Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Hubungan Antara Literasi Kesehatan Mental dengan Help Seeking Behavior pada Mahasiswa Amanda C, Nur Aurellya; Putra, Ardian Adi; Hartati, Rini; Adhha, Abdullah
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 1 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i1.2202

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara literasi kesehatan mental dengan help seeking behavior pada mahasiswa. Penelitian ini dilakukan kepada 220 mahasiswa S1 yang menempuh Pendidikan tinggi di Indonesia terdiri dari 51 laki-laki dan 169 perempuan. Teknik pengambilan sampel dengan quota sampling. Pengumpulan data menggunakan skala literasi kesehatan mental dan skala help seeking behavior, dengan teknik Analisa data menggunakan pearson product moment. Berdasarkan hasil analisis penelitian ini, didapatkan koefisien korelasi (r) berbentuk positif sebesar 0,985 dengan nilai signifikansi 0,000 (p<0,05). Hal ini menunjukkan terdapat hubungan literasi Kesehatan mental dengan help seeking behavior pada mahasiswa. Semakin tinggi literasi Kesehatan mental maka akan semakin tinggi pula help seeking behavior, sebaliknya semakin rendah literasi Kesehatan mental maka akan semakin rendah pula help seeking behavior.
Psychological Well-Being Pada Ibu Bekerja Hartati, Rini
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.7986

Abstract

Ibu merupakan wanita yang memiliki kedudukan mulia di pandangan islam. Ibu memiliki peran sebagai pendidikan pertama bagi anak-anaknya. Islam memandang bahwa keberhasilan dari seorang Ibu dilihat dari kemampuan Ibu dalam mendidik anaknya menjadi manusia yang taat kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Namun, pada fenomena sekarang ini sebagian Ibu tidak bisa menjalankan perannya secara maksimal sebagai madrasah pendidikan bagi anaknya, karna adanya peran ganda. Ibu harus membagi waktunya antara bekerja dengan menjalankan peran sebagai Ibu. Kondisi ini tentu akan mempengaruhi kesejahteraan psikologis Ibu. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran psychological well being pada Ibu bekerja di Pekanbaru, kemudian akan ditinjau dari perspektif Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif pendekatan fenomenologi. Alat ukur yang akan digunakan pada penelitian ini adalah menggunakan wawancara semi terstruktur. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 5 orang. Hasil penelitian menggambarkan kesulitan Ibu dalam menjalankan dua peran dalam waktu yang bersamaan. Tuntuntan pekerjaan membuat Ibu harus mengurangi perannya sebagai seorang Ibu. Dari kelima subjek merasakan adanya perasaan bersalah ketika harus meninggalkan anaknya di saat pergi bekerja.