Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Abdidas

Pendampingan Pemasaran Produk Berbasis Online bagi Kelompok Pengusaha Babi Guling Made Sani Damayanthi Muliawan; Ni Kd Sioaji Yamawati; Dewa Ayu Dyah Pertiwi Putri
Jurnal Abdidas Vol. 3 No. 6 (2022): December Pages 944 - 1124
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v3i6.720

Abstract

Pandemi Covid-19 mendorong semua orang untuk tidak lagi beraktivitas secara konvensional. Kebiasaan-kebiasaan lama seperti berbelanja secara langsung kian berubah dengan adanya platform berbelanja online atau yang dikenal dengan e-commerce yang dapat dilakukan di social media. Sosial media merupakan salah satu syarat penting dalam kompetisi dagang pada industry 4.0, termasuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Namun, dewasa ini masih banyak pelaku UMKM yang belum memanfaatkan sosial media sebagai sarana pemasaran produk/jasa. Salah satu UMKM yang ditemui oleh Tim PKM adalah kelompok pengusaha babi guling di Desa Melinggih, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar yang belum memanfaatkan sosial media dengan baik dalam hal pemasaran produk. Metode yang digunakan adalah pendampingan tentang bagaimana mitra dapat mengembangkan dasar dan pola pada produknya melalui desain serta bahasa iklan dan fitur-fitur linguistik yang tepat dapat sangat membantu para pedagang dalam menarik calon konsumen. Hasil dari kegiatan ini adalah pedagang telah mengetahui manfaat penggunaan social media untuk memasarkan produk dan sebuah akun Instagram yaitu akun @gulinggih yang siap digunakan untuk pemasaran produk babi guling.
Strategi Pemasaran dan Teknologi Informasi Digital pada Patung Kayu Abstrak yang Hampir Punah di Desa Mas Ni Kd Sioaji Yamawati
Jurnal Abdidas Vol. 4 No. 4 (2023): August Pages 306 - 362
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v4i4.811

Abstract

Pengrajin patung kayu (penogog) di desa Mas mengalami kelangkaan akibat peralihan profesi ke bidang wisata lain yang lebih menjanjikan karena kurangnya pedidikan di bidang bisnis dalam bentuk pemasaran & penjualan. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Dr. Marie Elka Pangestu. P.hd sebelumnya menobatkan gelar Kampung Wisata pada Banjar Tarukan, Desa Mas, Ubud, Gianyar karena potensi seni dan budaya yang sangat besar dan berharap kesenian ini mampu bangkit kembali di mata Internasional yang sempat menempati kejayaannya di era 70. Dalam menjaga warisan leluhur, diperlukan dukungan Lembaga dalam bentuk penanganan teknis untuk membangkitkan jiwa seniman pada generasi muda dalam pemberdayaan keterampilan. Khalayak sasaran dari program ini adalah kelompok pengrajin patung kayu abstrak yang berlokasi di banjar Tarukan, Desa Mas, Ubud, Bali. Kegigihan para pengrajin dalam melestarikan ilmu seni patung serta menjaga warisan budaya leluhur menjadi alasan utama dalam memegang teguh citra kualitas kesenian dan menjalankan bisnis walaupun banyaknya kendala yang dihadapi dari awamnya pengetahuan bisnis, pemasaran serta kurangnya modal kerja dan strategi baru untuk berinovasi di dunia saing global. Adapun metode yang digunakan, yaitu: (1) Pelatihan strategi pemasaran dalam pencapaian direct selling, (2) Pendampingan teknologi digital: katalog digital dan platform bisnis digital berbasis aplikasi (pendekatan melalui sosial media), (3) Sosialisasi pengetahuan akan desain logo sebagai identitas diri dalam branding yaitu sebagai brand image.