Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

The Effect Of Ginger (Zingiber Officinale Roscoe) Consumption On Plasma Malonaldehyde And Vitamin E Concentration Of Students From Bogor Fransiska R Zakaria; Hari Susanto; Arif Hartoyo
Jurnal Teknologi dan Industri Pangan Vol. 11 No. 1 (2000): Jurnal Teknologi dan Industri Pangan
Publisher : Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, IPB Indonesia bekerjasama dengan PATPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Extracts of ginger contain a great number of substances having antoxidant activity. This reaserch was conducted to study the effect of ginger on malonaldehyde (MDA) as indicator of free radical and vitamin E as one of the nutrient antioxidants. Healthy student subjects were divided into treated (n=12) and control group (n=12). Treated group was suplemented with ginger drink for 30 days.At the beginning and the end of intervention, both treatment and control groups were subjected to physical health examination and their peripheral blood were with drawn for analysis of MDA (malonaldehyde) and vitamin E in plasma. Individual data from all groups revealed that treated group has significant decrease of MDA and increase of vitamin E (p
ANALISIS KINERJA RUAS JALAN RAYA CITAYAM BERDASARKAN METODE MKJI 1997 Hari Susanto
Akselerasi Vol 3, No 1 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v3i1.3560

Abstract

Abstrak Kinerja jalan merupakan ukuran kuantitatif yang menggambarkan kondisi tertentu yang terjadi pada suatu ruas jalan. Jalan Raya Citayam KM 0+300 sampai KM 0+50 0 berada di depan area stasiun. Selain itu, tanah di sepanjang jalan digunakan sebagai area komersial. Hal ini menyebabkan peningkatan jumlah lalu lintas, dan menjadikan lokasi sebagai kawasan yang padat, karena banyaknya aktivitas di pinggir jalan, seperti kendaraan yang berhenti baik kendaraan yang berhenti untuk parkir maupun kendaraan yang berhenti sebentar untuk naik/turun penumpang, pejalan kaki yang melintasi atau melewati jalan, kendaraan yang berjalan lambat, dan kendaraan yang masuk dan keluar dari sisi jalur lalu lintas, serta memberikan solusi atas permasalahan tersebut. Analisis dilakukan berdasarkan pedoman MKJI 1997. Data observasi di lokasi penelitian yang dibutuhkan adalah data geometrik, data kejadian hambatan samping, data volume kendaraan, dan data kecepatan kendaraan. Penelitian dilakukan pada jam sibuk selama 3 (tiga) hari. Dan berdasarkan perhitungan memiliki kecepatan arus bebas sebesar 51,405 km/jam, kapasitas jalan 1477 smp/jam dan nilai derajat kejenuhan sebesar 0,87. maka rekomendasi yang tepat untuk dilakukan adalah memperlebar jalur lalu lintas yang semula 2 lajur tak terbagi (2/2UD) menjadi 4 lajur tak terbagi (4/2UD).Kata kunci: Derajat kejenuhan, kecepatan, tingkat  pelayanan jalan 
AKUNTABILITAS, TRANSPARANSI DAN KINERJA UPK KECAMATAN PNPM MANDIRI PEDESAAN Hari Susanto; Supranoto '; Hary Yuswadi
JIANA ( Jurnal Ilmu Administrasi Negara ) Vol 14, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4367.304 KB) | DOI: 10.46730/jiana.v14i2.3414

Abstract

Accountability, Transparency and Performance UPK PNPM Mandiri Rural District. This study aims to determine the effect of accountability and transparency on the performance of Activity Management Unit (UPK) District in PNPM Rural in Situbondo, either partially or simultaneously. Survey methods combined with a causal relationship approach applied in this study. The research instrument was a questionnaire, as the unit of analysis of the organization, the number of respondents overall total of 39 people, consisting of the entire board chairman, secretary and treasurer of a UPK 13 districts. The primary data of respondents’ perceptions of transparency and accountability to the organization’s performance is measured using questionnaires that have been tested level of validity (validity) and reliability (reliability). Multiple linear analysis was used to analyze the data. The results showed that accountability and transparency has a positive influence both simultaneously and partially on the performance of Activity Management Unit (UPK) District in PNPM Rural in Situbondo.
PENERAPAN ETIKA BISNIS DALAM MENINGKATKAN PENJUALAN PRODUK KOREAN FOOD PADA KEGIATAN BAZAR UMKM DI STIE SAMPIT Hari Susanto; Indri Karina; Deva Nur Tiara Putri
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 8: Januari 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v4i8.9321

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dalam kegiatan Penerapan Etika Bisnis Dalam Menjalankan Bisnis Pada Kegiatan Bazar UMKM di STIE Sampit. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa prodi Kewirausahaan dalam menyalurkan ilmu pengetahuan yang diperoleh mereka dalam bangku kuliah dengan mata kuliah Etika Bisnis. Kegiatan ini menyalurkan ilmu pengetahuan bagaimana menjalankan suatu bisnis supaya bisnis lancar dan penjualanpun meningkat dengan cara memberikan pelayanan yang baik terhadap konsumen. Sasaran dalam kegiatan PKM ini yaitu Mahasiswa dan Masyarakat yang berkunjung ke Bazar UMKM di STIE Sampit, yang beralamat di Jl. Wolter Condrat, Kelurahan Baamang Hilir, Kecamatan Baamang, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah
PENERAPAN STRATEGI BISNIS DALAM PENDAMPINGAN UMKM UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN PRODUK IKAN WADI DI DESA BAJARUM Hari Susanto; Attahiriah, Attahiriah; Akbar Putra Wahyu Utomo; Arum Melati; Astuti, Astuti; Cindy Rahmadanie; Cintia Lestari; Dela Puspita; Faissal Alfiannur; Hidayat Torrahman; Khairi Rakin; Naomi, Naomi; Rully Fahrezy
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3: Agustus 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat mengadakan pendampingan peningkatan penjualan Produk Ikan Wadi Di Desa Bajarum. Dengan judul Penerapan Strategi Bisnis Dalam Pendampingan Umkm Untuk Meningkatkan Penjualan Produk Ikan Wadi Di Desa Bajarum. Tentang pemberian ide, gagasan, saran dan dalam hal meningkatkan Penjualan Produk Ikan Wadi Di Desa Bajarum. Program unggulan didalam melaksanakan PKM yaitu pendampingan kepada pengusaha Ikan Wadi Di Desa Bajarum yang akan dilaksanakan oleh anggota kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Sampit, untuk memberikan wawasan terkait dengan peningkatan penjualan Produk Ikan Wadi melalui penerapan inovasi produk, strategi promosi dan inovasi kemasan yang akan dilakukan. Setelah kegiatan yang telah dilaksanakan terhadap Usaha Ikan Wadi Di Desa Bajarum, dalam menambah varian dalam produk serta mempromosikan produknya telah terjadi peningkatan penjualan dan pemberian stiker pada kemasan. Peningkatan penjualan ini dikarenakan bertambahnya konsumen yang mengetahui promosi Produk Ikan Wadi melalui media sosial seperti facebook, whatsapp, dan instagram. Dengan adanya penambahan varian produk, promosi perluasan pasar secara online, maka target pasar akan jadi lebih luas dan memperbarui kemasan dengan inovasi baru yang dapat diterima di pasar yang mampu meningkatkan penjualan Produk Ikan Wadi Di Desa Bajarum
PENGARUH PENGETAHUAN KEWIRAUSAHAAN DAN ETIKA BISNIS TERHADAP KEBERHASILAN USAHA PADA USAHA JASA LAUNDRY DI SAMPIT Hari Susanto
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 8: Januari 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i8.9368

Abstract

Penelitian ini berjudul Pengaruh Pengetahuan Kewirausahaan Dan Etika Bisnis Terhadap Keberhasilan Usaha Pada Usaha Jasa Laundry Di Sampit. Penelitian ini dilakukan di Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah. Penelitian ini menggunakan teknik Accidental Sampling. Data diuji menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji hipotesis, dan analisis data penelitian menggunakan analisis deskriptif, analisis regresi linier berganda, analisis koefisien korelasi dan analisis determinasi. Dalam penelitian ini data yang dikumpulkan melalui metode kuesioner sebanyak 40 responden, yang disebarkan kepada usaha jasa laundry yang ada di Sampit. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa uji-t variabel Pengetahuan Kewirausahaan (X1) nilai thitung < ttabel, 0,399 < 2.02809 dan tingkat signifikan 0,692 < 0,050 maka Ha ditolak dan H0 diterima, berarti pengetahuan kewirausahaan tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap keberhasilan usaha pada usaha jasa laundry di Sampit. Uji t variabel Etika Bisnis (X2) nilai thitung >ttabel, 3,230 > 2.02809 dan tingkat signifikan 0,003 < 0,050 maka Ha diterima dan H0 ditolak, berarti etika bisnis mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap keberhasilan usaha pada usaha jasa laundry di Sampit. Sedangkan Untuk uji f diketahui bahwa fhitung > ftabel (10,333 > 3.26) dengan tingkat signifikan 0,000 < 0,050 maka Ha diterima dan H0 ditolak, artinya variabel bebas yaitu Pengetahuan Kewirausahaan (X1) dan Etika Bisnis (X2) berpengaruh secara simultan terhadap variabel terikat yaitu Keberhasilan Usaha(Y). Sedangkan analisa korelasi (r) sebesar 0,599 hal ini menunjukkan korelasi cukup kuat antara Pengetahuan Kewirausahaan dan Etika Bisnis terhadap Keberhasilan Usaha pada usaha jasa laundry di Sampit. Sedangkan analisa determinasi (R2) diperoleh R2 = 0,358 (35,8%). Hal ini mengungkapkan bahwa pengaruh Pengetahuan Kewirausahaan (X1) dan Etika Bisnis (X2) terhadap Keberhasilan Usaha (Y) sebesar 35,8%. Sedangkan sisanya 64,2% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukan dalam penelitian ini seperti kualitas pelayanan, lokasi, harga dan lain sebagainya.
PENGARUH WORD OF MOUTH (WOM) DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA WARUNG MAKAN AYAM GEPREK PUTRA BORNEO DI SAMPIT Bio Ertanto; Hari Susanto; Deky Prasetyo; Guruh Fajar Alamsyah; Maulidya Zahra
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 7 (2025): Desember 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Judul Penelitian ini adalah Pengaruh Word Of Mouth (WOM) dan Kualitas Produk Terhadap Keputusan Pembelian Pada Warung Makan Ayam Geprek Putra Borneo di Sampit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Word Of Mouth dan Kualitas Produk terhadap Keputusan Pembelian produk Warung Makan Ayam Geprek Putra Borneo di Sampit. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah accidental sampling, yaitu teknik pengambilan sampel berdasarkan pertemuan kebetulan antara peneliti dan responden yang dinilai layak menjadi sampel. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen yang berbelanja pada Warung Makan Ayam Geprek Putra Borneo di Sampit. Sebanyak 75 orang yang dijadikan sampel. Data dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, regresi linier berganda, uji-t, uji- F, koefisien korelasi, dan koefisien determinasi dengan bantuan SPSS versi 23.0. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,700, yang berarti terdapat hubungan yang kuat antara variabel Word Of Mouth (X1) dan Kualitas Produk (X2) terhadap Keputusan Pembelian (Y). Koefisien determinasi (R²) sebesar 49,1%, menunjukkan bahwa kedua variabel independen tersebut secara bersama-sama mempengaruhi Keputusan Pembelian sebesar 49,1%, sedangkan sisanya 50,9% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti, seperti harga, lokasi, dan kualitas pelayanan. Hasil Uji-t (Parsial) untuk variabel Word Of Mouth (X1) dimana thitung (5,389) >ttabel (1.99394) dengan tingkat signifikan 0,000 < 0,05, untuk variabel Kualitas Produk (X2) thitung (3,883) > ttabel (1.99167) dengan tingkat signifikan 0,000 < 0,05. Berdasarkan Uji-F (simultan) dari variabel independen yaitu Word Of Mouth (X1) dan Kualitas Produk (X2) terhadap variabel dependen yaitu Keputusan Pembelian (Y) dimana fhitung (34,677) > ftabel (3,13) dengan tingkat signifikan 0,000 < 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Word Of Mouth dan Kualitas Produk berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian Warung Makan Ayam Geprek Putra Borneo di Samput, baik secara parsial maupun simultan.
الحيل وتطبيقاتها في المعاملات المالية المعاصرة بيع الوفاء نموذجا (دراسة فقهية تحليلية لفتوى الهيئة الشرعية الوطنية لمجلس العلماء الإندونيسي ومجمع الفقه الإسلامي الدولي بشأن اتفاقية إعادة الشراء (الريبو) كتطبيق بيع الوفاء المعاصر) Ridwan Agustiawan; Trisiladi Supriyanto; Hari Susanto
Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Vol. 7 No. 3 (2025): RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/reslaj.v7i3.6658

Abstract

This study aims to analyze ḥiyal within the framework of contemporary financial transactions, with a focus on bayʿ al-wafā as an applied model. It also sheds light on the fatwas issued by the National Sharia Board of the Indonesian Council of Ulama (DSN-MUI) and the International Islamic Fiqh Academy (IIFA) regarding repurchase agreements as a contemporary application of bayʿ al-wafā . The research adopts an inductive, analytical, and comparative methodology. The study concluded with several key findings, most notably that the disagreement among jurists regarding the use of ḥiyal is primarily verbal. They unanimously agree on the criterion by which ḥiyal is classified as permissible or impermissible: its alignment or conflict with the principles of Islamic law. The disagreement lies in categorizing specific cases under either category, which varies from one case to another. Additionally, the study found that repurchase agreements closely resemble bayʿ al-wafā with no significant differences between them. Both transactions, in reality, represent interest-bearing loans riba , as the sales and purchases involved are not genuine. Thus, they are prohibited because they serve as a stratagem to circumvent riba. The study further highlights that both the National Sharia Board (DSN-MUI) and the International Islamic Fiqh Academy (IIFA) agree on the necessity of aligning repurchase agreements with the principles of Islamic law. However, they differ in their rulings. The DSN-MUI permits such agreements, provided they adhere to specific conditions outlined in its fatwa, while the IIFA prohibits them, considering them transactions tainted with riba ambiguity. The primary difference lies in the methodology of ijtihad and the application of Shariah principles within the context of repurchase agreements.
ANALYSIS OF THE IMPLEMENTATION OF DSN-MUI FATWA NO. 44/DSN–MUI/2004 ON THE IJĀRAH CONTRACT IN MULTISERVICE FINANCING AT ISLAMIC FINANCIAL INSTITUTIONS: A Case Study of BPRS Artha Fisabilillah Cianjur Mas Atiawati; Ibdalsyah Ibdalsyah; Hari Susanto; Haris Renaldi
Ad Deenar: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol 10 No 01 (2026): Ad-Deenar: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ad.v10i01.10048

Abstract

The increasing complexity of economic activities requires financing instruments that are not only responsive to public needs but also compliant with Islamic principles. One such instrument offered by Islamic financial institutions is multi-service financing based on the ijarah contract. However, improper implementation may lead to deviations from sharia principles, particularly the risk of riba. This study aims to analyze the implementation of the ijarah contract in multi-service financing at BPRS Artha Fisabilillah Cianjur, examine its conformity with the DSN-MUI Fatwa Number 44 of 2004, and identify potential indications of non-sharia practices. This research employs a qualitative field research approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation, using both primary and secondary sources. The data were analyzed using descriptive qualitative methods. The findings indicate that the implementation of ijarah-based multi-service financing at BPRS Artha Fisabilillah has complied with the provisions stipulated in DSN-MUI Fatwa Number 44 of 2004, particularly regarding the object of the contract and the determination of ujrah. Therefore, the financing practice can be considered sharia-compliant and free from elements of riba.
MENINGKATKAN PARTISIPASI MASYARAKAT MELALUI MODEL PEMBERDAYAAN UNTUK MENINGKATKAN EKONOMI Hari Susanto; Senain Senain; Farida Hanum
Jurnal Abdi Publik (JAP) Vol 4 No 02 (2025): JURNAL ABDI PUBLIK
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/jap.v4i02.6911

Abstract

Partisipasi masyarakat selalu terkait dengan pembangunan, khususnya pada peningkatan ekonomi yang menyangkut secara langsung kehidupan masa depan mereka, yakni dalam pengelolaan potensi sumberdaya alam di daerahnya masingmasing. Namun di era sekarang ini, partisipasi masyarakat cenderung belum menampakkan wujud nyata, sehingga perlu dilibatkan peran komunitas, lembaga, maupun perguruan tinggi untuk menggerakkan partisipasi masyarakat tersebut.. Partisipasi masyarakat sudah dilindungi dalam konstitusi, yakni jaminan untuk mengelola sumberdaya alamya, hal ini akan berdampak pada perubahan perilaku dan mindset sehingga akan meningkatkan kondisi sosial ekonominya. Partisipasi masyarakat disebabkan oleh kesadaran yang muncul dari seseorang atau komunitas melalui proses belajar atau tranfer ilmu, sehingga mereka berdaya, inilah yang dikatakan pemberdayaan. Pemberdayaan merupakan proses dan perbuatan yang membuat berdaya, yaitu kemampuan untuk melakukan sesuatu berupa tindakan akal, atau upaya untuk mengembangkan berbagai aspek kehidupan masyarakat baik material maupun spiritual guna mencapai cita-cita dan tujuan suatu bangsa. Pemberdayaan akan meningkatkan partisipasi masyarakat untuk pembangunan daerahnya melalui sektor ekonominya. Partisipasi masyarakat merupakan salahsatu prinsip Good Governance yang diterapkan oleh pemerintah desa dengan melakukan program-program desa termasuk pada peningkatan ekonomi desa. Pemberdayaan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam bentuk pelatihan yang dilaksanakan di Kantor Desa Bletok Kabupaten Situbondo pada Hari Rabu, tanggal 9 Oktober 2024. Kata Kunci: Partisipasi Masyarakat, Pemberdayaan, Peningkatan Ekonomi