Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Rasio Keuangan Daerah untuk Mengukur Kinerja Keuangan Pemerintah Kabupaten/Kota di Jawa Barat Zulkarnain Zulkarnain
Cakrawala Repositori IMWI Vol. 3 No. 1 (2020): Cakrawala Repositori IMWI
Publisher : Institut Manajemen Wiyata Indonesia & Asosiasi Peneliti Manajemen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52851/cakrawala.v3i1.40

Abstract

Measurement of the financial performance of local governments can show the financial condition of local governments and the ability of the region to explore and manage the existing sources of funds. A good regional financial performance can be seen from its effectiveness in exploring regional potentials, lower dependency on the central government, and a larger portion of PAD to finance regional development. This study seeks to measure the financial performance of the District-City Government in West Java by using a regional financial ratio measurement tool, which consists of the Fiscal Decentralization Ratio, the Regional Government Financial Dependency Ratio, the PAD Effectiveness Ratio, and the Capital Expenditure Ratio. The results of the measurement of the Fiscal Decentralization Ratio concluded that the financial capacity of the Regency-City Government in West Java is still classified as "LESS". The measurement results of the Regional Government Financial Dependency Ratio concluded that there were no local governments whose financial dependence on transfer funds falls into the "LOW" category. The results of the measurement of the PAD Effectiveness Ratio concluded that the majority of local governments in West Java had been effective and very effective in realizing the PAD target. And the results of the Capital Expenditure Ratio measurement concluded that there had been efforts from the District-City Government in West Java to maximize Capital Expenditures. This study has several limitations. Subsequent research can add the scope of testing or assessment to be more comprehensive, for example by conducting tests or studies on the determinants of the financial performance of local governments or the impact resulting from the factual conditions of the financial performance of local governments.
Analisis Pengaruh Intellectual Capital Terhadap Firm Value dengan Roa sebagai Variabel Moderasi (Studi Empiris pada Sub Sektor Perbankan yang Terdaftar Di BEI Tahun 2012-2016) Zulkarnain Zulkarnain; Siti Annisa Failasufi
Cakrawala Repositori IMWI Vol. 3 No. 2 (2020): Cakrawala Repositori IMWI
Publisher : Institut Manajemen Wiyata Indonesia & Asosiasi Peneliti Manajemen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52851/cakrawala.v3i2.59

Abstract

This research aims to analyze influence of intellectual capital on firm value with ROA as a moderating variable in banking companies in Indonesia. This research uses intellectual capital value added consisting of VACA, VAHU, and STVA as independent variable. This research also examines the relationship between intellectual capital and firm values which are moderated by financial ratios. The financial ratio used is return on assets which is used as a moderating variable. The samples consisted of 14 companies listed on the Indonesia Stock Exchange and published their financial statement in the 2012-2016 period. The data was used in this research was the secondary data and selected by using purposive techniques. The analysis implement that used was the linear regression analysis at a 5% significance level. The results of this research provides evidence that intellectual capital value added which is the sum of VACA, VAHU, and STVA has a positive effect on the value of the firm by being moderated by ROA. Based on the results of this research, it was also provides evidence that intellectual capital affects the value of the firm by moderating ROA.
Pengaruh Kepemilikan Institusional Asing dan Kinerja Keuangan terhadap Harga Saham Zulkarnain Zulkarnain; Siti Mariyam
Cakrawala Repositori IMWI Vol. 4 No. 2 (2021): Cakrawala Repositori IMWI
Publisher : Institut Manajemen Wiyata Indonesia & Asosiasi Peneliti Manajemen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52851/cakrawala.v4i2.84

Abstract

Kajian ini dimaksudkan guna menyelidiki pengaruh kepemilikan institusional asing dan ke mampu an finansial yang diproksikan atas Return on Equity (ROE) atas harga saham. kajian di Bursa Efek Indonesia periode 2012 -2016. Sampel kajian ditetapkan atas memakai teknik purposive sampling dan didapatkan sampel sebanyak 11 perseroan atas 55 pengamatan. Teknik analisis data memakai analisis regresi berganda dan menggunakan alat bantu SPSS versi 20. Hasil kajian memperlihatkan bahwa kepemilikan institusional asing berpengaruh positif atas harga saham. Keberadaan investor asing dianggap mampu memberikan andil melalui strategi dan metode untuk meningkatkan nilai perseroan. ROE juga ditemukan berpengaruh positif atas harga saham. Return yang baik mampu menarik perhatian investor. Ketertarikan investor atas permintaan untuk bergabung yang semakin besar mampu meningkatkan harga saham.
Pengaruh Kepemilikan Institusional, Kepemilikan Bank, dan Kepemilikan Pendiri Terhadap Intensitas R&D Zulkarnain Zulkarnain; Seli Nurdianti
Cakrawala Repositori IMWI Vol. 5 No. 1 (2022): Cakrawala Repositori IMWI
Publisher : Institut Manajemen Wiyata Indonesia & Asosiasi Peneliti Manajemen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52851/cakrawala.v5i1.92

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kepemilikan institusional, kepemilikan bank, dan kepemilikan pendiri terhadap intensitas R&D. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Data diperoleh dari laporan tahunan perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017-2019. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dan diperoleh sampel sebanyak 52 perusahaan dengan pengamatan sejumlah 156 pengamatan. Analisis data menggunakan metode regresi data panel dengan alat bantu aplikasi Eviews 10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan institusional secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap intensitas R&D, sedangkan kepemilikan bank dan kepemilikan pendiri tidak berpengaruh terhadap intensitas R&D. Koefisien determinasi menunjukkan nilai Adjusted R-Square sebesar 2,37%. Penelitian ini memiliki keterbatasan pada sampel penelitian yang tidak memublikasikan siapa pendiri perusahaannya baik di laporan tahunan, website perusahaan, dan website lainnya, sehingga sulit ditemukan siapa pendiri perusahaan dan ada atau tidaknya kepemilikan saham oleh pendiri. Melalui penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi para pihak untuk memerhatikan investasi pada R&D, termasuk pula pengungkapannya di dalam laporan tahunan.
Pengungkapan Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola Perusahaan Peraih Environmental, Social, and Governance Disclosure Award 2021 Zulkarnain Zulkarnain
Cakrawala Repositori IMWI Vol. 5 No. 2 (2022): Cakrawala Repositori IMWI
Publisher : Institut Manajemen Wiyata Indonesia & Asosiasi Peneliti Manajemen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52851/cakrawala.v5i2.130

Abstract

Informasi terkait dampak lingkungan, sosial, dan tata kelola sangat penting sebagai sinyal pengukuran dampak keberlanjutan dan etis perusahaan. Perusahaan dapat menyajikan atau mengungkapkan informasi ini, baik menjadi bagian dari laporan tahunan atau secara khusus dalam laporan keberlanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengungkapan lingkungan, sosial, dan tata kelola dalam laporan keberlanjutan tahun 2020 dari perusahaan peraih ESG Disclosure Award 2021. Perusahaan tersebut yaitu PT Pupuk Indonesia (Persero) Tbk (PHIC) dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Indeks Standar GRI digunakan sebagai acuan dalam menganalisis pengungkapan lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PHIC sebagai perusahaan yang bergerak dalam industri kimia mengungkapkan lebih banyak aspek lingkungan dan sosial dibanding BBRI yang bergerak dalam industri jasa perbankan. Hal ini karena dampak signifikan langsung dari kegiatan operasional BBRI terhadap lingkungan dan sosial lebih rendah dibanding PHIC. Aspek pengungkapan sosial yang belum dan dapat dipertimbangkan oleh BBRI untuk diungkapkan dalam laporan keberlanjutan adalah keanekaragaman dan kesempatan setara, yaitu yang berkaitan dengan dukungan BBRI terhadap keberagaman dan kesetaraan mengikuti program rekrutmen karyawan, misalnya dari daerah terluar Indonesia dan penyandang disabilitas.
Financial Distress pada BUMN: Peran Mekanisme Corporate Governance dan Political Connection Zulkarnain Zulkarnain; Siti Maryam
Cakrawala Repositori IMWI Vol. 7 No. 4 (2024): Cakrawala Repositori IMWI
Publisher : Institut Manajemen Wiyata Indonesia & Asosiasi Peneliti Manajemen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52851/cakrawala.v7i4.721

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Corporate Governance dan Political Connection terhadap Financial Distress. Mekanisme Corporate Governance yang digunakan dalam penelitian ini adalah Komposisi Komisaris Independen, Komite Audit, dan Remunerasi Dewan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori, dengan sumber data sekunder yang diperoleh dari website resmi perusahaan. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 42 perusahaan pada periode 2018-2020 sehingga total data yang diperoleh adalah sebanyak 126 data observasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif, sedangkan untuk pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi logistik. Hasil penelitian menunjukan bahwa Komposisi Komisaris Independen, Komite Audit, Remunerasi Dewan, dan Hubungan Politik tidak berpengaruh terhadap Financial Distress baik secara parsial maupun secara simultan.
Tingkat Kepatuhan Pajak Freelancer: Studi Deskriptif pada Pekerja Kreatif di Sukabumi Nurlela, Siti; Zulkarnain, Zulkarnain
Cakrawala Repositori IMWI Vol. 8 No. 4 (2025): Cakrawala Repository IMWI
Publisher : Institut Manajemen Wiyata Indonesia & Asosiasi Peneliti Manajemen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52851/cakrawala.v8i4.811

Abstract

This study analyzes the level of tax compliance among freelancers, focusing on four key indicators: tax payment compliance, tax reporting compliance, compliance with overdue tax obligations, and tax legal compliance. Data were collected through an online questionnaire from respondents working as freelancers (including content creators, photographers, MCs, and wedding organizers) in Sukabumi. The research findings indicate that freelancers generally exhibit a good to very good level of tax compliance across all indicators. The average scores for tax payment compliance, tax reporting compliance, and compliance with overdue obligations were all 72.67%, while tax legal compliance reached 80.00%. These findings suggest adequate awareness and practices in fulfilling tax obligations among the majority of freelancers. However, further analysis revealed variations in compliance levels and interesting gender differences. Males showed slightly higher scores in payment and reporting compliance, while females scored slightly higher in compliance with overdue obligations. Tax legal compliance showed equally high scores for both genders, although there was an indication of a minority of female respondents with a history of tax-related criminal offenses. This study concludes that while freelancer tax compliance is generally positive, there is a need for more specific and gender-responsive tax socialization. It is recommended that tax authorities enhance educational programs focusing on financial literacy, ease of access to digital platforms, and tailored communication strategies for each gender, to strengthen the consistency and quality of tax compliance in the future.
Pengaruh Kepemilikan Asing, Komisaris Asing, Dan Direksi Asing Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan zulkarnain, zulkarnain
JIFA (Journal of Islamic Finance and Accounting) Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : IAIN Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/jifa.v2i1.1603

Abstract

This study examines the effects of foreign ownership, foreign board membership, and foreign directors on firm financial performance of Indonesian food and beverages listed companies in Indonesia Stock Exchange for the periods of 2012-2016. Firm financial performance is measured by ROA. This study employs publicly available data from financial database of a sample of 41 firm observations. Using multiplied analysis linear regression with hypotheses testing of t statistics and F tests, this study finds that foreign directors, partially, had significant positive impact on ROA. The foreign ownership and foreign board membership on the other hand, partially, had no effect on ROA. The foreign ownership, foreign board membership, and foreign directors, simultaneously, had significant positive impact on ROA.Keywords: foreign ownership, foreign board membership, foreign directors, ROA.
Tingkat Kesadaran Lingkungan Mahasiswa: Studi Deskriptif tentang Pengetahuan, Sikap, dan Tindakan Pro-lingkungan terkait UMKM Nabila, Afinda; Zulkarnain, Zulkarnain
ANALISA : JURNAL MANAJEMEN DAN AKUNTANSI Vol 13 No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62734/analisa.v13i2.678

Abstract

Penelitian ini mengkaji tingkat kesadaran lingkungan mahasiswa Program Studi Akuntansi Universitas Sains Indonesia, khususnya dalam konteks keberlanjutan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), yang diukur melalui tiga dimensi: pengetahuan, sikap, dan tindakan. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring (Google Form) dari 35 mahasiswa yang telah mempelajari Akuntansi Lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki tingkat kesadaran lingkungan yang baik hingga sangat baik di ketiga dimensi. Rata-rata skor pengetahuan mencapai 72.00%, sikap 73.71%, dan tindakan 77.43%. Temuan ini mengindikasikan bahwa responden memiliki fondasi kognitif yang solid, kecenderungan afektif yang positif, serta kemauan konatif untuk berkontribusi pada isu-isu keberlanjutan lingkungan UMKM. Namun, analisis mendalam mengungkapkan adanya disparitas gender yang konsisten dan signifikan. Responden perempuan secara konsisten menunjukkan skor yang lebih tinggi dibandingkan laki-laki di semua dimensi, terutama pada dimensi sikap dan tindakan, menyoroti perbedaan dalam internalisasi dan manifestasi kesadaran lingkungan antar gender. Studi ini menyimpulkan bahwa meskipun kesadaran lingkungan secara umum baik, terdapat kebutuhan untuk merancang program peningkatan kesadaran yang responsif gender. Perguruan Tinggi disarankan untuk terus memperkaya kurikulum, mengembangkan inisiatif yang menargetkan partisipasi laki-laki melalui pendekatan yang disesuaikan, dan mendorong kemitraan langsung dengan UMKM. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan strategi edukasi lingkungan yang lebih efektif dan inklusif di lingkungan perguruan tinggi.
Penyuluhan Peningkatan Literasi Keuangan di Kalangan Siswa dan Warga Sekolah Zulkarnain, Zulkarnain; Wijaya, Bambang Somantri; Jaya, Umban Adi; Maulana, M Afrizal; Hamdalah, Farhan; Gunawan, Ce; Abidin, Bj Zaenal; Chrisulianti, Rizki
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 1 (2024): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i1.653

Abstract

Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang literasi keuangan di kalangan siswa dan warga sekolah di SD Negeri 1 Cicurug, Sukabumi. Literasi dalam mengelola keuangan merupakan keterampilan penting yang perlu dipelajarai sejak usia dini guna memahami konsep keuangan dan pengelolaan uang yang bijaksana. Untuk mencapai tujuan ini, pendekatan yang digunakan dalam penyuluhan ini meliputi, pengembangan materi pembelajaran yang disesuaikan dengan karakteristik siswa dan kebutuhan warga sekolah, diantaranya materi tentang pengelolaan uang, pengenalan tabungan, serta pentingnya merencanakan keuangan dengan baik sejak usia dini. Kegiatan dilaksanakan melalui sesi interaktif, permainan edukatif, dan diskusi kelompok guna meningkatkan pemahaman serta praktik pengelolaan keuangan yang sehat. Kegiatan penyuluhan ini dilaksanakan dengan melibatkan siswa-siswi kelas 6B, yang mencapai 30 puluh orang siswa. Evaluasi dilakukan dengan analisis deskriptif menggunakan kuesioner sebelum dan setelah intervensi untuk mengukur peningkatan pemahaman dan keterampilan keuangan peserta. Hasil penyuluhan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan kesadaran akan literasi keuangan di kalangan siswa dan warga sekolah. Penyuluhan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam membekali siswa dan warga sekolah dengan pengetahuan keuangan yang lebih baik serta membantu mereka secara lebih cerdas di masa depan dalam mengelola keuangan.