Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

INDUSTRI RUMAH TANGGA SEBAGAI USAHA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN UNTUK PENINGKATAN KESEJAHTERAAN PEREMPUAN DAN KETAHANAN RUMAH TANGGA Wenni Anggita; Dian Prihardini Wibawa; Dony Yanuar
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 5 No 1 (2018): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jpu.v5i1.677

Abstract

Pada tahun 2005, di bidang pendidikan, kesenjangan gender terlihat dari angka buta huruf perempuan umur 15 tahun ke atas sebanyak 11% yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan laki-laki sebesar 5%. Selain itu, jenjang pendidikan yang ditamatkan perempuan jauh lebih rendah daripada laki-laki. Melalui intensifikasi pelaksanaan kelompok belajar Paket A, Paket B, dan Paket C kesenjangan itu diharapkan semakin sempit sehingga pada tahun 2006 angka buta huruf perempuan umur 15 tahun ke atas diperkirakan menurun menjadi 10%. Pengembangan lokal terkait erat dengan keberadaan industri kecil yang dapat memanfaatkan potensi lokal berupa penyerapan tenaga kerja, terutama perempuan. Perempuan dalam industri kecil, banyak mengalami persoalan yang terkait dengan peran jender yang menyebabkan marginalisasi (pemiskinan ekonomi) dan pelabelan negatif (stereotype) terhadap kaum perempuan. Kondisi tersebut dinilai tidak sesuai dengan peran mereka sebagai kekuatan industri kecil. Industri kecil juga dikatakan sebagai upaya pengembangan lokal di Indonesia, hal ini dikarenakan bahwa industri rumahan atau industri kecil adalah pondasi ekonomi keluarga. Terlebih dalam hal ini industri rumahan yang dikawangi oleh perempuan-perempuan. Walaupun sebenarnya pada industri rumahan bukan hanya perempuan yang berperan, namun juga anggota keluarga atau bahkan melibatkan warga sekitar
Pengaruh lokasi, persepsi harga dan kualitas Layanan terhadap minat menonton Di bioskop cinema xxi transmart Pangkalpinang Oktaviani, Nadia; Sumar; Yanuar, Dony
Cebong Journal Vol. 2 No. 3 (2023): July: Green dan Blue Economy
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena yang menunjukkan ketidakstabilan pada jumlah penonton dan menarik minat menonton pada Bioskop Cinema XXI Transmart Pangkalpinang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kajian tentang lokasi, persepsi harga, kualitas layanan, dan minat menonton. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif. Metode yang digunakan yaitu metode kuantitatif. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 100 responden dengan menggunakan teknik sampel acak sederhana. Model analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Bioskop Cinema XXI Transmart Pangkalpinang berada pada kategori baik. Hasil pengujian analisis regresi berganda menunjukkan hasil positif dari seluruh variabel yang ada. Sedangkan pada uji t dan uji f menunjukkan bahwa variabel lokasi, persepsi harga dan kualitas layanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat menonton di Bioskop Cinema XXI Transmart Pangkalpinang. Hasil analisis determinasi koefisien (R2) menunjukkan nilai angka Adjust R Square yaitu 0,587 atau 58,7%. Hal tersebut berarti variasi variabel minat menonton dapat dijelaskan oleh variabel lokasi, persepsi harga dan kualitas layanan sebesar 58,7% dan sisanya 41,3% dapat dijelaskan oleh variabel lain yang ada diluar variabel penelitian
THE BIG FIVE PERSONALITY, PEMETAAN KEPRIBADIAN PENGUSAHA UMKM UNTUK MENINGKATKAN INOVASI UMKM DI KOTA PANGKALPINANG Hamsani, Hamsani; Yanuar, Dony; Wibawa, Dian Prihardini
Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan (JIMAT) Vol. 11 No. 1 (2020): Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan (JIMAT)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Totalwin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.131 KB) | DOI: 10.36694/jimat.v11i1.220

Abstract

MSMEs in Bangka Belitung Islands Province experienced several obstacles in developing their MSMEs. Data for 2018 shows that the number of MSMEs in Bangka Belitung Kepulauang Province has decreased dramatically. The decreasing number of MSMEs from active to inactive, because these MSMEs are less able to survive in the increasingly fierce competition, so only MSMEs that survive are MSMEs that have creations and innovations according to needs of community Weak dimensions in the big five personality reflecting the unpreparedness of SMEs to compete and synergize. This study wants to see how the objective conditions dimensions big five personality SMEs in City of Pangkalpinang. The sample of study was Pangkal Pinang City SMEs practitioners with quantitative research methods processed from results of questionnaires. results of study showed that Openness to experience, Conscientiousness, Extroversion, and Agreeablenss, had a positive and significant effect on increasing MSMEs in Pangkalpinang City, while Neuroticm had a negative and significant effect on increasing MSMEs in Pangkalpinang City.