Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Sewagati

Proses Partisipatif dalam Pemetaan Desa untuk Pembangunan Berkelanjutan di Kawasan Sekawan Sejati Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat Agnes Tuti Rumiati; Janti Gunawan; Lantip Trisunarno
Sewagati Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.328 KB)

Abstract

Kawasan Sekawan Sejati merupakan kawasan yang terdiri dari 3 desa, yaitu desa Sesaot, Pakuan dan Buwun Sejati di Kabupaten Lombok Barat. Berada di bawah kaki gunung Rinjani bagian barat, meliputi kawasan hutan lindung. Kawasan Sekawas Sejati ini diharapkan menjadi percontohan destinasi wisata edukasi lingkungan nasional terutama bagaimana pengelolaan sumber daya alam, manusia dan ekonomi dapat berjalan seiring dan berkelanjutan. Pusat kajian pembangunan berkelanjutan (SDG Center)- Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) melakukan Pengabdian Masyarakat (Abmas) untuk membantu tiga desa di kawasan Sekawan sejati membuat pemetaan sumber daya desa terutama yang terkait dengan pengembangan wisata edukasi lingkungan. Pemetaan potensi desa dilakukan melalui pendekatan partisipatif dimana hasil peta potensi desa akan dituangkan dalam website Sekawan Sejati agar mudah diakses oleh masyarakat luas. Metodologi pengabdian yang bersifat partisipatoris dengan menghimpun harapan dari pemangku kepentingan telah menumbuhkan kepercayaan dan rasa kebersamaan pengelola desa untuk dapat bekerjasama antar lembaga dalam pembangunan Kawasan Sekawan Sejati berkelanjutan. Pemetaan desa di ini didukung oleh program Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik melalui daring dan luring.
Pembuatan Media Penyuluhan Berbasis Kasus Data Penyebab Diare pada Balita di Daerah Keputih yang Berobat di Medical Center ITS Erma Oktania Permatasari; I Nyoman Budiantara; Agnes Tuti Rumiati; Ismaini Zain; Vita Ratnasari; Madu Ratna
Sewagati Vol 7 No 5 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v7i5.224

Abstract

Salah satu permasalahan kependudukan di Indonesia adalah kesehatan balita. Penyakit yang dianggap ganas dan menjadi peringkat ketiga pada kasus kematian balita adalah diare. Diare merupakan peningkatan pengeluaran tinja dengan konsistensi lebih cair dan terjadi minimal 3 kali dalam 24 jam. Diare pada balita mengeluarkan tinja > 10 g/kg/24 jam, sedangkan rata-rata pengeluaran tinja sebesar 5-10 g/kg/24 jam. Diare terdiri dari dua macam, yaitu diare akut yang berlangsung kurang dari 14 hari dan diare kronik yang berlangsung lebih dari 15 hari. Medical Center mencatat terdapat peningkatan kasus diare pada balita setiap bulan dari tahun 2019 sampai 2020. Medical Center ITS merupakan pelayanan kesehatan yang terdapat di ITS dan mitra karena sasaran pengabdian masyarakat ini adalah masyarakat di Kelurahan Keputih, Sukolilo, Surabaya. Diare diduga dipengaruhi oleh tempat pembuangan tinja keluarga, sumber air minum yang digunakan sehari-hari, pendidikan orang tua, pekerjaan orang tua, usia anak, pemberian ASI eksklusif oleh ibu kepada balita, kebiasaan mencuci tangan orang tua, dan kebiasaan mencuci bahan makanan. Perlu adanya diskusi dengan narasumber (dokter dari Medical Center ITS) dan analisis lebih lanjut untuk mengetahui faktor signifikan penyebab kasus diare pada balita. Hasil tersebut dilakukan pembuatan media penyuluhan kepada masyarakat dengan harapan kasus diare pada balita dapat diminimalkan.
Model Kemitraan Perguruan Tinggi dan Desa untuk Meningkatkan Kemampuan Start-Up Produk Susu Sapi Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu, Kota Batu, Jawa Timur Melania Suweni Muntini; Agnes Tuti Rumiati; Janti Gunawan; Lucky Putri Rahayu; Iim Fatimah; Faridawati
Sewagati Vol 7 No 5 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v7i5.574

Abstract

Desa Pesanggrahan terletak di Kecamatan Batu, Kota Batu, Jawa Timur. Susu sapi yang dihasilkan lebih dari dua juta liter per tahun dan menjadikannya desa dengan produksi susu tertinggi di Kota Batu. Pada tahun 2015, produksi susu Kota Batu mencapai 22.430.928 L, terdiri atas susu kambing 33.620 L, dan susu sapi mencapai 22.397.655 L. Dalam pengolahan hasil susunya, masyarakat Batu lebih banyak menggantungkan diri dengan Industri Pengolah Susu (IPS), yaitu 90%, dengan harga yang terbilang rendah untuk ukuran susu kualitas super, dan hanya sekitar 10% yang dijual sendiri oleh KUD Kota Batu untuk konsumsi masyarakat sekitar. Penelitian yang dilakukan ini sekaligus juga sebagai partisipasi perguruan tinggi dalam menaikkan metrik Sustainable Development Goals (SDGs), utamanya pada capaian ke delapan tentang Decent work and economic growth. Dalam kegiatan ini terdapat partisipasi masyarakat untuk memastikan pertumbuhan ekonomi dan partisipasi yang produktif masyarakat Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu, Kota Batu, Jawa Timur. Fokus utama pada pengabdian ini adalah melakukan kegiatan pelatihan tentang produk olahan susu sapi dan mengenalkan proses bisnis berbasis IT. Inovasi dalam melakukan kemitraan ini diharapkan dapat menghidupkan bisnis produk olahan susu sapi Desa Pesanggrahan, Kota Batu dan meningkatkan partisipasi pemuda yang tidak bekerja di daerah tersebut dalam mengolah produk susu beserta menjalankan bisnisnya sendiri dengan memanfaatkan teknologi agar dapat meningkatkan produktivitasnya.
Integrasi Metode Statistika pada Penelitian Tindakan Kelas (PTK) bagi Guru SMA Dr. Soetomo Surabaya Zain, Ismaini; Budiantara, I Nyoman; Ratnasari, Vita; Rumiati, Agnes Tuti; Permatasari, Erma Oktania; Nuroini, Husna Mir'atin
Sewagati Vol 9 No 4 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i4.2446

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru SMA Dr. Soetomo dalam memanfaatkan metode statistika untuk mendukung pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Pelatihan bertemakan "Integrasi Metode Statistika pada Penelitian Tindakan Kelas (PTK)" disusun berdasarkan kebutuhan guru akan pemahaman metode penelitian dan kemampuan analisis data siswa. Kegiatan ini terdiri dari berbagai rangkaian acara, termasuk penyampaian materi terkait konsep dasar PTK, statistika deskriptif, pengujian hipotesis, korelasi dan regresi, serta demonstrasi penggunaan aplikasi Microsoft Excel. Melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dan pelatihan intensif, para guru diberikan pemahaman tentang bagaimana memanfaatkan data akademik dan non-akademik siswa untuk mengidentifikasi pola pembelajaran dan merancang strategi pengajaran yang efektif. Hasil dari kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru terhadap konsep PTK dan metode statistika. Hal ini diukur melalui pre-test dan post-test, serta kuesioner umpan balik yang menunjukkan tingkat kepuasan peserta yang tinggi terhadap pelatihan. Program ini diharapkan mampu mendorong guru untuk lebih aktif dalam penelitian dan meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah.
Pendampingan Peningkatan Kapasitas Tenaga SDM Perencana BAPPEDA LITBANG Kabupaten Tuban Santoso, Eko Budi; Sutikno, Sutikno; Satiawan, Putu Rudy; Rumiati, Agnes Tuti; Setyaningsih, Yuni; Irawan, Shafira Aulia Rosyida; Humaira, An Nisaa Siti
Sewagati Vol 9 No 6 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i6.4694

Abstract

Dalam mengimplementasikan rencana pembangunan di Kabupaten Tuban, diperlukan SDM yang berkompeten dan unggul sehingga dapat merancang strategi dan rencana yang sesuai dengan potensi dan kondisi daerah. Kemampuan menyusunan perencanaan pembangunan daerah yang efektif sangat diperlukan, sehingga BappedalitbangKabupaten Tuban perlu pelatihan dan pendampingan untuk mengatasi permasalahan dan meningkatkan SDM yang ada serta meningkatkan kapasitas tenaga perencana. Tim Pengabdi Dosen berupaya untuk melakukan pelatihan SDM Perencana kepada Bappedalitbang. Metode yang diterapkan dalam pelatihanberupa tiga metode yaitu metode simulasi, metode kualitatif sebagai acuan pelatihan, dan metode kuantitatif sebagai penunjuk hasil evaluasi. Pelatihan ini juga menggunakan andragogi untuk mengeksplorasi pengalaman peserta pelatihan. Hasil pemahaman SDM setelah dilakukan sesi pemaparan materi dan sesi diskusi menunjukan bahwa rata-rata hasil post test adalah 88, dari yang sebelumnya dilakukan pre test dengan rata-rata sebesar 58. Hasil post test dari pelatihan dan pendampingan ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman SDM Perencana Bappedalitbang Kabupaten Tuban.