dengan konsep Islam dalam Al-Qur’an dan Hadits.
Ajaran Minardi Mursyid dan Korelasinya dengan Aliran Sesat di Indonesia
Irma Rumtianing U.H.
SHAHIH: Journal of Islamicate Multidisciplinary Vol. 1 No. 1 (2016)
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22515/shahih.v1i1.55
AbstractAlong with the surge of “religious” studies, we apparently have to be selective in attending it, because nowadays many people who attending the Islamic study feel worry about what is delivered by the religious teacher, which is considered as “ingkar sunnah”, that is, abandoning the prophet’s hadits, in the explanation of his speech. Similar to what Minardi Mursyid from Surakarta did about his lesson on hadits which has ruined up and spoiled the principles of Islamic aqidah. The investigation of the Fatwa Team of Indonesian Ulema Council (MUI) of Surakarta on Minardi Mursyid’s lesson and the LPPA Tauhid activities found out that Minardi Mursyid’s lesson is similar to the ingkar sunnah sect which has been declared as deviant by MUI and their activities are prohibited by the government. Keywords: inkar as-sunnah, deviant sect, Minardi Mursyid’s lesson Abstrak Seiring dengan maraknya gelaran kajian-kajian “agama”, kiranya kita tetap harus selektif dalam mengikutinya, karena kini tidak sedikit para jamaah yang hadir dalam sebuah kajian tersebut sudah mulai merasa resah dengan apa yang disampaikan oleh beberapa narasumber yang disinyalir “Inkar Sunnah/ menafikan hadits Rasulullah Saw.” dalam paparan kajiannya. Seperti yang dilakukan oleh Minardi Mursyid dari Surakarta mengenai ajaranya tentang hadits yang telah merusak sendi-sendi aqidah Islam dan menodainya. Kajian tim fatwa MUI Surakarta terhadap ajaran Minardi Mursyid dan kegiatan LPPA Tauhid menyimpulkan, bahwa ajaran Minardi Mursyid serupa dengan aliran ingkar sunah yang telah difatwakan sesat oleh MUI dan dilarang kegiatannya oleh pemerintah. Kata Kunci: Inkar as-sunnah, aliran sesat, Ajaran Minardi Mursyid
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DENGAN PENYESUAIAN DIRI PADA SANTRI BARU DI ASRAMA PUTRI PONDOK PESANTREN AL-ISLAM
ruzilawati, cindy masriatul;
Rumtianing Uswatun Hanifah, Irma
ROSYADA: Islamic Guidance and Counseling Vol. 5 No. 2 (2024): Rosyada: Islamic Guidance and Counseling
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatarbelakangi dengan masalah yang muncul pada santri baru, dimana keadaan dan kondisi yang belum pernah mereka alami sebelumnya memaksa mereka untuk melakukan penyesuaian diri terhadap lingkungan yang ada disekitarnya. Dalam hal ini maka faktor lingkungan yang berupa dukungan sosial dari berbagai pihak menjadi sangat penting karena suatu proses penyesuaian diri seorang individu akan berjalan baik apabila mendapat dukungan dari lingkungan disekitarnya. Adapun tujuan dalam penelitian ini ialah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dukungan sosial terhadap penyesuaian diri santri baru Asrama Putri Pondok Pesantren Al-Islam Joresan. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan populasi sebesar 121 santri dengan pengambilan sampel sebanyak 30 santri dengan tingkat kesalahan 5%. Sedangkan teknik dari pengambilan sampel tersebut menggunakan teknik Simple Random Sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa “ada hubungan antara dukungan sosial dengan penyesuaian diri santri baru Asrama Putri Pondok Pesantren Al-Islam”. Hal ini ditunjukkan sesuai hasil uji regresi sederhana dengan nilai rhitung sebesar 0,671. Jika dibandingkan dengan nilai rtabel 0,207 maka rhitung 0,671 > rtabel 0,207, Artinya jika dukungan sosial pada santri baru berjalan baik dan mengalami peningkatan, maka semakin besar pula tingkat penyesuaian diri santri tersebut.