Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Analisis Performansi Transmisi Multimedia Pada Jaringan Wireless Ad Hoc Habib Al Ghani; Istikmal Istikmal; Rendy Munadi
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

a dekade silam. Teknologi pengiriman data pun seiring berkembangnya waktu menjadi lebih mudah, cepat, efisien, dan menarik. Beberapa dekade yang lalu, internet tidak lebih dari teks. Multimedia memegang peranan penting dalam berkembangnya komunikasi via internet karena bidang ini mengintegrasikan teks, audio, video, animasi, grafik, dan media lainnya. Kasus ini akan berisi analisis mengenai proses pengiriman multimedia di jaringan wireless ad hoc. Rancangan jaringan ini akan disimulasikan di perangkat lunak Network Simulator 2.28. Rancangan jaringan wireless ad hoc ini akan menganalisis kinerja format video MPEG-4 di jaringan mobile wireless ad hoc dengan protokol AODV (Ad hoc On Demand Vector). Myevalvid 2 adalah patch yang digunakan dan masih dikembangkan agar trace dari video bisa diproses di Network Simulator 2. Dari hasil simulasi memakai Network Simulator 2.28 ditarik beberapa kesimpulan. Pada skenario frame quality yang bervariasi, penilaian MOS terbaik ada di qscale 7 dan terburuk di qscale 1. Pada scenario frame rate yang bervariasi, penilaian MOS terbaik ada di 26 fps dan terburuk di 10 fps. Kombinasi variasi frame quality dan frame rate menghasilkan MOS terbaik di qscale 5 dengan frame rate 26 fps serta yang terburuk di qscale 2 dengan frame rate 30fps. Kata kunci : Multimedia, MPEG-4, Network Simulator 2, Myevalvid, Wireless ad hoc.
Analisa Implementasi Voip Berbasis Sip Pada Jaringan Wireless Lan Dengan Kemampuan Auto Authentication Service Muhammad Hasan; Tody Wibowo; Istikmal Istikmal
eProceedings of Engineering Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam komunikasi layanan wireless LAN, autentikasi merupakan hal biasa yang sering kita temui. Autentikasi digunakan untuk membatasi akses hanya kepada pelanggan yang terdaftar. Begitu pula dengan layanan komunikasi VoIP yang juga membutuhkan autentikasi sebelum kita dapat menggunakan layanan tersebut. Pada tugas akhir ini dilakukan pengujian proses auto autentikasi voip. Proses auto autentikasi pada penelitian ini melibatkan server RADIUS sebagai server autentikasi EAP-SIM dan server Asterisk sebagai server VoIP. Agar autentikasi pada RADIUS dapat digunakan secara otomatis sebagai autentikasi pada Asterisk maka baik RADIUS dan Asterisk harus terhubung dengan mysql. Asterisk realtime merupakan metode baru dari Asterisk yang dapat digunakan agar semua data autentikasi disimpan ke dalam tabel database. Dengan menggunakan Trigger SQL pada tabel RADIUS maka setiap perubahan yang terjadi pada tabel RADIUS akan tersalin secara otomatis ke tabel Asterisk. Hasil dari pengujian ini didapat bahwa rata-rata lama waktu proses autentikasi di sisi server voip adalah 1,614 ms. Dan rata-rata waktu yang dibutuhkan oleh supplicant agar terhubung ke jaringan melalui autentikasi EAP-SIM sampai dengan terhubung ke voip server adalah 0.760699 detik. Kata kunci: EAP-SIM, Challenge-response, Supplicant, RADIUS, Asteris
Implementasi Dan Analisis Performansi Metode Pfifo Fast Dan Red Pada Jaringan Wireless Ad Hocmenggunakan Protokol B.A.T.M.A.N Raden Bagus Nurhadi Wibowo; Istikmal Istikmal; Tody Ariefianto Wibowo
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jaringan wireless ad hoc merupakan kumpulan node wireless mobile yang secara dinamis keberadaannya tanpa menggunakan infrastruktur yang ada atau administrasi terpusat. Pada jaringan wireless ad hoc ada beberapa permasalahan timbul yang diantaranya adalah pengaruh jumlah node, pengaruh pergerakan node, dan pengaruh besar ukuran paket yang dikirimkan sehingga menyebabkan performansi pengiriman datanya mengalami degradasi atau penurunan. Permasalahan tersebut dapat diminimalisasi dengan cara menggunakan metode antrian (queue) data. Dalam hal ini peneliti menggunakan 2 metode antrian data yaitu PFIFO Fast dan RED. Kedua metode antrian tersebut diimplementasikan dengan menggunakan ruting protokol B.A.T.M.A.N pada perangkat lunak berbasis Linux, yang kemudian dianalisis performansinya menggunakan Simple Adittive Weighted Method (SAW). Proses pengiriman dan penerimaan trafik pada sistem digunakan Distributed Internet Traffic Generator (DITG). Implementasi ini melibatkan 4 nodes dan dilakukan dalam 3 kondisi, yaitu seluruh node dalam kondisi diam (fixed), node receiver bergerak statis, dan node sender bergerak statis. Dari hasil implementasi jaringan ad-hoc dengan menggunakan kedua jenis metode antrian (queue) data tersebut secara menyeluruh dalam tiga kondisi (kondisi 1, kondisi 2, kondisi 3) menunjukkan bahwa met ode RED dapat dinyatakan lebih baik daripada metode PFIFO Fast, dengan nilai rata-rata V untuk RED = 29.145 sedangkan V untuk PFIFO Fast = 25.073. Kata kunci : Wireless ad-hoc, PFIFO Fast, RED, BATMAN, SAW, DITG
Analysis Of Influence As Path Prepending To The Instability Of Bgp Routing Protocol Hirwandi Agusnam; Rendy Munadi; Istikmal Istikmal
eProceedings of Engineering Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Border Gateway Protocol (BGP) is a routing protocol used on the Internet to create end-to-end routes across Autonomous Systems (AS) often facing instability issues related to policy patterns implemented in an ISP. BGP routing instability that occurs due to misconfiguration. By performing several AS modifications by multiple ISPs that operate multiple AS for business purposes, ISPs can control the proposed routing and are added in BGP. Customer and ISP relationships occur multi-homed. If the implementation of inbound traffic engineering in the form of AS path prepending with policy pattern applied together between customer and ISP, it will affect BGP instability. By using the route dampening method approach in addition to discussions and further coordination of information exchange and route negotiations between upstream routers - downstream routers, it is expected that policy differences do not cause conflicts that result in BGP instability. In this research, the influence of AS path prepending on BGP routing instability is analysed by looking at increasing CPU load. Total consumption of inter AS resources that occur on the internet is greater and needs to be monitored the bandwidth conditions that occur. Increased bandwidth consumption causes report changes on BGP speakers. In addition, trial-and-error using greedy algorithm can predict changes in traffic distribution. The greedy algorithm approach in a systematic and efficient will be obtained to see load balanced conditions that occur. Load balance levels will affect the loading of traffic that plays a role in network stability.
Link-based And Subpath-based Hybrid Restoration Scheme In Optical Networks Satria Utama; Istikmal Istikmal; Erna Sri Sugesti
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract—In optical network survivability, link-based and subpath-based restorations have been discussed in many papers as survivability methods for optical wavelength division multiplexing (WDM) network. One of the problem in both restoration methods occurs when network resources are unavailable. In such condition, the traffic is dropped and the source node is requested to retransmit the packages. This paper proposes LinkSPath, a hybrid scheme to increase the performance of network survivability by integrating both link- based and subpath-based restoration schemes. The scheme provides a redundancy for each other when one is not succeed due to unavailable resources. It also provides lightpath options and choose one with the shortest recovery time. The alternative lightpath with shortest recovery time is stated as the primary backup, while the other one as the secondary backup. The hybrid scheme is distributed and recovery times of both link- based and subpath-based are first calculated. Alternative lightpaths are determined using Dijkstra algorithm. The NSFNET modelwas utilized. The simulation showed that the LinkSPath scheme has average restoration time which complies with ANSI standard and would not jeopardize communication. It also showed that LinkSPath has improved the individual performance of forming methods, Link-Based and Subpath- Based, in the number of restorations with recovery time smaller than retransmission. Keywords—Optical networks; Survivability; Hybrid restoration; Link-based; Subpath-based; WDM networks
Implementasi Dispenser Pintar Pengisian Otomatis Menggunakan Basis Data Dan Web Server Berbasis Iot Aditya Karyadi Kusuma; Favian Dewanta; Istikmal Istikmal
eProceedings of Engineering Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kebutuhan air putih pada orang dewasa disarankan yaitu sekitar delapan gelas atau total 2 liter setiap harinya. Pengambilan air pada dispenser umumnya masih manual tanpa adanya fitur-fitur yang dapat memudahkan dalam pengambilan maupun pemantauan penggunaan air minum yang dikonsumsi setiap harinya. Penelitian kali ini, penulis membuat sebuah dispenser pintar yang terhubung dengan web server dan database, yang dapat memantau dan merekam aktivitas dispenser. Kemudian, pengguna dapat melihat informasi tersebut menggunakan browser mereka dengan mengakses web server. Sistem dispenser pintar yang penulis rancang berbasis Internet Of Things (IoT), sehingga aktivitas pengambilan air minum dapat dilihat dan dipantau secara realtime melalui jaringan internet. Dari hasil pengujian yang telah dilakukan, diketahuisistem dapat bekerja dengan baik. Hasil pengujian fungsionalitas, seluruh fitur yang terdapat di website Dispenserku dapat diakses dan digunakan dengan baik. Selain itu pengujian Quality Of Service juga dilakukan untuk mengetahui kualitas dari layanan yang telah dibuat. Hasil pengujian delay dari client-server mendapatkan delay rata-ratanya sebesar 0.138 detik dan server-client mendapatkan delay rata-ratanya sebesar 0.198 detik. Hasil pengujian jitter dari client-server mendapatkan jitter rata-ratanya sebesar 0.00511 ms dan server-client mendapatkan jitter rata-ratanya sebesar 0.00356 ms. Pengujian performansi yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa server masih dapat berjalan dengan baik. Kata kunci : Dispenser Pintar, Web Server, Website, Air Minum, MySQL. Abstract The recommended water requirement for adults is about eight glasses or a total of 2 litres per-day. In this study, the author makes a smart dispenser that is connected to a web-server and database, which can monitor and record dispenser activity. Then, users can query information using their browser by accessing the web-server. The smart dispenser system that the author designed is based on the Internet of Things (IoT), so that drinking water extraction activities can be seen and monitored in real-time via the internet network. From the results of the tests that have been carried out, it is known that the system can work well. The functionality test results show that all the features on the Dispenserku website can be accessed and used properly. In addition, Quality of Service testing is also carried out. The delay test results from client-server show an average delay of 0.138 seconds and server-client shows an average delay of 0.198 seconds. The results of the client-server jitter test show an average jitter of 0.00511 ms and the server-client shows an average jitter of 0.00356 ms. In the load testing that has been done, it can be concluded that the server can still run well. Keywords: Smart Dispenser, Web Server, Website, Drinking Water, MySQL.
Implementasi Esp32-Cam Dan Aplikasi Blynk Pada Smart Door Bell Sistem Aji, Bernadus Bayu Prasetyo; Istikmal; Irawan, Arif Indra
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Smart home telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Semakin banyak perangkat dan sistem yang dirancang seperti contohnya teknologi Internet of Things yang memungkinkan rumah untuk terhubung dengan berbagai perangkat seperti bel pintu yang di hubungkan dengan sebuah aplikasi, sehingga dapat terhubung dan dioperasikan dari jarak jauh. Dalam penelitian berjudul "IMPLEMENTASI ESP32- CAM DAN APLIKASI BLYNK PADA SMART DOOR BELL SISTEM", penulis merancang teknologi doorbell dengan menggunakan ESP32-cam. sistem ini terhubung dengan aplikasi Blynk melalui internet. Teknologi ini memungkinkan pemilik rumah untuk memantau rumah dan meningkatkan keamanannya dengan adanya notifikasi bel dan kamera pengambil gambar yang dipasang pada pintu rumah, serta magnetic sensor yang dapat mengirimkan pemberithauan saat pintu dibuka paksa. Dari hasil pengujian, seluruh fitur yang digunakan dalam sistem Smart Door Bell dapat bekerja dengan baik, namun terdapat kendala pada penampilan gambar di aplikasi karna keterbatasan aplikasi saat berada pada jaringan yang berbeda dengan ESP32-cam. Sesuai dari hasil pengujian Quality of Service yang dilakukan, kinerja fungsionalitas perangkat dapat dipengaruhi oleh kondisi perangkat yang mengalami overheat dan kondisi jaringan yang digunakan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa perangkat ESP32-cam membutuhkan perangkat tambahan untuk memproses data pada sisi perangkat keras. Kata kunci: Internet of things, Smart Home, Doorbell, ESP 32-cam, Blynk Apllication, ArduinoIDE.
Analyzing QoS Performance in Kubernetes-Based High Scalability Clusters Julana, Fathur Alfarisi; Istikmal, Istikmal; Irawan, Arif Indra
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper proposes a performance analysis of the auotscaling methods that can be utilized in Kubernetes Clusters in order to determine cost-efficiency for services. This paper aims to accommodate the specifications for an analysis by using Google Kubernetes Engine (GKE) built into Google Cloud Platform (GCP) as a platform to orchestrate clusters alongside deployed services. To fulfill the cluster model, customized cluster settings and NGINX-based services are developed to manage the website used for load testing in order to determine the behavior of the autoscaling methods. This paper proposes an experiment using real-time transmission of Virtual Users (VU) sent from an application, called k6, used to simulate a number of users accessing the website within a time frame through a public network. During the experiment, the quality of service of the website is measured and analyzed using metrics and events from GKE and the results made by k6 to determine whether the autoscaling system works within set parameters and determine cost efficiency in Kubernetes cluster. The proposed load test is able to ensure that the number of HTTP requests results in HTTP Status Code 200 and that 95% of the requests are completed in less than 2 seconds.