Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENGENDALIAN KECEPATAN MOTOR INDUKSI 3 FASA DENGAN SUMBER PANEL SURYA Harahap, Charles Ronald; Nasution, Rina Arjulina; Setyawan, F.X. Arinto
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 11 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v11i3.3424

Abstract

Pemanfaatan energi surya sebagai sumber energi listrik telah dilakukan dalam berbagai penelitian yang menjangkau berbagai macam sektor di antaranya rumah tangga, peternakan, pertanian, industri, dan infrastruktur fasilitas umum. Dalam penelitian ini akan memanfaatkan energi terbarukan yaitu energi matahari sebagai sumber listrik dalam pengendalian kecepatan motor induksi tiga fasa. Energi listrik yang dihasilkan dari panel surya disimpan pada baterai untuk menjadi sumber listrik pada inverter tiga fasa. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang sebuah sistem pengendalian kecepatan motor induksi 3 fasa dengan sumber panel surya agar terjadi penghematan energi dalam mengendalikan kecepatan motor induksi. Pengendalian kecepatan motor induksi 3 fasa dilakukan dengan pengaturan frekuensi jala-jala motor yang dihasilkan oleh inverter 3 fasa dengan menggunakan teknik pensaklaran PWM yang diatur pada mikrokontroler. Hasil dari penelitian menunjukkan di mana pada frekuensi 30 Hz kecepatan motor yaitu 926 RPM, pada frekuensi 40 Hz kecepatan motor yaitu 1134 RPM, dan pada frekuensi 50 Hz kecepatan motor yaitu 1476 RPM. Berdasarkan hasil analisa diperoleh kesimpulan hubungan frekuensi jala-jala motor dengan kecepatan motor induksi 3 fasa adalah berbanding lurus, di mana semakin besar frekuensi jala-jala maka kecepatan motor akan semakin besar. Panel surya dapat menjadi sumber energi listrik dalam pengendalian kecepatan motor induksi 3 fasa.
APLIKASI PERANCANGAN GENERATOR SINKRON MAGNET PERMANEN MENGGUNAKAN MATLAB SIMULINK Harahap, Charles Ronald
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 12 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v12i1.3916

Abstract

Peningkatan penggunaan energi listrik menjadi salah satu faktor pendorong pemanfaatan energi terbarukan. Salah satunya dengan memanfaatkan angin untuk pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB), Komponen utama yang menjadi penghasil energi listrik alternatif adalah generator yang akan dirancang pada penelitian ini. Dalam merancang sebuah generator dengan kapasitas tertentu dibutuhkan perencanaan yang baik. Penelitian ini mengusulkan untuk mengaplikasikan generator yang dirancang pada sistem Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB). Adapun tahapan-tahapan penelitian adalah melakukan perancangan generator sinkron magnet permanen menggunakan Matlab, membuat desain generator sinkron magnet permanen menggunakan Magnet Involytica, dan mengaplikasikan generator yang dirancang pada sistem Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) menggunakan Matlab Simulink. Penelitian ini dilakukan dengan beberapa perangkat lunak atau software yaitu Magnet Involytica untuk melakukan simulasi medan elektromagnetik 2D dan 3D pada generator sinkron magnet permanen, perangkat lunak MatlabĀ  digunakan untuk membantu proses pemrograman perancangan generator sinkron magnet permanen dikarenakan perhitungan yang berulang dan melelahkan jika dilakukan secara manual, dan perangkat lunak Matlab Simulink digunakan untuk simulasi sistem kerja Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB). Proses perancangan generator sinkron magnet permanen 12 Slot 8 Kutub terdapat beberapa parameter yang harus ditentukan yaitu dimensi utama generator sinkron magnet permanen, dimensi stator, dimensi kumparan stator, dimensi rotor, dimensi magnet, parameter arus, tegangan, daya dan efisiensi. Hasil rancangan generator kemudian diaplikasikan dan dilakukan pengujian rangkaian dengan menggunakan MPPT dan tanpa MPPT. MPPT (Maximum Power Point Tracking) dengan metode Peturb and Observe adalah salah satu komponen elektronik yang digunakan untuk memaksimalkan daya keluaran suatu pembangkit. Hasil perancangan generator sinkron magnet permanen dapat digunakan dengan baik pada Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB).
Pemodelan dan Simulasi Pengendalian Kecepatan Motor Induksi Tiga Fasa dengan Matrix Converter Berbasis Vector Control Menggunakan MATLAB/Simulink Harahap, Charles Ronald; Komalasari, Endah; Prasojo, Bagus
Seminar Nasional Teknik Elektro Vol. 3 No. 1 (2023): SNTE II
Publisher : Forum Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia Pusat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makalah ini membahas tentang sistem matrix converter dalam pengendalian kecepatan motor induksi tiga fasa dengan metode vector control. Matrix converter adalah konverter yang mengubah tegangan AC menjadi tegangan AC dengan parameter berbeda. Penggunaan metode vector control dengan pengendali PI dipilih untuk mendapatkan pengaturan kecepatan motor induksi tiga fasa yang baik. Metode vector control akan membuat motor induksi tiga fasa dapat dikendalikan seperti motor DC penguatan terpisah. Pengujian sistem disimulasikan menggunakan perangkat lunak Simulink MATLAB dengan memvariasikan nilai kecepatan serta nilai frekuensi masukan 50 Hz dan 60 Hz untuk kondisi berbeban dan tidak berbeban. Dari hasil pengujian yang dilakukan respon kecepatan, dan arus (iq) motor induksi tiga fasa memiliki karakterisitik respon yang baik seiring dengan penambahan nilai frekuensi masukan matrix converter. Penggunaan pengendali PI mampu mengurangi nilai overshoot dan dapat meningkatkan kecepatan aktual menuju kecepatan referensi dengan waktu yang cepat meskipun diberi pembebanan. Hasil harmonisa arus dan tegangan yang dihasilkan oleh keluaran matrix converter dengan perubahan frekuensi nilainya di bawah 5%.
PELATIHAN INTERNET OF THINGS BERBASIS NODEMCU KEPADA SISWA-SISWI SMK 2 MEI BANDAR LAMPUNG Harahap, Charles Ronald; Komalasari, Endah; Sadnowo R., Ageng; Hamdani, Fadil; Riwanda , Rahmat Faisal
Nemui Nyimah Vol. 1 No. 1 (2021): Nemui Nyimah
Publisher : FT Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nm.v1i1.10

Abstract

Internet of things (IoT) adalah suatu konsep di mana suatu objek yang memiliki kemampuan untuk mentransfer data melalui jaringan tanpa memerlukan interaksi manusia ke manusia atau manusia ke komputer. Dengan adanya penggabungan berbagai teknologi, pembelajaran mesin (machine learning), analitik waktu nyata, sensor-sensor komoditas dan sistem tertanam memungkinkan IoT semakin berkembang. IoT sangat berguna memonitor kondisi benda secara jarak jauh dengan memanfaatkan internet sehingga dapat menghemat waktu. IoT dapat juga digunakan untuk memonitor dan mengendalikan sistem mekanis, elektrik dan elektronik yang digunakan dalam bangunan. SMK 2 Mei memiliki Jurusan Elektronika sedang mengembangkan pembelajaran elektronika dengan memantau dan mengendalikan perangkat elektronika secara jarak jauh dengan IoT, membutuhkan komponen-komponen elektronik seperti NodeMCU yang merupakan platform IoT open source berbiaya rendah. Siswa-siswi SMK 2 Mei menghadapi kesulitan dalam memantau dan mengendalikan perangkat elektronika secara jarak jauh dengan memanfaatkan internet. Melihat kondisi seperti ini siswa-siswi Jurusan Elektronika perlu diberikan pelatihan IoT untuk mendukung proses pembelajaran dan pengembangan di bidang elektronika, kendali dan internet. Untuk membantu siswa-siswi SMK 2 Mei dalam penguasaan IoT, dosen-dosen Jurusan Teknik Elektro Universitas Lampung melakukan pengabdian untuk melatih siswa-siswi SMK 2 Mei IoT dengan surat tugas dari LPPM Universitas Lampung. Dengan melakukan pelatihan ini, siswa-siswi SMK 2 Mei semakin meningkat kemampuan dan kompetensi dalam menerapkan IoT dalam memantau dan mengendalikan perangkat elektronika dan elektrik. Pelatihan IoT telah dilaksanakan dengan para peserta yaitu siswa-siswi SMK 2 Mei Bandar Lampung. Siswa-siswi yang mengikuti program pelatihan ini memiliki kemampuan yang berbeda-beda. Dengan melakukan pelatihan ini, para peserta telah berhasil memahami materi tentang IoT dan juga dapat memonitor dan mengendalikan perangkat elektronika dan elektrik yang dibuat menggunakan IoT.