Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Etika Demokrasi

Penggunaan Media Gambar dalam Menanamkan Nilai-nilai Pancasila pada Anak Usia Dini Rita Angraini; Monica Tiara; Atri Waldi; Nurhayati N
JED (Jurnal Etika Demokrasi) Vol 4, No 1 (2019): JED (Jurnal Etika Demokrasi)
Publisher : Universitas of Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jed.v4i1.2084

Abstract

Tulisan ini membahas tentang penggunaan media gambar dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila pada anak usia dini. Berdasarkan telaah pustaka dan analisis penulis menemukan bahwa penggunaan media gambar dalam penanaman nilai-nilai Pancasila yakni nilai Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan dan Keadilan pada anak usia dini cukup efektif. Media gambar yang dibuat hendaklah memperhatikan hal- hal berikut, Pertama, gambar yang dibuat tidak hanya memperbanyak unsur seninya saja tetapi yang lebih penting adalah kesesuaian dengan tujuan yang hendak dicapai. Kedua, gambar yang dibuat juga mampu menunjukkan bagian-bagian yang penting sehingga tidak terjadi penafsiran yang berbeda dari anak didik. Ketiga, gambar yang dibuat menujukkan aktifitas yang bertujuan mengembangkan imajinasi anak, dan yang Keempat, gambar dibuat secara sederhana tidak kompleks sehingga tidak membingungkan. Di samping itu media gambar dapat dirancang dan gunakan oleh setiap guru karena tidak membutuhkan keahlian khusus.Kata kunci:  Media Gambar, Nilai-nilai Pancasila, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)
Collaboration of Pancasila and Civic Education Teachers and Guidance Counseling Teachers in the Developing of Student Characters in Senior High School Monica Tiara; Neviyarni Neviyarni; Mudjiran Mudjiran; Herman Nirwana
JED (Jurnal Etika Demokrasi) Vol 5, No 2 (2020): JED (Jurnal Etika Demokrasi)
Publisher : Universitas of Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.821 KB) | DOI: 10.26618/jed.v5i2.3759

Abstract

Abstract. This article aims to establish the collaboration between the Pancasila and Civic Education teacher and the Guidance Counseling teacher in developing the character of students in high school. This article is the result of a descriptive qualitative research study by selecting informants using the purposive sampling method. Data collection techniques used were observation, interviews, and documentation. Data were analyzed through data reduction steps and conclusion drawing. The technique for checking the validity of the data is the triangulation of sources. The results showed that the formation of students' character in the school could be carried out optimally if the teacher especially the Pancasila and Civic Education teacher collaborated with the Guidance Counseling teacher. Collaboration is carried out in the form of assignments for the preparation of student activity journals assigned by Pancasila and Civic Education teachers. The activity journal is prepared based on the Guidance Counseling teacher's input after the students conduct counseling related to the reported activity. Through these activity journals, the Pancasila and Civic Education teacher can identify obstacles in character formation and then look for solutions together with the Guidance Counseling teacher.Keywords: Teacher Collaboration,Civic Education, Guidance Counseling, CharacterAbstrak.  Artikel ini bertujuan untuk mengungkapkan kolaborasi yang dilakukan guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dan Guru Bimbingan Konseling dalam pembentukan karakter siswa di SMA. Artikel ini merupakan hasil kajian penelitian kualitatif deskriptif dengan pemilihan informan menggunakan metode pusposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis melalui langkah-langkah reduksi data dan penarikan kesimpulan. Teknik pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan karakter siswa di Sekolah dapat terlaksana secara optimal jika guru khususnya guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan melakukan kolaborasi dengan guru Bimbingan Konseling. Kolaborasi dilakukan dalam bentuk pemberian penugasan penyusunan jurnal aktivitas siswa yang ditugaskan oleh guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Jurnal aktivitas tersebut disusun berdasarkan masukan guru Bimbingan Konseling setelah siswa melakukan konseling terkait aktivitas yang dilaporkannya. Melalui jurnal aktivitas tersebut guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dapat mengidentifikasi hambatan dalam pembetukan karakter dan kemudian mencari solusi Bersama dengan guru Bimbingan Konseling.Kata Kunci: Kolaborasi Guru, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Bimbingan dan Konseling, Karakter