Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Perancangan Robot Light Follower untuk Kursi Otomatis dengan Menggunakan Mikrokontroler ATmega 328P Roslidar Roslidar; Alfatirta Mufti; Haris Akbarsyah
Jurnal Rekayasa Elektrika Vol 13, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17529/jre.v13i2.8093

Abstract

This article discusses the design of light follower chair prototype with speed adjustment of DC motor according to light intensity using microcontroller ATmega328p. This prototype provides a solution for a chair to be back on the position under the table automatically by using a light follower robot principle. There are many possible positions of a chair after being used: perpendicular or sideways to the table. As the positions after being used are varied, the light is used to direct the chair toward under the table since the light can reach the area around the chair except for the back area. This prototype functions well if the chair is heading to the table and is not designed to function in the backward position. LDR (Light Dependent Resistor) sensors are used to detect the light. As the source of light, 1 W high power LED is put under the table. A microcontroller ATmega328p is used to execute the input and output of this system. Two DC motor are used as actuators to control the movement of the chair toward the light under the table. Ultrasonic sensors HC-SR04 are used to measure the distance between the table and the chair so that the chair can stop at the desired position.
Implementation of PID Controller on Hohenheim Tunnel Dryer Using Ziegler-Nichols Approach Method Melinda Melinda; Rita Khatir; Ari Rahmat Putra Ibina; Alfatirta Mufti; Rizal Syahyadi; Iskandar Hasanuddin
Jurnal POLIMESIN Vol 21, No 1 (2023): February
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jpl.v21i1.3472

Abstract

Hohenheim Tunnel Dryer has two heating mechanisms, namely the solar collectors and the greenhouse effect. Two outlet fans are used to remove moisture from drying as well as to lower the temperature in the drying chamber. Suppose the outlet fans are turned on continuously, the temperature in the drying room will not reach the optimal drying temperature, and vice versa if the outlet fans are not turned on, the drying temperature can exceed 60°C. Controlling these outlet fans manually is a very inconvenient thing and becomes an obstacle for accepting this drying technology by the farmers. Therefore, this study focused on the design of temperature control for the Hohenheim Tunnel Dryer by using a proportional integral derivative (PID) controller with an Arduino Nano microcontroller. It controls the fan outlet to obtain an optimal drying temperature so that the operation of this dryer becomes more accessible and more efficient. The temperature sensor used is DHT22. The tuning method chosen is the Ziegler – Nichols method, and the setpoint value is selected at 55, which is the optimum temperature for drying most agricultural products. The design, manufacture, and testing of the temperature control system on the Hohenheim tunnel dryer was successfully carried out without over shoot and steady state error so it can be concluded that the system has worked well.
Melinjo fruit outer skin peeler prototype design using grate roller based-on auto reverse movement control Yunidar Yunidar; Riska Sufina; Alfa Tirta Mufti; Melinda Melinda; Iskandar Hasanuddin
Jurnal Polimesin Vol 21, No 6 (2023): December
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jpl.v21i6.4160

Abstract

Cracker snacks made from melinjo fruit are often found in the Pidie Regency area, Aceh. However, processing melinjo seeds into crackers is still manual and takes a long time. In this research, a melinjo peeling machine will be designed to speed up the production process of melinjo crackers. This peeler uses two different electricity sources so it can work in two conditions, namely the PLN electricity supply is on or off. The research method was carried out by collecting data from device testing results and field observations as well as comparing test results with previous research. The movement of the motor is controlled using Time Delay which gives a command to activate the relay and then turns on the 12 V DC motor. The motor rotates clockwise and anti-clockwise continuously (auto reverse) according to the direction of positive and negative potential which is controlled by the relay and Time Delay. The success rate of peeling the outer skin of melinjo seeds using the proposed tool is divided into three types based on differences in seed skin color. The percentage of success for red, orange, and yellowish green melinjo was 68.67%, 51.52% and 25.61% respectively. Thus, in this study, it can be concluded that the most efficient success rate is for red melinjo
Pelatihan Robot Line Follower sebagai upaya Memperkenalkan Teknologi Robotika kepada Para Siswa Madrasah 1 Pidie dan SMA Al-Misbah Banda Aceh Heltha, Fahri; Rahman, Aulia; Mufti, Alfatirta
Jurnal Pengabdian Rekayasa dan Wirausaha Vol 1, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jprw.v1i2.43619

Abstract

Saat inirobot dan teknologi robotikasudah sangat populer dikalangan para siswa. Namun masih banyak yang belum tahu tentang konsep dasar robot, bagaimana cara merancang, memprogram, dan siklus cara kerjanya secara rill dikarenakan keterbatasan sarana dan prasarana pelatihan. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini menfokuskan pada bagaimana merancang dan memprogram sebuah robot line follower untuk bergerak dari satu tempat ke tempat lain secara manual dan otomatis dengan mengikuti lintasan tertentu.Kegiatan ini dilaksanakan di dua tempat berbeda, masing-masing diikuti oleh para siswa dari Madrasah 1 Pidie dan SMA Al-Misbah Banda Aceh. Metode pelatihan yang digunakan adalah metode pemberian materi robot line follower secara ringkas dengan menyajikan langkah-langkah perakitan hardware dan pemrograman robot, kemudian mencoba robot hasil rakitan di jalur lintasan tertentu, melakukan analisis troubleshooting, dan mempresentasikan produk akhir robotnya. Tim pengabdian menuntun pelaksanaan pelatihan pada berbagai tahapan perakitan robot sampai ke produk akhirnya.Dari pelaksanaan pengabdian ini para siswa telah memahami materi dan metode pelatihan yang diberikan, memahamiteknologi dasar robot dan aplikasinya di keseharian, mampu merancang robot line follower dan mendapat gambaran peluang pekerjaan yang berkaitan.
Pelaksanaan Try Out Akbar Nasional pada SMAN 1 Montasik, Aceh Besar Rahman, Aulia; Heltha, Fahri; Mufti, Alfatirta
Jurnal Pengabdian Rekayasa dan Wirausaha Vol 1, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jprw.v1i1.38688

Abstract

Seleksi Nasional Berdasarkan Tes atau disingkat dengan SNBT merupakan salah satu metode dalam melakukan seleksi calon mahasiswa yang akan masuk ke perguruan tinggi negeri. Tes ini dilaksanakan serentak menggunakan komputer. Calon mahasiswa atau murid Sekolah Menengah Atas kelas 12 diharapkan dapat membiasakan diri mereka dengan ujian tersebut agar dapat meningkatkan peluang mereka dapat diterima pada perguruan tinggi negeri. Kegiatan try out ini bertujuan untuk memperkenalkan para siswa dengan sistem ujian berbasis komputer tersebut sehingga mereka dapat bersiap untuk menghadapi ujian SNBT sebenarnya. Hasil Evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa para siswa pada SMAN 1 Montasik, Kabupaten Aceh Besar ini dapat mengikuti kegiatan ini dengan lancar dan baik. Tidak terdapat kendala dalam pelaksanaannya. Dengan adanya kegiatan try out ini para siswa dapat mengetahui seluk beluk pelaksanaan ujian dan dapat mempersiapkan diri mereka menghadapi ujian sebenarnya.
Implementasi Teknologi Solar Dual System Distiller Berbasis Internet of Things untuk Kemandirian Air Bersih di Pulau Aceh Husni, Teuku Muhammad Alfi; Zonanda, Ari; Pratama, Filza Sigit; Maulana, Rahmat; Meutia, Ernita Dewi; Mufti, Alfatirta; Risdaneva, Risdaneva
Jurnal Pengabdian Rekayasa dan Wirausaha Vol 2, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang penting bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, terutama di wilayah pesisir terpencil yang sering menghadapi keterbatasan pasokan air layak konsumsi. Desa Lampuyang, Pulau Aceh, Kabupaten Aceh Besar, menjadi salah satu wilayah yang masih bergantung pada air hujan dan pasokan dari daratan utama. Melalui programPuleh Tech Innovation, timSocial Enterprise Puleh IndonesiabersamaIndonesian Center of Literacymelaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan mengimplementasikan teknologiSolar Dual System Distiller(SOLDUSTIL), yaitu alat distilasi air laut berbasisParabolic Heat Concentrator(PHC) danPhotovoltaic(PV) yang dikendalikan melalui sistemInternet of Things(IoT). Kegiatan ini melibatkan partisipasi aktif masyarakat, khususnya kelompok perempuan, dalam pelatihan penggunaan dan perawatan alat. Hasil implementasi menunjukkan peningkatan efisiensi pemanasan hingga 28.3% dibanding sistem tunggal, dengan kapasitas produksi rata-rata 3 liter air tawar per hari per unit, serta menurunkan ketergantungan masyarakat terhadap pasokan air dari daratan hingga 50%. Program ini berhasil meningkatkan kemandirian masyarakat, efisiensi energi, dan mendukung pencapaianSustainable Development Goals(SDGs) poin 6, 7, 9, dan 13.
Perancangan Sistem Pendeteksi Gas Metana Menggunakan Sensor Gas MQ-4 pada Limbah Feses Sapi Aulia Rahman; Syahrial Syukur Harahap; Alfatirta Mufti
Jurnal Komputer Informasi Teknologi dan Elektro Vol. 11 No. 1 (2026): April
Publisher : Departemen Teknik Elektro dan Komputer Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/kitektro.v11i1.1504

Abstract

Gas metana memiliki potensi besar sebagai sumber energi alternatif atau biogas, khususnya yang dihasilkan dari limbah feses sapi. Penelitian ini mengembangkan sistem pengukuran kadar gas metana menggunakan sensor MQ-4 yang dilakukan pada limbah feses sapi dengan memvariasikan berat pada feses sapi, yang bertujuan untuk mengetahui akurasi dari sensor MQ-4 dengan membandingkan prototipe yang dibuat terhadap alat acuan SW-733A. Persentase galat yang dihasilkan pada penyimpanan feses sapi dengan konsentrasi feses sapi 1, 2, dan 3 kg sebesar 0,44% - 1,50%, 0,56% - 5,08%, dan 0,40% - 3,52%. Persentase galat paling kecil sebesar 0,40% dan paling besar diperoleh 5,08%. Sistem yang dibuat berhasil mengukur kadar gas metana dengan sensor MQ-4 pada limbah feses sapi dan hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa sistem yang dibuat memiliki akurasi 94,92% sampai dengan 99,60%. Penggunaan sistem deteksi berbiaya rendah dan akurat ini memberikan kemudahan dan solusi praktis bagi peternak maupun pengelola limbah dalam memantau emisi gas metana secara mandiri.
Sistem Pemantauan Kualitas Air Sungai Secara Real Time Berbasis Internet of Things Fadlurrahman Al Hafizh Redi; Roslidar Roslidar; Mohd Syaryadhi; Alfatirta Mufti; Alfisyahrin Alfisyahrin; Zulhelmi Zulhelmi
Jurnal Komputer Informasi Teknologi dan Elektro Vol. 11 No. 1 (2026): April
Publisher : Departemen Teknik Elektro dan Komputer Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/kitektro.v11i1.1653

Abstract

Pencemaran air sungai akibat aktivitas manusia berdampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat. Pemantauan kualitas air secara manual dinilai kurang efektif karena tidak mampu menyediakan data secara cepat dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem pemantauan kualitas air sungai secara real-time berbasis Internet of Things (IoT). Sistem ini dikembangkan menggunakan NodeMCU ESP8266 yang terintegrasi dengan sensor pH, dissolved oxygen (DO), kekeruhan, suhu, dan debit aliran. Data sensor diambil setiap 30 menit dan ditampilkan melalui aplikasi seluler. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu melakukan pemantauan secara otomatis serta mengklasifikasikan kondisi air menjadi tiga kategori: clean (bersih), polluted (tercemar), dan offline. Selain itu, sistem ini dilengkapi dengan alarm sebagai mekanisme peringatan dini. Dengan demikian, sistem yang dikembangkan dapat mendukung upaya pemantauan kualitas air secara efektif dan berkelanjutan.
Comparative Analysis of Multispectral Image Classification Based on EfficientNetB0, ResNet152, DenseNet161, DenseNet121, and HSV Segmentation Melinda; Yudha Nurdin; Alfatirta Mufti; Syifa Anzella; Siti Rusdiana; Donata D Acula
Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi) Vol 10 No 1 (2026): February 2026
Publisher : Ikatan Ahli Informatika Indonesia (IAII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29207/resti.v10i1.6873

Abstract

This study established a classification system based on Convolutional Neural Networks (CNNs) to detect High-High Fluctuation (HHF) patterns in multispectral data derived from pure water (H2O) and a water-sodium hydroxide (NaOH) solution. This study combines HSV color-space-based segmentation to identify areas with the highest signal amplitude, thereby enhancing the feature extraction of the CNN model. Data augmentation techniques, including random flipping, rotation, and color jitter, along with training parameters such as a learning rate of 0.0001 and a batch size of 32, have been shown to effectively improve model generalization and reduce overfitting. Four different CNN architectures were evaluated: ResNet-152, DenseNet-161, DenseNet-121, and EfficientNet-B0. As a result, ResNet152 achieved the highest accuracy of 97.6%, attributed to its network depth and residual connections that effectively address the vanishing gradient problem. DenseNet161 and DenseNet121 also demonstrated competitive performance, achieving accuracies of 96.7% and 96.2%, respectively, which is supported by their dense connectivity that optimizes feature reuse. Conversely, EfficientNetB0, despite showing lower accuracy (90%), provides significant computational efficiency, making it suitable for real-time applications. These results underscore the importance of selecting a CNN architecture that balances accuracy and efficiency for multispectral data classification.
Rancang Bangun Pemberi Pakan Udang Otomatis Berbasis Pengendali PID Menggunakan Panel Surya Ariq Alghifary; Alfatirta Mufti; Aulia Rahman; Fahri Heltha; Yunidar Yunidar; Andi Mulkan
Jurnal Komputer Informasi Teknologi dan Elektro Vol. 11 No. 2 (2026): August
Publisher : Departemen Teknik Elektro dan Komputer Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budidaya udang merupakan sektor vital dalam industri akuakultur Indonesia. Sektor ini memiliki permintaan yang cukup besar akan inovasi teknologi untuk meningkatkan efisiensi. Salah satu kemajuan utama adalah implementasi alat pemberi pakan udang otomatis. Namun, alat pemberi pakan konvensional yang menggunakan motor DC sering kali mengalami fluktuasi kecepatan putaran motor yang dapat mengurangi akurasi jarak penyebaran pakan. Studi ini bertujuan untuk mengatasi tantangan tersebut dengan mengintegrasikan sistem kontrol Proporsional-IntegralDerivatif (PID) yang dapat meningkatkan stabilitas dan efisiensi motor. Sebelum implementasi PID, motor dapat mempertahankan kecepatan putar pada 5100 rpm (yang diukur dengan rotary encoder), kecepatan awal lontaran pakan adalah 18,69 m/s, dan jarak lontaran sejauh 5,13 meter. Setelah menerapkan pengendali PID, kecepatan putaran motor meningkat menjadi 6500 rpm, dengan kecepatan awal sebesar 23,82 m/s dan jarak lontaran mencapai 6,55 m. Dari hasil simulasi MATLAB Simulink, didapatkan parameter yang cukup baik dengan waktu naik 2,14 detik, waktu tunak 4,08 detik, nilai tunak 681 rad/s, dan %OS sebesar 0,5%. Hasil simulasi ini selaras dengan implementasi nyata pada sistem pelontar pakan udang dengan waktu tunak sekitar 5 detik, nilai tunak 6500 rpm, dan %OS sebesar 9%. Selain itu, sistem ini menggunakan sumber energi terbarukan melalui implementasi panel surya yang menyediakan energi rata-rata sebesar 617,35 Wh. Energi ini melebihi kebutuhan sistem pemberi pakan otomatis, yaitu sekitar 200 Wh. Integrasi pengendali PID dan energi matahari secara signifikan meningkatkan efisiensi operasional, keberlanjutan, dan efektivitas biaya, sehingga menjadikan penelitian ini sebagai inovasi yang menjanjikan untuk akuakultur modern, khususnya dalam budidaya udang.