Damayanti Asikin
Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Published : 24 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Kualitas Walkability Pada Jalur Pedestrian Di Sekitar Stasiun Sudirman Kota Jakarta Berdasarkan Persepsi Masyarakat Rafi Dewangga; Damayanti Asikin
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ibukota Jakarta telah mengalami peningkatan populasi dan salah satu permasalahan yang timbul adalah maraknya penggunaan kendaraan pribadi yang menimbulkan kemacetan. Untuk itu diperlukan peningkatan dalam sarana transportasi umum dan penunjangnya. Salah satu elemen pembentuk yang penting dalam kawasan tersebut adalah fasilitas pejalan kaki yang dapat dinilai dengan menggunakan konsep walkability. Salah satu kawasan berorientasi transit yang terdapat di Jakarta adalah kawasan TOD Dukuh Atas yang didalamnya terdapat lima moda transportasi umum yang berpusat pada Stasiun Sudirman. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui kualitas walkability pada jalur pejalan kaki di area sekitar Stasiun Sudirman. Penelitian dilaksanakan dalam dua tahap: observasi lapangan dan evaluasi persepsi masyarakat melalui kuesioner yang diberikan kepada 100 responden. Hasil penelitian menyatakan bahwa kualitas walkability pada jalur pejalan kaki di sekitar Stasiun Sudirman sudah cukup memenuhi kebutuhan pengguna. Namun, masih ditemukan beberapa variabel yang dirasa belum memenuhi standar yang ada, sehingga perlu dilakukan perbaikan dimulai dari variabel yang mendapatkan respon negatif agar dapat mewujudkan lingkungan berjalan yang ideal di area sekitar Stasiun Sudirman.
Pola Aktivitas Pemanfaatan Ruang pada Taman Blambangan Banyuwangi Donie Marta Setyawan; Damayanti Asikin
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol. 10 No. 4 (2022): Jurnal Mahasiswa Arsitektur
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan masyarakat terhadap ruang terbuka publik semakin meningkat dari tahun ke tahun. Taman Blambangan Banyuwangi merupakan salah satu ruang terbuka publik yang memiliki berbagai fasilitas ruang yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Fasilitas yang ada berupa jalur pedestrian, lapangan, tempat duduk, area parkir, area pedagang kaki lima dan sarana olahraga. Berbagai aktivitas dapat dilakukan pada Taman Blambangan tersebut, namun dalam pemanfaatanya masih sering kali ditemukan aktivitas pada ruang-ruang tertentu yang tidak sesuai dengan fungsinya. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui pola aktivitas pemanfaatan ruang pada Taman Blambangan Banyuwangi dengan mengunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengamatan dilakukan pada Taman Blambangan berdasarkan waktu pemanfaatan masyarakat. Metode place-centered mapping digunakan untuk mengolah hasil pengamatan menjadi bentuk sketsa diagramatik yang dapat memberikan gambaran aktivitas dan intensitas pengguna pada ruang yang ada pada Taman Blambangan. Hasil dari poses analisis dan sintesis menunjukan pola aktivitas pemanfaatan ruang berupa aktivitas olahraga, duduk, bermain, parkir, jual-beli dan makan. Jenis pelaku, jenis aktivitas dan kondisi eksisting pada Taman Blambangan memiliki pengaruh yang sangat besar dalam pembentukan pola aktivitas pemanfaatan ruang.
Karakteristik Spasial - Fungsional Ruang Terbuka Hijau Taman Olahraga-Rekreasi dan Taman Bermain Anak Pada Taman Trunojoyo Kota Malang Muhammad Satya Adhitama; Lisa Dwi Wulandari; Damayanti Asikin; Sigmawan Tri Pamungkas
RUAS Vol. 21 No. 1 (2023): Volume 21 no 1 June-December 2023
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.ruas.2023.021.01.8

Abstract

The existence of public space is an indication of good urban spatial planning. Activities in green open spaces are a simple way to improve mental and physical health. In post-pandemic conditions, people's preference for choosing public spaces, especially green open spaces as places for activities, socializing, or cheap recreation in the city center, has decreased. Therefore, a study was conducted to see the quality and characteristics of green open spaces which are the preferences of the people of Malang City in carrying out activities in these spaces. The research focuses on two types of green open spaces, namely sports recreation parks and children's playgrounds located in Trunojoyo Park, Malang City. This research uses a rationalistic study approach, with primary data from observations and interviews and secondary data through an assessment of 10 success criteria for public spaces according to Carmona (2019), namely evolving, diverse, free, delineated, engaging, meaningful, social, balanced, comfortable, robust. The study result shows that people's preferences in choosing green open spaces are the completeness and condition of the facilities in them
Adaptasi Berhuni Mahasiswa pada Hunian Indekos di Kota Malang Damayanti Asikin; Rinawati P. Handajani; Jenny Ernawati
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 11 No. 2 (2022): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.113 KB) | DOI: 10.32315/jlbi.v11i2.158

Abstract

Kota Malang merupakan “Kota Pendidikan” yang menarik sebagai tempat untuk menempuh pendidikan tinggi bagi pemuda dari luar kota Malang. Hunian indekos sebagai tempat tinggal banyak dipilih selama mereka menempuh pendidikan. Tempat tinggal baru tersebut menuntut mahasiswa dapat menyesuaikan diri agar tujuan dan harapan selama menempuh pendidikan bisa tercapai. Penelitian bertujuan untuk mengetahui elemen adaptasi berhuni mahasiswa dan penerapannya pada hunian indekos sebagai tempat tinggal selama menempuh pendidikan. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari hasil kuesioner 135 responden yang dikumpulkan dalam kurun waktu tiga minggu. Adaptasi pada hunian indekos dijumpai pada elemen lingkungan fisik, elemen lingkungan sosial budaya, dan elemen perilaku dalam membentuk teritori personal dan komunal. Elemen adaptasi diterapkan pada aspek non struktural dan aspek struktural, dengan strategi penyesuaian, strategi mengubah, serta menarik diri atau meninggalkan lingkungannya. Konsep adaptasi berhuni mahasiswa mencakup aspek non struktural berupa perilaku dan fungsional pada elemen adaptasi lingkungan sosial budaya dan perilaku dalam skala meso hunian kos, serta aspek struktural pada elemen adaptasi lingkungan fisik dan perilaku dalam skala mikro kamar kos.