Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Case Law

KEPASTIAN PENETAPAN HARGA BIDANG TANAH PADA TRANSAKSI JUAL BELI (STUDI DI KABUPATEN KARAWANG) Gugum Gumilar; Tetti Samosir
Case Law : Journal of Law Vol. 6 No. 1 (2025): Case Law : Journal of Law | Januari 2025
Publisher : Program Studi Hukum Program Pasca Sarjana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/caselaw.v6i1.4639

Abstract

Nilai harga jual beli tanah merupakan hasil dari kesepakatan para pihak sendiri (penjual-pembeli) yang diinformasikan kepada PPAT. Tujuan penelitian aspek hukum penetapan harga bidang tanah pada transaksi jual beli dan kepastian hukum kewenangan validasi Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang terhadap penetapan harga bidang tanah pada transaksi jual beli. Penelitian ini, menggunakan metode normatif (kepustakaan) dengan menganalisis data sekunder untuk mendapatkan kesimpulan tentang aspek hukum penetapan harga bidang tanah pada transaksi jual beli berdasarkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah sebagaimana telah diubah menjadi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah dan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2000 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 21 Tahun 1997 tentang Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Kepastian hukum kewenangan validasi Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang terhadap penetapan harga bidang tanah pada transaksi jual beli tidak terdapat aturan dan kebijakan yang mengatur.
AKIBAT PERBUATAN MELAWAN HUKUM ATAS PENYALAHGUNAAN TANAH YANG DIPERUNTUKKAN UNTUK AKSES JALAN (Studi Kasus Putusan Nomor 69/Pdt.G/2019/PN.Smn) Reynaldi; Tetti Samosir
Case Law : Journal of Law Vol. 6 No. 1 (2025): Case Law : Journal of Law | Januari 2025
Publisher : Program Studi Hukum Program Pasca Sarjana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/caselaw.v6i1.4640

Abstract

Dalam hal pemilik tanah telah memberikan akses jalan keluar dari halamannya dengan konsep kompensasi, akan tetapi penerima akses jalan keluar menyalahgunakannya dengan mendirikan bangunan di atas tanah akses jalan tersebut, hal ini merupakan bentuk PMH. Tesis ini, menggunakan metode penelitian normatif (kepustakaan) untuk mendapatkan hasil penelitian tentang akibat putusan perbuatan melawan hukum yang dilakukan Tergugat dengan menyalahgunakan tanah membangun garasi mobil yang diberikan pemilik tanah untuk akses jalan, Penggugat (pemberi akses jalan) melakukan pembongkaran terhadap garasi mobil yang dibangun pihak Tergugat dan biaya pembongkaran garasi mobil tersebut diganti pihak Tergugat sebesar tiga ratus ribu rupiah. Dasar pertimbangan Hakim, bahwa Tergugat telah melakukan PMH berdasarkan terpenuhinya unsur-unsur perbuatan melawan hukum dan kompensasi yang dituangkan dalam kuitansi bukan merupakan bentuk peralihan hak atas tanah melalui jual beli.