Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Planning Theory and Environmental Ethics: Towards the Integration of Biodiversity and Urban Planning Fitrawan Umar; Haryo Winarso
Jurnal Wilayah dan Lingkungan Vol 10, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jwl.10.1.15-29

Abstract

Planning is a forward-looking and public-interest process, and for that purpose there is a choice of actions to be taken. Communicative rationality is highly recommended in planning related to the environment. However, among the factors that influence environmental planning communication, particularly regarding biodiversity issues, environmental ethics is still rarely discussed. Various environmental ethics need to be understood by a planner as a communicator and translating the desires of interested groups. Attention to environmental ethics also helps planners in selecting appropriate approaches to integrate biodiversity into urban planning. This study aims to examine the relationship between planning theory and environmental ethics that is often overlooked in efforts to integrate biodiversity and urban planning. With the narrative literature review method, the results showed that the approach of cultural ecosystem services is one of the middle paths to bridge the variety of environmental ethics that are understood by the community and government. This approach opens a wide space for motives to conserve biodiversity in urban areas so that aspects of sustainability and human well-being can be achieved together.
DARI SAMPAH MENJADI UPAH: INOVASI PENGOLAHAN SAMPAH DI TINGKAT AKAR RUMPUT KASUS PROGAM BANK SAMPAH ‘SENDU’ DI KELURAHAN PASAR MINGGU JAKARTA SELATAN (Earning from Waste: Grass Root Innovation in Waste Processing; The Case of Sendu 'Waste Bank' Programme) Haryo Winarso; Annissa Larasati
Jurnal Manusia dan Lingkungan Vol 18, No 1 (2011): Maret
Publisher : Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jml.18435

Abstract

ABSTRAKInovasi pada awalnya dikenal dari bidang industri manufaktor, diukur dari anggaran yang dialokasikan untuk penelitan dan pengembangan dibandingkan dengan keutungan perusahaan. Saat ini inovasi dapat dilihat dalam arena pengembangan kota. Di Jakarta usaha pada akar rumput berhasil mengubah pandangan mengenai sampah dari sesuatu yang tidak berguna menjadi sesuatu yang bisa menghasilkan uang bagi masyarakat miskin telah dilakukan oleh program bank sampah. Dengan menggunakan indikator inovasi perkotaan yang dikembangkan dari studi literature. Makalah ini membuktikan bahwa kasus Bank Sampah Sendu tidak saja berhasil membersihkan lingkungan dari sampah, tetapi lebih dari itu program inovatif ini behasil pula menaikkan pendapatan masyarakat miskin perkotaan.ABSTRACTThe term innovation was initially derived from the industry and technology point of view, particularly for Manufacture industry, measured by looking at the budget allocated for research and development (R&D) and compares it with the profit gained by the company. Now the term innovation is also used in urban planning and development. In Jakarta, a grass root effort that shift the paradigm of urban waste from something useless into something that create earning for the urban poor and solving the waste problems in urban slums in developing countries. Using urban innovation indicators developed from literature study, this paper proofs that “Bank Sampah” Sendu in Kalurahan Pasar Minggu is an example of urban innovation that can be deseminated to other locations. This “Bank” not only has been able to solve waste problem in slum areas but also able to create addition earning to urban poors.
Pengembangan Lahan Skala Besar dan Transformasi Sosial-Ekonomi Masyarakat di Sekitarnya: Bukti dari Pengembangan Summarecon Bandung dan Rencana Pengembangan TOD Tegalluar Mukhlis Silmi Kaffah; Haryo Winarso
TATALOKA Vol 25, No 3 (2023): Volume 25 No. 3 August 2023
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/tataloka.25.3.181-203

Abstract

Beberapa tahun terakhir, pengembangan lahan skala besar kian intensif dilaksanakan, terkhusus di wilayah perbatasan kota dengan ketersediaan lahan yang memadai sehingga relatif terbebas dari konflik. Pengembangan lahan skala besar menghasilkan pengaruh yang besar serta kurun waktu yang lama untuk masyarakat. Hal tersebut dapat menciptakan transformasi sosial-ekonomi seperti perpindahan penduduk, pergantian jenis pekerjaan, serta kenaikan penghasilan keluarga. Di samping itu, akan terdapat pergeseran dari kegiatan utama pedesaan (pertanian) menjadi kegiatan utama perkotaan (perdagangan dan jasa). Riset ini hendak memaparkan transformasi sosial-ekonomi masyarakat di sekitar pengembangan lahan skala besar Summarecon Bandung dan TOD Tegalluar. Riset ini fokus pada sejumlah aspek transformasi, yaitu perpindahan penduduk, jenis pekerjaan, serta penghasilan dan pengeluaran keluarga. Lingkup wilayah studi mencakup lima desa/kelurahan, yaitu Kelurahan Cisaranten Kidul, Kelurahan Rancabolang, Kelurahan Cimincrang, Kelurahan Rancanumpang, dan Desa Tegalluar. Riset ini menggunakan metode campuran dengan analisis deskriptif dan statistik terhadap hasil kuesioner pada rumah tangga di sekitar pembangunan Summarecon Bandung dan TOD Tegalluar. Riset memperlihatkan bahwa telah terjadi transformasi sosial-ekonomi pada masyarakat sekitar pengembangan lahan skala besar, walaupun tidak secara signifikan. Transformasi tersebut terlihat dari adanya perpindahan penduduk ke wilayah studi dengan persentase yang meningkat, semakin beralihnya jenis pekerjaan dari sektor primer ke sektor sekunder dan tersier, serta semakin baiknya perekonomian masyarakat.
Perancangan kawasan berorientasi transit dengan pendekatan water sensitive urban design Dian Fitria; Haryo Winarso; Petrus Natalivan Indradjati
ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur Vol 8 No 2 (2023): ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur | Mei 2023 ~ Agustus 2023
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Katolik Widya Mandira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30822/arteks.v8i2.1958

Abstract

The Tegalluar and Gedebage areas in Rancanumpang Village have been identified as potential transit-oriented development (TOD) sites. However, these areas face challenges due to their low elevation, which leads to ground level reductions and seasonal flooding. To address these issues, it is crucial to incorporate a water-sensitive urban design (WSUD) approach into the development of an interconnected and integrated transit-oriented area. Therefore, this study aims to propose an alternative design for the Tegalluar transit-oriented area, focusing on factors such as density, diversity, design, destination accessibility, distance to transit, and environmental considerations. A fragmental method was applied at different stages of the design and this led to the development of an alternative conceptual design simulation for the transit-oriented area based on the desired factors.
Dinamika Harga Lahan Di Sekitar Pengembangan Lahan Skala Besar Gedebage Kota Bandung Asyrafinafilah Hasanawi; Haryo Winarso
Jurnal Permukiman Vol 13 No 1 (2018)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Permukiman dan Perumahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31815/jp.2018.13.41-52

Abstract

Proyek pengembangan lahan skala besar di Gedebage oleh Summarecon Gedebage yang semakin meningkat dan rencana Sub Wilayah Kota (SWK) Gedebage sebagai Pusat Pelayanan Kota (PPK) akan berpengaruh pada dinamika harga lahan secara signifikan. Investasi dalam pengembangan lahan akan terus meningkat dan akan mempengaruhi harga pasar lahan. Namun demikian, perkembangan harga lahan di kawasan sekitarnya tersebut belum diketahui secara baik. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dinamika harga lahan di sekitar pengembangan lahan skala besar dengan menggunakan beberapa metode, yaitu gabungan kerangka sampel Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) dan metode geographical area untuk menentukan lokasi harga lahan, metode purposive sampling untuk menentukan broker lahan sebagai responden kunci. Dinamika harga lahan ditunjukkan dengan pertumbuhan median harga lahan dan peta isovalue menggunakan software Surfer DEM. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat dinamika harga lahan di wilayah studi yang disebabkan oleh adanya pengembangan lahan skala besar Summarecon Gedebage Kota Bandung. Faktor-faktor eksternal dan internal serta peristiwa-peristiwa penting yang terjadi baik tingkat lokal, regional, dan nasional juga mempengaruhi harga lahan di wilayah tersebut. Pertumbuhan median harga lahan di sekitar pengembangan lahan skala besar Summarecon Gedebage Kota Bandung dan jalan utama meningkat lebih cepat daripada sekitarnya. Fenomena-fenomena ini juga mempengaruhi harga pasar lahan di wilayah studi. Oleh sebab itu, diperlukan peningkatan peran pemerintah untuk memonitoring perkembangan harga lahan yang terjadi secara pesat.
Application of AI in Urban Design Education: A Case Study of Master Studio Heru Wibowo Poerbo; Marisa Sugangga; Elis Anggun Geminastiti; Haryo Winarso; Aswin Indraprastha
DIMENSI: Journal of Architecture and Built Environment Vol. 53 No. 1 (2026): JULY 2026
Publisher : Institute of Research and Community Outreach, Petra Christian University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/dimensi.53.1.62-80

Abstract

This paper explores the transformative potential of AI in urban design studios through a case study where 28 master's students were tasked with simulating an urban design plan for Nusantara - Indonesia's new capital city.  The studio was designed to allow students to engage with each phase of the urban design process using manual techniques, AI-driven tools, or a combination of both, creating a comparative framework to evaluate the advantages and disadvantages of AI in each stage. The goal of this research is to investigate how AI-augmented instruments are being used in educational settings, particularly in creative design courses, and to assess the potential advancements that these tools may offer to the subject. The research further intends to analyse how AI tools affect students' design thinking and technical abilities, leading to strategic recommendations for successfully incorporating these technologies into design education while keep adhering to the ethical guidelines in academic works.
Komodifikasi Rumah dan Perubahan Sosial-Ekonomi di Kawasan Peri-Urban Sekitar Universitas Telkom, Kabupaten Bandung Rahmawati Santoso; Haryo Winarso
TATALOKA Vol 28, No 1 (2026): Volume 28 No 1, February 2026
Publisher : Universitas Diponegoro Publishing Group, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/tataloka.28.1.1-14

Abstract

Kawasan peri-urban mengalami adaptasi dari menyebarkan kegiatan perkotaan. Perwujudan dari hubungan ruang dan sistem sosial ekonomi yang kompleks dan dinamis pada kawasan peri-urban terlihat jelas dari kemunculan praktik komodifikasi rumah. Pada kawasan peri-urban di sekitar Universitas Telkom, berbagai kegiatan perkotaan yang menjamur berpotensi mempengaruhi pemanfaatan rumah penduduk yang dikomodifikasikan menjadi bukan sekedar rumah saja. Tulisan ini mengidentifikasi komodifikasi rumah beserta asosiasinya terhadap perubahan sosial ekonomi di kawasan peri sekitar Universitas Telkom, Kabupaten Bandung. Tulisan disusun berdasarkan penelitian yang menggunakan metode kualitatif untuk menjelaskan keberadaan, karakteristik, dan proses terjadinya komodifikasi rumah.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan kegiatan perkotaan berupa kegiatan pendidikan yang bergeser ke pinggiran mendorong terjadinya komodifikasi rumah di kawasan peri-urban. Pertumbuhan penduduk pada kawasan peri-urban sekitar Universitas Telkom karena adanya pendatang yang sebagian besar adalah mahasiswa berasosiasi pada terjadinya komodifikasi rumah. Dalam pengembangan kawasan, komodifikasi rumah terjadi melalui perubahan guna lahan yang memicu adanya perumahan maupun melalui perubahan fungsi rumah dan peningkatan intensitas bangunan rumah.  Komodifikasi rumah yang terjadi di kawasan peri-urban tidak membawa perubahan yang hanya terbatas pada keuntungan modal akumulatif/sumber penghasilan saja, tetapi juga dapat menghilangkan fungsi hunian dari rumah yang mengalami komodifikasi.
Dinamika Harga Lahan Di Sekitar Pengembangan Lahan Skala Besar Gedebage Kota Bandung Asyrafinafilah Hasanawi; Haryo Winarso
Jurnal Permukiman Vol 13 No 1 (2018)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Bangunan Gedung dan Penyehatan Lingkungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31815/jp.2018.13.41-52

Abstract

Proyek pengembangan lahan skala besar di Gedebage oleh Summarecon Gedebage yang semakin meningkat dan rencana Sub Wilayah Kota (SWK) Gedebage sebagai Pusat Pelayanan Kota (PPK) akan berpengaruh pada dinamika harga lahan secara signifikan. Investasi dalam pengembangan lahan akan terus meningkat dan akan mempengaruhi harga pasar lahan. Namun demikian, perkembangan harga lahan di kawasan sekitarnya tersebut belum diketahui secara baik. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dinamika harga lahan di sekitar pengembangan lahan skala besar dengan menggunakan beberapa metode, yaitu gabungan kerangka sampel Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) dan metode geographical area untuk menentukan lokasi harga lahan, metode purposive sampling untuk menentukan broker lahan sebagai responden kunci. Dinamika harga lahan ditunjukkan dengan pertumbuhan median harga lahan dan peta isovalue menggunakan software Surfer DEM. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat dinamika harga lahan di wilayah studi yang disebabkan oleh adanya pengembangan lahan skala besar Summarecon Gedebage Kota Bandung. Faktor-faktor eksternal dan internal serta peristiwa-peristiwa penting yang terjadi baik tingkat lokal, regional, dan nasional juga mempengaruhi harga lahan di wilayah tersebut. Pertumbuhan median harga lahan di sekitar pengembangan lahan skala besar Summarecon Gedebage Kota Bandung dan jalan utama meningkat lebih cepat daripada sekitarnya. Fenomena-fenomena ini juga mempengaruhi harga pasar lahan di wilayah studi. Oleh sebab itu, diperlukan peningkatan peran pemerintah untuk memonitoring perkembangan harga lahan yang terjadi secara pesat.